NovelToon NovelToon
Istriku Mantan Pembunuh Bayaran

Istriku Mantan Pembunuh Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: moon

Di rumah dia hanyalah ibu rumah tangga biasa, wanita lembut yang sayang anak dan cekatan mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Namun, bagaimana bila ternyata dia menyimpan rahasia yang tak biasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

#21

Dari gerbang garbarata, Lizie menatap Jakarta untuk terakhir kalinya, ada rasa berat yang membuat hati dan langkahnya sedikit ragu, tapi jika tak diselesaikan saat ini, maka masalah ini akan terus menghantui kedamaian keluarganya selama-lamanya. 

Seperti dugaan awal, Lizie berhasil melewati lapisan pemeriksaan di pintu check-in dengan mudah, karena si pembuat identitas palsunya amat sangat profesional dibidangnya. Jadi kemungkinan tertangkap di pintu imigrasi di bawah 10%.

Sementara itu, Mars sengaja memesan tempat duduk sedikit lebih jauh dari Lizie agar wanita itu bisa menangis sepuasnya, karena perjalanan mereka akan sangat panjang dan lama. 

•••

Di rumah. 

Mommy Dhera dan Daddy Danesh baru saja menerima sepucuk surat dari menantunya, yang dikirim via kurir. 

Daddy Danesh hanya menatap surat dari Lizie dengan tatapannya yang dingin, sejak awal ia sudah menduga bahwa menantunya itu tak sepolos kelihatannya. 

Lizie seperti berusaha menyembunyikan sebuah rahasia besar darinya, namun, Daddy Danesh tak melihat itu semua sebagai masalah, justru terharu karena menantunya mampu membuktikan cintanya pada Zion, meski jalannya harus sangat berliku tajam. 

“Gimana ini, kenapa kamu membiarkannya pergi?” geram Mommy Dhera pada sang suami. “Apa kamu tak tahu betapa berbahayanya situasi yang Zion hadapi!” 

Kekesalan Mommy Dhera bukan sandiwara, tapi ia benar-benar mengkhawatirkan menantunya itu. 

“Aku tahu, tenanglah, Lizie tak sendiri, ada pengawal bayangan yang akan selalu mengikuti, dan memastikan keselamatannya,” jawab Daddy Danesh tenang. 

“Hanya itu saja?!” 

Daddy Danesh menghembuskan nafasnya, lalu mendudukkan sang istri di sofa terdekat. 

“Dengar, Sayang. Kenyataan bahwa Lizie mengajukan diri ingin pergi ke tempat yang hampir sama dengan peperangan, itu membuktikan satu hal, bahwa Lizie sudah siap dengan semua resiko yang akan ia hadapi di sana nanti.” 

“Maksudmu?” 

“Sama seperti suamimu yang memiliki istri yang tak biasa. Sepertinya putra kita pun demikian.” 

“Apa?” 

Daddy Danesh hanya tersenyum tipis, alih-alih menjawab pertanyaan sang istri. “Lebih baik kita bersiap menjemput Zea, sekalian saja kita menginap di Geraldy Kingdom untuk beberapa hari kedepan, sampai Zion dan Lizie kembali dengan selamat.” 

•••

Moskow menyambut Lizie dengan udara dingin menusuk di musim gugur, namun, dinginnya kota ini, tak sebanding dengan dinginnya suasana hati Lizie yang belum juga mendapatkan kabar tentang keberadaan suaminya. 

Sejak pesawatnya mendarat, Lizie tak banyak bicara pada Mars, ia hanya ingin fokus pada pencarian mengenai nasib suaminya, apakah masih bernafas? Jika iya, maka dimanakah keberadaannya saat ini. 

Andai, ya, hanya seandainya, bila benar Zion tiada, maka keluarga Romanov tak akan Lizie biarkan bernafas, ia akan memberangus mereka semua hingga ke cucu terakhir Adam Romanov. Inilah bentuk kemurkaan seorang wanita, seorang istri, dan juga ibu. Meski ia harus bertaruh nyawa, Lizie merasa itu bukan pengorbanan sia-sia. 

Informasi yang ia dapat dari markas Zion, bahwa lokasi terakhir Zion adalah di kantor pusat ekspedisi, yang sebenarnya tempat itu bukan pusat ekspedisi. Melainkan markas kedua Adam Romanov. 

