NovelToon NovelToon
Air Mata Di Atas Mahkota

Air Mata Di Atas Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Frenzy hrp

Saat hamil tujuh bulan, Kayla baru sadar bahwa pernikahannya hanyalah kebohongan.
Suaminya berselingkuh.

Mertuanya membencinya.
Dan rumah mewah yang dulu ia sebut rumah perlahan berubah menjadi neraka.
Padahal tanpa Kayla, Adrian Wijaya bukan siapa-siapa.

Dikhianati saat mengandung, dibuang ketika paling rapuh, Kayla memilih bangkit. Perlahan, wanita yang dulu diremehkan itu berubah menjadi sosok yang tak lagi bisa disentuh.

Kini saat semua pria mulai berlutut memperebutkan hatinya...
mantan suaminya justru kehilangan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Frenzy hrp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Retakan di Dinding Kaca

Botol parfum kecil itu terasa sedingin es di telapak tangan Kayla.

Tulisan tinta hitam di permukaannya seolah berubah menjadi ejekan yang menertawakan seluruh cinta dan pengorbanannya selama ini.

Property of Valerie. Don’t forget to return this to me tonight, Hubby ;)

Napas Kayla tersendat.Tubuhnya melemah seketika.

Dengan langkah goyah, dia mundur hingga punggungnya membentur pintu kamar mandi. Perlahan tubuh ringkih itu merosot jatuh ke lantai dingin.

Tangannya refleks memeluk perut besarnya erat-erat.

Sementara tangan satunya membekap mulut sendiri, menahan suara tangis yang nyaris pecah.

Dia tidak boleh bersuara.

Tidak boleh.

Kalau Ibu Sandra mendengar dia menangis, wanita itu pasti hanya akan mencibir dan menyebutnya drama murahan.

Air mata Kayla akhirnya jatuh tanpa bisa dibendung lagi.

Dadanya terasa sakit.

Sesak.

Seolah ada batu besar yang menekan paru-parunya hingga sulit bernapas.

Untuk pertama kalinya sejak menikah, rasa percaya yang selama ini dia pertahankan mati-matian mulai retak.

Enggak... pasti ada penjelasannya.

Kayla buru-buru menggeleng kecil, seolah sedang mencoba menyelamatkan dirinya sendiri dari kenyataan.

Mas Adrian itu CEO. Dia sering ketemu klien, model, partner bisnis... mungkin Valerie cuma rekan kerja.

Iya.

Pasti begitu.

Tulisan “Hubby” itu mungkin hanya candaan perempuan genit yang mencoba menggoda Adrian.

Dan parfum ini...

Mungkin Adrian memang berniat mengembalikannya.

Kayla terus mencari pembenaran.

Karena jauh di dalam hatinya, dia tahu dirinya belum siap menerima kemungkinan paling menyakitkan.

Jika rumah tangga ini hancur...

ke mana dia harus pergi?

Siapa yang akan menerima dirinya dan bayinya?

Dengan jemari gemetar, Kayla menyembunyikan parfum itu ke dalam tas kosmetik lama miliknya, lalu menyelipkannya di balik tumpukan handuk.

Dia menghapus air matanya berkali-kali sebelum keluar dari kamar mandi.

Namun sejak pagi itu, mansion keluarga Wijaya terasa berbeda.

Rumah megah itu mendadak terasa dingin dan asing.

Seolah seluruh dindingnya sedang menertawakan kebodohan Kayla.

Siang harinya, Kayla sedang membawa tumpukan seprai bersih menuju lemari penyimpanan di lorong bawah.

Tubuhnya terasa sangat lelah.

Perutnya semakin berat.

Punggungnya nyeri sejak tadi pagi.

Belum lagi kepalanya yang terus dipenuhi bayangan Adrian dan perempuan bernama Valerie itu.

Saat langkahnya melewati karpet ruang tengah—

“Akh!”

Nyeri tajam tiba-tiba menusuk perut bagian bawahnya.

Tubuh Kayla langsung limbung.

Seprai di tangannya jatuh berhamburan ke lantai saat dia refleks mencengkeram meja kecil di samping lorong.

Brak!

Sebuah vas bunga ikut terjatuh dan pecah berkeping-keping.

“Heh!”

Tiara yang sedang duduk bermain ponsel langsung berdiri.

“Itu vas impor, Kak!”

Kayla meringis sambil memegangi perutnya yang mengeras.

“Maaf... perutku tiba-tiba sakit...”

Namun Tiara malah memutar mata malas.

“Drama lagi.”

Suara langkah heels terdengar mendekat.

Ibu Sandra muncul dengan wajah kesal.

Bukannya menanyakan keadaan Kayla, wanita itu justru langsung menatap pecahan vas di lantai

“Kamu ini memang pembawa sial.”

Kalimat itu meluncur dingin tanpa rasa iba sedikit pun.

“Pantes Adrian sekarang makin malas pulang.

Rumah jadi gak nyaman sejak ada kamu.”

Jantung Kayla seperti ditusuk pelan.

“Bu...”

“Jangan nyalahin Adrian kalau dia lebih betah di luar. Lelaki sukses mana tahan punya istri lemah dan berantakan seperti kamu?”

Setelah mengatakan itu, Ibu Sandra pergi begitu saja.

Tiara ikut berlalu sambil mendecakkan lidah kesal.

