NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Tuan Albert

Istri Kesayangan Tuan Albert

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Reinkarnasi / Nikah Kontrak / Mengubah Takdir
Popularitas:604
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Emily tak menyangka bahwa dia masuk ke sebuah novel yang alurnya membuatnya harus menikah dengan seorang miliarder kaya.
Pernikahan absurd itu malah sangat menguntungkannya karna dia hanya perlu berdiam diri dan menerima gelar nyonya serta banyak harta lainnya.
Namun sayangnya, dalam cerita tersebut dia akan mati muda!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

《Chapter 3》

Emily tak pernah membayangkan dapat memilih beberapa gaun sekaligus tanpa memperdulikan biayanya.

"Bagaimana? Apa nona menyukainya?" tanya karyawan butik itu kepada Emily yang masih menatap diri di cermin besar yang ada di ruang ganti.

Emily kemudian menyuruh karyawan tersebut untuk membuka tirai yang menghalangi dan memperlihatkan Albert yang sedang duduk di sofa, menunggu Emily.

"Bagaimana menurut mu?" tanya Emily sambil memutar badannya.

"Bagus, ambil saja jika kau mau," jawab Albert, namun matanya fokus pada laptop yang ia bawa.

'Ia bahkan belum melihat ku' kesal Emily dalam hati, namun ia tetap kembali sibuk memilih gaun.

Ada total 3 gaun yang ia pilih untuk acara pernikahannya dengan Albert.

Mereka memutuskan untuk makan siang di restoran sebelum pulang ke mansion.

"Apa kau sudah merasa baikan?" tanya Albert sambil menyantap makanannya.

"Ya, tentu saja karna pertolongan mu semalam," jawab Emily.

"Apakah kau mau singgah ke rumah sakit, lebih baik memeriksanya," tanya Albert lagi namun Emily menolaknya.

"Oh ya, bagaimana dengan keluarga mu? Kau sudah memberitahu mereka untuk hadir saat pernikahan berlangsung bukan? Saya ingin acara nanti terlihat natural"

Albert tidak ingin jika para tamu yang hadir mengira bahwa ia asal dalam memilih pasangan atau rumor lainnya.

"Tenang, mereka pasti akan datang," jawab Emily, padahal ia sendiri belum mengatakan hal ini pada orang tua nya.

Emily memang tinggal tak bersama Ayah dan Ibu nya, ia memilih bekerja jauh dari rumah agar memiliki kesempatan untuk bebas.

Namun tetap saja ia mengirimkan uang pada mereka setiap bulan.

Mereka kembali pulang ke mansion, seperti biasa, Albert bergegas menuju ruang kerja dan Emily yang pergi ke kamarnya, berniat menelpon Ibu untuk memberitahukan berita tentang pernikahannya.

"Halo," kata Emily pertama kali setelah telponnya di angkat.

"Apa?, sudah ku bilang jangan menghubungi ku jika tak ada yang penting"

Jawaban Ibu Emily membuat Emily berfikir bahwa sepertinya tokoh dengan nama sama dengannya ini pasti sudah sering mendengar kata-kata tajam dari mereka.

"Aku akan segera menikah, datanglah pada jam dan alamat yang akan ku kirimkan pada kalian," jawab Emily dan berniat mematikan sambungan itu kalau saja Ibunya tidak berteriak.

"Apa kau menjual diri mu di sana? kau bahkan baru 2 tahun bekerja dan sudah mengatakan akan menikah, lalu bagaimana pekerjaan mu? Kau harus tetap mengirimkan kami uang, mengerti!"

Kalimat Ibu Emily begitu panjang, namun tak ada satu pun yang menyelamati anaknya atau sekedar bertanya keadaan anaknya.

Emily segera mematikan telepon itu dan menarik nafas panjang, kemudian mengirimkan undangan elektronik pada mereka.

Menurut ingatannya, Emily dalam Novel ini mendapat beasiswa sejak bangku SMP hingga Kuliah, bahkan mendapat penawaran Kerja karna nilainya yang bagus.

'Kau sangat tidak merepotkan mereka, tapi sebaliknya,' pikir Emily.

Hari sudah mulai sore, Emily memandang ke halaman samping, mendapati rumput luas disana.

Kemudian ia turun ke bawah sana dan memanggil salah satu pelayan pria bernama Aris.

"Ada apa Nona?," tanya Aris pada Emily.

"Apakah kita bisa menanam sayur atau buah disini?" tanya Emily, hal ini membuat Aris berfikir dan menjawab "Akan saya tanyakan terlebih dahulu pada Tuan Albert"

Emily sebenarnya hanya ingin menenangkan pikirannya setelah menelpon Ibunya.

Dulu, saat di dunia nyata ia sangat suka menanam sayur di belakang rumah untuk persediaan makanan, karna ayahnya tak pernah memberinya uang, sedangkan tubuhnya yang luka tak mampu membuatnya bekerja.

