Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.
Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?
Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?
NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Minggu kelabu
"Eh Chik sedih ya jadi jomblo, mau malam mingguan gak ada yang ngajak" Ucap Nungky sambil berbaring dengan tangan menopang dagu, dia mengembuskan napasnya pelan dan mencomot keripik kentang dengan tangan yang satunya lagi.
Chika yang sedang asyik membaca Komik di sebelah Nungky hanya mengangguk pelan, dia seolah tidak tertarik dengan apa yang dikatakan Nungky, dia malah lebih memilih fokus membaca komik yang membuatnya terkikik geli.
"Aduh ampun kak Ky!" Pekik Chika saat Nungky menarik rambutnya dengan kasar."Apa sih Kak main narik rambut aku?" Ucapnya lagi menatap Nungky kesal.
"Lagian kamu sih aku ajak ngomong malah asyik baca komik" Ucap Nungky tak kalah kesal."Emangnya kamu gak sedih Chik malam Minggu gini diam terus di rumah, perasaan dari dulu hidup kita itu gak ada peningkatan ya Chik" Ucapnya lagi dengan sedih.
"Aku kan masih kecil Kak Ky belum boleh pacaran, yang gak ada kemajuan itu Kak kY udah kuliah juga masih aja jomblo" Ucap Chika dengan santainya melontarkan kata-kata penuh sindiran yang membuat seorang Nungky jadi makin sedih.
"Beda lah Chik, dulu aku ini jomblo gak laku nah kalau sekarang masih gak laku juga sih, tapi kan sekarang beda aku sudah punya banyak kenalan cowok, jadi gak kelihatan ngenes amat" Ucap Nungky sambil cengengesan.
"Sabar Kak Ky hidup itu memang berat" Ucap Chika sok bijak."Kenapa Kak Ky gak main sama teman-teman Kak Ky aja?" Ucapnya memberi saran.
"Mau main gimana Chik, Ran kan udah nikah pasti lagi sama suaminya bikin gituan, Veyya dia ngilang pas pulang kampus tadi gara-gara ada Mas Iyan lewat terus dia ngikut, gak tahu tuh bocah kemana gak ada kabarnya, sedangkan Gisuwa dia lagi pacaran sama tunangannya" cuma aku yang gak ada jadwal hari ini" Ucap Nungky menjelaskan dengan sedih.
Nungky mengambil dan menyalakan Hp miliknya, dia mendesah pelan saat tidak mendapat satupun notif pesan bahkan dari operator pulsa sekalipun, dia kembali menaruh Hp nya di atas kasur dengan kasar seolah tidak peduli dengan benda pipih tersebut, dia bingung dan merasa bosan biasanya ada Alvian, Regi dan juga Wahyu yang silih bergantian mengirimkannya pesan, sedangkan malam ini tidak satupun dari mereka yang mengirimkannya pesan.
"Mereka lagi ngapain ya, apa mereka semua sibuk malam mingguan?" Gumamnya pelan.
"Kak Ky gimana kalau kita bikin Video galau di IG kali aja Viral" Ucap Chika memberi ide dengan semangat.
"Males ah Chik, kamu gak ingat terakhir kita bikin Video yang like cuma dua orang yaitu aku sama kamu, lagian aku bingung deh Chik masa ya pengikutku cuma ada sepuluh orang doang dari dua tahun yang lalu gak pernah naik lagi, kayaknya ada yang bajak akunku deh Chik" Ucap Nungky mulai mengeluarkan pendapatnya.
Mendengar itu Chika tersenyum miris."Bukannya emang gak ada yang mau jadi pengikut kak Ky ya?" Tanyanya polos.
"Gak mungkin lah itu Chik, orang aku ini sudah jadi gadis cantik idola semua pria masa gak nambah terus pengikutnya, ada sih sekarang ada Bang Al, Bang Regi, Bang Wahyu sama Bang Arka, eh tapi Bang Arka udah lama menghilang gak ada kabarnya lagi!" Ucap Nungky menjelaskan.
"Ya sudah bikin videonya pake akun aku aja ya Kak Ky biar nanyak yang suka terus Viral deh" Ucap Chika sambil membuka akun sosial media miliknya itu.
"Emang yang jadi pengikut kamu berapa Chik, mana sini coba lihat aku yakin yang jadi pengikut kamu pasti cuma dua orang yaitu Aku sama Bang Awan!" Ucap Nungky dengan santainya merebut hp milik Chika."Astaghfirullah apa-apaan nih Chik, yang jadi pengikut kamu udah satu juta orang?" Pekiknya dengan wajah seolah tak percaya percaya saat melihat akun media milik Chika.
"Tepatnya 1.995.000 kak Ky bentar lagi mau jadi dua juta!" Ucap Chika sambil merebut Hp nya kembali dan mukai mengetikkan sesuatu di postingannya sambil menyertakan potret dirinya yang sedang tersenyum dengan sangat imut.
"Kami beli pengikut ya Chik makannya jadi banyak gitu?" Ucap Nungky menatap Chika dengan pandangan curiga.
