NovelToon NovelToon
Cintai Aku Suamiku

Cintai Aku Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Titin

Ica gadis beruasia 21 tahun ,tak pernah menyangka akan menikah dengan Sakha lelaki 26 tahun .

lelaki idaman wanita dari segi paras dan harta, kini menjadi suami yang terpaksa di nikahinya setelah kejadian malam itu .

Pernikahan yang harus nya bahagia malah menjadi petaka bagi Ica .

Demi nama baik keluarga Ica harus tetap bertahan disisi suami nya, yang super dingin bak balok es di kutub utara itu , bertahan dari perlakuan kasar bahkan perselingkuhan suami nya.

Hingga suatu saat Sakha menyadari daya tarik istri nya, dan diam - diam mulai jatuh cinta , tapi sayang nya pada saat itu hati istrinya mulai goyah .

sakha makin kelabakan , mengetahui ternyata daya tarik istri nya tak hanya membuat dia jatuh cinta .

Ada pria lain yang berharap Sakha melepas kan Ica , pria yg menjadi sandaran ketika Ica membutuhkan nya .

Sakha benar -benar harus berjuang mempertahan kan rumah tangga yang sudah dia runtuhkan sendiri .

berjuang menumbuh kan cinta istri nya yg sedikit -demi sedikit hampir memudar karena ulah nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

# malam pertama yg sempat tertunda

sejak kepindahan pak sugito dan bik parmi , ica jdi memiliki teman buat ngobrol , pekerjaan rumah otomatis tak lgi dia lakukan , apa lgi sakha menambah satu orang lgi untuk membantu bik parmi yaitu bik sugi

ica membantu mbok parmi dan buk sugi di dapur , kedua wanita yg baru dua hari bekerja di rumah ica , merasa sedikit canggung

" biar kami aja buk yg ngerjain, ini kan tugas kami" ujar bik parmi

" gk apa bik , aku juga bosen gk ada yg dikerjain "

" ibuk kan bisa nonton tv , atau main hp " ujar bik sugi yg usianya lebih muda dari bik parmi

" heemm , udah gk apa - apa bik , anggap aja aku lgi belajar masak .."

" ya udah buk kalau gitu " ujar bik parmi akhirnya

kedua art ica yg semula canggung dengan majikan nya , kini sudah merasa akrab .

sikap ica yg ramah membuat mereka akhirnya tak merasa canggung

" ibuk ini nasip ny baik ya ..." gumam mbok sugi di selah kegiatan nya mencuci ikan

ica mengerutkan alisnya mendengar gumaman bi sugi

" baik gimna bik..??"

" ya gosip nya ibuk cuma tamat sma toh..." ujar bik sugi lgi

" hus..!! jangan sembarang nyemlos sampean..!!" ujar bik parmi memperingatkan

" gk apa bik ..trus bik sugi..." ica sedikit penasaran dengan kalimat gosip nya bik sugi

bik sugi sedikit ragu meneruskan celoteh nya , tpi ica mengganguk meyakin kan

" ya , ibuk kan cuma tamatan SMA , tpi dapet suami lumayan banget kan, bapak itu ganteng , kaya , keliatan nya baik lgi.."

" begitu ya menurut bibik..?"

" bukan saya aja buk, semua orang.." sahut bik sugi

" lah , saya punya kenalan, anak nya cantik, kuliahan , lah intok bojo kok yo ra kerjo.." ujar bik sugi sewot dengan sedikit bercampur bahasa daerah

ica tegelak bahaya bik sugi ini ,hobi gosip nya luar biasa batin ica

" gk kerja ,kalau punya warisan bnyak kan gk apa bik " canda ica menangapi gosip bik sugi

" ya , mendeng kalok gitu , lah ini engakk kok... " dengus nya kesal , ica tersenyum geli

" nasipe uwong iku ra podo gik..." ujar bik parmi menimpali

" lah iyo, memang .." sahut bik sugi lgi

" apa pun jalan hidup kita , jalani aja dan di sukuri bik " ujar ica menambah kan

" betul itu buk, lah contoh nya saya , tiap hari menjalani dan selalu bersukur , walaupun dari muda sampek tua perannya cuma jadi babu.." ujar nya sedih

" bersukur masih bisa kerja walaupun dadi babu gik, ada orang yg dari lahir sampek mati ,malah hidup nya di urus babu karena lumpuh , piee...? mileh seng endi... awak mu..??? , di urus babu opo dadi babu..???" tanya bik parmi seraya menatap bik sugik

"iiihhh amit - amit , mendeng dadi babu , aku..." ujar nya begidik

" la.. iyo kan..? , jdi jangan merasa tak beruntung dengan nasip kita , di dunua ini masih banyak orang yg lebih buruk nasip nya , tpi mereka iklas menjalani " nesehat bik parmi yg disambut oleh angukan kecil bik sugi

ica tersenyum kecil , senang rasanya ada teman cerita di rumah ini , walau hanya berbagi cerita sederhana ,sudah lama dia menjadi penunggu satu -satu nya rumah ini di siang hari

menjelang makan siang sakha pulang kerumah

dirumah ada sosok yg membuat nya selalu merindukan rumah , sosok istri yg sudah beberapa bulan ini dia nikahi

" bik... di mna ica.." tanya sakha ketika berpapasan dengan bik parmi di ruang tengah

" blum lama baru masuk kamar pak , mungkin masih di kamar ..."

