NovelToon NovelToon
One Night Stand with Dosen Panas (Mr. Dave, I Love You! 2)

One Night Stand with Dosen Panas (Mr. Dave, I Love You! 2)

Status: tamat
Genre:Dosen / Duniahiburan / Lari Saat Hamil / Playboy / Tamat
Popularitas:316.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ana Azzura

Squall dari Mr. Dave, I Love You!
.
.
Setelah pernikahan kakak kembarnya Dave bersama Anastasya, wanita yang dia cintai. Davio lebih memilih pergi meninggalkan Mansion dan menjauh dari semua orang.

Dirinya memulai karir kembali di negeri Eropa. Sempat mengalami kendala dalam merintis bisnis otomotif nya hingga dia akhirnya memutuskan mendaftarkan diri sebagai seorang dosen di universitas terkenal di sana.

Tanpa di duga, dia harus menghadapi gadis nakal yang sering mangkir dari mata kuliah. Karena geram, Davio memberinya hukuman dengan menyuruh nya membersihkan apartemen yang kebetulan tidak ada asisten.

Hingga suatu ketika, kejadian naas menimpa keduanya saat Davio selalu dihantui oleh bayang-bayang Ana dan memilih meminum banyak minuman keras hingga mabuk dan memperkosa Wilia.

Bagaimana kisah setelah satu malam naas itu?

Ikuti terus ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Azzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Rasa Bersalah

Tubuh Wilia terasa begitu berat, sekujur persendian nya terasa pegal, otot-otot nya sangat lemas dan jika tak dipaksa rasanya tak mampu meski hanya sekedar menggerakkan tubuh.

Dia menggeliat, mencoba mengembalikan kesadaran. Saat diri nya hampir sepenuhnya terbangun, dia merasa ada sesuatu yang menimpa di perut hingga semakin sulit bergerak. Dan di detik berikutnya dia menjerit keras sampai orang yang ada di samping nya ikut terbangun.

"Aaaaaa..!!" Jeritan Wilia yang mungkin jika diukur bisa mencapai lima ratus oktaf itu bukan hanya berhasil membuat Davio bangun, tapi juga berhasil membuat Davio kaget dengan ekspresi seperti orang bodoh dengan posisi terduduk di atas tempat tidur menatap ke sekeliling ruangan seraya mengingat-ingat kejadian yang sama sekali belum terlintas di kepala.

"Hiks hiks hiks..,"

Davio yang terkejut mendengar suara tangisan perempuan di sebelah nya seketika menatap ke sana, jantung nya berpacu hebat saat mendapati wanita tak memakai atasan di sebelah nya. Dan yang semakin membuat nya terkejut adalah ketika melihat banyak nya tanda kissmark di sana yang sangat yakin bahwa itu adalah perbuatan nya.

Dia mencoba mengingat kepingan demi kepingan memori yang hampir dia lupakan kejadian semalam.

"Damn!" Davio meraup wajah nya kasar. Dia ingat kejadian semalam di mana dirinya memaksa Wilia melakukan hubungan karena menganggap bahwa Wilia adalah wanita lain.

Dia tak tahu harus melakukan apa dan mengatakan apa pada wanita di samping nya yang sampai sekarang masih menundukkan wajah dengan air mata mengalir ke pipi.

"Bajingan!" Kau telah merusak masa depan ku!" Teriak Wilia seraya mendorong dada Davio yang juga belum mengenakan pakaian sampai terguling. Untung saja ranjang milik nya berukuran king size, jika ukuran nya kecil besar kemungkinan dia akan terjungkal ke lantai karena saking kuat nya dorongan Wilia.

"Shitt!" Lagi-lagi Davio kembali mengumpat, tapi kali ini mengumpat bukan karena kesalahan yang di perbuat nya, melainkan karena akibat dari dorongan Wilia yang terlalu kencang sehingga menyebabkan tubuh yang tadinya tertutup selimut itu tersingkap, sehingga tubuh polos nya terekspos sempurna.

"Aaaaaa..!" Wilia kembali menjerit setelah beberapa saat setelah Davio membuat nya sadar akan kekhilafan nya. Andai tadi Davio tak mengumpat, pasti Wilia masih menatap benda kokoh tegak berdiri itu tanpa berkedip. Ini adalah kali pertama dia melihat nya, wajar saja dia sangat menikmati karena semalam dia tak berani membuka mata saat Davio memaksa dirinya karena wajah nya terlalu mengerikan untuk dilihat.

Tapi sekarang berbeda, dia merasa penasaran sehingga membuat nya tak sadar menatap benda itu sampai beberapa detik.

"Bastardd! Davio kembali mengumpat dalam hati.Dia segera menarik kembali selimut yang tersingkap itu untuk menutupi sebagian tubuhnya tanpa memperhatikan wajah Wilia yang memerah.

Sedangkan wanita itu, setelah sadar akan kesalahannya, wajah nya kembali memerah, dia bahkan tak berani menatap Davio padahal jelas-jelas tadi dia sedang menatap nyalang wajah laki-laki itu. Air mata nya pun mendadak berhenti akibat malu.

Setelah pekikan Wilia yang teramat keras tadi, suasana di kamar ini mendadak senyap dan begitu canggung. Tak ada yang berani membuka suara. Wilia yang tadinya ingin memaki Davio saja mendadak berhenti karena kejadian tadi. Dia masih menunggu Davio ingin mengatakan apa, tetapi nyatanya meski sudah menunggu beberapa menit laki-laki itu tetap diam dalam kebisuan.

