NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Preman Insaf

Terjerat Pesona Preman Insaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Mafia / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Emma Shu

Bertubi-tubi, Aiza dihantam masalah yang mengaitkannya dengan sosok Akhmar, dia adalah pentolan preman. Rasanya gedeg sekali saat Aiza harus berada di kamar yang sama dengan preman itu hingga membuat kedua orang tuanya salah paham.
Bagaimana bisa Akhmar berada di kamarnya? Tapi di balik kebengisan Akhmar, dia selalu menjadi malaikat bagi Aiza.

Aiza dan Akhmar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Perkelahian

Akhmar geleng- geleng kepala menyadari sedang dibuang di tempat yang menurutnya tak seharusnya ada di sana. Dulu, ia waktu dimasukkan ke pondok pesantren oleh papanya, ia kabur dari pondok dan memilih untuk tinggal di rumah temannya. Itulah sebabnya ia tidak pernah masuk pondok seperti Aldan, sebab ia selalu kabur setiap kali dimasukkan ke pondok.

Tiba- tiba terdengar suara berisik motor yang gas nya ditarik tak beraturan, menimbulkan suara riuh yang menyakitkan telinga, belum lagi suara knalpot motor yang mengerikan. Lebih rame dari pasar ikan. Cempreng seperti kaleng rombengan. Hadeeh...

Sejurus pandangan tertuju ke arah luar masjid, di mana seorang pria yang menunggangi motor kawas*ki di depan masjid itu menarik- narik gas. Berisik sekali.

Orang- orang di dalam masjid pun melongok, merasa terganggu, berbisik, dan saling membahas kegaduhan itu.

"Ya Allah, siapa itu?"

"Berisik sekali."

"Bikin onar aja."

"Nggak sopan. Nggak tau agama."

"Rusak akhlaknya itu."

"Nyari masalah tuh orang."

Beberapa orang bapak- bapak tampak bangkit berdiri dan mendekati si pria yang sedang bikin onar di luar masjid. 

Tak lain preman itu adalah Jamed, preman kampungan yang kerap bikin onar di perkampungan, suka malakin orang, mintain duit, mabuk- mabukan, dan katanya sih suka ngeganja. Pokoknya parah. Ada tato di sepanjang lengannya, rambutnya gondrong. Mukanya bengis.

"Hei, apa mau mu?" seru Bapak tua yang dianggap sebagai tetua yang dihormati.

"Jangan bikin keributan di sini. Sedang ada acara keagamaan. Kamu kan tahu sendiri itu!" Ucap Pak Rt.

Tak mau peduli dengan si bapak tua dan Pak Rt, Jamed  menuruni motor, lalu masuk ke halaman masjid. Ia menuju ke samping masjid sambil mengeluarkan sebuah botol kaca dari kantong celananya, lalu melemparnya ke arah teras samping masjid dimana Akhmar tengah duduk. Sayangnya, saking tenaganya kuat saat melempar, botol malah melayang masuk ke dalam masjid melalui jendela yang terbuka. Botol mengenai lampu masjid bagian depan, lalu meluncur ke bawah.

Prang!

Botol bersamaan dengan lampu yang pecah berjatuhan mengenai kepala Aiza yang berada tepat di bawahnya. Aiza menjerit, merasakan sakit yang luar biasa pada kepalanya, ia merasakan sesuatu yang cair meleleh di pelipisnya. Serpihan kaca lampu mengenai punggung tangannya. Sementara kulit lain yang terlindung dari gamis dan hijab tetap aman.

Jerit dan keramaian sontak membahana, ruangan menjadi gaduh, mengira ada pengacau yang menyusup. Orang- orang berlarian. Anak- anak menangis.

Akhmar berlari mengejar Jamed, melompati tanaman hias yang ada di sisi teras samping masjid, lalu berlari secepat kilat mendekati Jamed.

"Bukan cuma lo satu- satunya preman di sini. Jangan sok berkuasa!" geram Akhmar menatap wajah bengis Jamed.

Pria berkulit cokelat dengan bulu halus yang tumbuh di rahang itu membalas tatapan Akhmar dengan tajam. "Banyak bacot lo! Ini wilayah kekuasaan gue! Bangs*t!"

Jamed melayangkan tendangan ke arah Akhmar. 

Dengan sigap, Akhmar secepat kilat berkelit hingga tendangan hanya mengenai udara.

Perkelahian tak dapat dielakkan. Mereka berjibaku dengan saling pukul, saling tendang dan saling serang satu sama lain. 

Banyak warga yang menonton, namun juga banyak yang panik, hendak melerai tapi takut terkena imbas pukulan.

Ada pula yang berteriak meminta supaya perkelahian dihentikan.

Aksi saling serang antara Jamed dan Akhmar terlihat sangat panas dan dengan gerakan cepat, persis yang terjadi di film laga. 

Bersambung

1
Cristiyan Wijaya
melowww jirrr
Teni Fajarwati
😂
Teni Fajarwati
😭😭😭
Teni Fajarwati
nah gitu,
Teni Fajarwati
emaknya terlalu kejam,walopun kecewa,
Teni Fajarwati
awal bab banyak typo,tapi semakin kesini semakin bagus,,,
Teni Fajarwati
akhmar bener2 parah
Teni Fajarwati
kayanya bapaknya aiza
Teni Fajarwati
🤣🤣🤣
Neus Assalma
ini novel knpa kata-kata nya byk yg di ulang, apakah kurang inspirasi thor
Linda Kustanty
owalahh gara2 kolor ijo to ampek d teriak.in maling😆😆
arzetti azra
Luar biasa
Susi Andriani
hadir
Riski
Lumayan
zevs
izin maraton thor
Mala Sia
Luar biasa
Suyatno Galih
menurut Ismail ustadz tukang kawin, masa ll akhmar buruk lha dirinya sendiri yg yg suka kawin demen janda pirang apa bkn bobrok namanya
Suyatno Galih
Thor itu ustadz abal abul kl ngomong dr mulut apa boret sih, dl azia di usir di bilang bkn anak nya lagi lha skrg di kt putri tersayang, n skrg Zahrah minggat dr perjodohan di blng bkn anak nya jg, udah srh cari janda pirang sj
Suyatno Galih
karapmu lah ikut sesek jd akhmar sm azia
Suyatno Galih
akhmar luka, pedih tp tak sepedih hatinya, tp jgn jd berandalan lagi ya mar, malu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!