NovelToon NovelToon
MENIKAHI MUSUHKU

MENIKAHI MUSUHKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Nikahmuda
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mella Flowers

Biyanna Loralie Avacyn adalah gadis remaja yang tidak suka diatur. Anna, orang sering memangilnya itu. Anna memiliki satu orang sahabat yakni Ellerose Naselin Jasney yang sama sama suka kebebasan.

Namun tak disangka tak diduga tiba tiba orang tua kedua gadis itu menjodohkan mereka dengan anak sahabat mereka karena sudah tak sanggup lagi untuk menjaga kedua anaknya yang suka kabur kaburan.

Mereka adalah Xiaotian Charis Livian dan Albiru Sky Geovander yang ternyata musuh bebuyutan dua sahabat itu.

Gimana kehidupan mereka kedepannya?

kita saksikan kisah ceritanya di "Menikahi Musuhku".

Selamat membaca, , ,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3

...~•Happy Reading•~...

......................

Tin tin tin

Suara klakson motor sport mengundang perhatian banyak orang, ditambah lagi dengan si pengemudi ternyata seorang perempuan.

Saat mendengar suara itu pengendara yang satunya melambatkan laju motor membuat kedua motor sport itu melaju bersebelahan.

"Gue mau ke pom bensin dulu". Ucap Rose, orang yang tadi membunyikan klakson.

"Gue tunggu di Caffe biasa".

"oke".

Kedua motor itu melaju berbeda arah, Anna melajukan motornya dengan kecepatan kencang menuju tempat biasa mereka nongkrong. Sedangkan Rose berbelok menuju pom bensin.

Cukup lama mengantri akhirnya giliran dia. "Full tank mas". Ujar Rose.

Tank motor terisi pas bagian membayar. "Maaf neng lagi gak bisa pake Qris, bisa tunai atau kredit".

Mampus.

Dompet Rose ada di dalam tas, dirinya tak pernah membawa uang cash seperti Anna di casing ponsel.

"Aduh mas saya gak baya cash".

"Tapi neng--, , ".

"Biar saya yang bayar". Seseorang mencelah pembicaraan mereka.

Saat Rose menengok ke arah suara, cowok itu terlihat familiar.

"Baru beberapa menit yang lalu bertemu masa lupa". Ucap pemuda itu seperti tahu apa yang ada di kepala Rose saat ini.

"Gue ganti langsung".

keduanya sudah sedikit menjauh dari pom bensin. Rose segera meminta untuk mengganti agar dirinya tak memiliki hutang pada siapapun.

Sungguh rose lupa.

"Santai aja, itung itung biaya perkenalan".

Rose tak suka itu, Ia merebut ponsel pemuda itu dengan paksa. Sedangkan si pemuda santai aja karena gak mungkin gadis di depan nya itu bisa membuka pasword ponselnya.

Ting

Ting

Bunyi notifikasi masuk membuat mulut pemuda itu menganga tak percaya, apalagi saat notifikasi itu berisi uang masuk.

"Lo kenapa?".

Seketika kesadaran Albiru datang.

Ya orang yang membayar tagihan pom bensin rose adalah Albiru, cowok yang beberapa menit yang lalu menangkapnya dari kejaran guru BK.

Albiru terus menatap punggung gadis itu yang kian menjauh meninggalkan mereka sampai menghilang di pandangan.

"Siapa?". Tanya Tian yang ikut penasaran karena Albiru menatap orang itu tanpa berkedip.

Albiru menatap kedua sahabatnya dengan wajah syok.

BUGH

Shaka yang kesabarannya setipis tisu memukul kepala Albiru cukup kencang.

"Jawab, jangan diem kaya orang kesurupan anjing".

"Tuh cewek bisa bobol ponsel gue". Jawab Albiru dengan wajah tak bisa dikondisikan.

"Emang siapa dia?".

"Tapi dari belakang kaya kenal gue, kaya pernah liat". sambung Shaka.

"Rose".

Satu kata itu membuat kedua pemuda itu ikut syok. "Rose bobol ponsel Lo?". pekik Shaka cukup kencang samping gak percayanya.

Albiru mengangguk. Dia melihat layar ponsel yang memperlihatkan bukti transfer masuk.

Meninggalkan Tiga pemuda yang sedang syok.

Si pelaku lain tak bukan adalah Rose membelokan motornya menuju salah satu Caffe yang ada di dekat sirkuit yang sudah tak terpakai.

Rose turun dari motornya lalu melepaskan helm meletakkannya di atas motor. Penjaga parkir disana cukup aman untuk meninggalkan barang ditambah lagi parkiran dilengkapi cctv.

Kring

Suara lonceng berbunyi saat ada pelanggan masuk. Caffe itu tak terlalu ramai atau terlalu sepi, kebanyakan pengunjung yang datang memilih Caffe itu karena tenang.

Mereka bisa mengerjakan tugas atau apapun itu di Caffe tersebut.

Pandangan gadis itu menyapu sekeliling mencari keberadaan sahabatnya. setelah ketemu kakinya melangkah mendekat.

"Lama banget, nyampe jamuran gue nungu". Keluh Anna menggeser minuman yang sudah dia pesan untuk Rose.

"Sorry, ada insiden kecil tadi".

Lalu menyeruput ice coffee miliknya yang sudah sedikit meleleh.

"akhhh, , akhirnya tenggorokan gue adem juga".

...~•Bersambung•~...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!