Kekasih yang sangat dicintainya juga meninggal dunia menjelang pernikahan. Dan ahirnya dijodohkan dengan sepupu kekasihnya.
Gimana kisah hidup dan percintaan sigadis cantik, mungil ini?
simak ceritanya aja langsung ya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan keluarga 1
Sudah jangan sedih lagi ya... Nanti wajahmu jadi jelek" ucap Firman.
"Apa?" ucap Sofi cemberut.
"Hehehehe" Firman tertawa geli.
Two days later
"Hai Sof" asisten Bayu datang ke cafe untuk menyampaikan perintah Pakbosnya.
"Hai juga asisten Byu, ada apa datang sore-sore begini?"ucap Sofi sambil mempersilahkan duduk di rooftop.
"Aku cuma mau menyampaikan sesuatu dari kekasihmu yang lagi bucin itu" ucap Bayu geli.
"Apa? bucin hahaha?" batin Sofi.
"Bucan-bucin, bucan-bucin emangnya kamu tau bucin?" tanya Sofi.
"Taulah.... emangnya aku cowo apaan ihhh lebay deh ciyyn"ucap Bayu yang mlehoy gaya bencuang.
"Bisa-bisanya sibos mempekerjaakan orang ini. Lihat saja, kelakuannya gak ada wibawanya sama sekali... amit-amit deh. Moga-moga ngga nular sibucin juga" batin Sofi sambil terkeukeuh geuli.
"Ya udah apaan yang mau disampain?" ucap Sofi meniru gayanya.
"Paman sama bibimu sudah ada DiJakarta. Beliau ada dirumahmu" ucap Bayu.
" Oh yaa? Ya ampun aku seneng banget dengernya.... Aku ngga usah jauh-jauh kesana. Eh tapi kan rumahnya udah lama dijual" jawab Sofi.
"Pak bos membelinya dua hari yang lalu. Dia maksain aku buat nyari yang punya. Ribet bangetlah dia!!" Membayangkan bagaimana Firman terus memaksanya mendapatkan rumah itu.
" Aku geli liatnya bucin banget sekarang Sof. Apa-apa harus diturutin. Kebetulan banget lagi kosong. Untung banget dah. Kalau ada orangnya kan bisa panjang urusannya. Biasanya dikontrakin katanya itu rumah" ucap Bayu.
Sofi masih manggut-manggut mendengarkan Bayu yang keliatannya masih mau cerita lagi.
"Paman dan Bibimu dijemput sama anak buahku. Mereka baru sampai tadi banget. Belum lama, Sofi mau kesana? Nanti biar aku antar" ucap Bayu.
"Kok kamu bisa banget nyari mereka sih... pake ilmu hitam ya?" celetuk Sofi.
"Nggak aku cuma pake duit aja, hehehe "ucap Bayu.
"Dasar mlehoy" ucap Sofi spontan cubit keras tangan bayu.
"Aduh kok sakit ya? Sett dah tenaganya gwede buanget. Gak salah pilih nih"ucap Bayu sambil berfikir ngeres.
"Huaallaaahh pikiran laki-laki itu ya mbok cuma disitu-situ aja" ucap Sofi.
"Jadi kapan mau kesana? Mau dianterin ngga?"tanya Bayu lagi.
"Anak-anak gimana? Aku ga enak sama mereka dah sering bolos. Udah gitu gajinya juga utuh. Berasa makan gaji buta aja aku ini asisten Bayuuuu" jawab Sofi bingung.
"Udah gapapa santai aja. Nanti kan Sofi mau jadi nyonya juga disini. Santaai aja santaaaii" ucap Bayu.
"Emang sibos lagi kemana?" tanya Sofi lagi.
"Dia lagi ketemu sama temannya. Katanya sih mau rundingan. Biar aku ada yang ngebantuin gitu. Aku dah kewalahan. Apalagi harus liat karyawan yang keluar masuk... "
"Pusing sebenarnya aku gais, bentar-bentar ngajarin anak baru. Udah bisa diandelin keluar lagi.... huuuhhhh!! terlalu "ucap Bayu agak kesal.
"Aku baru liat asisten bayu kesel. Biasanya ga pernah, ya ya ya semoga dengan bertambahnya bala bantuan kerjaanmu bisa lebih ringan" ucap Sofi.
"Iya kalau ringan. Tar kalau kalian dah nikah sibos banyak dirumah nanti nemenin istri. Aku lagi yang kena batunya" ucap Bayu.
"Sampai kesana mikirnya loh..!" kata Sofi.
"Iya dong Sof..." jawab Bayu.
"Ya udah berangkat sekarang aja yuk... Kasian paman bibiku pasti mereka banyak perlu deh"ucap Sofi.
"Iya ayok non, silahkan masuk mobil..."
"Sintia, Dewi.... Aku pergi dulu ya..."ucap Sofi sambil nenteng tas.
"Iyaa beb, ati-ati aku padamu"jawab Sintia dan Dewi barengan.
" Iyaa daaah"
"Naahh biar ga bolak-balik Sofi tidur dirumah aja dulu. Yaa biar kangen-kangenan kan. Dah berapa abad belum ketemu. Besok telvonin aja pak bos supaya nyusul kesana. Aku juga ga bisa jemput. Udah lama ga kencan" ucap Bayu sembari fokus lihat jalanan.
"Oh jadi mau kencan toohh? Yo wis semoga lancar yah ciynn" jawab Sofi dengan antusias senang dengan gaya pacaran Bayu yang ga ganti-ganti.
Bayu hanya mencintai satu wanita yang dia pacari semenjak SMA. Sekarang sudah bertunangan. Tapi masih dengan tanggal pernikahan yang belum jelas. Yaaah jangan sampai keduluan Firman yah Bayy? hehehe.
Sesampainya dirumah kenangan.....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TO BE CONTINUED
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu