NovelToon NovelToon
To Arkana Ivander

To Arkana Ivander

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:296.5k
Nilai: 5
Nama Author: queenbee

sosoknya begitu nyata... Dia nyata tepat berada didepan mataku saat ini, menatapku dengan tatapan tajamnya seketika membuatku terlena. Aku menangis ketakutan, takut! saat aku membuka mata sosok itu akan menghilang. jika ini mimpi aku tidak akan bangun, ini mimpi yang begitu indah dan tak akan kubiarkan menjadi ilusi tapi sesuatu seakan menamparku bahwa itu hanyalah delusiku_Caroline grace.



Cintai aku dengan semua kemampuanmu maka aku akan mencintaimu lebih dari aku mencintai diriku sendiri. jangan pergi! karena aku tidak akan membiarkanmu beranjak walau hanya selangkah_Arkana ivander

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queenbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24 (kecerobohan)

"Kau masih ingin disini atau ikut turun?" tanya caroline melihat kevin masih setia berdiri.

"Aku masih ingin disini, kau kembalilah kana pasti mencarimu." caroline mengangguk.

"Jangan melompat vin, ingat! aku bisa menjadi tersangka karna bersamamu." caroline menampar bahu kevin dan terkekeh.

"Aku tidak sebodoh itu." kevin mendengus membuat caroline tertawa.

"kau tidak bodoh, hanya kurang pintar! yasudah aku turun ya." caroline berjalan tanpa memedulikan protesan kevin.

Kenapa Lio tidak ada kabar? kemarin aku lihat dia aktif dan telponku tidak diangkat.

caroline menuruni tangga perlahan, sakit yang ada dilututnya semakin sakit karena harus bergesekkan dengan roknya.

tepat dipelataran lantai, dia melihat pengawal berjalan kearahnya dengan tampang tak bereskpresi.

Apa dia mencoba merencanakan pembunuhan? atau dia ingi-

"Maaf nona, tuan mencari anda." pengawal Arkana membungkuk sopan.

"Tuan Arkana dimana?"

"Diruangan anda nona, silahkan!" pengawal itu mempersilahkan caroline untuk berjalan.

Caroline mati-matian menahan rasa gugupnya, takut. pasti Arkana marah karena tidak melihatnya diruanganya dan sekarang harus menghadapi kemarahannya.

bukan lagi lututku yang perih harus bertambah perih karena tegang seperti ini.

caroline masuk diruangannya dan melihat Arkana duduk dikursinya.

"Maaf tuan aku ben-" Arkana mengangkat tangannya untuk membuat caroline berhenti minta maaf.

"kemari." tegasnya.

saking gugupnya caroline tak memerhatikan sudut sofa yang membentur lututnya.

"Awww..." ringis caroline membungkuk memegang lututnya.

Melihat darah dirok caroline sontak pupil matanya melebar, sangat kontras dengan warna abu-abu roknya lalu beranjak dari duduknya mendekat pada caroline dan menuntunnya untuk duduk.

Dasar monster! "Apa yang aku harapkan padanya! Dia berhati batu, rasa peduli sesama manusia dia tidak punya. lihat! setelah membuatku duduk dia meninggalkanku."

caroline mengangkat roknya untuk melihat seberapa parah lukanya. meringis, melihat lukanya ternyata cukup parah meraih tissu dimeja menempelkan pada lukanya.

sementara Arkana sibuk mencari sesuatu yang ia perlukan di lemari dan menjatuhkan beberapa map hingga bercecer dimana-mana, senyum puas tercetak disana saat mendapatkan apa yang ia cari.

"Ambilkan air untukku dan bawa keruangan nona caroline." pengawal yang ada didepan pintunya membungkuk.

"Baik tuan."

Berjalan cepat menuju ruangan caroline.

caroline yang sibuk meringis dan menahan airmatanya terkejut melihat Arkana membawa kotak p3k ditangannya dan duduk disisi kanannya.

Arkana menuntun kaki caroline untuk membawa kaki gadis itu keatas pahanya membuat caroline kaget.

apasih ini! "eh tidak apa tuan. ini sudah membaik!"

"Diam. jangan membantah atau aku sekalian mematahkan kakimu?" caroline tergelak dan menggelengkan kepalanya.

"Bagus, diam dan patuh padaku." tegas Arkana membuat gadis itu mengangguk patuh.

mendengar ketukan, Arkana menyuruhnya untuk masuk, pengawal yang dia tugaskan pun masul dengan lirikkan mata untuk meletakkan diatas meja.

sepeninggal pengawal. Arkana kembali membawa kaki caroline membuat gadis itu memejamkan matanya dan dia mengintip wajah Arkana yang serius.

