NovelToon NovelToon
Silent

Silent

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri
Popularitas:301
Nilai: 5
Nama Author: SeinXD

" Kamu diam apa karna kamu sudah tau.???"

Smp Nusa Jaya menjadi sekolah pertama yang menghantar dito pada kehidupan supranatural nya, terkadang diam bukan selalu menjadi hal baik.

kejadian dan misteri sekolah perlahan lahan terungkap ketika sosok yang selama ini berdiam diri mulai menebarkan teror dan ganguan nya, hanya mereka yang terbiasa dengan kesunyian yang bisa tau siapa dirinya.

apakah yang terjadi di balik sekolah itu?? apa tujuan dan maksud dari teror mencekam itu??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SeinXD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teman pertama

" jika kamu diam maka kamu akan tau !!!"

......................

Hari ini dito tampak tidak begitu bersemangat untuk pergi ke sekolah, ia menarik nafas nya dengan kasar berkali-kali.

Sang nenek yang sedari tadi memperhatikan cucu nya hanya tersenyum, semenjak kedua orang tua nya menitipkan nya untuk tinggal di desa bersama nenek nya. Dito lebih memilih banyak diam

bukan karena ia tak menyukai untuk tinggal bersama nenek nya, namun kenapa orang tuanya menitipkan nya di sini tanpa penjelasan. kenapa kakak nya tidak ikut tinggal disini kenapa hanya dia yang di titipkan kepada sang nenek

Selama di desa ini dito tidak pernah keluar rumah, ia hanya akan keluar ketika membantu nenek bekerja di ladang. Sehingga ia tak mempunyai teman selama di desa ini, sang nenek mencoba memaklumi sifat cucunya yang pendiam ini.

" bekal yang nenek siapkan jangan lupa di bawa.!!"

Dito hanya menganggukkan kepala nya, ia berpamitan pada sang nenek dan berjalan ke sekolah dengan berjalan kaki karena jarak dari rumah nenek ke sekolah tidak begitu jauh.

Saat melewati berapa pohon besar yang masih tampak rindang, dito di kagetkan dengan sosok siswa laki-laki yang mengenangkan seragam yang sama dengan nya. anak itu melambaikan tangan kearah dito.

Ia kemudian berjalan mendekat, anak laki-laki itu tampak ramah terlihat dari ekspresi nya yang murah senyum.

" hallo, kamu anak baru ya di desa ini ??" ucap anak itu dengan ramah.

dito hanya menganggukkan kepalanya.

" kenalin aku franss!!"

" dito"

Mereka saling menjabat tangan, entah mengapa ada rasa aneh namun ya mungkin selama ini dia selalu menutup diri.

Mereka berangkat ke sekolah bersama, mereka terus berbicara sepanjang jalan meski yang selalu dominan berbicara adalah franss.

Dito merasa sosok frans ini ramah dan baik, anak nya sedikit bawel namun seru. Ia tipe anak yang mudah bergaul pasti memiliki banyak teman di sekolah

mereka berjalan menuju kelas nya masing-masing.

" dito nanti tunggu aku yah, aku mau sipan tas aku sebentar!!"

Frans berjalan sembari melambaikan tangan nya ke arah dito anak itu tak berhenti tersenyum pada nya.

Dito masuk ke kelas nya, kelas masih tampak sepi karna mungkin masih pagi. Siswa yang lain belum ada yang datang hanya dua siswa yang kemudian berjalan keluar kelas.

Dito duduk di bangku nya sembari menunggu kedatangan teman nya Frans, namun siswi aneh yang ia lihat sebelumnya hanya menghadap papan tulis sembari mencoret coret papan tulis seolah sedang menggambar sesuatu.

Dito memperhatikan siswi tersebut, seperti sebelumnya tidak ada yang berubah dari nya. muka datar dan tatapan kosong namun kali ini ia sedang melukis di papan tulis kelas

" apa yang sedang kamu buat.??" dito mencoba mengajak nya mengobrol namun sosok itu hanya diam saja.

ia terus bergerak menulis di depan, tidak ada suara hanya suara spidol yang bergerak di papan tulis.