Tak ada satu pun yang membantu Kayla berdiri.

Tak ada yang peduli pada wajah pucatnya.

Tak ada yang peduli kalau wanita hamil besar itu nyaris jatuh Kayla menunduk pelan.

Air matanya kembali jatuh.

Dengan susah payah, dia berjongkok memunguti pecahan vas satu per satu sambil menahan nyeri di pinggangnya.

Tangannya mengusap perut besarnya perlahan.

Sabar ya, Nak...Ibu masih di sini

Ibu akan bertahan demi kamu.

Malam harinya Adrian pulang hampir tengah malam.

Hubungan mereka kini terasa seperti kaca tipis yang retak perlahan.Masih utuh.

Namun hanya tinggal menunggu waktu untuk benar-benar hancur.

Adrian semakin jarang bicara.

Semakin dingin.Semakin sering pulang larut dengan alasan pekerjaan.

Dan beberapa kali, Kayla mendengar nama Valerie disebut sekilas dalam percakapan telepon Adrian tentang proyek iklan dan kerja sama agensi.

Namun setiap kali Kayla mencoba bertanya, Adrian selalu mengalihkan pembicaraan. Pintu kamar terbuka.

Adrian masuk tanpa ekspresi.

“Mas... mau aku buatkan teh hangat?” tanya Kayla pelan.

“Gak usah.”Jawabannya singkat.

Datar.

Tanpa menatap wajah Kayla.

Saat Adrian membuka kancing kemejanya, ponsel di saku celananya tiba-tiba bergetar.

Dan Kayla melihat dengan jelas bagaimana ekspresi Adrian berubah waspada.

Pria itu cepat-cepat mengambil ponselnya, melirik layar sebentar, lalu membalikkan ponsel itu menghadap ke bawah di atas meja.

Bahkan dia sengaja menutupi sebagian layar dengan buku.

Gerakannya terlalu cepat.

Terlalu hati-hati.

Seolah ada sesuatu yang sangat ingin dia sembunyikan dari Kayla.

“Aku mandi dulu.”

Tak lama kemudian suara air shower terdengar dari kamar mandi.

Keheningan memenuhi kamar.

Dan di tengah kesunyian itu—

Pip.

Layar ponsel Adrian menyala dari balik tumpukan buku.

Kayla menatapnya lama.

Jantungnya berdetak sangat kencang.

Tubuhnya gemetar.

Namun perlahan, dia melangkah mendekat.

Dengan tangan dingin, Kayla menggeser buku yang menutupi ponsel itu.

Sebuah notifikasi media sosial muncul di layar.

Akun bernama @valerie.amanda baru saja menandai Adrian dalam sebuah foto.

Napas Kayla berhenti.

Perlahan dia menyentuh layar yang masih menyala.

Dan dunia Kayla runtuh saat itu juga.

Di layar ponsel, terlihat Adrian duduk di sebuah restoran mewah bernuansa romantis.

Di sampingnya ada seorang wanita cantik dengan rambut panjang bergelombang dan senyum elegan yang memikat.

Wanita itu bersandar manja di bahu Adrian.

Dan yang paling menghancurkan—

tangan Adrian melingkar erat di pinggang wanita itu.

Pose intim.

Nyaman.

Natural.

Seolah mereka memang pasangan sungguhan.

Tatapan Adrian dalam foto itu bahkan terlihat jauh lebih hangat daripada tatapan yang pernah dia berikan pada Kayla selama setahun terakhir.

Di bawah foto tersebut tertulis caption:

“Every night feels too short when I’m with you, my favorite CEO ❤️”

Lutut Kayla benar-benar kehilangan tenaga.

Dia jatuh terduduk di lantai samping ranjang.

Air matanya menetes tanpa suara.

Jadi ini Valerie.

Cantik.

Elegan.

Bersinar.

Dan sekarang...

perempuan itu sedang memeluk suaminya.

Tepat saat itu, suara shower di kamar mandi mendadak berhenti.

Dan langkah kaki Adrian mulai terdengar dari balik pintu.

1
Mundri Astuti
bukannya Kayla dpt bonus ma dp byran tenaganya yak, knapa ga ambil kosan yg bersihan minimal, kan anakmu masih merah kayla
marwah: abis biaya rumah sakit kak Kayla disana 2 minggu devan bayar nya cuman seminggu
total 1 replies
Hari Saktiawan
cerita yang bagus lanjut
Mundri Astuti
next thor
Mundri Astuti
masih kurang thor 😄
Mundri Astuti
tegang juga euy
Mundri Astuti
kereennn kamu Kayla
Mundri Astuti
jangan lupa gugat cerai si bunglon Kayla, tapi sebelumnya kamu harus kuat dulu secara finansial biar bisa melindungi arsen
Yusria Mumba
ya nangung cerita ny pendek, nda seru ahh
marwah: terimakasih kakak cantik udah mampir dan dukung ceritaku mohon sabar ya author lagi bingung bikin jalan Kayla kedepannya, kan dia gak punya apa-apa sekarang kalo langsung ngemis ke devan jadinya gak seru😇😇
total 1 replies
Yusria Mumba
laki2 kurang ajar,
Yusria Mumba
nayla kenapa mesti berhan,pergi aja
rumah poke
mau nyimak dl
𝚔𝚞𝚌𝚒𝚗𝚐 ამოყჹ
🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!