NovelToon NovelToon
Mu Chen Pendatang Dari Dunia Lain

Mu Chen Pendatang Dari Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: premier MT

Di Kota Chang’an zaman modern, hiduplah seorang pemuda bernama Mu Chen. Ia berusia 22 tahun, bertubuh tegap dan gagah, tapi dikenal sebagai kutu buku yang haus akan pengetahuan sejarah dan filsafat Tiongkok kuno. Suatu sore di pasar loak, ia menemukan sebuah batu giok berwarna hijau pucat yang diukir pola Yin-Yang. Tanpa sadar, ia membawanya pulang. sebuah perjalanan yang merubah hidupnya dari jaman modern ke jaman kuno hidupnya para dewa Dewi dan iblis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon premier MT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Musuh di Balik Kehancuran Pembatas

Setelah situasi aman dan para murid yang terluka mulai dirawat, para tetua berkumpul dengan wajah serius. Meskipun makhluk kuno itu sudah tidak berbahaya lagi, satu pertanyaan besar masih menggantung: Mengapa formasi pembatas yang telah kokoh selama ribuan tahun bisa tiba-tiba hancur?

Formasi itu tidak akan rusak dengan sendirinya — pasti ada campur tangan dari luar.

Saat mereka masih berdiskusi, tiba-tiba udara di sekitar bergetar pelan. Dari balik pepohonan di kejauhan, muncul tiga sosok berpakaian jubah hitam dengan topi lebar yang menutupi sebagian wajah mereka. Aura yang mereka pancarkan dingin dan berbahaya, membuat semua orang yang melihatnya merasa tidak nyaman.

 

"Rupanya ada yang bisa menghentikan rencana kami..." suara berat dan dingin terdengar dari sosok yang berdiri di paling depan.

Para tetua segera bersiap siaga. Tetua Agung Mo Feng melangkah maju dengan wajah tegang:

"Siapa kalian? Dan apa hubungannya dengan hancurnya pembatas di sini?"

Sosok itu tertawa pelan, suaranya menggema di antara pepohonan:

"Hubungannya? Tentu saja akulah yang membuatnya hancur. Makhluk yang disegel di dalamnya memiliki energi yang cukup besar untuk kami gunakan sebagai bahan penelitian — sayang sekali ada yang mengacaukannya."

Ia kemudian menatap Mu Chen yang berdiri di samping Bai Hao dan Su Ling, matanya berkilau tertarik:

"Tapi... rupanya ada kejadian yang lebih menarik. Aku bisa merasakan sisa energi makhluk itu telah terserap masuk ke dalam tubuhmu. Anak muda, siapa dirimu? Bagaimana bisa kau menyerap energi makhluk kuno itu tanpa terluka?"

 

Dari penjelasan mereka yang terungkap sedikit demi sedikit, diketahui bahwa ketiga orang ini adalah anggota Sekte Bayangan Gelap — sekte yang tersembunyi dan dikenal menggunakan cara-cara terlarang untuk mendapatkan kekuatan. Mereka ingin melepaskan makhluk kuno itu, mengambil inti energinya, dan menggunakannya untuk memperkuat kekuatan mereka sendiri.

Zhao Feng yang mendengarnya langsung menegang dan bersiap dengan pedangnya:

"Jadi kalianlah penyebab semua ini! Berani-beraninya kalian mengganggu kedamaian wilayah ini!"

Pemimpin mereka hanya menoleh dan menatap Zhao Feng dengan pandangan meremehkan:

"Anak muda yang sombong. Apa yang bisa dilakukan sekte kecil seperti kalian? Kami hanya mengambil apa yang bisa memperkuat kami. Tapi sekarang..."

Ia kembali menatap Mu Chen, dan senyum tipis muncul di sudut bibirnya:

"Kau jauh lebih menarik daripada makhluk itu sendiri. Tubuhmu bisa menyerap energi apa saja tanpa efek buruk... jika aku bisa menangkapmu dan mempelajari rahasiamu, kekuatanku akan berkali-kali lipat lebih besar!"

 

Tanpa peringatan lagi, pemimpin Sekte Bayangan Gelap itu melambaikan tangannya. Gelombang energi hitam yang tajam terbang menuju mereka!

"Semua orang mundur!" teriak Tetua Qingyun sambil menciptakan perisai energi untuk menahan serangan itu. Namun energi lawan sangat kuat, membuat perisai itu retak-retak hebat.

Dua anggota lainnya juga bergerak menyerang para tetua dan murid. Serangan mereka cepat dan licik, menggunakan jurus-jurus yang tidak biasa dan beracun. Para tetua kesulitan menahan mereka karena energi lawan juga telah ditingkatkan dengan cara terlarang.

"Mu Chen, hati-hati! Mereka berbahaya!" seru Bai Hao sambil berusaha menangkis serangan.

Mu Chen menonton semuanya dengan mata yang kini memancarkan kilauan halus — Mata Kebenarannya telah terbuka. Ia bisa melihat dengan jelas aliran energi ketiga orang itu, meski energinya kacau dan kotor, jalurnya tetap terlihat olehnya.

