NovelToon NovelToon
Chaos Divine Body: Takdir Yang Tak Terkalahkan

Chaos Divine Body: Takdir Yang Tak Terkalahkan

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Sistem / Tamat
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: WANA SEBAYA

Di hadapan Kekacauan, Langit pun harus tunduk. Di hadapanku, takdir hanyalah sebutir debu."

​Ye Xuan terlahir kembali di Benua Langit Abadi dengan identitas yang memilukan. Meski menyandang nama klan besar, ia dianggap sebagai "sampah" tanpa bakat kultivasi. Puncaknya, di atas Altar Pedang, tunangannya—sang Dewi jenius—memutuskan pertunangan mereka dengan penuh penghinaan, sementara sektenya sendiri mencoba menghapus meridiannya dan mengusir dirinya beserta adiknya yang tercinta, Ye Ling'er.

​Namun, di saat keputusasaan mencapai puncaknya, sebuah suara mekanis kuno bergema di jiwanya:

[Ding! Sistem Tubuh Suci Kekacauan Diaktifkan!]

​Seketika, Tulang Kekacauan Bawaan terbangun, memberikan kekuatan fisik yang mampu menghancurkan gunung! Mata Ilahi Kekacauan terbuka, menembus segala ilusi dan hukum alam! Dengan Kuali Semua Hukum, kecepatan kultivasinya menjadi tak terbatas, melampaui para dewa yang telah berlatih selama ribuan tahun.

​Kini, Ye Xuan bangkit bukan hanya untuk membalas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WANA SEBAYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23: LABIRIN NAGA DAN PENJAGA ABADI

​Ye Xuan menuruni tangga spiral yang terbuat dari tulang rusuk raksasa. Semakin dalam ia melangkah, suhu udara semakin meningkat, dan tekanan gravitasi mulai terasa seperti beban ribuan ton yang menekan bahunya.

​[Ding! Memasuki Zona Bahaya: Labirin Jantung Naga.]

[Peringatan: Qi Bumi di sini sangat tidak stabil. Penggunaan teknik terbang dilarang kecuali Inang ingin diledakkan oleh tekanan udara!]

[Saran Sistem: Gunakan 'Tubuh Kaisar Kekacauan' untuk menyerap tekanan ini dan mengubahnya menjadi energi penguat otot.]

​Ye Xuan menarik napas dalam, membiarkan energi panas bumi masuk ke dalam pori-porinya. Rasa sakitnya seperti ditusuk jutaan jarum, namun ia terus melangkah. Di belakangnya, Mo Ran mengikuti dengan susah payah, wajahnya memerah karena menahan tekanan.

​"Xuan'er, hati-hati," bisik Mo Ran. "Legenda mengatakan naga yang membentuk kota ini tidak benar-benar mati; jiwanya terikat pada jantungnya untuk menjaga kedamaian wilayah utara."

​Tiba-tiba, langkah mereka terhenti. Lorong di depan mereka terbuka menjadi sebuah aula bundar yang sangat luas. Di tengahnya, sebuah bongkahan kristal merah raksasa berdenyut seperti jantung yang hidup—Jantung Naga Bumi. Namun, yang mengerikan adalah sosok yang melingkari kristal tersebut.

​Seekor naga setinggi sepuluh meter, yang seluruh tubuhnya hanya terdiri dari tulang belulang putih mengkilap, perlahan membuka rongga matanya yang kosong. Cahaya biru api muncul di sana.

​[Ding! Deteksi Target: Naga Tulang Kuno (Jiwa Sisa).]

[Tingkat Kekuatan: Setara dengan Spirit Severing Tahap Menengah!]

[Catatan Sistem: Naga ini tidak memiliki daging, sehingga serangan fisik biasa hanya akan memberikan kerusakan 20%. Inang perlu menyerang langsung ke arah 'Api Jiwa' di kepalanya.]

​"Siapa... yang berani... mengusik ketenanganku?" suara naga itu bergema langsung di dalam pikiran Ye Xuan, berat dan penuh dengan kelelahan ribuan tahun.

​Ye Xuan melangkah maju, Pedang Penghancur Surga mulai bergetar penuh semangat. "Aku butuh jantungmu untuk menghancurkan Klan Su. Berikan padaku, dan aku berjanji akan membebaskan jiwamu dari belenggu tulang ini."