Setelah selesai mengambar siswi tersebut lalu berjalan menuju meja nya, dito memperhatikan detail gembar didepan.

sosok perempuan mengenakan gaun, gambar itu tampak bagus tapi terlihat seolah-olah hidup. Ekspresi wajah lukisan itu jika di lihat tampak tidak nyaman tatapan matanya seolah seperti mengintimidasi siapapun yang melihatnya.

Dito merasakan merinding di sekujur tubuhnya, lagi-lagi hal begini yang ia temui padahal ini masih pagi.

" dito"

Frans muncul di balik pintu kelas, ia tersenyum dan melambaikan tangan nya. Untungnya ada frans yang mencairkan suasana sehingga ia bisa kabur dulu dari kelas nya dari pada duduk mematung di kelas ini.

Frans ingin masuk namun kemudian tertahan saat ia melihat siswi yang tanpa ekspresi itu, dito melihat perubahan dari raut wajah Frans. Ia segera menghampirinya dan mengajak frans keluar kelas.

" kamu juga merasakan dia aneh.??"

Namun Frans hanya diam saja, tidak ada lagi senyum ramah itu hanya muka datar tanpa ekspresi.

" kamu kenapa.??"

Frans seperti terlihat menarik nafas nya, kemudian ia menatap dito.

" tidak apa-apa, seperti nya kamu hanya perlu hati-hati!!"

Ucapan frans membuat dito mengkerut kan keningnya, apa maksudnya kenapa frans berkata seperti itu. Apa frans mengetahui sesuatu

" terkadang diam memang lebih baik namun juga bisa menjadi petaka bagi siapapun!!"

" kamu ngomong apa sih??"

" kamu memilih diam atau bersuara?? "

Dito menepuk bahu frans, anak itu kembali seperti semula dengan senyum ramah khas nya.

" ayo kita ke kantin, aku lapar"

mereka berjalan menuju ke arah Kantin sekolah nya, namun dito masih dengan perasaan aneh nya. Ia merasa di diri frans ada pribadi yang berbeda seperti kepribadian ganda

sosok nya yang tiba-tiba berubah seperti pribadi yang lain, namun ya sudahlah seperti nya memang hanya perasaan nya saja.

......................

Dito di minta untuk mengambil buku mapel di ruang guru dengan beberapa teman nya, mereka melewati ruang UKS.

tanpa sengaja dito melihat kedalam ruangan melalui jendela kaca, sosok yang ia lihat kemarin. ya sosok perempuan bergaun itu, ia kali ini hanya berdiri menghadap belakang sosok itu hanya diam tanpa pergerakan.

" dito apa ada apa.??"

teman yang bersama dito mengambil buku mapel itu merasa ada yang aneh dengan nya, kenapa ia hanya berdiri mematung di depan ruang uks itu.

" ngak papa kok"

Mereka kembali melanjutkan menuju kelas mereka, samar-samar dari bisikan kedua teman sekelasnya yang di depan ia mendengar sesuatu.

" eh kata kakak ku sekolah kita ini angker loh.!!"

" kamu jangan bicara sembarangan"

" aku ngomong fakta, dulu pernah kejadian menggemparkan di sekolah ini. Dan itu terjadi pada angkatan ke 3 "

" kalian kenapa bisik bisik." guru di depan seketika menegur dua murid yang sedang mengobrol itu

Dito yang mendengar percakapan mereka tadi merasa kalau sekolah ini memang tidak sesederhana yang terlihat, ada sesuatu yang di sembunyikan mengenai sekolah ini.

Namun kenapa nenek tidak pernah cerita tentang sekolahan ini, padahal jarak dan rumah nenek begitu dekat dan ngak mungkin jika warga desa tidak tau tentang kejadian menggemparkan itu karna sekolah ini hanya berada beberapa meter dari desa.

Atau mungkin bisa saja yang di omong kan siswa tadi hanya rumor belaka

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!