NovelToon NovelToon
Rahim Sewa'An

Rahim Sewa'An

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Anak Yatim Piatu / Ibu Pengganti / Romansa
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Vie Alfredo

Seina, adalah seorang gadis kampung yang hidupnya penuh dengan kesederhanaan, dia dari keluarga baik-baik, dia juga mendapatkan pendidikan yang baik dari keluarganya, namun dia harus kehilangan anggota keluarganya karena sebuah bencana.

Seina pun satu-satunya yang selamat dan dibawa ke tempat pengungsian oleh para relawan, gadis itu cukup terpuruk dengan nasibnya, namun dia tetap harus menjalani hidupnya.

Karena yang bernasib sama dengannya itu juga cukup banyak.

Hal itu membuatnya bangkit dan merangkul anak-anak yang bernasib sama dengannya.

Suatu hari dia bertemu dengan seorang wanita cantik jelita, dari atas kepala sampai bawah kakinya, terlihat bernilai mahal, bahkan kibasan rambutnya pun berbau dollar.

"Jadi kamu ya Seina?" tanya wanita itu dengan angkuh.

"Ya, ada apa Nyonya?" tanya balik Seina.

Wanita itu segera membuka koper besar, dan di sana terlihat sangat banyak tumpukkan uang.

"Aku sewa rahimmu!" Tegas wanita itu.

Yuk kepoin baca lanjutannya 👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. Tawaran

" Kenalkan Tuan saya Seina Lorenza, saya yang akan menjadi rahim pengganti nyonya Gladys." Seina membungkukkan tubuhnya pada Matthew.

" Apa?, kau masih sangat muda bagaimana kau mau melahirkan?, kau mempertaruhkan masa depanmu, kau itu apa sangat butuh uang?" ujar Matthew.

Sebagai seorang laki-laki normal pun dia sangat mengakui anak itu sangat cantik, kulitnya bahkan sangat putih bersih tanpa goresan, rambutnya sangat hitam dan indah, matanya sangat tajam, dia juga sangat sopan dan tampak pintar.

Bibitnya sangat masuk menjadi ibu yang ideal, tapi masih sangat bocah, memangnya hidupnya sekeras apa?, atau anak sekarang itu, karena sering pamer kekayaan, apa dia juga termasuk anak yang seperti itu.

Pikir Matthew.

" Apa kau ingin I-phone?, atau uang yang cukup, aku akan memberikannya dan kau bisa pergi." ujar Matthew.

Dia sangat tidak tega dengan Seina, mengingat isterinya dulu hamil dan keguguran cukup sangat mengerikan, Gladys saja tidak mau mengulangi lagi untuk hamil, apalagi anak seperti Seina.

" Matthew apa yang kau bicarakan?" Gladys sangat terkejut dengan ucapan Matthew.

" Lihat anak itu masih kecil, apa kau tega?" tanya Matthew.

" Tuan saya tidak mau I-phone atau uang banyak, saya ingin anda membantu anak-anak yang terlantar di pengungsian." ujar Seina terduduk lemas.

Matthew jadi ingat anak yang ada di pintu gerbang tadi.

" Jadi kau anak yang tadi?" Matthew sangat terkejut.

Jadi istrinya memungut anak ini dari pengungsian.

Dalam hati Matthew.

" Kau berjalan kaki sampai ke kediaman ini?" tanya Matthew.

" Iya Tuan." jawab Seina tertunduk.

" Sayang aku tidak memaksanya kok, aku hanya memberikan tawaran saja, dia yang mau sendiri, aku tidak mungkin sekejam itu memanfaatkan anak ini." ujar Gladys menjelaskan.

Sial aku lupa memberitahu anak ini untuk tutup mulut.

Dalam hati Gladys kesal.

" Kita kan memang memanfaatkan anak ini kan?, tidak mungkin kau memberikan penawaran sederhana, aku lelah aku ingin istirahat dulu, nanti kita bicarakan lagi." ujar Matthew segera naik ke atas.

" Dasar bodoh, kau ini apa tidak bisa membaca situasi, kesepakatan itu denganku bukan dengan suamiku, kau ini mengacaukan segalanya, padahal aku sudah langsung membantu para pengungsi untuk dipindahkan ke tempat yang layak." Gladys sangat marah.

