Naima, seorang gadis cantik yang hidup sederhana di desa terpencil, harus menghadapi kenyataan pahit saat ayahnya yang buta. meninggal dunia dan ibunya mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Di tengah keterpurukannya, takdir justru mempertemukannya dengan Sean, seorang pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin.
Akankah pertemuan ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Naima, atau justru membawanya ke dalam lika-liku kehidupan yang lebih rumit?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon i'm gresya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
claudia
tania menghampiri,naima di ruang tamu. dengan membawa beberapa surat undangan di tangannya.
"naima, lihat bagaimana bagus tidak" ucap. tania duduk di sebelah naima.
naima memperhatikan surat undangan itu, yang bewarna emas dan ada foto tania beserta kekasihnya disana.
" ini bagus tania, kapan kau mencetaknya " jawab naima.
"semalam, dan ini di cetak bukan disini. melainkan di Landon. kau tau, Jack ingin mengundang beberapa keluarga yang dari desa ke Landon untuk acara pernikahan kami" ucap tania bahagia melihat surat undangan itu.
naima menatap tania yang begitu bahagia.
" apa kau bahagia tania" ucap naima saat melihat tania tidak pernah sebahagia itu.
" iyah naima, aku sungguh bahagia. dulu aku pikir Jack bukan pria baik, dia mendekati pasti ada hal yang tertentu. tapi setelah Jack mengajakku ke rumah orangtuanya dan bertemu keluarganya. aku jadi sadar bahwa Jack bukan lelaki seperti itu. " jawab tania sangat bangga pada kekasihnya itu.

naima menatap tania dengan tersenyum, lalu pikirannya langsung teringat pada randy sosok pria yang begitu baik padanya dulu. dan sangat menjaganya, naima selalu menunggu kedatangan rendy waktu di desa, tapi mungkin rendy sudah lupa padanya dan sudah memiliki wanita yang lebih baik dan cantik di kota.
..
sean yang berada di Australia, mengurus perusahaan yang ada disana. memilih menatap tinggal disana untuk beberapa bulan supaya melupakan naima dari pikirannya.

sean yang baru selesai mengurus pekerjaannya, memilih untuk tidak pulang ke apartemen.
dia berdiri menatap luar dari jendela. sekarang pikirannya sudah kosong dan hanya di habiskan untuk pekerjaannya saja.
sekarang banyak perusahaan luar yang mau bergabung dengan perusahaan sean yang bernama 'corporate crown' yang artinya mahkota perusahaan.
sebelum melangkah pergi dari perusahaannya, sean tidak sengaja menemukan sebuah kalung liontin yang terjatuh dari saku jasnya.
sean mengambil kalung itu dan menatapnya, seingatnya dia tidak memiliki kalung liontin milik wanita. lalu kenapa tiba tiba berada di saku jasnya.
tidak ingin ambil pusing, sean meletakkan kalung itu kedalam laci ruangannya dan segera pulang ke apartemen nya.
..
Naima yang sedang membereskan pakaian tiba tiba teringat dengan kalung liontin yang pernah ayahnya berikan kepadanya waktu umurnya 15 tahun, sebagai kado ulang tahunnya.
"ya tuhan dimana kalung itu, aku menaruhnya dimana" panik naima saat tidak menemukan kalung itu.
naima terus mencari, lalu dia ingat kalau kalung itu pernah ia pakai waktu terjadinya tragedi hilangnya kesuciannya.
naima terduduk di tepi kasurnya. naima ingat kalung itu tidak sengaja ia masukan ke dalam jas sean. sebelum sean pergi meninggalkannya. naima pikir waktu itu bisa mengambilnya lagi. tapi sean sudah terlanjur pergi setelah menuntaskan hasratnya. naima juga waktu itu tidak terlalu ingat pada kalungnya di jas sean. jadi dia tidak mencegah sean untuk pergi.
Sean yang sudah sampai di apartemennya. segera menjatuhkan dirinya di tempat tidurnya..
lelah dengan semua, sean memutus untuk mandi supaya pikirannya rileks.
setelah mandi, sean yang masih menggunakan handuk setengah pinggang. keluar ketika bel apartemen nya berbunyi.
sean membuka pintu apartemennya, dan seorang wanita dengan berpakaian sexy masuk ke apartemennya.
Claudia, matan pacar sean dulu.
sean menatap datar ke arah Claudia, namun Claudia tidak peduli dengan tatap datar dari sean.
"Hai baby, how are you" ucap Claudia sambil menatap genit sean di hadapannya.
sean membuang wajahnya, dan menghembus napasnya. melihat itu, claudia berdiri mendekat arah sean dan memegang pundaknya. namun sean langsung menghempas tangan claudia.
"stop and out claudia!" marah sean pada claudia, sampai wajahnya memerah.
claudia diam tapi dia tidak akan berhenti sebelum balikan pada sean
"why baby, why? " jawab claudia sambil menunjukkan wajah sok sedihnya pada sean.
sean menatap tajam claudia, dan menarik tangannya. tapi claudia tetap kekeh tidak ingin pergi dan akhirnya terjadi drama yang di buat oleh claudia. dia dengan sengaja menjatuhkan vans bunga yang ada di sebelahnya dan mengambil pecahan kaca itu laku mengarahkannya ke lehernya. hal itu membuat sean berhenti.
~