" trima kasih bik.."

sakha pun berlalu menuju kamar , sakha perlahan membuka pintu kamar yg tidak terkunci

tak terlihat sosok ica di kamar , sakha hendak berbalik keluar kamar , ketika suara gemercik air terdengar dari dalam kamar mandi

sakha memposisikan tubuh nya setengah terbaring di tempat tidur menunggu ica yg sedang mandi, cukup lama sakha menunggu tpi ica masih belum keluar dari kamar mandi

sakha meraih novel di atas meja dan mulai membaca nya , baru dua bait kalimat yg dia baca , ketika pintu kamar mandi terbuka

tampak ica keluar dari dalam hanya dengan berbalut handuk berwarna putih , di atas kepalanya juga bertengger handuk kecil yg membalut rambut nya yg basah

ica yg tergesa - gesa tak menyadari keberadaan sakha di kamar itu

" apa yg kau lakukan di kamar mandi begitu lama " tegur sakha yg sontak mengagetkan ica

menyadari tubuh nya hanya berbalut handuk yg begitu minim ,dia berusaha menutupi tubuh nya dengan kedua tangan ny

" mas masuk kamar kok gk bilang- bilang sih .." protes ica

sakha terkekeh pelan , lalu beringsut turun dari tempat tidur , menghampiri ica yg tampak mulai gugup

" bilang sama siapa..? ini kamar ku , kamu lupa.." ujar sakha seraya menatap setiap jengkal tubuh mulus ica

sakha terus mendekat sementara ica mundur perlahan , langkah nya terhenti ketika tubuh nya menyentuh tembok kamar

sakha tersenyum nakal , dia terus mendekat hingga tubuh nya sedikit menghimpit ica , sakha mempelkan kedua tangan nya di dinding kamar

" mas..aku.." ujar ica gugup ketika wajah sakha mulai mendekat

" heemm" sahut sakha dengan gumaman

" aku ..pakai baju dulu.." ujar ica lirih dan nyaris tak terdengar , sebab bersamaan dengan itu sakha melabuhkan ci***an di leher jenjang ica

sakha tak menyahut dia tetap melanjutkan aktipitas nya ,kini kedua tangan nya mulai menyentuh kulit mulus ica

"mas .." bisik ica dengan napas sedikit memburu , perlakuan sakha mulai memancing gairah nya

tangan sakha bergerak menyentuh simpul handuk berniat membuka nya , namun tangan ica menahan nya dengan kuat

sakha melepaskan ciuman nya menatap ica tak senang , gairah nya tak mampu dia kendalikan lgi, tubuh mulus yg hanya memakai handuk itu sungguh ingin ia kuasai nya saat ini juga

ica menggeleng lembut dengan wajah sedikit memelas, berusaha memberi jawaban atas tatapan sakha

melihat wajah ica membuat gairah nya berangsur menghilang , sakha sadar menghadapi ica harus sedikit sabar

sakha melonggarkan pelukan nya , di tatap nya wajah ica dengan kasih sayang , lalu mengecup kening ica lembut

" pakai lah baju mu , aku juga mau mandi.." ujar sakha berlalu menuju kamar mandi

ica masih mematung di tempatnya beberapa saat , dadanya masih saja berdetak kencang , ada sedikit rasa bersalah di benak ica , karena telah berulang kali menolak suaminya

ica memakai bajunya dengan pikiran yg masih sama , rasa bersalah terhadap sakha , sakha bisa saja memaksanya melakukan hubungan itu, dan memang hak nya mendapat pelayanan lahir dan batin dari ica

ica menatap tak berkedip tubuh sakha yg keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk sebatas pinggang

sementara dada nya yg bidang dengan otot yg mirip roti sobek , terpampang nyata tanpa tertutup sehelai benang

ica menelan ludah , desiran halus menyentak didada nya

" ambilkan bajuku di lemari ca.." ujar sakha seraya meneringkan rambut dengan handuk kecil

" iya ..mas .." ujar ica yg sedikit gugup

" baju apa ini mas ??"

" kaos oblong aja dengan celana pendek "

" lo emnang nya mas gk ngantor??"

