**Sinopsis:**
Di dunia nyata, Arka mati tragis karena dikhianati. Bukannya ke akhirat, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh Tian, murid buangan Sekte Awan Hijau yang sedang sekarat karena disiksa dan difitnah.
Di dunia baru yang kejam ini, kekuatan adalah segalanya. Tepat saat Tian pasrah akan mati untuk kedua kalinya, sebuah layar holografis muncul di kepalanya dengan bunyi: *[Ding! Sistem Cheat Code Jagat Raya Aktif!]*
Di saat orang lain butuh puluhan tahun untuk bertapa, Tian cukup melihat notifikasi sistem untuk naik level secara instan, kebal dari serangan, dan menduplikasi jurus dewa. Berbekal kode curang ini, Tian bangkit dari pecundang menjadi penguasa tunggal jagat raya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ujang Bonang@_@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
**Bab 21: Kejatuhan sang Penguasa Guntur**
**Bab 21: Kejatuhan sang Penguasa Guntur**
*BOOOOOOMMMM!!!*
Benturan dua energi raksasa di tengah alun-alun Sekte Awan Hijau menciptakan ledakan spiritual yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah murid luar. Gelombang kejut berwarna emas dan ungu menyapu area alun-alun sejauh ratusan meter. Lantai batu pualam hancur berkeping-keping, terangkat ke udara sebelum akhirnya hancur menjadi debu halus.
Ribuan murid luar yang berdiri terlalu dekat terpaksa menggunakan seluruh *Qi* mereka hanya untuk menahan empasan angin badai yang sangat kuat. Bahkan beberapa Tetua Sekte Utama di atas panggung terpaksa melompat turun untuk memasang perisai magis pelindung agar panggung giok penilai tidak runtuh total.
"Tekanan energi ini... ini bukan Ranah Pengumpulan Qi!" Salah satu Tetua Agung berteriak histeris di tengah gemuruh ledakan. "Ini adalah kekuatan murni Ranah Fondasi Dasar! Dan kepadatan *Qi*-nya... jauh melampaui kultivator biasa!"
Di tengah pusat ledakan, asap debu tebal perlahan tersibak di bawah sinar matahari pagi. Pemandangan yang tersaji di dalam kawah hancuran tersebut seketika membuat seluruh hadirin menahan napas mereka dengan mata terbelalak sempurna.
Cakar petir ungu raksasa milik Zhao Guntur... telah hancur berantakan menjadi percikan listrik yang meredup. Bukan hanya jurusnya yang hancur, tetapi lengan kanan Tetua Penegak Disiplin itu kini tampak terkulai lemas dengan tulang-tulang yang mencuat keluar dari balik kulitnya yang hangus. Sisa gelombang pedang emas milik Feng Tian telah meremukkan seluruh meridian di lengan kanan master Fondasi Dasar Puncak tersebut!
*Bruk!*
Zhao Guntur mundur belasan langkah dengan tubuh sempoyongan, sebelum akhirnya bertumpu pada lutut kirinya. Darah segar menyembur deras dari mulutnya, menodai jubah merah gelapnya yang mewah. Wajah garangnya kini dipenuhi oleh rasa syok, rasa sakit, dan horor yang tak terlukiskan.
"Ugh... uhuk... Fondasi Dasar Tahap Menengah Puncak... Fondasi Sempurna?!" Zhao Guntur mendongak dengan gemetar, menatap pemuda di depannya seolah-olah sedang melihat monster kuno. "Bagaimana mungkin... bagaimana mungkin bajingan kecil sepertimu bisa mencapai ranah ini dalam waktu singkat?!"
Di depan Zhao Guntur, Feng Tian berdiri dengan tegak. *Pedang Meteorit Hitam* di tangan kanannya diturunkan secara santai, mengarah ke tanah. Jubah abu-abu barunya sedikit berkibar ditiup sisa angin spiritual, namun ekspresi wajah tampannya benar-benar tenang, tanpa ada setetes keringat pun yang keluar dari dahinya.
Berkat *Cheat Code: Pengganda Serangan 300%*, satu tebasannya barusan memiliki daya hancur yang setara dengan serangan setengah langkah menuju Ranah Inti Emas! Menghancurkan seorang Fondasi Dasar Puncak yang emosinya sedang tidak stabil adalah hal yang sangat mudah baginya.
"Tetua Guntur, Anda selalu menyebutku sampah dan bajingan kecil," Feng Tian melangkah maju satu kali, suara sandal jepitnya terdengar sangat jelas di tengah alun-alun yang sunyi senyap. "Tapi sekarang, Anda yang merupakan seorang Tetua Sekte Utama berkultivasi puluhan tahun... justru berlutut di bawah kakiku. Jika aku adalah sampah, lalu makhluk jenis apa Anda saat ini?"
"K-Kau... bajingan...!" Zhao Guntur mencoba memeras sisa *Qi* elemen petirnya di dalam dantian untuk bangkit kembali, namun setiap kali dia bergerak, niat pedang emas yang ditinggalkan Feng Tian di dalam tubuhnya langsung menyayat meridiannya dari dalam, memaksanya kembali memuntahkan darah.
**[Ding! Target Utama (Zhao Guntur - Fondasi Dasar Puncak) berhasil dikalahkan secara mutlak!]**
**[Menyerap sisa energi petir dan inti spiritual musuh... Memproses hadiah tingkat ekstrem...]**
**[Selamat! Anda mendapatkan: 7.000 Poin Pengalaman (EXP) dan 2.000 Koin Sistem!]**
**[Ding! Poin Pengalaman telah melampaui batas maksimal (13.950 / 8.000). Memulai proses menerobos gerbang Ranah Besar berikutnya!]**
*Boom!*
Sebuah pusaran awan spiritual berwarna emas keunguan mendadak terbentuk tepat di atas langit alun-alun, berputar-putar dengan megah sebelum akhirnya menembakkan pilar cahaya spiritual murni lurus ke bawah, menembus tubuh Feng Tian.