Arkana membersihkan darah caroline dengan kain yang sudah dia peras dengan air, caroline yang merasa perih mengigit bibirnya, takut meringis. Arkana kemudian membuka kotak p3k menuangkan cairan kedalam kapas.

caroline memerhatikan Arkana yang telaten membersihkan lukanya dan tersenyum saat Arkana menekan lukanya dengan ekspresi seolah-olah ikut merasakan.

"Lukamu cukup dalam juga." gumam Arkana pelan.

"kau! kenapa kau sangat ceroboh." bentak Arkana dengan menuangakan cairan keatas luka Caroline bodoh! "harusnya kau lebih berhati-hati jika tidak apa yang terjadi! ayahmu pasti akan sangat khawatir dan menuntut perusahaanku." kesal Arkana tanpa melihat caroline.

Dia kemudian membalut luka caroline dengan plester pink. merasa tidak ada jawaban dahinya mengerut melihat caroline yang mengigit bibirnya dan air mata menggenang.

"Jangan mengigit bibirmu kau akan terluka."

Tangis yang sudah ia tahan, meluncur begitu saja. kalimat Arkana membuatnya berharap besar. Aroma cairan obatan tercium dihidungnya, dan keputusasaan merayap dihatinya, menambah rasa sakitnya dia mengusap airmatanya merasa malu menangis dihadapan Arkana.

bahkan dia tidak merasakan perih dilututnya, perkataan Arkana sangat berpengaruh.

Ka-kalau aku terluka apa papi akan khawatir? andai seperti i-itu aku ingin sekali...

"aku minta maaf jika perkataanku terlalu kasar." Arkana merasa bersalah melihat caroline sesegukan seperti itu.

apa ucapanku terlalu kasar? aku hanya memperingatinya dengan menyebut ayahnya, kenapa harus menangis begitu? Astaga dia baru ingat sekarang!

"Apa kalau aku terluka tuan, papiku akan khawatir?" air mata mengalir dipipinya.

"tentu saja dia akan khawatir mana ada orang tua yang tidak khawatir melihat anaknya terluka." Arkana tahu caroline mendapatkan perbedaan dikeluarganga setelah dia membaca dokumen yang ditinggalkan jonas dimejanya.

"Aku ingin terluka tuan agar mereka melihatku." caroline terisak. dunianya meluruh, mengira benteng pertahanannya sangat kuat tapi hari ini dia juga lemah.

ibarat dirinya yang tersesat dipelosok hutan dan berjalan tak tentu arah. dia merasa adalah figuran dalam film dan akan disingkirkan, ibarat dirinya sebuah pohon mengering merindukan tawa hujan membangkitkan gairahnya untuk hidup kembali. Dia menangis, meratapi nasib hidupnya yang ada di batas penghujung jurang yang akan terlempar begitu saja disapu angin lalu sama seperti impiannya yang sudah terjung kedasar jurang kegelapan.

"Tidak apa. aku akan melupakannya setelah ini."

"Aku tidak pernah menangis sebelumnya tapi entah kenapa dengan hari ini." aku mungkin terlalu banyak berpikir.

"Aku minta maaf tuan karena melihatku seperti ini." caroline terkekeh dan mengusap airmatanya.

"Lanjutkan saja, aku tidak melihatmu."

hahaha kenapa tidak melihatku? kau ada disini.

1
Ita Mei Lestari
lio &melody mungkin😜
G.I
Saya cuma bilang...n sedikit masukan pada author,awal kalimat baru itu huruf besar dan nama orang juga huruf besar...anda nggak konsisten kadang huruf besar kadang huruf besar kadang huruf kecil
Muhammad Arifin
kenapa ceritanya berasa lompat2...
Iraisa Raisa
cara penulisanya enak di baca,, ok nexs
HAFIZH .3127
f
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Aku Standby selalu 💕😍🤭
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Semangat Kak 💪💪💪
Jangan lupa jaga kesehatan ya Kak🤗
Semangat Kak 💪💪💪💕💕💕
Girl
aq tunggu
Girl
nunggu lamaaaaa sekaliii
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
yeah Up😍👍💟
V'marbe
ahh akirnya up kak
udah lama nungu. novel favorit apalagi visualnya my love sehun. making nyaman bacanya
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Alhamdulillah....
Terimakasih Kak Queenbe dah Update cerita nya
Dyah Agustin
sekian lama akhirnya up jga🙂
Kania Shuwail
lanjut thor
Natasya ibrani
Lanjut author... Jgn lupa mampir di karyaku juga "Warna cinta natasya".. trim's🙏
Selvy Triyana Sari
bingung ya..
Yfm
kok nggk ada kelanjutan nya lagi ya
marya
up tor
Kirana Mella
kapan up lagi thor
Amalia Porwanty
enak jadi carro dia bisa bermanja sama kakaknya sedangkan q berjauhan sama kakak karna dari kecil kita d besarkan dengan orang yang berbeda dan ,,,,,,,,baper
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!