"Gak lah kak Ky, ini asli bukan hasil begal atau beli, aku gak mungkin juga beli pengikut ngabisin uangku doang itu mah" Ucap Chika membela diri.
Tok
Tok
Tok
"Ky Nungky anak Mama yang paling cantik" Ucap Desi sambil melongokkan kepalanya sambil cengengesan menatap Nungky dan Chika.
"Apa Ma, kok tumben Mama baik sama aku?" Ucap Nungky curiga saat melihat ibunya yang terlihat sangat ramah malam ini.
"Dari dulu Mama juga baik kali Nung, apalagi kalau ada maunya" Ucap Desi sambil membuka pintu kamar Nungky dengan lebar."Bantuin Mama bikin kue yuk nak!" Ucapnya lagi mengajak anaknya dengan lembut.
"Gak mau ah Ma, ini kan malam Minggu masa aku bikin kue bareng Mama,suruh Chika aja sana aku mau nonton drama Korea" Ucap Nungky enggan untuk beranjak dari posisi nyamannya.
"Malam Minggu apaan Nung, udah jomblo banyak tingkah kamu ya Ky, ayo cepat bantuin Mama kalau gak Mama potong uang jajan kamu!" Ucap Desi mulai mengeluarkan ancamannya, kemudian dia menoleh menatap Chika dengan lembut."Chik bantuin Tante bikin kue mau kan nak? Nanti Tante kasih satu kuenya buat kamu" Ucapnya merayu yang membuat Chika langsung mengangguk setuju.
"Ayo Tan biar Chika bantuin!" Ucap Chika semangat sambil beranjak dari ranjang milik Nungky.
"Arghhh tolong Putri cantik aku disiksa?" Pekik Nungky saat Desi dan Chika menarik kakinya dengan tidak berprikemanusiaan.
"Yang bener ngaduknya Nung, itu adonannya masa meleber kemana-mana" Ucap Desi menatap Nungky kesal dengan tangan sibuk mengaduk coklat yang sedang dia cairkan di atas kompor
Nungky terus mengaduk adonan berisi tepung dan telur tersebut sambil menyeka keringat yang membasahi dahinya menggunakan tangan yang sudah belepotan dengan tepung."Ini juga udah bener Ma, ini kita mau bikin berapa kue sih adonannya banyak banget, kayak mau jualan aja" Ucapnya kesal.
"Cuman bikin sepuluh Nung gak cukup buat jualan, tapi kalau mau Mama bisa pikirin buat buka usaha kue kan lumayan duitnya" Ucap Desi sambil cengengesan.
"Betul Tuh nanti Chika jadi kasirnya ya Tante biar Chika yang ngurusin soal keuangan" Ucap Chika menyahut sambil terus menata kue kering yang sudah jadi ke dalam toples yang sudah disediakan.
"Ngomong aja kamu mau korupsi biar cepat kaya Kan Chik" Ucap Nungky curiga.
"Astaghfirullah kak Ky jangan nuduh sembarangan dong, Chika kan jujur gak pernah korupsi!" Ucao Chika membela diri sambil menampilkan mimik wajahnya yang sok polos.
"Iya jangan nuduh sembarangan Nung, Chika itu anak baik paling nilep doang!" Ucap Desi membela Chika yang justru membuat gadis kecil itu mengerucutkan bibirnya sebal, sedangkan Nungky sudah tertawa terbahak-bahak yang mengakibatkan Chika kesal dan melempar Nungky dengan kue kering yang dipegangnya.
"Alhamdulillah enak Chik kue-nya!" Ucap Nungky sambil memakan kue kering yang dilemparkan Chika dengan lahap."Oh iya Papa kemana sih Ma kok gak kelihatan?" Ucapnya lagi karena sejak keluar kamar gadis itu tidak melihat keberadaan ayah kandungnya.
"Papa tadi Mama suruh beli telur soalnya yang disini kurang, palingan bentar lagi juga pulang dia" Ucap Desi menjelaskan.
"Apa-apaan kalian, beraninya kalian datang ke rumahku!" Teriak seseorang dari arah luar yang mereka kenali sebagai suara Juno ayah Nungky.
Sontak ketiganya saling berpandangan dan langsung berlari menuju keluar rumah, disana terlihat Juno sedang berkacak pinggang sambil menatap tiga orang pria yang langsung tersenyum senang saat melihat Nungky.
"Hai Cantik malam mingguan yuk!" Ucap Ketiganya secara serempak.
______
Bingung Akutuh kenapa coba pada ngira aku ini cowok padahal udah jelas aku ini cewek, gak liat apa potoku udah cantik membahana🙄🙄
Ada yang mau komentar kalian aku jadiin favorit di novel ini gak? caranya cukup komentar yang bagus nanti aku jadiin komentar populer biar pas buka novel ini, komen pertama yang muncul adalah punyamu🤣🤣🤣
Jangan lupa like n komen ya Vote bagi yang mau 😍😍😍
Baca juga karya temanku ya!!!
Pacar Mafiaku karya Alusha Veyya
I Love you. Oom karya Kikan
World Secret karya Daru
Mampir jangan lupa!!!
Salam Gesrek
othor cantik Paripurna