NovelToon NovelToon
SERIBU LANGKAH PAPA

SERIBU LANGKAH PAPA

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Keluarga / Chicklit
Popularitas:52k
Nilai: 5
Nama Author: Hellena24

Ellena adalah sosok gadis yang mandiri, kuat, keras kelapa, sedikit kasar, namun hatinya baik dan murah hati. Ellena sangat sering membantu teman-teman di daerahnya yang kurang mampu.

Ia dibesarkan dari sepasang suami istri yaitu Papa dan Mamanya, yang memulai hidup berumah tangga dari O saat mereka menikah, sampai mereka membuka bisnis dan hidup berkecukupan.

Masa pertumbuhan Ellena, ia mendapat didikkan yang sangat keras oleh Papanya. Karenaa banyaknya pengalaman saat merantau semasa muda, menjadikan Papa Ellena sangat keras dalam mendidik anak-anaknya. Begitu juga dengan Ibunya yang menjadi guru SD dan SMP didaerahnya. Ia adalah wanita mandiri.

Papa Ellena sering melayangkan tangan, kaki, barang atau pun dengan ucapan yang keras dan kasar kepada Ellena dan Mamanya.

Ellena memilih satu Adik laki-laki yang sangat di sayangi oleh Papanya. Dibanding terbalik dengan Ellena.

Karena semua itu, bertahun-tahun lamanya, Ellena memendam kebencian terhadap Papanya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hellena24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bisa Menutupi Luka

"Iya betul. Tapi ya jalani aja lah, jangan di jadiin beban. Coba aja dulu jalani. Walaupun rada sedikit sibuk dari yang lain, tapi kan tidak setiap saat ada tugas pergi keluar kelas. Dan jadi ketua tingkat itu banyak keuntungnya, dosen jadi ingat sama Kakak, ingat wajah, ingat nama. Biasanya dosen memberi nilai, bukan hanya berdasarkan nilai ujian atau pun nilai tugas harian. Dia juga menilai secara pribadi keaktifan mahasiswa itu selama mengikuti mata kuliah yang bersangkutan"

"Oh iya..." Ellena pasrah menjawab.

"Rata-rata yang saya lihat, mahasiswa yang menjadi ketua tingkat itu pasti lancar lah kuliahnya sampai wisuda"

"Masa Bang?" tanya Ellena.

"Iya lah… Dan kembali tergantung pada niat mahasiswa nya itu juga. Kalau dia di tunjuk jadi ketua tingkat, terus itu malah menjadikan dia lebih semangat, ya pasti makin baiklah kan untuk kuliahnya. Karena menjadi ketua tingkat tidak bisa malas, malah menuntut kita untuk rajin. Sudah dikenal sama dosen mau tidak mau belajar. Karena dosen udah kenal muka kita. Mau tidak mau ikut kegiatan, jadi ada positifnya lah. Di coba saja dulu, kalau memang tidak mampu kan nanti bisa minta ganti” jelas Bang Pace.

Ia memang pegawai tetap di Universitas tempat Ellena kuliah. Dan umur dia bekerja di kampus ini, hampir sama dengan umur Ellena sekarang. Jadi dia termasuk seorang yang tahu banyak tentang kampus, tentang dosen dan sudah banyak pengalaman yang dia lewati di sini.

Bang Pace sosok yang baik, ramah, sopan dan selalu bersemangat dalam menjalani pekerjaannya. Bang Pace juga merupakan pegawai yang sangat dekat dengan mahasiswa di kampus itu.

Mahasiswa malah sering meminta pendapat dan meminta masukkan serta motivasi darinya. Dia sudah seperti keluarga untuk mahasiswa yang merantau ke kota ini.

“Iya sih Bang, bener juga kata Abang. Sudahlah aku coba dulu aja. Di bawa nyantai aja ya” kata Ellena dengan lebih bersemangat dari kondisinya tadi.

“Nah itu baru benar!” semangat nya lelaki itu terpancar.

Ellena menyelesaikan pembayaran fotocopy modul yang sudah siap ia bawa kembali ke kelas. Dan sekalian membayar fotocopy buku paket yang lebih tebal untuk ia ambil besok.

