Draven Aleric adalah seorang pria misterius yang memiliki kekuatan Shadow Absolute,kekuatan bayangan mutlak yang tidak berasal dari Buah Iblis, melainkan lahir dari dalam tubuhnya sendiri.
Di dunia yang berada di bawah kendali Pemerintah Dunia, Draven menolak menerima tatanan yang telah mengatur kehidupan manusia selama berabad-abad.
Bersama 2 sahabatnya Zorana dan Axel mereka memulai perjalanan dilautan untuk menjadi pusat kekuatan dan kekuasaan baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21 - Awal sebuah kekuasaan
Setelah pertemuan dengan tetua pulau Nebula, tetua Nebula mencoba mempercayai apa yang telah Draven bawa..dia percaya Draven adalah penyeimbang dunia yang telah lama dinantikan.
Para penduduk pulau Nebula yang terisolasi pun satu persatu keluar dari rumah mereka, memberanikan diri mereka bertemu bajak laut Aether..bahkan para anak-anak kecil mulai mendekati Ren, Luna bahkan si kecil dan si kurus.
Draven melihat para kru yang sudah mulai membaur dengan para warga Nebula, kemudian Draven menoleh ke tetua pulau Nebula
"kalian terisolasi dan tidak pergi kemana-mana lalu darimana kalian makan selama ini?" tanya Draven
Tetua itu lalu menatap Draven
"pulau Nebula unik..orang tidak bisa melihat pulau ini bahkan untuk mendekatinya pun tidak bisa, tapi kami para warga asli Nebula bisa keluar masuk pulau dengan aman" jelas tetua itu
"arus berlawanan dan para monster laut tidak akan menganggu para penduduk asli Nebula, kami penduduk Nebula di berkahi semua itu..ini juga sebab mengapa pulau Nebula begitu subur dan makmur" tambah Tetua itu
Draven mengangguk
"jadi karena itu.." ujar Draven pelan
Tetua itu kembali berbicara
"kalian harus menjadi warga pulau jika ingin terbebas dari semua itu, karena jika tidak.. ketika kalian keluar, akan sulit untukmu kembali ke pulau ini" jelas Tetua itu.
Draven mengangguk
"aku mengerti.." jawab Draven.
Setelah itu para kru bajak laut Aether bersama para warga berkumpul untuk mengadakan pesta seperti penyambutan, para masyarakat lokal lalu mengajak Zorana,Luna, Elara bahkan si kecil untuk mencari bahan makanan di hutan subur di dalam kota Nebula, sementara Hiden dan si besar bersama dengan para tukang kayu pulau sedang berada di pelabuhan membicarakan sistem-sistem kapal dari abad dulu hingga sekarang.. Ren bermain dengan anak-anak kecil mengajaknya terbang, bahkan bukan hanya Ren tapi Abyss Dragon milik Draven pun ikut terbang bersama mereka.
Sementara si kurus bertanding catur dengan remaja-remaja disana..Axel sedang berada disebuah rumah seorang pandai besi yang diwarisi keahlian leluhur di pulau Nebula.
Pandai besi itu melihat pedang malam abadi dari Axel
"aku pernah melihat ukiran pedang ini dalam catatan leluhurku.. sebentar aku akan mencarinya " kata pandai besi itu lalu memeriksa tempat-tempat tumpukan catatan usangnya
Axel melihat si pandai besi itu dengan rasa penasaran tinggi.
Ditempat lain Draven bersama Tetua pulau dan anaknya sedang merencanakan ingin membangun markas untuk Aether.
Mereka bertiga sedang berada diatas sebuah tebing besar tepat di bukit belakang pulau
"dari sini semua kota bisa terlihat dengan jelas .." kata anak dari tetua
Draven melihat kota dan desa juga pelabuhan di pulau Nebula,bahkan lautan terlihat jelas dari atas bukit itu
"jika kau ingin membangun sebuah kastil atau sesuatu seperti markas..disini adalah tempat yang tepat" jelas tetua itu
Draven lalu menatap tetua itu
"terimakasih kalian sudah menerima kami dengan baik di pulau ini.." ujar Draven
Tetua itu lalu membalas perkataan Draven
"kau adalah orang yang dipercayakan dewa kegelapan itu..maka kami juga harus mempercayakanmu,dan kami siap menjadi penyangga kalian untuk bisa mewujudkan impian seluruh dunia" jelas Tetua tersebut
Draven mengangguk
"kami pasti akan membawa dunia ini ke arah yang seharusnya.." jelas Draven
Lalu tak lama beberapa orang datang ke bukit itu, mereka adalah pekerja kontraktor yang siap membangun apapun yang dibutuhkan.
"mereka adalah pekerja terbaik di pulau Nebula, mereka dapat membangun sebuah kastil yang kau butuhkan dengan struktur dari apa yang telah diturunkan turun temurun kepada kami" jelas anak tetua sambil mengenalkan para pekerja.
Draven lalu mulai mendesain keinginan kastil yang ingin dibangunnya kepada para pekerja konstruksi, beberapa dari mereka bahkan mulai mengambil bahan-bahan yang diperlukan untuk pembangunan sebuah kastil.
Sementara di lautan..para bajak laut di lautan Blue, Paradise, Grand Line bahkan New World masih bertarung untuk memperebutkan wilayah mereka masing-masing..sedangkan untuk bajak laut Aether mereka sedang meletakkan fondasi pertama untuk memulai kekuasaan mereka di dunia ini dengan menempatkan markas mereka di lokasi yang sama sekali tidak diketahui siapapun di dunia ini.
semangat!