NovelToon NovelToon
DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pelakor / POV Pelakor / Tamat
Popularitas:92.5k
Nilai: 5
Nama Author: KARIANGAU

Pengkhianatan Suaminya disaat yang Laras hamil, merupakan langkah awal kehidupan bahagia Laras yang sesungguhnya karena setlah Suaminya menceraikan Laras, dia menikah dengan Pengusaha Sukses yang merupakan Boss dari mantan suaminya dikantor.

Kehancuran rumah tangga Laras berawal dari Kegatelan seorang wanita muda bernama Sandra yang sangat licik dan penggoda dari laki-laki yang ada di sekeliling keluarga Laras.

Setelah mereka bercerai, suami Laras, Bobby akhirnya menikah dengan sang pelakor, Sandra yang ternyata mencari keuntungan dari beberapa pria yang lain, termasuk dengan kakak ipar Boobby.

Bagaimana kisah mereka? Banyak yang terjadi diantara mereka bertiga, dan kisah Sandra yang membagi tubuhnya dengan laki-laki lain selain Bobby!
Ikuti Kisah "DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KARIANGAU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEJUTAN DARI SATRIA

Bab 21.

"Iya mbak, saya akan menjaganya dengan baik. Doakan anakku di dalam kandungan ini bisa menjadi anak soleh solehah ya mbak."

"Amiin."

Handphone Laras berbunyi. Dia mengambilnya dari dalam tas. Terlihat nama Bobby ada di layar HP nya.

[Halo, kenapa?] Laras

[Halo, Ras! Bagaimana sidangnya? Sudah selesai?] Bobby

[Ya, Alhamdulillah, sudah putus,dan kita sudah resmi bercerai] Laras

[Baguslah, apakah ada putusan dengan masalah harta gono gini?] Bobby

[Ya, kamu harus membagi sebagian hartamu untukku!] Laras

[Hah! Beneran? Kenapa kamu setuju dengan keputusan itu?] Bobby

[Itu kan sudah menjadi hakku! Kalau kamu tidak mau membaginya akan saya tuntut kamu!]

[Ya, kamu  juga jangan sepertiitu juga, semua  bisa kita obrolin, kan?] Bobby

[Ya memang bisa, tapi kamu harus memberikan sebagian dari hartamu!] Laras

[Iya, iya, kapan kita bisa bertemu?] Bobby

[Nanti saja, kalau akte cerainya sudah ditanganku, nanti kamu ketemu saja dengan pengacaraku!] Laras

[Hm, baiklah] Bobby

Laras akhirnya bisa bebas. Tapi bagaimana dengan Satria? Apakah dia bisa menunggu sampai masa Iddahku selesai?

"Bagaimana Ras?" Nurma menanyakan sambil menyeruput teh nya.

"Iya, tadi mas Bobby, dia nanya sudah selesai belum sidangnya?"

Jawab Laras.

"Oh begitu. Terus bagaimana dengan Satria? Ehem..." Nurma sengaja meledeknya.

"Saya tidak tahu mbak. Wong dia nggak bilang apa-apa juga."

"Masa sih nggak bilang apa-apa? Sudah telpon belum dia hari ini?" Nurma kembali menggoda Laras dan menaik turunkan alisnya.

"Eh, buset deh ini istrinya mas Mahendra kepo amat sih! RA HA SIA...Udah ah, jangan diomongin yang masih belum pasti juga!" Laras merajuk dan mencebikkan bibirnya.

"Ish, aku nggak kepo kok, cuma bertanya!" Sahut Nurma dengan tampang cengengesan.

"Apa sih, aku belum ada hubungan apa-apa, kok!" Laras kembali meneguk teh manisnya.

TING

TONG

"Mbak, ada tamu."

"Iya sebentar, aku keluar ya."

Kemudian Nurma keluar menuju ke pagar. Disana ada pengantar bunga yang mengantarkan bunga mawar satu buket.

"Maaf mas, untuk siapa?" tanya Nurma.

"Hm, untuk Ibu Laras."Jawab kurirnya.

"Dari?" tanya Nurma.

"Satria Sugara."

"Oh oke, terima kasih ya mas," sahut Nurma sambil menerima satu buket bunga mawar yang indah. Didalam buket itu ada sebuah amplop merah muda.

Nurma masuk ke dalam sambil membawa buket bunga mawar untuk Laras.

"Cie cie...Dapat kiriman bunga dari sang Pangeran..Hahahahaha.." Nurma memberikan buket bunga itu kepada Laras.

"Eh mbak, ini bunga dari siapa?" Laras bengong setelah menerima buket bunga mawar.

"Itu lihat dong, kan ada kartunya di dalam." Nurma menunjukkan ke arah amplop merah jambu.

"Dari siapa ini, mbak??" Laras masih menatap Nurma dengan penuh tanya.

"Hm, buka saja, mas nya tadi nggak bilang dari siapa?" Nurma berbohong agar Laras bisa melihat sendiri.

"Ah males!" Laras meletakkan buket bunga itu di meja.

"Ish, jangan begitu dong. Itu dari pangeran, tau!"

"Pangeran siapa?"

"Ya pangeran manusia lah, masa pangeran kodok??? Sembarangan aja kamu mikirnya! Hahahaha."

"Iya, namanya siapa?" tanya Laras geregetan dengan bercanda ala kakaknya itu.

