Liora dipaksa menikah dengan Arkan demi menyelamatkan perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut. Ia mengira Arkan hanyalah pengusaha kaya biasa yang dingin dan tertutup. Kehidupan baru Liora dimulai di kediaman megah namun penuh ketatapan. Pelan tapi pasti, Liora mulai melihat keanehan-keanehan: pengawal yang selalu berjaga, orang-orang yang menunduk takut saat melihat Arkan, dokumen rahasia, hingga pembicaraan tentang organisasi bernama Bayangan Hitam.
Liora perlahan mengetahui kenyataan pahit: suaminya bukan sekadar pengusaha, melainkan pemimpin mafia paling berkuasa yang menguasai jalur perdagangan gelap, ekonomi bawah tanah, dan memiliki koneksi hingga ke pejabat tinggi negara. Dunia Liora berantakan, rasa takut bercampur kagum. Di sisi lain, Arkan yang awalnya menganggap Liora hanya kewajiban kontrak, mulai tertarik pada ketulusan dan keberanian gadis itu yang tidak pernah lari meski sudah tahu siapa dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21 : Langkah Menuju Kanca Internasional
Setelah fondasi organisasi mereka semakin kokoh, bisnis sah berjalan lancar, dan keluarga besar yang saling mencintai telah terbentuk, Arkan dan Liora mulai menyusun
Rencana besar berikutnya: memperluas jangkauan kekuasaan dan pengaruh mereka ke kancah internasional.
Selama ini, wilayah kekuasaan mereka sudah sangat luas dan kuat di berbagai negara di Asia dan Afrika, namun mereka tahu bahwa untuk menjadikan Arkan Group sebagai kekuatan sejati yang tidak tertandingi di seluruh dunia, mereka harus melangkah keluar ke benua lain Eropa, Amerika, dan Australia.
Ruang rapat utama kembali dipenuhi dengan suasana penuh perhitungan dan semangat yang membara.
Kali ini, tidak hanya para pemimpin wilayah lokal yang hadir, tetapi juga para ahli strategi, manajer bisnis internasional, dan penasihat keamanan terbaik yang telah dipilih secara khusus oleh Liora dan Arkan.
Di meja besar itu, tersebar peta dunia yang ditandai dengan berbagai warna, menunjukkan wilayah yang sudah mereka kuasai dan wilayah baru yang ingin mereka taklukkan dengan cara yang cerdas dan aman.
"Kita sudah siap untuk melangkah ke tahap berikutnya," ucap Arkan dengan suara tegas, matanya menatap peta dunia dengan kilat ambisi yang tenang namun kuat.
"Selama ini kita membangun fondasi yang kokoh di tanah sendiri."
"Sekarang waktunya kita menunjukkan pada seluruh dunia bahwa Arkan Group bukan hanya kekuasaan lokal, melainkan kekuatan global yang patut dihormati. Namun ingat, cara kita melangkah ke luar negeri ini berbeda dengan cara lama."
"Kita tidak akan menggunakan kekerasan atau teror, kita akan menggunakan kecerdasan, kerja sama, dan keunggulan bisnis kita."
Liora mengangguk, lalu maju sedikit ke depan, menunjuk wilayah Eropa di peta dengan jari telunjuknya.
"Saya sudah mempelajari kondisi pasar dan situasi politik di setiap benua selama beberapa bulan terakhir," jelaskan Liora dengan nada tenang namun penuh keyakinan.
"Eropa adalah pasar yang sangat kompetitif dan ketat, dengan peraturan hukum yang sangat ketat dan organisasi bisnis besar yang sudah ada sejak lama."
"Namun di sinilah letak peluang terbesar. Mereka memiliki teknologi canggih, pengetahuan manajemen yang tinggi, dan jaringan perdagangan yang luas."
"Jika kita bisa masuk dan bekerja sama dengan mereka dengan cara yang benar, kita tidak hanya akan mendapatkan keuntungan finansial, tetapi juga mendapatkan pengakuan sebagai kekuatan bisnis kelas dunia."
Damar berdiri di sisi ruangan, mendengarkan dengan seksama, lalu mengajukan pertanyaan yang menjadi kekhawatiran banyak orang.
"Tuan, Nyonya," ucap Damar dengan hormat.
"Di Eropa dan Amerika, ada banyak organisasi kriminal lama yang sudah sangat kuat dan memiliki pengaruh besar. Mereka pasti akan melihat kedatangan kita sebagai ancaman. Apakah kita harus menyiapkan kekuatan tempur untuk menghadapi mereka jika mereka berusaha mengusir kita?"
Arkan tersenyum tipis, lalu menatap semua orang yang hadir.
"Itu hal yang wajar untuk dipikirkan, Damar," jawab Arkan.
"Tapi ingat, kita sudah berubah. Kita tidak lagi datang sebagai penakluk yang membawa pedang dan darah."
"Kita datang sebagai mitra bisnis yang sah dan perusahaan yang menawarkan keuntungan nyata bagi mereka."
"Jika mereka mau bekerja sama, kita akan membuka pintu seluas-luasnya. Tapi jika mereka memilih untuk menjadi musuh, maka mereka akan menyadari bahwa meski kita berjalan di jalan terang, taring kita masih sangat tajam dan kita memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang mereka bayangkan."
Liora melanjutkan penjelasannya dengan rincian strategi yang telah ia susun dengan sangat matang.
Ia menjelaskan bahwa mereka tidak akan membuka cabang sekaligus di seluruh dunia, melainkan satu per satu, mulai dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik baik dengan wilayah kekuasaan mereka, dan di mana kebutuhan akan pembangunan infrastruktur, energi, dan teknologi sedang sangat tinggi.
"Langkah pertama kita akan dimulai di Jerman dan Prancis di Eropa, serta Kanada di Amerika Utara," ucap Liora sambil menunjuk titik-titik di peta.
"Di sana, pemerintah sedang mencari mitra kuat untuk membangun jaringan energi terbarukan dan sistem transportasi baru."
"Ini adalah kesempatan emas bagi kita. Kita tidak hanya akan membawa modal, tetapi juga teknologi dan cara kerja yang efisien dan jujur. Dengan cara ini, kita akan diterima, bukan ditolak."
Pertemuan itu berlangsung selama seharian penuh, membahas segala hal mulai dari izin hukum, perjanjian kerja sama, pemilihan orang-orang yang akan dikirim ke luar negeri, hingga persiapan keamanan agar keluarga dan aset mereka tetap aman meski berada jauh dari markas utama.
Semua orang yang hadir menyadari bahwa ini adalah langkah paling berani dan paling penting dalam sejarah organisasi mereka.
Mereka tidak hanya membangun perusahaan, mereka membangun kerajaan yang akan melintasi batas negara dan mengubah peta ekonomi dunia.
jangan lupa mampir ya thor 💗, tinggalin jejak oke 😍