Tak menyangka, setelah sampai di kota dan belum lagi bekerja . Tini malah salah masuk kamar ,dia tidak tau kalau ternyata kamar yang dia masuki adalah kamar milik tuan muda disana .
"Kau cari mati ya ? "
"Mau menjebak ku ?"
"Siapa yang menyuruh mu?"
Tini jelas ketakutan, pria tinggi besar didepan nya ini begitu menakutkan. Walaupun wajah nya tampan ,tapi hanya dengan satu tangan saja dia bisa mencengkeram leher tini dengan kuat membuat tini sulit bernafas . Apalagi kini wajah mereka sudah cukup dekat ,tanpa memberi kesempatan tini untuk menjelaskan nya. Pria yang memiliki tubuh kekar dan besar itu pun langsung meraup bibir tini ,mencium nya dengan kasar membuat tini kewalahan dan hampir mati karena tak bisa bernafas .
Bagaimana kisah selanjut nya? yuk langsung mampir 💁♀️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SK(Gosip)
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
"Eh....tau ngak, aku dengar kalau tuan muda nya bik Karsih tampan dan seksi . Aku berharap bisa di mendekati nya "
"Iya,aku juga karena yang aku tau kalau anak nya bik Karsih juga ingin mendekati nya biar bisa jadi nona muda "
"Aku ngak berani lah ,pasti tuan muda tampan dan gagah itu ngak akan mungkin melirik ke arah kita . Kita ini hanya lah sekedar mainan untuk nya, lebih baik ngak usah berharap deh"
"Tapi kan ,aku denger kalau Mina ngak akan melepaskan tuan muda nya . Mengingat pertemuan kita nanti bakalan di adakan di villa pribadi majikan si bibik ,disana juga akan di adakan pesta ulang tahun tuan muda nya "
"Beneran ? Trus kita bisa bertemu dengan tuan mùda itu dong ?Aku jadi ngak sabar melihat nya, apalagi mendengar kalau tuan muda itu bukan hanya tampan dan gagah tapi juga akan menjadi pewaris keluarga Cendana"
"Hhmmm.....siapa tau bisa jadi bagian dari keluarga Cendana ya kan ,semoga keberuntungan kita "
"Eh....eh....Mendingan ngak usah deh,karena Mina pasti ngak akan tinggal diam kalau sampai kita disukai oleh tuan muda itu. Mendingan cari tuan muda lainnya biar kita bisa naik derajat juga, ngak perlu dengan tuan muda cendana tapi dengan tuan muda lainnya yang kaya juga "
Surtini baru saja tiba di rumah bik Karsih, dia tak tau kalau ternyata banyak sekali gosip yang dia dengar saat ini . Mengenai acara ulang tahun tuan muda Cendana yang merupakan majikan bik Karsih yang ternyata akan di adakan di villa milik keluarga itu ,bahkan keluarga besar cendana mengundang beberapa wanita dari keluarga kaya dan terpandang untuk hadir disana .
Bukan hanya sebagai tamu undangan, tapi sebagai pancingan untuk bisa membuat putra semata wayang mereka memilih salah satu dari mereka dan di jadikan sebagai istri karena memang selama ini tuan muda cendana itu tak pernah dekat dengan wanita mana pun. Dia selalu bersikap dingin pada wanita, tak pernah sekalipun mengijinkan siapa pun mendekati nya hingga membuat kedua orang tua nya merasa khawatir.
"Eh....tapi yang aku dengar kalau selama ini tuan muda Cendana itu ngak pernah dekat dengan wanita, apa jangan jangan dia memiliki kelainan ?"
Surtini mendengar dengan jelas ucapan itu, walaupun pelan . Dia tak menyangka kalau akan ada gosip yang beredar seperti itu, apalagi mengingat tuan muda cendana bukan lah berasal dari keluarga biasa saja . Tapi mereka berani menggosipkan hal seperti itu pada nya,Surtini hanya bisa berpura pura tak tau
"Apa jangan jangan aku juga akan jadi bahan gosip karena ngak mau dekat dengan pria ?" batin Surtini dan benar saja ,baru dia hendak melangkah masuk kedalam ruang tamu bik Karsih yang sudah besar dan tak seperti dulu lagi . Terdengar suara pelan yang membuat nya melotot, dia juga tak percaya jika akan ada hal seperti ini.