Begitulah kisah Ellena. Gadis mungil yang tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba menjadi ketua tingkat di kelasnya. Sampai saat ini ia sudah menginjak semester tiga, Ellena masih menjadi seorang ketua tingkat.

\=\=\=\=

Sudah berjalan satu semester lebih, hampir menginjak dua semester. Yang ia rasakan selama waktu itu berjalan, ternyata asik menjadi seorang ketua tingkat. Ternyata lebih seru, karena memang sosok gadis ini adalah anak yang aktif dan suka mengikuti kegiatan-kegiatan apa pun itu. Jadi, saat terpilih menjadi ketua tingkat adalah seperti menemukan jati dirinya sendiri.

Semester lalu mereka sudah mengunjungi panti asuhan, panti jompo dan membersihkan rumah ibadah. Dalam pertengahan bulan depan, mereka akan pergi ke salah satu desa yang jauh masuk pedalaman kalimanatan dan akan melakukan bakti sosial di sana.

Hari ini akan di buka pendaftaran bagi mahasiswa yang mau ikut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial besar-besaran ini. Karena desa yang mereka akan kunjungi adalah salah satu desa yang memiliki keindahan alam yang indah.

Di sana terdapat danau besar yang masih sangat asri. Desa yang akan mereka kunjungi adalah sebuah desa yang berada di tengah-tengah danau besar itu. Warga yang tinggal di sana sebagian besar mata pencariannya adalah sebagai nelayan.

Mereka mencari ikan di danau itu dan menjual hasil tangkapannya ke kota. Belum berangkat saja Ellena dan teman-temannya sudah merasa senang dan bersemangat. Seperti yang sudah mereka bicarakan beberapa hari sebelumnya di grup chat mereka bersembilan orang itu.

Dari kesembilan sahabat itu hanya satu orang yang tidak bisa ikut dalam kegiatan ini. Iya… Lagi-lagi dia, salah satu sahabat Ellena yang bernama Natali tidak akan ikut kegiatan itu. Dia mahasiswa terpintar dan tersibuk di kelas Ellena.

Ketika di dalam kelas dia sibuk belajar dengan fokusnya. Jika dia di tempat mengajar les maka ia akan fokus mencari cuan dengan kemampuan dan kepintaran yang dia miliki. Maka tidak akan ada waktu untuk pergi selama dua malam tiga hari ke desa kecil di tengah hutan sana, bagi seorang Natali.

Setelah Mila melontarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mata Ellena terlihat bengkak. Ellena yang dapat mengalihkan atau mencari Alibi bahwa matanya bengkak adalah karena menonton drama Korea, terlihat menjadi tenang ketika teman-temannya percaya.

Padahal yang membuat Ellena menangis sampai matanya bengkak adalah perihal kabar dari sang Mama yang memberitahu bahwa Papa nya melakukan hal yang tidak senonoh lagi kepada Mama dan Adek Ellena di kampung.

Pagi itu, mata kuliah pertama yaitu Ekonomi Bisnis 2 berjalan dengan lancar dan baik.

“Eh… Yuk ke kantin yuk!” kata teman Ellena yang bernama Esi.

Esi adalah teman Ellena yang satu tempat tinggal dengan Ellena. Namun mereka beda kamar dan beda lantai. Esi di kamar nomor enam belas lantai dua dan Ellena di kamar kosong tiga lantai satu.

Seperti persahabatan pada umumnya Ellena dan Esi memang sangat sering bersama-sama dikarenakan satu tempat tinggal.

Kadang-kadang Ellena dan Esi juga berangkat bersama menggunakan satu motor, entah itu motor Esi atau motor Ellena. Tapi hari itu mereka berangkat menggunakan motor masing-masing. Karena akhir-akhir ini Esi sangat sering berangkat lambat, waktu sangat mepet dengan jam masuk. Dan Ellena tidak bisa mengikuti gaya berangkat Esi, datang terlambat ke kampus seperti itu.

Esi juga semenjak semester tiga ini sering ada kegiatan di luar kampus, bersama teman-teman satu komunitas keagamaan. Berhubung Esi dan Ellena beda kepercayaan, jadi walaupun mereka satu tempat tinggal tetapi mereka tidak terlalu dekat untuk perihal pribadi.