Aris berlalu dari halaman dan pergi ke ruang kerja dimana Albert berada, ia menyampaikan keinginan Emily pada Albert.

"Ikuti saja keinginannya"

Albert tidak terlalu peduli dengan apa yang Emily perbuat, selama tidak mengganggu waktunya untuk bekerja.

Emily yang mendengar persetujuan Albert merasa sangat senang

"Aris, besok belikan aku bibit sayuran dan buah, jangan lupa dengan peralatan membajak," Pinta Emily pada Aris.

Padahal lusa adalah hari pernikahan nya, tapi Emily malah ingin memiliki kebun pribadi.

Tidak masalah, karna seluruh rancangan acara sudah di urus oleh tim yang sudah Albert sewa, jadi mereka bisa bersantai menunggu hari nya tiba.

***

Emily terbangun dengan keadaan agak lemas, namun ia masih ingin membuat kebun nya.

Saat menuruni tangga, ia malah melihat kedatangan Ibu dan Ayahnya disana, sedang duduk bersama Albert, dengan cepat Emily ikut bergabung dengan mereka.

"Ayah, Ibu, mengapa kalian datang kemari?" tanya Emily sedikit panik dan melirik sedikit pada Albert yang tetap tenang.

"Kami melihat undangannya, seharusnya kau mengatakan bahwa calon yang akan menikahi mu adalah Tuan Albert," mendengar ini membuat kepala Emily pusing, Albert menyadari hal itu.

"Apa kau sakit?" tanya Albert sambil memegang tangan Emily.

"Tidak," jawab Emily bohong, wajahnya sudah pucat, namun ia ingin mendengar alasan mereka ada disana.

"Bibi Vei!" Albert memanggil Bibi Vei, menyuruhnya untuk mengantarkan Emily, Albert tidak menerima penolakan dari gadis itu.

"Bagaimana? Apa kau setuju?" tanya Ayah Emily pada Albert, sepertinya mereka sudah membicarakan sesuatu sebelum Emily mendapati mereka.

"Pulanglah, saya akan memberikan uang itu setelah selesai pernikahan," jawab Albert.

Ia segera mengantarkan mereka ke depan pintu untuk pulang dari sana.

Begitu mobil mereka meninggalkan mansion, Albert pergi menuju kamar Emily, ingin melihat keadaan gadis itu.

Di tempat tidur, Emily tak dapat tidur karna terus memikirkan Ibu dan Ayahnya yang datang tadi.

"Apa masih sakit?" tanya Albert begitu duduk di tepi ranjang.

"Apa yang mereka katakan? Pasti mereka ingin uang?" bukan menjawab pertanyaan Albert, ia malah memberikan pertanyaan lain.

Albert mengecek dahi Emily, untungnya tidak terasa panas.

"Mari kita ke Rumah Sakit, besok kita akan menikah, kau harus sehat untuk memakai gaun yang sudah saya pilih," ucap Albert, ia sebenarnya agak bercanda mengenai gaun, namun nada bicara nya yang datar membuat ucapannya tidak lucu bagi Emily.

"Aku yang memilihnya," ucap Emily.

Meski sudah di bujuk, namun Emily tetap tidak mau pergi ke Rumah Sakit, jadi Albert memutuskan untuk memanggil dokter yang sudah lama mengabdi di keluarga nya.

Awalnya dokter itu mengira Albert yang sakit, karna ia tak pernah mendapat panggilan untuk pergi ke mansion miliknya.

Ternyata ia malah mendapati seorang gadis cantik di sana, Albert memang hanya mengundang orang-orang penting dan keluarga nya saja untuk hadir di hari pernikahannya nanti.

"Sungguh baik, berarti aku bukan salah satu orang penting atau orang yang kau anggap keluarga?," tanya dokter itu padanya.

"Ehm, bagaimana keadaannya," tanya Albert mengalihkan topik.

"Ia hanya kelelahan saja, aku akan memberikan obat padanya untuk di minum, oh ya, suruh dia agar tidak terlalu lelah, kalau bisa besok jangan terlalu banyak berdiri," ucap dokter lalu memberikan obat.

Ketika Albert ingin mengambilnya, dokter itu menarik obat dan berkata "mana undangannya? Aku ingin hadir"

Albert mengambil paksa obat itu lalu memutar matanya, ia pergi ke ruang kerjanya dan mengambil sebuah undangan, memberikannya pada dokter itu.

Setelah dokter itu pergi, Albert kembali melihat Emily yang tertidur, ia memerintahkan Bibi Vei untuk membangunkan Emily beberapa saat lagu agar bisa sarapan dan minum obat.

Sedangkan Albert sudah bersiap pergi ke kantor untuk bekerja.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!