"Mungkin tuan muda itu berjodoh dengan si Tini ,dia kan jarang terlihat bersama dengan pria dari dulu . Mungkin mereka bisa saling mengisi, saling memberikan kepuasan tersendiri "
"Iya juga ya ,tapi enak banget si Tini dapat pria tampan dan gagah seperti tuan muda Cendana "
"Tapi apa beneran si Tini ngak tertarik dengan pria ? Aku pernah melihat nya jalan sama anak pak lurah, apa mereka ngak punya hubungan apa pun ?"
"Iiissshh....masak kamu ngak tau gimana anak nya pak lurah ? Dia kan agak gemulai, pasti suka nya sama cowok makanya si Tini itu ngak begitu tertarik "
"Kalau pun si Tini itu normal, pasti dia sudah menerima lamaran anak nya pak Mahmud dan pak Rizky"
"Iya juga ya ,berarti memang si Tini ngak normal "
Surtini merasa kesal ,tak percaya jika gosip itu malah menyebar semakin lebar . Dia pun melangkah masuk dengan wajah yang tersenyum seolah tak pernah sama sekali mendengar hal hal itu, membuat yang baru saja membicarakan nya langsung terkejut dan menundukan kepala mereka .
"Bik Karsih nya mana Min?" tanya Surtini yang masih menampilkan senyuman manis nya, membuat yang lain merasa tak enak hati karena pasti Surtini mendengar nya.
"Di dalam Tin.....ayo aku anterin " jawab Mina sambil menggandeng tangan Surtini, selama ini memang mereka ngak pernah dekat . Hanya seperlu nya saja jika memang ada sesuatu hal yang penting,baru mereka berbicara atau jalan bersama .
"Kamu beneran jadi ikut ?" tanya Mina saat mereka baru memasuki rumah dan menuju ke arah dapur, karena bik Karsih bersama beberapa orang tua dari anak yang mau berangkat berada disana untuk memasak dan mengurus keperluan keberangkatan untuk tiga hari ke depan.
Rumah bik Karsih terbilang besar,karena gaji bik Karsih yang sebagian dia gunakan untuk membangun rumah itu dengan baik. Makanya bik Karsih termasuk orang terkaya di kampung itu, dia juga sering menyumbangkan uang untuk dana kas di kampung itu.
Bahkan bik Karsih bersedia mencarikan pekerjaan untuk warga dikampung ,dia meminta bantuan pada nyonya besar keluarga Cendana sehingga nyonya besar itu pun langsung mengumumkan nya pada teman teman sosialita nya . Dia berharap nanti nya warga kampung nya bisa mendapatkan perekonomian yang baik, walaupun hanya sekedar jadi pembantu di kota .
"Iya Min,aku butuh banyak uang untuk biaya sekolah adit " jawab Surtini seada nya dan Mina pun mengangguk, dia sudah mendengar semua mengenai gosip yang beredar dikampung ini . Bukan hanya cerita Surtini dan keluarga ayah nya ,tapi semua mengenai warga kampung
Ya nama nya dikampung,banyak sekali cerita yang langsung tersebar dari setiap rumah walaupun sebenar nya tak Seharus nya di ucapkan. Tapi jelas Mina tau semua nya ,dia juga sangat salut pada Surtini yang bisa menahan semua nya.
Apalagi keluarga dari ayah nya yang selalu menyalahkan nya, bukan nya membantu malah memilih menceritakan keburukan nenek nya karena sudah mengambil paksa Surtini dan Adit . Mina juga tau kalau Surtini dan Adit di paksa untuk bekerja di pabrik di pinggiran kota oleh keluarga ayah nya dan tak akan mendapatkan pendidikan yang baik, karena itu lah nenek dari pihak ibu nya mempertahankan Surtini dan Adit agar bisa bersekolah walaupun hanya sampai SMP saja .
"Kamu pasti bisa sukses Tin....aku yakin kok " ucap Mina dan Surtini pun mengangguk
"Amiin .....makasih Min" jawab Surtini sambil tersenyum
"Apalagi .....nanti pas kita datang ,di villa itu ada tuan muda cendana dan sahabat nya . Ekhm....aku dengar tuan muda dari keluarga Baskoro itu akan hadir ,dia kan baru pulang dari luar negeri Tin. Kamu bisa deketin dia ,siapa tau kamu di jadiin istri nya " bisik mina membuat Surtini terkejut
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