Jadi masalah yang baru saja dialami oleh Ellena, oleh Mama dan adiknya, untuk saat ini Ellena menyimpannya sendiri. Rasanya belum ada teman yang pas untuk tempat cerita Ellena.

Dari semester satu sampai sekarang semester tiga, Ellena di kampusnya memiliki teman-teman yang bisa dibilang sudah menjadi satu geng dengannya. Tapi bukan dalam arti geng yang negatif.

Mereka sering belajar kelompok. Kumpul bersama, nyantai, jalan-jalan ke mall, masak-masak bersama, karaoke, jalan-jalan atau pergi kemana pun pasti mereka bersembilan, walaupun kadang tidak selalu lengkap.

Dari ke delapan teman-teman Ellena itu, mereka semua sudah tahu perihal perilaku Papa Ellena. Karena mereka sering ada sesi curhat mengenai keluarga masing-masing. Mereka saling terbuka akan kehidupan pribadi atau keluarga. Tetapi tidak semua ceritanya tentang kebencian, seperti halnya masalah yang ada di keluarga kecil Ellena.

1
Di babb ini kita dapat menyimpulkan .. jangan menunda-nunda pekerjaan yang bisa kita kerjakan sekarang... 🤭🤭🤭
Malaikat berhati batu 😂😂 bukan nya yang namanya malaikat gak punya hati ya 🤭🤭🤭maaf klo salah 🤭🤭🤭🤭🤭🏃🏃🏃🏃🏃
Ela Jutek
seng sabar non tu pasti chat lupa waktu jadi ribet sendiri😂😂
玫瑰
next please
𝒯ℳ
Keren
𝒯ℳ
Numero ☝️ buat komen dan like oyeeeeee
𝒯ℳ
Orange seharusnya
𝒯ℳ: Kalah taruhan ?
total 4 replies
𝒯ℳ
Sunblock dan eyeliner..... maap kepo ratu
Siti H: lha.. bisa2nya tau alat make up🤣🤣😅😅🤭
total 1 replies
𝒯ℳ
Hairdryer seharusnya ratu
𝒯ℳ
Harusnya alarm ratu... bkn alaram 🙏🙏🙏
玫瑰
Kehidupan kampus yang sungguh dirindui..
🦋⃟ℛ⚜️ʜᴇʟʟᴇɴ⭐️🌸💜ᴬ∙ᴴ࿐: yuk kak kita ikut bus ellena dkk aja 😂
total 1 replies
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Esi pemborosan 🤣, belanja sesuai kebutuhan bukan ke inginkan. Tapi kalau uang sudah banyak sih gak masalah haha
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Iyaa sama suka pink juga wkwk
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Compalek wkwk, itu seperti di tawarin makan harus di colet
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Terus aja es, terusss sampai sana. Masih terus lagi 🤣🤣
🦋⃟ℛ★Bintang☀️✡️ᴬ∙ᴴ࿐
Kebayang dua cewek ini duduk di atas motor wkwk
玫瑰
Next
🦋⃟ℛ⚜️ʜᴇʟʟᴇɴ⭐️🌸💜ᴬ∙ᴴ࿐: Done kk hihi
total 1 replies
Ela Jutek
nah kan ada yg lupa lagi tu si Esi, untung belom malem coba bawa koper aja ntar kalo udah tutup toko nya ya hee
Ela Jutek: hooh bener tu kak😂
total 6 replies
Alhamdulillah akhirnya up juga meski hanya satu babb 🥰🥰🥰.... semangat kk ..
next next
🦋⃟ℛ⚜️ʜᴇʟʟᴇɴ⭐️🌸💜ᴬ∙ᴴ࿐: Makasih dek udah doain jadi kk up hari ini wkwk
total 3 replies
🥀⃟ʙʀ 🎀 🅐🅨🅐 🎀
kehidupan yg sangat keras dihadapi oleh Ellena dan keluarganya..ikut kesel bacanya ngelihat kelakuan papanya yg gk punya hati bgt..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!