NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Lemah

Bukan Wanita Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: na4vR

Maura, seorang gadis yang terpaksa harus menikah dengan seorang pengusaha muda yang ternyata adalah bos tempat dimana dia mencari nafkah.
semua berawal dari minuman, Maura yang saat itu sedang memergoki ke kasihnya sedang berselingkuh dan bercinta dengan sahabatnya sendiri sungguh sangat frustasi dan memutuskan untuk pergi ke club dan meminum alkohol di sana.
tetapi sayangnya itu justru membawa pengaruh buruk untuknya, akibat mabuk dia salah masuk apartemen.
Bukannya melakukan hubungan terlarang, Maura justru menghajar pria tersebut hingga dia berakhir di penjara.
untuk bisa keluar dari sel tahanan tersebut, Jo memberikan syarat, yaitu harus menjadi kekasih sekaligus calon istri penggantinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon na4vR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part. 21

"Arggghh!!" Joe menyugar rambutnya ke belakang, ia benar-benar kecewa pada Luna kekasihnya.

Terlihat di layar ponselnya nama Luna terpampang menghubunginya, tapi sayangnya. Joe sama sekali tidak berniat mengangkat panggilan tersebut.

Ia memilih untuk melanjutkan pekerjaannya, Joe memeriksa berkas yang tadi diberikan Frans padanya. Bagaimana pun ia harus bersikap profesional, tidak boleh membawa masalah pribadinya ke kantor.

Tak terasa Joe sudah menghabiskan waktu beberapa jam mengerjakan semua berkas-berkas kantornya.

Saat sedang serius membaca berkas yang ada dihadapannya, tetiba ada seorang wanita masuk ke dalam ruangannya. Mendengar suara ketukan heels, Joe langsung melihat siapa yang sudah lancang masuk ke dalam ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

"Mommy!!"seru Joe.

Adistya melemparkan senyum tipis saat melihat putera nya terkejut, wanita itu kemudian melangkah dengan santainya ke arah sofa dan mendaratkan bokongnya di salah satu sofa.

"Mommy, ada apa datang ke kantorku?" tanya Joe, tidak bisa di pungkiri. Dirinya memang sangat terkejut mendapati keberadaan ibunya, padahal sangat jarang Adistya mau datang ke kantonya.

Adistya menarik sudut bibirnya, menciptakan senyum yang sangat manis.

"Ngga ada apa-apa sebenarnya, cuma ingin mampir saja mau ketemu calon menantu Mommy."

Joe seketika meringis mendengar penuturan ibunya yang sangat ringan mengatakan calon menantu. Ingin menikahi Maura saja ngga ada dalam pikirannya sama sekali.

"Ya ampun, Mom!! Maura sedang banyak pekerjaan."

"Idiih, Maura itu calon istri kamu!! Ngapain harus sibuk kerja."prores Adistya.

"Mom..!!"

"Iya, iya.. Mommy cuma mau undang kalian berdua makan malam nanti di rumah, biar bisa kenal lebih jauh dengan Maura."

"Hah?!"kaget Joe, saat mendengar permintaan ibunya. Mengajak ia dan Maura makan malam. Kalau hanya dia sendiri ngga jadi masalah tapi yang jadi masalah, datang bersama Maura! Ah, dirinya sudah tidak mau lagi berurusan dengan gadis stres itu lagi.

"Iya, kenapa? Ada yang salah? Kamu ngga mau bawa Maura lagi di hadapan kami?

Detik itu juga Joe bungkam, ia bingung memikirkan alasan apa yang bisa dirinya berikan agar Maura tidak perlu datang.

"Maura, ya? Kayaknya dia ngga bisa deh... Ma,"cicit Joe.

"Kenapa ngga bisa? Kamu udah nanyain sama Maura? Masa dia ngga bisa sih, hanya sebentar saja? memang sesibuk apa sih?"

Adistya terus saja melontarkan deretan pertanyaan, membuat Joe semakin bingung harus jawab apa.

"Maura? Dia ngga bisa, soalny..hmm dia lagi.."

Belum Joe menyelesaikan ucapannya, terdengar suara ketukan dari luar pintu ruangannya. Lalu muncullah seorang gadis yang sedang jadi topik pembicaraan mereka.

Sementara Maura masih menundukkan wajahnya, sibuk merapikan dokumen - dokumen yang ada di tangannya. Ia masih belum menyadari kehadiran Adistya.

"Bapak bos yang terhormat, ini semua laporan akhir bulan yang Bapak Bos minta!! Next jangan gini lagi Bos, jangan karena dendam Bos jadi kasih saya kerjaan yang lumayan banyak..sampe saya harus melewatkan makan siang, saya ini manusia bukan robot!!" protes Maura.

Maura terus saja mengoceh sambil merapikan berkas-berkas tersebut.

Begitu mendongakkan kepalanya, Maura terkejut bukan main melihat sosok wanita paruh baya yang sangat ia kenali tengah berdiri di samping Joe.

Hampir saja berkas yang ada di tangannya terlempar saking kagetnya.

"Mommy.."

"Memang nya kenapa Joe marah sama kamu? Sampai kamu di kasih kerjaan banyak begitu?"tunjuk Adistya pada berkas yang Maura pegang.

Pertanyaan yang di lontarkan Adistya membuat Maura kelabakan sendiri, namun sebisa mungkin gadis itu bersikap tenang.

"Tadi pagi itu..mmm tadi pagi Joe minta di kiss, tapi aku nya ngga mau.. Mom."

Entah apa yang ada di pikiran Maura sehingga kalimat itu keluar begitu saja dari mulutnya.

Joe yang mendengarnya sontak membelalak, kenapa gadis itu malah memfitnahnya? apa tadi, minta di cium? Yang benar saja!! Jika di suruh memilih pun, ia lebih memilih mencium boneka saja dari pada harus mencium Maura.

Adistya menatap putranya penuh tatapan yang sangat sulit di artikan.

"Kamu kenapa jadi orang gak sabaran banget? Masa masih pacaran aja, udah minta cium? Kalau kamu memang udah gak sabar!! Ya udah nikahin aja, Maura."

Adistya menyemprot putranya, membuat Maura maupun Joe dibuat terperangah.

"Pokoknya Mommy ngga mau tau ya!! Mommy ngga mau kalau kalian sampai kebablasan nantinya, jadi bagaimana kalau kita percepat saja pernikahan kalian?"

"Hah.. " ucap Joe dan Maura bersamaan.

1
Retno Palupi
paling Luna dah punya pacar lagi
Ig:@Na4vR27: kita tggu cerita berikutnya ya kaa🤗
total 1 replies
Retno Palupi
sayang kuenya 🤭
Ig:@Na4vR27: hahaha iya lagi🙏😍
kaka tx udh mampir😍 smoga suka ia kaa🤗😍
total 1 replies
mama Al
hai aku mampir
Ig:@Na4vR27: tx kaka😍 semoga syukaa😍🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!