"Energi mereka memang kuat... tapi jalurnya kacau dan dipaksa tumbuh terlalu cepat. Seperti pohon yang dipaksa tumbuh tinggi dengan pupuk yang terlalu banyak — batangnya rapuh di dalam," gumamnya polos dalam hati.

 

Saat pemimpin mereka kembali menyerang, kali ini langsung menuju Mu Chen — ia ingin menangkapnya secepat mungkin — Mu Chen hanya berdiri tenang.

Begitu serangan energi hitam itu mendekat, Gerbang Galaksi di dalam tubuhnya perlahan terbuka sedikit.

"Tadi makhluknya disedot... kalau mereka juga mengeluarkan energi, bisa disedot juga kan?" pikirnya dengan logika sederhana.

WUUUSSHHH!

Alih-alih memukulnya, serangan energi itu tiba-tiba berhenti di udara — lalu perlahan berbalik arah, tertarik masuk menuju tubuh Mu Chen!

Pemimpin itu terkejut bukan main:

"Apa?! Energiku... mau kemana?!"

Ia berusaha menarik kembali energinya, tapi rasanya seperti menarik tali yang terjebak di pusaran air deras. Semakin ia menarik, semakin cepat energinya tersedot masuk.

Namun berbeda dengan energi makhluk kuno, energi mereka sangat kotor dan beracun. Tapi Gerbang Galaksi bekerja seperti penyaring alami — bagian kotor dan beracunnya langsung dihilangkan, sedangkan bagian murni sisanya diserap perlahan.

"Ini rasanya agak pahit... seperti sayuran yang tidak dicuci bersih. Tapi tidak apa-apa, bisa disaring dulu," gumam Mu Chen santai.

Melihat pemimpinnya kesulitan, dua anggota lainnya berhenti menyerang para tetua dan mencoba membantu. Mereka melepaskan serangan dari dua arah sekaligus.

Mu Chen hanya menoleh ke kiri dan kanan, lalu mengalirkan sedikit energi dari Dantiannya. Melalui Mata Kebenaran, ia melihat jelas pola serangan mereka — lalu meniru gerakan mereka, tapi membalikkan arahnya!

Dengan gerakan sederhana, ia membuat dua lapisan energi padat yang menangkis serangan itu, bahkan mengembalikannya sedikit — tapi tidak terlalu keras, hanya cukup membuat mereka terhuyung mundur.

 

Pemimpin Sekte Bayangan Gelap itu akhirnya berhasil melepaskan hubungannya, tapi ia telah kehilangan sepertiga energinya. Ia menatap Mu Chen dengan campuran ketakutan dan rasa serakah yang dalam:

"Apa sebenarnya dirimu?! Tidak ada manusia biasa yang bisa melakukan hal seperti ini!"

Ia menyadari bahwa meski mereka bertiga, mereka tidak akan bisa menangkapnya dengan mudah. Tubuh pemuda itu seperti memiliki lubang tak terlihat yang bisa menyerap serangan apa saja, dan ia bahkan bisa meniru dan membalikkan jurus mereka hanya dengan melihat sekali.

"Kita mundur untuk saat ini. Tapi ingat — rahasiamu akan menjadi milik kami! Kami akan datang lagi, dan kali ini dengan persiapan yang lebih matang!" bentaknya.

Ketiganya lalu melarikan diri dengan kecepatan tinggi, menghilang di balik pepohonan sebelum ada yang bisa mengejar mereka.

 

Setelah situasi benar-benar aman, semua orang menghela napas panjang. Para tetua menatap Mu Chen dengan pandangan yang semakin sulit dijelaskan — campuran rasa hormat dan keheranan yang mendalam.

Zhao Feng, yang tadinya masih memiliki sedikit keraguan di hatinya, kini benar-benar tidak bisa berkata-kata. Ia telah melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana pemuda yang dianggapnya "tidak bisa berkultivasi" itu dengan mudah menghadapi musuh yang bahkan membuat para tetua kesulitan.

Mu Chen sendiri hanya menggaruk kepalanya dan berkata polos:

"Mereka lari juga ya. Padahal energinya kotor, tapi masih bisa disaring. Kalau mereka datang lagi, saya bisa menyedot sedikit lagi — nanti mereka kehabisan tenaga dan tidak bisa berbuat apa-apa."

Di dalam benaknya, Kitab Jalan Bintang berkomentar serius:

"Mereka tidak akan berhenti begitu saja. Sekarang mereka tahu keberadaanmu, mereka pasti akan mencari cara yang lebih berbahaya. Kita harus bersiap."

Mu Chen hanya tersenyum lebar dalam hatinya:

"Tidak apa-apa. Kalau mereka datang, saya masih bisa melindungi diri sendiri dan teman-teman. Lagipula, makhluk kuno saja sudah tidak berbahaya, apalagi mereka. Sekarang, mari kita kembali ke sekte — saya sudah lapar sekali!"

Dan begitulah, meski ancaman baru telah muncul, Mu Chen tetap memandang semuanya dengan cara sederhananya sendiri

1
premier MT
mantap
Riekcy Rachmat
lanjut trus🙏
Riekcy Rachmat
menarik sekali, semoga updatenya banyak nnti
Riekcy Rachmat
😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!