Energi dari hasil penyerapan kekuatan Zhao Guntur dikombinasikan dengan tumpukan EXP misinya, memaksa dinding pembatas antara Tahap Menengah dan Tahap Akhir di dalam dantian Feng Tian hancur berkeping-keping secara instan!
**[Ding! Selamat! Anda berhasil menerobos ke Ranah Fondasi Dasar - TAHAP AKHIR!]**
**[Sisa EXP saat ini: 5.950 / 15.000 (Menuju Fondasi Dasar Puncak).]**
*Sisa Koin Sistem saat ini: 3.810 Koin!*
Merasakan lonjakan kekuatan baru yang membuat kapasitas *Qi*-nya meluas hingga tiga kali lipat lebih besar dari sebelumnya, Feng Tian menghembuskan napas panjang yang memancarkan serpihan cahaya emas tipis. Rambut hitamnya yang panjang berkibar tertiup angin spiritual, memancarkan tekanan aura master Tahap Akhir yang begitu pekat hingga membuat beberapa Tetua Agung di panggung giok terpaksa mundur selangkah dengan wajah pucat.
Terobos ranah secara instan di tengah medan perang... dan melompati tingkatan kultivasi di depan mata ribuan orang! Aksi *overpowered* Feng Tian benar-benar telah menghancurkan seluruh hukum logika dunia kultivasi Benua Azure hari ini!
"Dia... dia menerobos lagi! Fondasi Dasar Tahap Akhir di usia sekeren itu?!"
"Dewa pedang... dia bener-bener titisan dewa pedang kuno!"
Murid-murid luar dan dalam yang menonton langsung berlutut massal, tubuh mereka gemetar menahan intimidasi aura emas Feng Tian. Faksi klan Zhao yang tersisa di kerumunan langsung melarikan diri ketakutan, tahu bahwa masa kejayaan klan mereka telah berakhir hari ini.
Mu Ran yang berdiri di barisan depan penonton hanya bisa memegangi dadanya yang berdegup kencang, matanya yang indah menatap Feng Tian dengan binar kekaguman yang tak bisa disembunyikan lagi. "Tahap Akhir... Rekan Feng Tian, kecepatan tumbuhmu... bener-bener membuat seluruh jenius di benua ini terlihat seperti lelucon."
Feng Tian perlahan mengangkat pedang meteorit hitamnya, mengarahkan ujung bilahnya tepat ke tengah kening Zhao Guntur yang sudah tidak berdaya.
"Hentikan tanganmu, Murid Feng Tian!"
Tiba-tiba, sebuah suara bariton yang sangat berwibawa dan dipenuhi oleh tekanan **Ranah Inti Emas Tahap Awal** bergema dari arah langit tertinggi sekte utama. Sebuah kereta kencana yang ditarik oleh dua ekor burung phoenix spiritual bersayap api meluncur turun dengan kecepatan tinggi menuju ke arah alun-alun.
Itu adalah **Master Sekte Awan Hijau**, penguasa tertinggi sekte yang akhirnya turun tangan setelah mendeteksi hancurnya divisi penegak hukum dan pilar cahaya terobosan ranah milik Feng Tian!
Zhao Guntur yang melihat kereta kencana tersebut mendadak mendapatkan kembali secercah harapannya. "M-Master Sekte! Tolong saya! Pengkhianat Feng Tian ini telah menggunakan sihir iblis untuk membantai murid dan tetua sekte! Dia harus dieksekusi—"
*Wush!*
"Master Sekte sekalipun... tidak akan bisa menyelamatkan nyawamu hari ini, Tetua Guntur," bisik Feng Tian dingin.
Tanpa memedulikan kedatangan penguasa tertinggi sekte, Feng Tian menghentakkan kakinya menggunakan *Kedipan Kosmik*, menghilang secara instan dan muncul tepat di depan dada Zhao Guntur. Pedang meteorit hitamnya melesat maju dengan kecepatan cahaya, menusuk lurus menembus jantung Zhao Guntur sebelum kereta kencana Master Sekte sempat mendarat di tanah!
*Jleb!*
"K-Kau... berani..." Mata Zhao Guntur melotot sempurna sebelum akhirnya seluruh cahaya kehidupan di matanya padam total. Penguasa faksi klan Zhao yang kejam itu akhirnya tewas mengenaskan di tangan murid yang selalu ditindasnya!
Feng Tian menarik pedangnya dengan santai, membiarkan tubuh tak bernyawa Zhao Guntur ambruk ke tanah, lalu berbalik menatap ke arah kereta kencana Master Sekte yang baru saja mendarat dengan tatapan mata keemasan yang menantang langit!
> **💬 Catatan Penulis (Author's Note):**
> **FONDASI DASAR TAHAP AKHIR RESMI DIKUNCI!** 😎🔥 Gila, Tetua Guntur langsung dieksekusi di depan mata Master Sekte tanpa Feng Tian punya rasa takut sedikit pun! Sifat OP dan berani menantang langit ini bener-bener bikin merinding puas! 😂💥
maaf ya gais hiatus dulu aga lama kemaren aga sibuk soalnya autornya sibuk nyate... 🤣🤣🤣