Badgirl? Cuek? Most famous? Iyya. Itu semua julukan dari seorang gadis cantik, Keyla Arletta Alexandria.
Namun semua sifat itu harus lenyap, ia harus relakan dan digantikan menjadi sifat pendiam dan ramah. Fake Nerd?
Keyla merubah diri nya dari gadis berandalan menjadi gadis pendiam dengan kacamata bulatnya.
Hanya karena menjalankan satu misi dari sang ayah, Keyla rela untuk merubah dirinya.
Apakah seorang gadis berandalan mampu menjadi gadis pendiam, Fake Nerd?
•••••
Write by : yovvandzzam_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Unknownnnnn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap duapuluh
Siswa-siswi XII Bahasa mengeluarkan lks yang tadi di suruh Bu Lidya. Mereka mengerjakan soal-soal yang ada dihalaman tersebut, benar-benar menguras otak dan keringat. Bel pulang sekolah tepat jam 12:50 sudah berbunyi. Mereka semua merapihkan alat tulis masing-masing dan mengumpulkan tugas nya yang sudah dikerjakan tadi.
“Baik, bel pulang sudah berbunyi. Pertemuan kita kembali minggu depan, assalamualaikum.” ucap Bu lidya seraya keluar.
“Wa'alaikumsallam bu.”
***
Keyla melangkahkan kaki nya kekamar miliknya, hari ini cukup melelahkan. Keyla menaruh tas dan sepatunya lalu menuju ke kamar mandi untuk berganti baju. Ia memakai hotpants dan baju santai berwarna peach dengan tulisan ‘Bitch!’.
Tokk..Tokk..Tokk..
Kamar keyla ada yang mengetuk, ia buru-buru membuka pintunya dan hanya menimbulkan kepalanya saja. Ternyata Andra.
“Kenapa bang?,” ucap Keyla
“Anterin gue yuk.”
“Kemana?,”
“Ke bengkel mau benerin motor gue.”
“Motor lo rusak?,” Andra menggeleng cepat.
“Bukan, a-anu udah berasa gak enak aja gitu pas dibawa, key.”
“Oh, yaudah yuk. Tapi ada syaratnya.” Keyla memberikan senyum manisnya.
“Apa?,” Andra memutar bola mata nya malas.
“Beliin Ice cream green tea!!” Pekik Keyla. Andra menghela nafasnya namun tak urung mengiyakan.
“Aseqqq! Bentar ya bang. Keyla ganti baju dulu.” Keyla langsung menutup pintu kamarnya cepat. Keyla hanya memakai celana legging hitam dan jaket boomber nya.
Keyla langsung turun kebawah dan melangkahkan kakinya menuju bagasi sudah dipastikan abangnya disana. Ia langsung menaiki motor sport abangnya tanpa aba-aba. “Let's go!!” Keyla berpekik kencang. “Pengang telinga gue dek!!” Keyla hanya memberi cengirannya.
Andra melajukan motornya diatas kecepatan rata-rata. Ia akan ke bengkel teman Andra. Sesampainya disana Andra langsung memarkirkan motornya dan diambil alih oleh Rizky.
“Ky, rombak mesin motor gue ya, biar lebih laju.” ucap Andra. Rizky mengangguk ngerti.
Andra dan Keyla duduk di tempat tunggu bengkel itu. Keyla memperhatikan tukang bengkel tersebut.
“Motor lo perasaan masih aman-aman aja bang.” ucap Keyla.
“Gapapa pengen dibetulin aja. Biar makin luwes, haha!” Katanya seraya tertawa.
“Sa ae lo!”
Andra mengelilingi motor yang sedang di rombak itu supaya menambah kelajuannya. “Ini lama gak kira-kira?.” tanya Andra. “Nggak bang. Bentar lagi juga selesai.”
Andra mengangguk pasti.
Andra kembali duduk di samping adiknya. Ia melihat sang adik dari samping kiri, takjub. Andra beruntung sekali memiliki adik seperti keyla, sudah cantik baik pula. Ia akan berjanji pada diri sendiri untuk menjaga keyla dan membahagiakan adiknya serta tidak boleh ada yang merusaknya atau menyakitinya.
“Bang! Udah selesai noh, ngeliatin gue mulu! Iyya gue tau gua cakep.” ucap Keyla seraya tertawa.
“Ge’er!” Andra langsung menghampiri Rizky si montir itu. “Udah selesai, bro?” tanya andra seraya melihat ke bagian bawah motornya. “Udah bang.” Andra merogoh celana jeans nya dan mengambil dompet coklat miliknya dan mengeluarkan beberapa lembar uang pecahan Rp.100.000.
“Makasih bang.” Kata montir itu. Andra mengangguk.
“Key, ayo!” Keyla langsung menuju abangnya berdiri yang disamping motornya.
“Beli Ice cream!” Andra mengangguk seraya tersenyum dan mengacak surai hitam milik Keyla.
Andra melajukan motornya menuju taman yang ramai tukang ice cream disana. Keyla bersenandung kecil melihat burung berterbangan diatas langit.