Demi memenuhi kebutuhan dan gaya hidup mewah, Melani memilih mengambil jalan yang menurutnya instan, menjadi seorang sugar baby dan teman ranjang pria dewasa. Siapa sangka Melani dipertemukan dengan Jefri yang ternyata adalah sahabat dari ibunya sendiri.
Seiring berjalanannya waktu, dia bertemu dengan seorang pria muda bernama Yudha. Mereka saling jatuh cinta. Namun, Jefri yang mengetahui itu tidak ingin melepaskan Melani.
Bagaimana hubungan cinta mereka selanjutnya? Dapatkah Melani dan Yudha bersatu?
Novel ini terinspirasi dari kisah nyata. Jika ada kesamaan itu hanya kebetulan semata.
Fb Reni Nofita
IG reni_nofita79
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21. Rahasia Yudha
Sudah dua hari Lani tidak masuk dan datang ke kampus. Yudha telah mencoba menghubungi ponsel wanita itu. Namun tidak bisa tersambung. Nomor ponselnya selalu tidak aktif.
Di rumah Yudha tampak uringan membuat Mami merasa heran. Biasanya Yudha selalu pulang kuliah dengan wajah semringah dan akan langsung mengisahkan tentang Lani, wanita yang dia cintai.
Mami mendekati putranya yang sedang memegang ponsel dengan wajah masam. Entah apa yang membuat putranya begitu.
"Sayang, kamu kenapa?" tanya Mami Manda. Wanita itu duduk di samping Yudha.
"Mi, aku takut sesuatu terjadi pada Lani. Telah dua hari tidak kuliah, dan ponselnya tidak bisa dihubungi."
"Kenapa kamu tidak datang ke rumahnya saja?" tanya Mami.
"Aku nggak tahu alamat rumah Lani. Dia tidak pernah mau aku antar. Takut dengan orang tuanya kali!"
"Seharusnya kamu mengantar dan menjemput Lani langsung ke rumah. Jika memang orang tuanya tidak mengizinkan anaknya untuk berpacaran, kamu harusnya bisa meyakinkan mereka kalau kamu tidak akan macam-macam dengan putrinya."
"Mi, aku telah sering memaksa. Jawaban Lani selalu sama. Jika aku memaksa mengantar hingga rumahnya, lebih baik aku nggak usah pernah mengantarnya."
Dahi Mami Manda tampak berkerut mendengar ucapan putranya. Manda berpikir pasti ada yang disembunyikan.dari putranya itu. Kenapa Lani bersikeras tidak mau diantar hingga ke depan pintu rumahnya, pikir Manda.
Yudha sebenarnya juga sempat berpikir jika ada yang Lani sembunyikan dari nya. Namun, Lani selalu meyakinkan dirinya. Lani berkata jika dia belum diizinkan pacaran. Jika Yudha nekat, pasti mereka tidak akan bertemu kagi.
"Apa mungkin Lani di marahi orang tuanya karena ketahuan berpacaran denganku, Mi? Karena Lani pernah mengatakan jika kedua orang tuanya melarang dia pacaran," ucap Yudha.
"Carilah alamatnya di administrasi kampusmu. Datangi rumah Lani. Jika memang orang tuanya tidak mengizinkan pacaran, kamu harus bisa meyakinkan kalau kamu tidak akan melakukan hal buruk dengan Lani."
Yudha berpikir apa yang dikatakan Mami da benarnya. Seharusnya dia mencari tahu alamat Lani. Jika memang orang tua Lani tidak mengizinkan dirinya berpacaran, Yudha seharusnya bertanya apa alasan orang tua Lani melarang. Yudha seharusnya meyakinkan jika dia tidak akan memberikan pengaruh negatif pada Lani walau mereka pacaran.
"Mami benar. Besok aku akan mencari tahu alamat Lani dari kampus."
Ketika Mami dan Yudha sedang asyik mengobrol, Papi Jefri datang. Dengan tiba-tiba melemparkan surat panggilan pengadilan agama pada Manda. Yudha langsung emosi melihat Maminya di lempar dengan surat. Namun, Mami menahan Yudha yang ingin berdiri dengan menyentuh tangan putranya itu.
"Apa yang kamu inginkan? Perceraian? Aku akan mengabulkan keinginanmu. Apa kamu kira aku takut berpisah denganmu? Aku juga sudah bosan dan muak hidup denganmu. Aku sudah tidak ada cinta untukmu. Dengan perceraian ini aku akan bisa menikahi wanita yang aku cintai."
Manda menarik napas dalam. Walau dia tahu Jefri tidak mencintainya lagi, tapi tetap sakit mendengar pria yang kita cintai mengatakan itu. Dadanya terasa sesak menahan tangis. Dia tidak akan menangis karena ini.
"Mendapatkan banyak wanita saat pria dalam kesuksesan itu mudah, tapi mempertahankan ketika miskin kembali itu yang sulit. Dia yang menerima kamu saat kaya, belum tentu bertahan saat kamu miskin kembali."
"Apa kamu pikir hanya kamu saja wanita yang paling baik? Yang bisa terima aku. Kamu mau menerima aku juga karena tidak ingin Yudha sedih karena tidak memiliki seorang ayah. Jika bukan karena itu, kamu juga belum tahu mau nikah denganku. Kamu hanya manfaatkan aku saja untuk menutupi aibmu yang ditinggal suami saat hamil muda!"
Yudha yang mendengar ucapan Jefri, pria yang selama ini dia anggap ayah kandungnya menjadi kaget. Dia tidak pernah mengira jika Jefri ternyata bukan ayahnya. Jika begitu, siapa ayah kandungnya.
Mami Manda tidak kalah kaget dengan Yudha. Dia tidak menyangka Jefri akan membuka rahasia siapa dirinya pada Yudha. Padahal Manda telah berusaha menutupi kebenaran agar Tidak tetap menghormati Jefri sebagai ayah kandungnya.
Yudha berdiri dari duduknya dan mendekati Jefri. Menatap wajah pria yang selama dia anggap sebagai ayah kandungnya. Namun, ternyata selama ini dia telah dibohongi.
"Apa maksud ucapan Papi tadi? Coba ulangi lagi! Aku tidak salah dengar'kan?" tanya Yudha dengan suara bergetar menahan rasa kecewanya.
...****************...
Selamat Pagi. SELAMAT TAHUN BARU. Semoga semuanya di tahun ini lebih baik lagi dan semua keinginan kita terpenuhi. Aamiin.
Sambil menunggu novel ini update, bisa mampir ke novel mama yang baru. Jangan lupa tekan favorit dan like juga komentarnya sebagai dukungan. Terima kasih.
JUDUL DENDAM ISTRI TERBUANG.
Agatha harus menerima nasibnya dipenjarakan oleh suaminya sendiri atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap kekasih gelap suaminya.
Dalam kondisi Hamil dan tidak ada yang tahu, Agatha masuk ke dalam penjara dengan hukuman penjara lima tahun.
Setelah keluar dari penjara, Agatha dipertemukan dengan anaknya yang sudah tumbuh menjadi seorang Anak Genius yang bertekad membalaskan dendam ibunya kepada ayahnya.
bersaudara antara adik-beradik yuhda