NovelToon NovelToon
Cintai Aku, Suamiku

Cintai Aku, Suamiku

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Triyani

Nalendra Adiwijaya terpaksa menerima perjodohan dengan Kinan Artanegara, karena kekasih hatinya kabur di hari pertunangan mereka.

Kinan yang sudah lebih dulu jatuh cinta pada Nalen sejak usia remaja pun begitu bahagia saat bisa menikah dengan pria itu.

Sayang, indahnya pernikahan yang diimpikan oleh Kinan bertolak belakang dengan pernikahan yang dia jalani bersama dengan Nalen.

Karena sikap acuh Nalen, Kinan pun harus merasakan kesakitan dan kecewa yang teramat mendalam karena kerap di abaikan oleh suaminya sendiri.

Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan Kinan dan Nalen? Saat masa lalu Nalen kembali. Bahkan di saat Kinan belum bisa meluluhkan hati sang suami??

yukk simak kisah mereka di sini....
Bantu follow ya...
ig :author_triyani
tiktok :triyani_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CAS.Bab 21

...🌸🌸🌸...

...~Happy Reading~...

*

"Aku tahu Kevin, tapi mau bagaimana lagi. Aku tidak mau terus hidup seperti saat ini, kami ini suami istri tapi kehidupan kami jauh lebih parah dari dua orang yang tengah bermusuhan. Lebih baik berpisah saja, mungkin dengan berpisah. Kami bisa menjalani hubungan yang jauh lebih baik, seperti dulu sebelum kami menikah."

"Apa kamu sudah tidak mencintainya?" tanya Kevin yang membuat Kinan langsung menoleh ke arah nya.

"Justru karena aku masih sangat mencintainya, makanya aku melakukan ini. Cinta itu memberikan rasa bahagia dan kenyamanan bagi orang yang mencintai dan dicintai. Bukan rasa benci dan ketidaknyamanan hingga terus menerus menghindar dari pasangan nya. Dan aku, tidak mau terus menyiksa Mas Nalen yang terus memilih bekerja lembur hanya karena dia yang ingin menghindar dari aku." Jawab Kinan lirih.

Deg

Jawaban dari Kinan membuat jantung seseorang yang duduk di balik sebuah vas bunga berukuran besar, berdenyut. Rasanya jantung itu tak lagi berdetak manakala mendengar penjelasan dari Kinan perihal gugatan cerai yang diajukan oleh Kinan.

"Tapi, sepertinya tidak seperti itu deh. Tadi aku lihat, dia begitu posesif dan terlihat nggak suka aku datang untuk menjemputmu." Lanjut Kevin lagi.

"Mana ada, penilaian kamu ngaco deh,"

"Kinan, aku ini laki laki dan aku tahu arti dari reaksi yang diberikan oleh suamimu terhadap kedatangan ku tadi. Dia terlihat tidak suka, ya meski belum bisa dikatakan cemburu juga sih. Karena terbukti dia tidak mencegah kamu untuk pergi denganku. Atau paling tidak, dia minta ikut gitu. Tapi ini malah diam saja,"

"Iya itu karena dia memang tidak mencintaiku Kevin. Kalau nggak cinta ya mana ada cemburu," jawab Kinan dengan nada yang cukup kesal.

"Santai, kenapa jadi marah sih? Ya sudah kalau begitu, sesuai jadwal. Minggu depan datang lah bersama suami mu untuk mediasi. Aku pamit ya, harus balik lagi ke kantor,"

"Baiklah, terima kasih untuk bantuan nya."

"Ok, sama sama."

Kevin pun segera pergi meninggalkan Kinan yang tampaknya masih betah duduk di sana seorang diri. Memikirkan kembali keputusan yang telah dia pilih untuk kelangsungan rumah tangga nya bersama dengan Nalen.

30 menit berlalu, dan Kinan pun mulai beranjak untuk kembali ke unit apartemen nya. Meski ada rasa enggan untuk kembali, namun Kinan tetap memaksakan langkah nya untuk kembali ke unit apartemen nya.

Tit, tit, bib

Ceklek

Deg

Jantung Kinan hampir saja lepas dari tempatnya saat masuk ke dalam unit apartemen nya. Kinan sudah di hadang oleh Nalen yang memasang wajah yang muram.

"Astaghfirullah, ya ampun Mas. Bikin kaget saja," ucap Kinan sembari mengusap ngusap dadanya yang berdenyut saat melihat Nalen telah berdiri di depan pintu.

"Dari mana? Kenapa lama?" Tanya nya mencecar Kinan yang baru saja masuk ke dalam unitnya.

"Hanya dari cafe di bawah, nggak kemana mana kok. Ya namanya juga konsultasi, ya pasti lama lah. Kenapa memangnya?"

"Ya nggak apa apa, nggak nyaman aja di tinggal sendirian."

Kinan menatap tak percaya saat mendengar jawaban dari Nalen. Apa katanya? Nggak nyaman di tinggal sendiri? Lalu, apa kabar Kinan selama ini yang selalu ditinggal Nalen selama masa pernikahan mereka.

Sedangkan Nalen, baru saja 2 jam di tinggal oleh Kinan. Dan Nalen sudah bilang tidak nyaman di tinggal sendiri. Oh ya ampun, ada apa dengan manusia kulkas satu ini? Batin Kinan bermonolog.