Karena itulah, tak pernah ada aktivitas mengantar barang konsumen ke beberapa tempat di berbagai wilayah, bahkan lintas negara. Yang ada adalah pengiriman senjata ilegal, narkoba berbagai jenis, obat medis ilegal, yang tentunya digunakan untuk kepentingan ilegal pula. 

Terkadang pengiriman orang untuk dijual belikan, rata-rata yang diminati pasar gelap adalah para calon donor organ ilegal, wanita, dan anak-anak. 

Benar-benar tidak manusiawi? 

Sejak kapan dua bersaudara Adam dan Alan Romanov memiliki sisi manusiawi, mereka adalah dua mafia kejam dan paling mengerikan dimuka bumi. 

Disinilah Lizie berada dari jarak cukup aman, kedua matanya nanar dan kosong menatap kantor pusat ekspedisi, yang kini hanya menyisakan reruntuhan puing-puing bangunan. Namun, di tempat itulah operasi Zion berakhir, sebelum ledakan besar terjadi. 

Hingga saat ini belum diketahui bagaimana nasibnya, dan dimana keberadaannya. 

Hingga malam ini, polisi, paramedis, serta relawan masih terus melakukan pencarian di dalam lokasi ledakan, kabarnya banyak korban yang terjebak di dalam sana. Namun, pihak Kantor pusat ekspedisi menolak memberi penjelasan terkait ledakan yang terjadi. 

Tentu saja mereka menolak, karena peristiwa tersebut memang harus dirahasiakan dari dunia. 

Lizie mengepalkan tangannya dengan perasaan marah, karena terpaksa kembali menghadapi masa lalu yang telah lama ia tinggal pergi. 

Sudah bertahun-tahun Lizie mengubur sisi dirinya yang lama, ia membangun kehidupan baru sesuai dengan impiannya, hanya menjadi seorang istri, ibu, benar-benar wanita biasa yang bahagia di tengah hangatnya keluarga, tidak pernah ingin kembali pada kehidupan sebelumnya.

Tetapi hari ini semuanya berbeda, Lizie kembali datang, tapi untuk tujuan berbeda. Jika menghancurkan Adam Romanov dan seluruh akar kejahatannya dianggap sebagai penebusan atas dosa-dosa masa lalunya, maka itu akan Lizie lakukan dengan sukarela. 

Lizie kembali berbalik pergi, ia datang ke sana hanya untuk memperhatikan dan membaca situasi, setelah tahu bagaimana situasi terakhir, saatnya wanita itu mundur perlahan, sambil menyiapkan strategi perang. 

•••

Para orang tua itu hanya duduk terpaku di ruang santai yang ada di bagian belakang Geraldy Kingdom. 

Sementara Zea sedang tertawa lepas bersama Mayra setelah mereka pulang dari minimarket. Tentu saja borong snack dari ujung ke ujung. 

“Ini enak cekali, Onty. Biacana Mama da kacih beli, katana bica bikin batuk, uhuk! Uhuk! Beditcu!” celoteh Zea, seperti baru saja menemukan dunia barunya bersama Mayra. 

Sebab selama ini Mayra sibuk dengan jadwal kuliah, jadi tak punya banyak waktu untuk bercengkrama. Padahal keponakan kecilnya ini sangat cadel dan lucu, hingga membuatnya kembali bernostalgia mengingat kecadelannya dahulu. 

Mayra mengusap kepala Zea dengan lembut, “Enak, ya? Oke sekarang kita habiskan semua, mumpung Oma dan Opa kasih banyak duwit. Besok kita gesek lagi kartu mereka untuk borong seisi supermarket, sekalian yang punya supermarket kita beli,” bisik Mayra yang sungguh menyesatkan. 

Itung-itung ia mempraktekkan kembali ajian lawasnya dahulu, saat ditinggal kedua orang tuanya berbulan madu, yaitu ngambek. Ya jurus ngambek adalah sesuatu yang sudah pasti manjur, apalagi para orang tua sedang mau yang praktis tanpa memberatkan beban pikiran mereka soal Zea. 

Yang penting, gadis kecil itu tidak tantrum mencari mamanya yang nekat menyusul Zion ke medan pertempuran. 