"Ada deeehhh...Lihat saja sendiri!" Nurma melipat tangannya di depan dada.

Laras mengambil kartu ucapannya dan membaca.

"Hmmm...So sweet..." lirih Laras tersenyum sambil memandang terus tulisan yang ada di kartu ucapan itu. Nurma dengan cepat menyambar kartu ucapannya dan membacanya.

"Cie...Cie...Permaisuriku Pelipur lara...Hahahaha!" Nurma terahak-bahak dan menyerahkan kartunya lagi ke Laras.

"Apa sih mbak, nggak lucu ahh! Biarin aja aku disebut permaisuri, kan mbak jadi kakak ipar permaisuri..!" Laras tersenyum kecut melihat Nurma yang masih belum selesai tertawanya malah sampai memegang perutnya.

"Adduhh sebentar Ras...Huuuhh huhhh..Hahahahaha." Kembali lagi Nurma meneruskan tertawanya.

"Hm, puasss tertawain aku??? Kenapa nggak bang Satria saja yang mbak tertawain!" Laras kembali merajuk dan tersenyum sinis melihat Nurma.

"Iya...Iya..." Nurma menghapus air matanya yang keluar dari matanya.

"Sudah?" Laras masih terlihat kesal dengan reaksi Nurma.

"Hehehe, iya maaf...Romantis juga ya si Satria! Udah tua juga masih sayang-sayangan segala."

"Hm, mbak jangan tertawain aku dong. Baru aja tadi diingatin jangan berhubungan dengan orang lain, kan aku bingung dengan Satria yang kayak gini!" Ucap Laras dengan nada kuatir.

"Kamu cinta nggak sama Satria?"

"Hmm, belum tau mbak, aku sih bahagia, ya kalau dia itu perhatian sama aku begini. Apalagi kalau dia sedang menatapku mbak! Weehhh... Ada reog dihatiku mbak!" LAras tergelak.

"Hah? Reog? Gak sekalian kuda lumping?? Hahahaha."

"Ish, kalau kuda lumping kan makannya beling!"

"Hahahaha."

Mereka berdua tertawa.

"Eh Ras, kamu serius nggak sama dia?" tanya Nurma dengan wajah serius.

"Hm, ya seriuslah, masa aku tidak serius sih? Ehh...Apanya nih yang serius?" Laras merasa terjebak dengan pertanyaan Nurma.

"Nah kan, ketauan juga kalau kamu sayang ke Satria,cie cie...Hahahahaha." Kembali Nurma tertawa karena Laras lugu sekali dalam hal hati.

"Udah ah, aku masuk dulu. Bunganya taroh saja di Vas dan letakkan di ruang tamu, mbak!" Laras meninggalkan Nurma yang masih menghapus air matanya.

Tak lama kemudian Nurma masuk ke kamar Laras.

"Ras, kita ke mall yuk, kita beli bajunya Shinta, sekalian kamu kalau sekalian beli kaos tangan panjang juga boleh," ajak Nurma.

"Ke mall?" tanya Laras.

"Iya, ke mall. Yuk, kita berangkat sekarang mumpung masih belum sore!" Nurma keluar dari kamar Laras menuju ke kamarnya untuk berganti pakaian. Laras pun bersiap dan mereka berdua ke mall diantar oleh supir.

...

...

BERSAMBUNG

1
angel
kenapa hrs sopan ama suami gt ya?? apa lagi mertua dah keliatan jutek....amit2 deh
Sulati Cus
astaga 😂😂😂dasar muka tembok 😂sundel teriak sundel😂
Sulati Cus
bener tu sekali selingkuh pasti tar kecanduan
Sulati Cus
🤪kwajiban suami donk mamer tuk ngebahagiain istri😂
Kariangau
terima kasih kakak...baca juga buku author lainnya : KARENAMU..Ibu MERTUA
Dewi Astuti
hebat thor
Dewi Astuti
thor cerita mu bnr2 dahsyat buat, ini akibat tdk bsa menahan nafsu jga emank penyakit selingkuh, ini bnr2 pelajaran berharga thor
~AruN~
ceritanya bagus, konflik menarik...sayang, banyak sekali typo.
mngkin bisa direvisi kembali atau untuk novel selanjutnya bisa lebih diperhatikan kembali untuk penulisannya supaya pembacs lebih nyaman 🙏🏻
terima kasih & tetap semangat menulisnya 💪🏻💪🏻💪🏻🌹🌹🌹
STARLA my journey
bagus
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Karya yg bagus,tetap semangat berkarya kak 💪💪💪👍👍👍
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Padahal AQ berharap Sandra metong..enak banget dong Kalau dia masih hidup.Semoga aja dia lumpuh selama lamanya🤭🤭
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Kok gak langsung pecat aja Boby....gregeten AQ 😈😈😈
Triee Wulandari
sungguh sandra tdk tahu malu dirinya yg sundel teriak sundel...
Erik Ganteng
kok udh mlam prtma aja, kn ktanya lgi hamil
Aira
masa iddah bukannya habis melahirkan ya Thor. Walau dlm berkas perceraian mrk status Laras hamil tdk diketahui
Nur Siti
mestinya jangan di kasih satria...pasti nanti minta lagi...
AZ & AR
panggilan untuk satria bang atau mas nih?
atau bang mas? hehe
langit
keran dan mengharukan
Tika UNTRI
luar biasa ceritanya
Indah cinta
jangan takut gitu dong Laras..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!