NovelToon NovelToon
BUKAN SITI NURBAYA

BUKAN SITI NURBAYA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:12.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: eka tresnawati

Ini zaman modern. Tak seharusnya orang tua Tasya menjodohkannya dengan laki-laki yang tak dia kenal. Bahkan orang tuanya pun tak mengenal lelaki itu dengan baik.

Hanya berdasarkan pertemanan ayah Tasya dengan ayah lelaki itu, membuat mereka terjebak dalam pernikahan.

Akankah benih cinta itu tumbuh? Bagaimana dengan pernikahan mereka?

Selamat membaca ^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka tresnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reza dan Tasya

Reza dan Tasya beradu pandang. Reza ingin sekali menyentuhnya. Tapi dia tidak berani.

"Sya, kamu cantik sekali" ucap Reza tanpa sadar

"A Reza, Tasya gak salah dengar kan ya" ucap Tasya

Seketika Reza tersadar. Tidak pernah dia memuji Tasya sekalipun Tasya selalu nampak cantik dihadapannya.

"Maksudku kalung itu, cantik dipakai kamu. Cocok." ucap Reza bohong

"Bilang aja A Reza terpesona sama aku A." Tasya menggodanya

"Apaan sih kamu. Gak dengar aku bilang apa tadi? Kalungnya Sya! Jangan Geer" Ucap Reza ketus yang sadar digoda Tasya

"Iya.. Iya.. Gak usah marah juga kali. Gak bisa ya A Reza lembut sedikit sama Tasya. Kalau ngomong pasti aja pakai urat." Tasya protes

"Kamu sih mancing-mancing" Reza membela diri

"A Reza, Bagaimana kita ke depannya A" Tasya seolah menyesal

"Kamu menyesal Sya?" tanyanya lembut

"A Reza kan sudah punya pacar. Itu nanti bagaimana?" tanya Tasya

"Aku sudah putus" jawabnya cepat

"Serius A? Apa gara-gara aku? Kalau gara-gara aku, aku minta maaf ya A. Aku juga sebenarnya gak mau di posisi begini. Tiba-tiba tunangan dan kita jauh dari kata cinta" ucap Tasya

"Bukan Sya. Dia yang ninggalin aku. Sudah biar kamu tidak merasa bersalah" Reza bicara jujur

"Dia ninggalin A Reza gara-gara tahu A Reza bakal nikah sama aku?" tanya Tasya lagi

"Bukan. Dia sudah nikah duluan. Tadinya aku yang mau putusin dia. Eh malah dia duluan yang nikah. Baguslah. Aku jadi gak nyakitin dia" ucap Reza jujur

"Yah, A Reza patah hati dong. Sabar ya A Reza. Mungkin bukan jodoh" Tasya menghibur Reza

"Yaiyalah. Jodohku kan kamu" ucap Reza kemudian

Jantung Tasya berdegup kencang setelah mendengarnya.

"Haha.. Apa sih A Reza. Ngaco" ucap Tasya menyangkal

"kok ngaco Sya? Yang mau nikah sama aku kan kamu. Yang bakal jadi ibu dari anak-anakku kan kamu juga. Memang kamu mau kita cerai? Ucap Reza menakut-nakuti

"Ih Naudzubillahi mindzalik A. Aku mau nikah sekali seumur hidup." ucap Tasya masih tanpa sadar

"Jadi?" Reza tersenyum puas. Seakan menyadarkan Tasya

"Apa sih A Reza" Tasya benar-benar malu kali ini. Dia tak berani memandang wajah calon suaminya itu.

"Aduh yang lengket" Rasya mendekati keduanya

"A Reza, ini A Rasya. Tahu kan aku punya kakak" ucap Tasya bangga memeluk kakaknya.

Reza melihat Tasya yang manja seolah menemukan sosok Tasya yang lainnya.

"A Reza nanti aku titip Tasya ya. Maaf kalau nanti Tasya kekanakan" ucap Rasya

"Haha.. Aduh aku panggilnya apa ya? Satu sisi calon kakak ipar aku. Satu sisi umurnya masih dibawah aku" ucap Reza

"Haha iya juga ya. Panggil Rasya aja A" ucap Rasya sopan

"Anak-anak ayo kesini. Kita diskusi lagi" ajak Ibu Tasya

Mereka kemudian berkumpul. Namun kali ini tampak santai.

"Kita para orang tua sudah ngobrol. Bagaimana kalau kalian nikah minggu depan?" tanya Pak Danu

"Gak kecepatan pa? Tanya Reza kaget

"Sudah tenang saja, semua biar kita yang atur. Nanti kalian tinggal duduk manis di pelaminan" ucapnya lagi

Reza dan Tasya saling pandang.

"Hei malah pandang-pandangan" Pak Danu menyadarkannya

"Eh.. Hmm.." baru Reza mau bicara Pak Danu sudah mendahului

"Sepertinya anakku tidak sabar. Maaf ya Pak Taufik. Memang pernikahan anak kita harusnya hari ini saja di gelar" ucap Pak Danu.

Yang lain tertawa mendengarnya.

"Iya betul, kayaknya Nak Reza sudah tidak sabar. Sudah lah Minggu depan saja. Biar uwa juga gak bolak balik Sya" ucap Uwa Tasya yang memang tinggal di luar kota.

"Nah? Saya juga harus menginap kalau begitu." canda Pak Danu lagi

Akhirnya keputusan sudah di ambil. Mereka akan melakukan persiapan dengan ngebut. Hanya memiliki waktu enam hari sebelum menuju hari yang dinanti.

1
Air
Luar biasa
Eni Fatar
bagus ceritanya mengingat saya di kampung thor
Titin Pbg
sumpah kk tak cari engga ada.. nyampai pusing kepala
Anonim
🤣🤣🤣😱🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣🤣
Anonim
🤣🤣🤣🤣🤣🙄🤣🤣🤣🤣🤣🤣
azkayramecca
abis baca anaknya dulu di apk lain ketagihan baca punya mbak author,the best deh kenapa gak dari dulu nemu ceritanya² ambu
Ambu: aaa terima kasih kaaakkk... 🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Vinanur
bagus
Ambu: terima kasih kak 🙏🙏🙏🥰
total 1 replies
Nazwan Faiq
the best
Cocom Chomaria
enak bacanya.... meski konflik masih santun
Indah Aulia
Bagus alur ceritanya, gak ngebosenin..good job thor
Syinta Azmi
resep nu karomennnn😁😁
Syinta Azmi
terimaksih ambuuu atas karyamuu🤩🤩🤩
tenny
ceritanya bagus & natural, konflik yg dibangun ga bertele2.
Syinta Azmi
apa yg Mami inget🙄
❀𝕴𝖒𝖆 𝕶𝖎𝖓𝖆𝖓𝖌𝖌𝖎❀
suara jeritan hati lala😅😅😅
❀𝕴𝖒𝖆 𝕶𝖎𝖓𝖆𝖓𝖌𝖌𝖎❀
ampelany kali😅😅😅
Syinta Azmi
yah Vano tembus kan tuhhhh😆🤣🤣🤣
Syinta Azmi
🤣🤣🤣🤣
bang Vano ampun DJ😆😆😆
Syinta Azmi
🤣🤣🤣🤣🤣
Syinta Azmi
yampun Vano Vano.....🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!