“Onty, mau ini, bukain, dong.” Zea menyodorkan susu fermentasi rasa strawberry yang masih tersegel rapat berjajar 5 botol. 

“Ah, ini, nggak usah dibuka.” Mayra mengorek dasar kantong kresek, guna mencari-cari sedotan yang tadi ia minta saat membayar belanjaan di kasir. 

“Nah, ini dia senjatanya,” cetus Mayra saat menemukan sedotan mungil untuk susu fermentasi mereka. Lalu langsung menusukkan sedotan tersebut pada segel alumunium foil, dan— “ta— da— susu fermentasi siap diminum,” sorak Mayra seolah baru saja menemukan sebuah penemuan terhebat sepanjang sejarah. 

“Huwaaaa! Onty hebat, terbaik!” Zea bersorak bahagia. 

“Onty memang terbaik, nanti kalo mau jajan lagi, bilang Onty saja, ya?” 

Zea mengangkat kedua jempolnya. “Oke, Onty!” 

“Ah, good girl, nih, minum dulu. Kita tak perlu stres seperti para orang tua itu,” gumam Mayra, sedih, sih, tapi entah mengapa ucapannya tak menggambarkan kesedihan hatinya. 

“Cetless itu apa, Onty?” 

“Ah, stress itu— itu—” Mayra menggaruk rambutnya yang di cepol asal-asalan. “Pokoknya sesuatu yang bikin kita cepat tua, udah, ah, jangan dibahas lagi. Zea ngga mau jadi nenek-nenek yang duduk di kursi roda, kan?” 

Zea menggeleng kuat. “Nnnndak mau, Onty!” 

“Bagus, jadi kita harus sering-sering jajan, biar tidak stress.” 

“Oke!” jawab Zea mantap penuh keyakinan. 

Dalam hatinya, Mayra menyeringai bahagia, sebab tak lama lagi, ia pasti akan mendapatkan akses kartu kredit milik para orang tua itu. 

“Hahahaha!” Othor dan para netijen ikut tertawa bahagia. 

1
Bunda Idza
ya Allah.... deg degan ini....tanda masih hidup ya kan....kenapa bisa kecolongan??? mommy Dhera. Daddy Danesh....😭😭😭 piye Iki.....
moon: sek, belum tahu aja mereka.

edisi salah pilih lawan. 🤭
total 1 replies
Dozky 2 Crazy
hmmmm ternyata siAlan pelakunya
Dozky 2 Crazy: wkwkwk galau kenapa author
total 4 replies
Dozky 2 Crazy
aduh siapeeee nih
Shee_👚
hadeh zea bakalan jadi sandera buat lizie keluar. kalian dah membangunkan singa tidur😏
Shee_👚: gak sabar nungguin para2 macan keluar kandang semua😂
total 2 replies
Dozky 2 Crazy
makanya jgn macem macem yeee😁😁
Dozky 2 Crazy
sama yaa Zea mama sama papa lagi maen tembak tembakan dulu
Shee_👚
betul zion, kamu bawa lizie kembali jangan sampai ramanov menemukannya
Shee_👚
kami sendiri aja ngeri liatnya apa lagi musuh² nya yang dah ketar ketir. kamu beruntung dah nikah sama lizie, tapi jangan sampai kamu berbuat hal² aneh kalau gak mau kena dorr😂
vania larasati
lanjut
Shee_👚
jelas lah, pengawal bukan sembarang pengawal🤣
Dozky 2 Crazy
aseeli kepo 😁😁
octa❤️
🫶🫶🫶🫶
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
Thor..ini si mantan cadelita Mak ilang GK bisa ciat ciat beladiri kah??🤭🤭
moon: sek lahaciya 🤭👻
total 1 replies
falea sezi
mertuanya gimana nunggu bocil satu aja g bs 😒 nambahin beban. aja ne katanya bekas mafia 🤣🤣 alah pret
moon: nah, begitulah... mereka boleh para paruh baya, tapi pada jamannya mereka adalah...

ingat kalimat Eyang Juna. keluarga geraldy adalah keluarga dengan spek separuh mafia. 👻👻👻👻
total 3 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
kok blm nambah up mb moon?
hasana
👍👍👍👍
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
keren 👏🏻👏🏻👏🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Wah kamar Lizzie 🥺
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
setuju 🤤
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Ngikut dong 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!