​"Sombong! Manusia kecil yang membawa bau Kekacauan... tunjukkan padaku kelayakanmu!"

​ROAAAARRRR!

​Naga tulang itu menghentakkan ekornya ke lantai, menciptakan gempa yang meruntuhkan langit-langit aula. Ia membuka rahangnya, melepaskan hembusan Napas Kematian—asap kelabu yang bisa membusukkan apa pun yang disentuhnya.

​"Langkah Bayangan Kekacauan!"

​Ye Xuan melesat, meninggalkan bayangan ungu yang langsung membusuk terkena napas naga. Ia muncul di atas punggung naga tersebut, menghantamkan pedangnya yang masih terbungkus kain.

​BANG!

​Benturan itu menciptakan gelombang kejut, namun tulang naga itu bahkan tidak retak. Sebaliknya, naga itu mengibaskan sayap tulangnya yang tajam, melempar Ye Xuan hingga menabrak dinding kristal.

​"Uhuk!" Ye Xuan memuntahkan sedikit darah. "Sistem, dia terlalu keras. Aku tidak bisa menahan kekuatanku lagi."

​[Ding! Izin Diberikan. Membuka Segel Pedang Penghancur Surga: 40%!]

​Ye Xuan berdiri perlahan. Ia merobek kain pembungkus pedangnya sepenuhnya. Bilah hitam itu kini memancarkan cahaya ungu yang sangat pekat, dan aura naga di sekitar pedang tersebut mulai mengaum, menandingi raungan sang Naga Tulang.

​"Tebasan Keempat: Pemisah Langit dan Bumi!"

​Ye Xuan melompat, kali ini gerakannya tidak bisa diikuti oleh mata. Ia mengayunkan pedangnya secara vertikal dari jarak jauh. Sebuah garis ungu tipis membelah aula, memotong aliran Qi bumi di tempat itu.

​Naga Tulang itu mencoba menangkis dengan cakar besarnya, namun cakarnya terpotong seperti mentega. Garis ungu itu terus melaju, menghantam tengkorak naga tepat di antara kedua matanya.

​KRAAAKKK!

​Api biru di mata naga itu bergetar hebat. "Pedang ini... kau adalah... penerus Sang Kaisar...?"

​Naga itu tidak menyerang lagi. Ia terdiam, menatap Ye Xuan dengan pandangan yang sulit diartikan. "Jika benar kau adalah dia... ambillah. Jantung ini hanyalah penjara bagiku. Tapi ingat, Ye Xuan... Klan Su hanyalah bidak. Ada sesuatu yang jauh lebih gelap yang menunggumu di pusat Alam Surgawi."

​Tubuh naga itu perlahan runtuh menjadi debu putih, menyisakan Jantung Naga Bumi yang kini bersinar terang, siap untuk diambil.

​Ye Xuan mendekati jantung itu dan menyentuhnya. Seketika, aliran energi bumi yang sangat masif mengalir ke dalam tubuhnya, mendorong kultivasinya hingga ke puncak Spirit Severing Tahap Awal dalam hitungan detik.

​[Ding! Misi Berhasil!]

[Mendapatkan: Jantung Naga Bumi.]

[Peningkatan Tersembunyi: Tubuh Inang kini memiliki resistensi terhadap serangan elemen Tanah dan Kematian.]

​"Ayo, Mo Ran," kata Ye Xuan sambil memegang kristal merah itu. "Waktunya memenuhi janji pada Grandmaster Yin. Kita punya pasukan yang harus dibentuk."

​Namun, saat mereka berbalik untuk pergi, sebuah tepuk tangan bergema dari pintu masuk aula.

​"Luar biasa, Ye Xuan. Aku tidak menyangka kau akan membunuh hewan peliharaan leluhurku secepat itu."

​Sesosok pemuda dengan jubah emas dan aura matahari berdiri di sana, dikelilingi oleh pasukan elit. Ia adalah Su Tian, putra mahkota Klan Su dan orang yang dianggap sebagai jenius nomor satu di Alam Surgawi.

​"Terima kasih telah membukakan jalan bagiku," Su Tian tersenyum dingin. "Sekarang, serahkan jantung itu, dan mungkin aku akan membiarkan mayat ibumu tetap utuh."

1
Ardi Rahmad
keren banget
Ardi Rahmad
keren
Didi h Suawa
baik fiktifnya,,🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!