Diam-diam Wilia tersenyum sinis, laki-laki seperti nya mana mungkin mengatakan maaf meskipun setelah berbuat sekeji ini. "Apa kau tak ingin menjelaskan pada ku yang terjadi semalam? Atau setidaknya mengucapkan kalimat maaf?" Hilang sudah rasa hormat Wilia terhadap Dosen nya ini. Jika biasanya dia akan berkata formal demi menghormati status nya yang sebagai dosen nya, kini dia tak akan lagi menganggap seperti itu. Terlalu hancur hati Wilia mengingat perlakuan Davio semalam.

"Hah, sudahlah. Laki-laki brengsek seperti mu tak akan mungkin merasa bersalah. Jadi mana mungkin mengatakan maaf." Wilia berdecih sinis menatap Davio yang masih saja terpaku di tempat nya.

Sudah lah, bodo amat dia mau meminta maaf atau tidak. Mau memberi penjelasan atau tidak. Lagian meski Davio mengucapkan kata maaf sampai seribu kali pun tak akan kembali kesucian nya yang sudah terlanjur dia renggut.

Wilia berusaha beranjak dari sana setelah melilitkan sebagian selimut ke tubuhnya. Bodo amat Davio akan telanjang bulat setelah selimut nya di tarik, yang penting dia bisa menutupi tubuh nya yang sudah tak suci lagi.

Impian untuk memberikan yang pertama pada suaminya kelak telah hancur, tak ada lagi yang bisa dia pertahankan kali ini. Tentu saja itu membuat nya sangat marah.

Sebenarnya Wilia ingin sekali meluapkan kemarahannya dengan mengatainya kata-kata najis agar sebanding dengan kelakuan Davio yang najis itu, tapi dia kembali berpikir tak ada gunanya pula dia berkata-kata kotor karena tak akan mampu mengembalikan keadaan.

"Shitt..," Lagi-lagi Davio kembali dibuat mengumpat dengan kelakuan Wilia. Bagaimana tidak? Tubuh polos nya yang berusaha dia tutupi itu kembali terekspos setelah Wilia menarik selimutnya dengan keras lalu melilit kan ke tubuh nya tanpa memperdulikan keadaan Davio yang seperti bayi.

Namun kali ini Davio tak akan merasa malu dengan tubuh polos nya karena Wilia sendiri yang membuat nya seperti ini. Dia menatap Wilia yang sedang berusaha berjalan kearah kamar mandi namun tampak sangat kesulitan. Davio merasa ada yang tidak beres, apakah dirinya main terlalu keras dan membuat Wilia sampai tak bisa berjalan?

Tidak mungkin kan wanita yang suka menggoda banyak laki-laki itu masih perawan? Apalagi dia hidup di negara bebas, mana mungkin ada wanita yang masih bisa menjaga kesucian nya. Konyol sekali pemikiran nya ini.

Dia menggeleng-gelengkan kepala nya beberapa kali, namun saat tatapan itu tak sengaja melihat sprei yang terdapat bercak merah disana membuat nya seketika melotot.

Deg.

Jantung nya kembali berpacu dengan sangat cepat. Jika tadi biasa saja, meksi merasa bersalah tetapi tak sebegitu besar karena berpikir dia memperkosa wanita yang bukan perawan. Tapi kali ini beda, dia tahu bahwa Wilia adalah seorang gadis dan dia lah yang merenggut nya, hati Davio bergemuruh hebat mengingat kesalahan nya uang sangat besar.

Dia kembali menatap Wilia yang belum sampai juga ke kamar mandi akibat jalannya yang terpincang-pincang membuat hati nya tergerak untuk mengikuti.

Tanpa berpikir panjang lagi Davio bangkit dengan tubuh nya yang masih polos dan mengangkat tubuh Wilia membawa nya ke kamar mandi.

"Apa yang kau lakukan?! Turunkan aku!" Wilia benar-benar tak bisa menahan emosi nya dengan kelakuan Davio yang memperlakukan nya seenak jidat saja.

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
😍😍
Rita Juwita
/Good/
Heridawati Siregar
Kecewa
Heridawati Siregar
Buruk
uhuuyyyyyy
hmmm jalan hidupnya davio sperti papanya
Qaisaa Nazarudin
Terus apa kabar anak Davio yg katanya mau Davio ambil,Apa kabar wanita yg tlah menjebaknya??
Ce Habibah
waou
PENGGILA NOVEL
bagus banget
YuliaMile
waduh salah alamat ini sih
nayna
Luar biasa
Wirda Wati
lanjuut thort
visualnya
Wirda Wati
semoga ini awal yg baik
Wirda Wati
marah boleh aja...
namanya baru berumah tangga,banyak hal yg belum diketahui,sifat masing masing yg arogan..
menyatukan dua hati memang sulit,ditambah keluarga nanti klu udah tau mrk menikah.
apalg tanpa cinta..
...
Wirda Wati
sama gilanya...
jadi bingung mau komen.
Wirda Wati
😂😂😂😂😂😂😂
Wirda Wati
menurutku sama gilanya..🤭
Wirda Wati
itu sipat lk lk..
mau enak terus...
Wirda Wati
semoga aja menjadi bahagia
Wirda Wati
wilia cerdas dan kaya akhlaknya kurang.😂😂😂
Wirda Wati
visualnya thort
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!