" Kau masuklah ke kamar dulu, aku akan memanggilmu lagi nanti." ujar Gladys segera pergi.

Di ruangan Matthew.

Matthew langsung menghubungi Farid, karena Farid adalah orang yang selalu bersama dengan istrinya.

" Saya datang Tuan, apa anda ada perlu dengan saya?" tanya Farid.

" Katakan padaku, apa yang sudah dilakukan Nyonya untuk membuat anak itu datang ke sini?" tanya Matthew.

Farid tampak kelabakan.

" Katakan dengan benar, atau aku harus mencari tahu sendiri." ujar Matthew.

Farid pun mengatakan semuanya pada Matthew, dan memang ide itu adalah idenya, Matthew tentu saja tak habis pikir dengan pikiran istrinya.

Kenapa harus anak kecil, dia kan belum menikah, istrinya bisa mencari wanita yang lebih dewasa, atau janda yang memiliki histori yang baik.

" Maafkan saya Tuan." ujar Farid merasa bersalah.

" Farid, bagaimana jika itu adikmu?, kau punya adik perempuan seumuran dia kan?, kalau adikmu bagaimana?" ujar Matthew.

" Maafkan saya Tuan, tolong jangan adik saya, maafkan saya, saya tidak berpikir jernih." Farid langsung berlutut meminta ampun pada Matthew.

" Aku minta informasi lengkap anak itu." ujar Matthew.

Farid menyerahkan data Seina pada Matthew.

" Kau bisa pergi dan tidak usah mengatakan apapun pada nyonyamu." tegas Matthew.

" Baik, terimakasih atas kemurahan hati anda." Farid pun segera pergi.

Matthew membaca semua data yang berisi informasi mendetail Seina.

" Ehm, anak yang malang ya, padahal dia cukup pintar, dia juga bisa bersekolah di sekolah yang baik karena beasiswa, dia tidak lanjut kuliah karena ingin menjadi relawan ya." Gumam Matthew.

" Bibit yang baik untuk melahirkan seorang pewaris, sayang sekali masa depannya." Gumam Matthew.

Kini Matthew juga merasa dilema, dia sangat ingin sekali punya anak sebenarnya dan bibit yang baik itu sulit dicari, anak ini sangat masuk kriteria, istrinya pasti sudah mencari rahim pengganti dengan sangat cermat dan tidak mungkin dengan waktu sangat sebentar.

" Masak aku tega dengan anak ini?, dan lagi anak ini mempertaruhkan masa depannya untuk masa depan orang lain, hatinya sangat luhur sekali." gumam Matthew.

Matthew segera beranjak dari kursinya dan pergi menuju kamar Seina.

Matthew mengetuk pintu kamar tamu yang di pakai anak itu, dia mencoba mengobrol dengan anak itu secara langsung.

" Ya, oh Tuan ada apa?" tanya Seina terkejut.

" Ehm, aku boleh masuk dan bicara sebentar?" tanya Matthew.

" Silahkan masuk." Seina mempersilahkan masuk Matthew.

Itu kan jelas rumahnya dia juga tidak perlu ijin pikir Seina.

" Seina Lorenza, apa kau sungguh akan mempertaruhkan masa depanmu?" tanya Matthew.

" Ya Tuan, saya akan mengandung anak anda, tapi tolong bantu untuk mengatasi masalah yang saya minta." Seina tampaknya sudah bertekad.

" Selain itu?" tanya Matthew.

" Selain itu?, apa saya boleh minta yang lain?" tanya Seina terkejut.

" Kau kan meminta itu untuk orang lain, bukan dirimu sendiri, katakanlah keinginanmu." ujar Matthew.

" Saya hanya ingin hidup membantu orang lain, tapi anda tahu saya ini miskin, saya tidak punya apa-apa, yang saya punya hanya tubuh yang kuat dan sehat ini, saya ingin cukup finansial untuk membantu orang lain, tapi uang yang banyak itu pasti juga akan habis, jadi saya ingin sesuatu yang tidak habis Tuan." ujar Seina.

" Sesuatu yang tidak habis ya?, kau meminta hal yang cukup sulit, begini saja, kau aku beri waktu selam 3 hari, pikirkan dengan matang, jika kau yakin untuk hal ini, maka menetap di sini, tapi jika kau berubah pikiran, kau bisa silahkan pergi, untuk kesepakatannya bisa kau pikirkan pelan-pelan nanti, jadi sekarang pikirkanlah masalah ini, aku sudah membantu semuanya, itu bukan sesuatu yang bisa digadaikan untuk jasamu." ujar Matthew segera pergi.

