NovelToon NovelToon
Sang Penerus

Sang Penerus

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ai Aiy

Seorang pemuda tampan dari sebuah alam bawah dan dari sebuah perkumpulan keluar SING yang ada di sebuah wilayah mencoba dan terus mencoba. Entah apa yang akan di laluinya.
simak terus jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Aiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bocah Yang Lugu dan Lucu.

"Terimakasih kak kaisar rajawali yang baik hati?" SING KANG berseru kepada kak kaisar rajawali.

Hehehe...Kaisar rajawali terkekeh senang mendengarnya, ia di panggil kakak.

"Bocah ini selain lugu, baik hati dan sangat menyenangkan" Gumamnya pelan.

"Bocah siapa namamu, apakah kamu mau menjadi seorang penerus yang sangat kuat dan menjadi satu satunya penguasa tertinggi?" Ucap Kaisar rajawali.

"Namaku adalah SING KANG, bagaimana aku menjadi kuat sedangkan orang kuat sudah banyak di alam ini.

Aku ini bocah lemah, tanganku lemah, tubuhku lemah, kakiku lemah. Orang orang di keluargaku menyebutku jenius, sedangkan melawan monster lemah saja aku sampai lari terkencang kencing dan akhirnya terjun bebas dan bersarang di perut goa ini.

Bagaimana sih kamu kakak Kaisar rajawali, jangan bercanda deh.!"

"Hahaha...Bocah, kamu sangat lucu deh. Aku sangat suka dengan gaya dan tingkahmu"

Kakak kaisar rajawali tertawa senang.

"Itulah aku kakak kaisar rajawali! Aku orang apa adanya dan tidak ada apa apanya"

"Hahaha..Lucu, lucu. Aku suka, aku suka gaya dan tingkahmu bocah. Lucu unik, begitu uniknya hingga aku mau kentut. Tapi ngak keluar"

Kemudian Kaisar menatap kearah SING KANG dengan tatapan serius dan berkata.

"Bocah?..Kamu akan menjadi orang yang sangat kuat diantara yang terkuat. Tapi kamu harus menjadi orang yang sangat baik, tidak menindas orang lain dan mau membantu orang lain. Maka aku mau membantumu, bagaimana bocah?"

SING KANG masih menjadi bingung, bagaimana bisa menjadi orang kuat. Sedangkan sewaktu melawan para monster sebelum dia jatuh kedalam jurang. Urat nadinya udah putus di terkam oleh monster ganas.

Sedangkan menurut yang pernah di baca dan dipelajarinya, siapa saja yang sudah putus urat besarnya, tentu saja bakat ilmu beladirinya menurun drastis.

SING KANG masih menatap kakak kaisar rajawali dengan tatapan bingung, ragu ragu. Kemudian ia memantapkan hatinya dan berkata dengan serius.

"Baiklah kakak kaisar rajawali, aku mau menjadi orang kuat diantara yang terkuat. aku ingin menjadi satu satunnya orang yang terkuat di alam ini dan penguasa seluruh benua ini" Ucap SING KANG dengan pasti dan mantap.

"Itu kecil bocah, kamu akan menjadi penerus dan menguasai seluruh alam ini"

"Coba kamu pergi dan ambil kristal giok emas dan giok merah darah yang ada di dalam pangkuan tuanku ini!"

SING KANG melihat ke sekelilingnya dan tidak menemukan siapapun yang ada di sana. Kembali ia merasa heran dan di permainkan oleh kakak kaisar rajawali.

"Kakak kaisar rajawali, jangan bercanda ah..Mana ada orang selain kita di sini. Dimana tuan yang kakak kaisar rajawali sebutkan?"

"Itulah tuanku yang sedang duduk bersila menghadap kita"

Kakak kaisar rajawali menunjuk kearah tengkorak dengan ujung sayapnya.

SING KANG membalikkan tubuhnya menghadap kearah tengkorak berwarna emas itu. Ada rasa ngeri ketika ia menatap kearah tengkorak yang sedang duduk berkultuvasi.

SING KANG mencoba memberanikan dirinya karena ia mencoba berkultuvasi menjadi orang yang super kuat di seluruh alam ini. Perlahan dengan pasti ia berjalan mendekat kearah tengkorak yang sedang duduk berkultuvasi itu.

Tepat di pangkuan tengkorak itu memang terdapat dua giok berwarna emas dan merah darah.

SING KANG kemudian mengulurkan tangannya mengambil batu giok berwarna emas dengan tangannya, ia terus memperhatikan batu giok emas itu dengan penasaran dan kebingungan.

Kemudian ia juga mengulurkan tangan yang satu lagi dan mengambil batu giok merah darah.

Ketika batu giok emas dan batu giok merah darah telah tergenggam beberapa saat ada di tangan kanannya, tiba tiba batu giok emas itu bersinar sangat terang bersama batu giok merah darah.

Karena tak tahan dengan cahaya berwarna emas dan merah darah yang sangat menyilaukan, SING KANG menutup matanya, membuat matanya perih.

Kemudian kristal berwarna emas itu melayang layang dan kemudian langsung masuk kedalam keningnya.

WHUSSSSS.......!

BLEPPPP...!

ARKHHHH...!