" gk ca.."

ica memberikan baju kaos putih dan celana pendek bermotolip dengan bahan kan

sakha menerima nya , lalu mulah memakai nya di hadapan ica , sakha memakai dalaman tanpa melepas handuk nya

melihat itu seketika ica memejamkan matanya

sakha tersenyum kecil , dia sudah selesai memakai baju , ica masih saja menutup matanya

" buka lah matamu , aku sudah selesai" ujar sakha

ica membuka mata nya , terdengar helaan napas lega dari mulut nya

sakha mendekati ica yg masih duduk di atas ranjang , ikut duduk di samping ica

" memang bener di kantor gk ada kerjaan mas..?"

sakha menatap ica yg juga sedang menatap nya

" kenapa..?? kau tidak suka aku berada dirumah..??"

"bukan mas... aku cuma nanya , biasa nya kan mas selalu sibuk "

"sebenar nya hari ini aku ada miting dengan selena , tpi sudah aku wakilkan rudy.."

"knapa kok di wakilkan mas..? "

sakha menghela napas pelan di tatap nya wajah ica dalam

" kamu kan tau ca..selena wanita yg suka bersikap semaunya , dia tidak perduli dengan pendapat orang , kejadian kemarin cukup jdi pelajaran , aku tidak mau membuat istriku yg cantik ini kembali salah paham " ujar sakah dengan tatapan mengoda

"apaan sih.." ujar ica

ica memalingkan wajah nya seraya tersenyum mencibir

" harus nya kamu senang , aku menolak bertemu wanita se seksi selena demi kamu .." sakha mengerakkan tangan nya membentuk biola saat menyebut kata seksi untuk selena

" harus nya mas pergi saja dengan si seksi gk usah mikir aku.." ujar ica sedikit sewot

sakha tersenyum , entah kenapa sakha selalu merasa senang melihat ica cemburu

" aku rasa masih belum terlambat , sebentar aku tlpon rudy dulu untuk memastikan " ujar sakha berlagak serius

wajah ica tampak kecewa

" aku lapar mau makan dulu " ujar ica terdengar ketus , seraya bangkit berdiri

tpi sakha menangkap tangan ica , hingga langkah ica tertahan , lalu menarik tubuh ica keatas pangkuan nya

ica kaget dengan gerakan sakha yg tiba- tiba

" mas .." protes ica , seraya berusa menjau dari pangkuan sakha

tpi kedua rangan kokoh sakha memeluk nya erat , ica benar - benar tak dapat bergerak , dia pun pasarah dengan perlakuan sakha

sakha menatap ica dengan senyum tersungging di bibir seksi nya

" aku rasa kamu terlihat lebih seksi dari selena .." ujar skaha seraya menyelusuri setiap jengkal tubuh ica dengan mata genit nya

melihat tatapan sakha ica begidik sendiri ,dia meronta berusaga melepaskan diri

" aa..aku mau makan mas..." ujar ica gugup , sakha terkekeh pelan

" baik lah ... aku juga lapar.." ujar sakha mencium ubun- ubun ica lembut, seraya melepaskan ica dari pangkuan nya

ica merasa ada yg hangat mengaliri relung hati nya , membuat jantung nya berpacu dua kali lipat dari biasa nya

" ayolah .. jangan sampai aku berubah pikiran memakan mu , bukan makan nasi..." ujar sakha

mendengar itu ica pun bergegas menyusul sakha keruang makan

sakha benar - benar menghabiskan waktu bersama ica seharian , sehabis makan siang, suami istri itu menghabis kan waktu di gajebo taman belakang .

ica membaca sebuah novel, sementara sakha berkutat dengan leptop nya.

setelah makan malam, sakha mengajak ica keruang kerjanya di lantai dua rumah ini.

" ngapain kita di sini mas,..."

" nonton film "

" diruang kerja mu ..?"

" tepatnya disini ..." ujar sakha seraya menggeser lemari buku di sebelah meja kerja nya.

tampak sebuah ruangan dibalik lemari yg tergeser .

ica berdecak kagum , ruangan yg terlihat begitu nyaman , menurut penilayan ica ruangan ini sangat cocok untuk menenangkan diri dikala suasana hati sedang tidak baik

" tempat apa ini mas..??" tanya ica penasaran

"tempat penyimpanan berkas - berkas penting , sekaligus tempat favorit ku

" kamu mau nonton film apa ca ..?" tanya sakha mulai menghidupkan proyektor mini yg tersambung ke hp dengan layar lebar 100 inc

" drakor aj mas lebih seru.." ujar ica penuh semangat

" apa itu drakor..??"

" drama korea mas.."

