NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nana

Sudah 5 tahun sejak pernikahanku dengan Raymond. Di depan keluarga dan teman, kami adalah pasangan yang harmonis. Tapi ketika di dalam rumah kecilku, aku merasa hampa. Ini terasa seperti aku bermain sandiwara selama 5 tahun lebih. Aku pun tidak tahu apa yang salah dengan diriku sendiri kenapa aku masih memaksa diriku untuk bersamanya. Tapi satu hal yang pasti, suamiku mencintai statusnya sebagai suami bukan mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 3

Makian yang sudah sangat lama tidak dia dengar, kini menyapa telinganya lagi. Tiba-tiba perasaannya menjadi kacau dan tangisnya mulai terdengar. Kali ini bukan hanya air mata yang mengalir tapi isak tangis juga terdengar.

"sakit kan, sekarang baru tau rasa kan!"

"maaf."

"tidak ada gunanya kamu minta maaf, diam di sana aku akan menjemputmu."

Kalea merupakan sahabat sejak kecil, dulu mereka tetangga tapi karena urusan orang tua akhirnya harus berpisah selama beberapa tahun. Kemudian bertemu lagi di bangku SMA dan bisa langsung akrab lagi.

Kini di saat terpuruknya, gadis itu masih menjadi orang pertama yang hadir.

"masih sama seperti dulu."

Tidak lama kemudian, benar saja ada bunyi bel di apartemennya. Dia datang, sahabat yang dulu sempat hilang kini sudah hadir lagi.

Dengan langkah tergesa, Llyn membukakan pintu dan langsung menghambur ke pelukan sahabatnya itu. Menangis terisak hingga pundaknya basah dengan air matanya dan ingus.

"minggir minggir, ingusnya di lap duluuu."

Kalea berusaha melepaskan pelukan itu dan mendorongnya masuk ke dalam apartemen. Menyodorkan tisu ke sang sahabat sambil melirik jijik ke jaketnya.

"ga sudi aku dapet ingus dari nangisin laki-laki brengsek."

"maaf."

Kalea menatapnya iba lalu mengambilkan segelas air dan duduk di sampingnya.

"mau gimana?"

"cerai."

"habis cerai?"

"mau ikut ini."

Llyn menunjukkan sebuah brosur lomba yang terpampang di layar ponselnya. Kalea tersenyum sekilas lalu kembali memasang tampang galaknya.

"aku dukung, awas aja balik ke kandang babi itu lagi."

"iyaa iyaa."

Llyn menatap sahabatnya dengan heran lalu ditatap balik oleh Kalea.

"tadi Bi Ais yang nelfon."

"kamu tau semuanya?"

"Bi Ais nggak cerita apa-apa, tapi menurutmu dulu kenapa aku larang kamu sama dia?"

"karenaa, kamu sudah tau?"

"Nahhh pinterrr, emang aku-nya aja sih yang oon ngomong sama bucin."

"jangan gituuu, sekarang enggak lagi." Llyn menampilkan wajahnya yang cemberut. Entah kapan terakhir kali ia bisa bebas bersikap seperti sekarang ini. Sepertinya itu sekitar enam tahun lalu sebelum ia mengenal Ray.

Setelah mengenal pria itu, ia terus menyesuaikan diri. Pria itu mengatakan suka perempuan yang sopan dan elegan. Ia secara khusus mengikuti kelas khusus manner.

Ketika pria itu mengatakan suka dengan perempuan yang memakai dress, ia menyulap isi lemarinya dengan tumpukan dress.

Ia mengubah dirinya sendiri, menghilangkan nilai dirinya sendiri hanya demi seorang pria.

"iya iya, ya udah sekarang tidur. Aku temani malam ini, besok pagi aku antar kamu ke rumah orang tua kamu. Pulang ya, mama sama papa nungguin kamu terus."

"heem."

"haam heem haam heem, iya enggak?"

"IYAAA."

"nahh gitu dong."

Baru saja matanya terpejam, sebuah telfon kembali masuk membuat wajah keduanya berubah masam. Llyn langsung mematikan ponselnya saat melihat tatapan Kalea yang tajam.

"nggak aku angkat kok, nih matii."

Sementara itu, di rumah mewah itu Ray tidak bisa memejamkan matanya. Selama lima tahun menikah, istrinya itu tidak pernah lembur atau dinas tanpa pemberitahuan sebelumnya. Apalagi ini adalah hari ulang tahunnya sendiri, di hari ini biasanya wanita itu dengan riangnya mendatanginya dan mengajaknya dinner romantis di luar.

Mengingat kembali setiap tahun di tanggal ini, dirinya tidak pernah sekalipun merayakan ulang tahun istrinya. Setiap tahun hanya kado yang diantar oleh asisten untuk sang istri. Lalu Ray teringat kalau tahun lalu ia lupa memberi kado, membuatnya berpikir saat ini Llyn marah untuk kejadian satu tahun lalu.

"ck, dasar kekanakkan."

Ray berdecak kesal lalu naik ke lantai dua dan masuk ke dalam kamarnya. Ia pikir besok istrinya sudah di rumah dan ia akan memberi bunga untuk meminta maaf. Seperti biasa, pastinya seperti itu. Tanpa ia ketahui kalau sejak malam ini mungkin rumahnya sudah kehilangan satu anggota.

1
Fatmah Ajahra
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒖𝒔𝒂𝒉 𝒎𝒐𝒗𝒆 𝒐𝒏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!