SING KANG menjerit kesakitan karena kepalanya tak sanggup menampung jutaan informasi yang masuk secara paksa ke otaknya.

Ia terus menjerit jerit dan kakinya terangkat keatas sambil berguling guling di lantai goa, ia menendang apa saja sambil kedua tangannya mencengkeram batok kepala yang mau meledak. Sakitnya luar biasa tersiksa.

Dia terus berteriak teriak sambil kedua kakinya menendang nendang apa saja selama beberapa jam lamanya. Kemudian SING KANG tampak diam seperti patung.

Ternya ia telah pingsan karena kelelahan dan kesakitan.

Di dalam pingsannya, SING KANG berada di suatu tempat yang sangat sejuk, menyenangkan dan sangat damai.

Ia merasakan jiwanya sangat damai, tidak merasakan rasa takut sedikit pun juga, atau pun perasaan lainnya. Yang ada cuma ketenangan.

SING KANG menatap kearah sekelilingnya, ia seperti berada di dunia lain.

"Oh...! Apakah aku sekarang benar benar sudah mati dan sekarang aku sedang berada di surga?"

SING KANG berjalan kearah depan, sekarang ia berada di pinggir sungai dengan air mengalir begitu jernih, sejuk dan banyak ikan ikan bermacam ragam warna dan bentuk di dalamnya.

Setelah berjalan agak jauh menyusuri pinggir sungai tersebut, kemudian dia di suguhi pemandangan yang sangat asri dan indah, pemandangan memanjakan mata. Ada taman bunga yang sangat luas sepanjang mata memandang. Ia juga melihat sebuah bangunan menjulang tinggi seperti sebuah istana besar dan megah.

Melihat bangunan itu, SING KANG mempercepat langkahnya sambil bergumam dalam hatinya.

"Wow....! Ternyata di dalam surga selain memiliki, taman bunga, sungai, ikan ikan, ternyata juga terdapat sebuah bangunan istana yang sangat megah. Apakah istana itu milik dewa dan Dewi yang menghuni di dalamnya?"

Setelah tepat berada di depan bangunan istana itu. SING KANG tidak melihat satu orang pun penjaga yang menjaga bangunan tersebut.

"Aahh...! Tampaknya bangunan istana di surga itu tidak ada penghuninya. Baiklah, biarlah aku coba masuk saja kedalamnya"

SING KANG mulai memasuki bangunan istana besar hingga mencapai ke sebuah aula yang sangat besar.

Ia melihat kesekelilingnya dan menemukan sebuah singasana di ujung tengah tengah aula tersebut.

Singasana itu agak tinggi dan terdapat kursi berjejer kiri dan kanan yang ada di depannya.

"Kok ini seperti sebuah singasana raja iya? Apakah ini yang di sebut kerajaan surga iya,?"

Tiba tiba sebuah suara menjawab semua pertanyaan SING KANG.

"Selamat datang bocah, siapa namamu?"

Kau memang manusia terpilih untuk mendamaikan seluruh alam ini, dan kau harus menerima semua resiko pahit dan getir perjalan kehidupanmu kedepannya.

SING KANG menjadi tertegun mendengar suara itu, dan tiba tiba sebuah sosok bersahaja, berkharismatik, memiliki aura yang agung dan bisa menundukkan siapa saja bila ia sedang duduk di atas singasana itu.

Sosok itu telah duduk di atas singasana yang ada di depan SING KANG, wajahnya penuh kedamaian dan ketentraman siapapun yang memandangnya.

Sosok pria itu menatap kearah SING KANG dengan tatapan lembut penuh kasih sayang.

SING KANG menatap kearah sosok pria itu dan menjawab pertanyaannya.

Namaku adalah SING KANG, bila benar apa yang telah tuan katakan bahwa aku adalah orang terpilih, aku rasa tuan keliru dan salah besar.

"Aku tidak pernah mencalonkan diriku, aku ini masih bocah kecil tidak pernah nyaleg.

Aku juga seorang pemuda lemah menurut diriku, tapi orang orang menyebutku jenius, tapi aku rasa mereka keliru dan salah besar. Sekarang aku hanya manusia biasa yang tidak bisa lagi berkultuvasi"

Pria itulah tersenyum kecil kearah SING KANG, kemudian ia berkata penuh kelembutan.

yang menemukan dan menyukai cerita ini, tolong bantu dengan.

Like..

Vote..

Bnitang lima..

hadiahnya juga iya..

suka...

jangan lupa kritik dan sarannya.

pasti ada kelanjutannya.

1
Ros 🍂
semangat Thor 💪🏽
Yu Yub
Lanjut kakak
Yu Yub
Jos deh...
Yuli Yulia
Semangat
Yuli Yulia
Kuatkan dirimu.
Yu Yub
Ngak akan
Yu Yub
Tentulah
Yuli Yulia
Nah, ngaku kan
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Dari sana
Yu Yub
Aku juga sama
Yuli Yulia
Dari sini
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Apa dia sakit, aku rasa dia sakit
Yu Yub
Ada apa dia mirip lirik sih
Yuli Yulia
Mungkin dia butuh obat
Yuli Yulia
Kok dia menatap kearahku
Yu Yub
Aku rupanya.
Yu Yub
Kok, sedikit amat
Yuli Yulia
Iya,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!