" haruskah kamu nonton drama korea dangan suamimu ca , apa tidak lebih baik kita nonton film dewasa, setidak nya kamu bisa belajar dari adegan nya.." ujar sakha seraya mendekatkan wajah nya kewajah ica

" mas aj nonton sendiri sana ..." ujar ica sewot lalu mendorong tubuh sakha .

" sini ..!" sakha menarik ica duduk di sopa yg cukup besar dari ukuran normal

sakha mulai memilih film dari aplikasi di hp, mulai memutar nya

sakha benar benar memutar darama korea , sesuai keinginan ica , membuat ica tampak senang.

00drama korea berdurasi satu jam delapan puluh lima menit itu itu memutar beberapa adegan

ica sedikit baper saat menonton adegan romantis di layar lebar , tanpa sadar ica menyandarkan tubuhnya pada tubuh kekar milik sakha

sakha yg juga tanpa sadar ikut hanyut menikmati alur cerita , ikutan baper

sakha melingkar kan tangannya kepundak ica yg sudah menyandarkan kepalanya di pundak sakha

wangi sampo yg khas dari ica ,sedikit membuat darahnya berdesir , di tambah adegan roman pada layar lebar menambah bumbu penyedap pembangkit gairah nya

sakha tak mampu nenahan lgi , sakha menyentuh dagu ica , memalingkan kearah nya , wajah sakha mendekat perlahan, mencium bibir mungil milik ica

kali ini ica tak menolak , dia membalas ciuman sakha dengan hangat , hal ini tak di sia - siakan oleh sakha , tangan nya mulai berani menyentuh setiap jengkal kulit mulus istrinya

sekali lagi ica tak menolak perlakuan sakha ,ica sepertinya menikmati setiap sentuhan sakha , sakha benar -benar tak ingin kehilangan momen ini , dia melakukan lebih berani lgi

sakha sudah tak dapat menahan hasrat yg lama terpendam dan ingin menyalurkan nya saat ini juga tpi dia tak ingin memaksa istrinya , dia menatap ica meminta persetujuan istrinya , ica menganguk memberi isarat pada sakha .

sakha menggendong tubuh ica membawanya ketempat tidur yg terletak di samping sopa

sakha mencium kening istrinya berkali-kali sebelum melakukan aktifitas nya kembali , meminta hak kepada istrinya , sakha melakukan nya sangat hati - hati , bahkan berkali -kali gagal , dan ketika sakha berhasil melakukan nya , terdengar teriak tertahan dari bibir ica menahan sakit , sakha pun menuntaskan hasrat nya , hasrat yg lama menyiksa nya

sakha terkulai di atas tubuh ica setelah melakukan penyatuan tubuh mereka , ica merasakan hal yg sama

sakha menutup tubuh istrinya yg terkulai tak berdaya dengan selimut

malam ini ica benar - benar menjadi istri sesungguh nya bagi sakha , menunaikan kewajibanya sebagai istri

1
Sulati Cus
emosinya lumayan endingnya manis
apajalah
🍁🍂🌾🍃
Ilaika Vit
Konflik 🥰
Henrita Henrita
ada ya istri paling bodoh di muka bumi ini
3sna
masih bnyk typo
Selamet Turipno
INI CERITA SUAMI BODOH ISTRINYA DIKENTOT ORG DIA DIAM AJA
Woro Wardani
Luar biasa
Woro Wardani
lanjut Thor
Harita Ajun
Luar biasa
Yolandamalika 🌸🌺
serba salah jg jadi Ica.. Shaka juga ga tegas masa bikin Icha sakit hati mulu
Yolandamalika 🌸🌺
tinggalin aja laki modelan Shaka Cha 🤭
Yolandamalika 🌸🌺
gimana udah panas belum hatinya liat istri di ajak cowok lain pergi. Hem
Yolandamalika 🌸🌺
egois banget. dia boleh dekat cewek lain eh giliran istri ada yg deketin si Shaka malah ngamuk. parah parah /Facepalm/
Yolandamalika 🌸🌺
walah awas nanti kamu yg terpesona shakaa.
Yolandamalika 🌸🌺
kak author aku suka cerita mu.. buat cerita yg baru dong pleasee 😇🙏
Yolandamalika 🌸🌺
dasar gengsi yg di gedein.. awas aja nanti bucin.
Yolandamalika 🌸🌺
lagi butuh baik. coba kalo lagi ga butuh cuek minta ampun sama istri.
Yolandamalika 🌸🌺
baru mampir Thor. aku suka cerita mu 😇
Dewi Ink: Hallo ka, ijin sharing🙏 karya Novelku yang berjudul:
180 Hari Menjalani Wasiat Perjodohan.
Siapa tahu suka, terimakasih😊
total 1 replies
sherly
Sakha emang luar biasaaa
sherly
masa sih tp kok aku ngk yakin ya... maaf ya Sakha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!