"Kalau begitu, kenapa Mas tidak masuk kerja saja. Biasanya juga lebih memilih kerja daripada di rumah. Walau itu di akhir pekan sekalipun. Dan ini, masih hari kerja kenapa juga diam di rumah," jawab Kinan setengah menyindir Nalen yang biasanya sangat gila kerja dan kini tiba tiba saja mendadak betah di rumah.

"Iya akan aku lagi nggak enak badan Kinan. Makanya nggak masuk kerja," jawab Nalen sembari mengekori Kinan yang beranjak masuk ke dalam, lalu menuju ke arah dapur.

"Lalu, kenapa Mas nggak pulang saja ke rumah. Bukannya selama ini hanya Bi Marsih ya yang diperbolehkan merawat Mas Nalen." Lanjut Kinan yang lagi lagi menyindir sang suami.

Nalen bergeming, pria itu tidak tahu harus menjawab apa atas ucapan istrinya barusan. Yang pasti, Nalen benar benar merasa sudah sangat keterlaluan terhadap Kinan. Hingga tidak ada lagi kata yang bisa Nalen ucapkan untuk menjawab ucapan Kinan.

Melihat suaminya hanya diam, Kinan pun tidak lagi berucap. Wanita itu kini lebih memilih menyibukan diri di dapur untuk menyiapkan menu makan malam untuk keduanya.

Dulu, lelah menghadapi sikap Nalen yang dingin. Kini, Kinan dibuat kesal oleh sikap Nalen yang cerewet dan mendadak posesif. Sungguh, Kinan tidak tahu apa mau pria itu sebenarnya.

Saat masih diperjuangkan, Nalen malah mendorong Kinan untuk menjauh. Dan saat Kinan mulai menyerah, Nalen malah nempel bak perangko pada amplopnya.

*

*

Sementara di tempat lain, tampak seorang pemuda tengah duduk dengan gelisah di balik jok mobilnya. Berulang kali Pria itu menatap ke arah pintu cafe namun belum juga menampakan orang yang tengah dia tunggu selama berjam jam lamanya.

Pria itu mengembangkan senyumnya saat melihat orang yang dia tunggu tampak keluar dari dalam cafe dengan beberapa karyawan cafe lain nya.

"Ra tunggu," seru pria itu saat melihat Maura hendak menaiki motornya.

"Deril? Ngapain kamu disini?" Tanya Maura yang kaget saat melihat sahabatnya itu ada di sana.

"Sengaja nungguin kamu. Ada yang ingin aku bicarakan,"

"Bicara apa? Kenapa nggak besok saja. Ini sudah malam,"

"Nggak apa apa, gimana kalau kita mampir dulu ke angkringan? Kebetulan aku belum makan, temani makan ya?"

"Tapi, ini sudah malam Ril,"

"Sebentar saja Ra. Mau ya? Habis makan janji deh bakal langsung pulang,"

"Ok deh, ya sudah ayo. Tapi udah makan, janji langsung pulang ya?"

"Iya Muara cantik, ayo jalan. Nanti biar aku ikutin kamu dari belakang."

"Mm,"

Deril pun kembali lagi ke dalam mobilnya lalu melaju tepat di belakang motor Maura. Keduanya berkendara dengan kecepatan yang sedang, hingga beberapa saat kemudian. Kendaraan yang mereka bawa tiba di sebuah warung tenda yang biasa buka sampai tengah malam.

Kadang ada yang buka sampai subuh juga. Maura dan Deril sama sama masuk ke dalam tenda itu lalu memesan makanan yang akan mereka makan malam ini.

"Lalu? Apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya Maura saat keduanya sudah duduk di salah satu meja yang tersedia di sana.

"Di perusahaan aku, dibuka lowongan kerja untuk sekretaris dan beberapa staf untuk mengisi kekosongan di beberapa divisi. Jika kamu berminat, datanglah besok ke kantor dengan membawa persyaratan nya."

1
TRIDIAH SETIOWATI
baguss
TRIDIAH SETIOWATI
kinan kinan...cinta boleh bodoh jangan
Suparmin N
mantap
Magda lena
Luar biasa
3sna
kmrin sakit hati lo jg butuh wktu kan len sampe2 nyakitin bini lo,lah skrng bini lo yg butuh waktu kali bwt nyembuhin atinya,,
3sna
gk pa2 kok jwbn yg naif,,bipng aja aku sakit tp harus kuat,,
Ruzita Ismail
Luar biasa
ichapurie
dah diakuin didepan ortunya kalo dia gak dicintai,dah diselingkuhin , ehh ujung2nya luluh kinan ,the real bulol
ichapurie
akhirnya si bulol kinan pun luluh
ichapurie
si bulol kinan,baru mau pinter dikit eehh dah goyah lagi
ichapurie
yaa Allah bener2 bulol si kinan... dah tau suami gak cinta kenapa cuma menepi,pergi sekalian
Virgo Girl
Aku ikut senyum2 percakapan absurd mereka😆😆
Virgo Girl
Hahaha.... gemes liat mrk ber2, kalah dgn gaya pacaran bocil2 jaman now😂😂
Fida Manja
Luar biasa
Nani Te'ne
Mantap
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah.. tambah pusing ya kinan... akibat kebanyakan sakit itu suami mu... jd buat kamu makin pusing. .. 😁😁🤭
Rita susilawati
Alhamdulillah
Rita susilawati
kabur aja lah dri nalen
Eva
mulai bucin dehh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!