Seina terduduk di pinggir ranjangnya, dia berpikir cukup keras, Tuan Matthew bahkan memberikannya kesempatan untuk pergi meskipun sudah membantu menangani masalah pengungsian.

Tapi masak dia harus pergi?, sejak awal itu sudah kesepakatan dia dengan Gladys.

" Lagian aku hanya sebatang kara, memang siapa yang akan membicarakan orang asing seperti aku di sini?, lagian sejak kapan aku memimpikan masa depan?, aku hanya melanjutkan hidup saja karena keluarga ku sudah tidak ada di dunia ini." gumam Seina.

Setelah berpikir keras, Seina pun akhirnya memutuskan hal itu selama 3 hari dengan sungguh-sungguh.

Seina pun segera mencari keberadaan Matthew untuk memberikan jawabannya.

" Bibi di mana Tuan Matthew?" tanya Seina.

" Beliau ada di halaman belakang Nona, mau saya antar?" tanya Bibi.

" Boleh, di mana Nyonya?" tanya Seina.

" Nyonya seperti biasa dia jarang di rumah Nona, dia lebih suka menghabiskan waktu bersama teman-temannya dan itu di kota, jadi Nyonya di rumah hanya 5 kali dalam sebulan, karena tidak cocok dengan Nyonya Besar." ujar Bibi.

1
Arbaati
lanjut Thor...tetap semangat nulisnya...Senin tak kasih vote lg insya Allah
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Wah,😍😍😍 terimakasih kakakku🥰
total 1 replies
Arbaati
ah Mathew ini julukannya saja berkuasa tapi gak bisa apa"🤭
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: puffffffff🤣
total 1 replies
Sunaryati
Ya namanya cinta , pasti selalu percaya.
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: sejak dahulu begitulah cinta ya kak😂
total 1 replies
Arbaati
aduh seina...agak mahalan dikit dong biar Mathew nya makin penasaran
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Ya soalnya Matthew sangat menggoda untuk Seina yang sudah lama hidup sebatang kara 🤣
total 1 replies
Arbaati
udah tak kasih vote Thor....lanjut updatenya 😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: terimakasih kakak sayang sehat selalu 🥰😍
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi thor
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ok kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Matthew punya istri 1 aja gak bisa tegas ma istrinya apalagi istri 2 yg ada Siena bakalan sakit hati dan kecewa terus...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Iya tuh Matthew gak jelas 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang udah mulai ugal²an nih...😂😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: gak ada remnya🤣
total 1 replies
Arbaati
eh jangan salah thew...Simona meski kecil cabet rawit. segala apa bisa...
Arbaati: apaan cabe gendat Thor...?/Proud/
total 2 replies
Arbaati
good seina 😍👍
Arbaati
hati hati seina, itu ular cobra, bisa nyembur🤣🤣🤣
Arbaati: serius Thor kembar 5...?
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
bahkan cinta udah mulai tumbuh diantara kalian tapi kalian tidak menyadarinya...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: tolong sadarkan kak😂🤣
total 1 replies
Arbaati
gpp seina meskipun suami orang. kan kamu diundang, bukan datang sendiri... anggap saja kamu tamu sedang disuguhi hidangan yang nikmat, jadi nikmati saja🤣
Arbaati: 🤣😍🤣😍🤣😍
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang lebih menggoda ya Sien...🤣🤣🤣🤣
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: saingannya cm satu say 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
kalo Matthew perhatian bgt ma Siena ntar Siena jadi baper loh...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: iya baperin anak kecil lagi
total 1 replies
Arbaati
sabar martin, minta kak author nyiapin jodoh untukmu yg lebih keren😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Uhuk uhuk siapa ya?🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ciee ada yg cemburu nih... 😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ya begitulah hidup yang membingungkan😂🤣
total 3 replies
Arbaati
lanjut Thor... tetap semangat nulisnya 😍
Arbaati
ya Allah kejam amat si Gladys
semangat seina, semoga author cepat membuat bahagia 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjut thor..
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: siap laksanakan 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!