NovelToon NovelToon
Pemuas Nafsu Istri Sang Ketua Mafia

Pemuas Nafsu Istri Sang Ketua Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Keluarga / Persaingan Mafia
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Vionnaclareta

Demi menjalankan misinya mencari tahu mengenai pelaku pembantaian massal keluarga Anthony, dengan rela Tuan Vigor menikahkan putri tunggalnya dengan seorang mafia yang merupakan putra sahabatnya untuk melancarkan misinya dan mendapatkan harta yang ia inginkan. namun lain halnya dengan si mafia, yang mempunyai tujuan lain dengan adanya ia masuk kedalam keluarga elit itu untuk bisa menguasai dan mengendalikan keluarga itu lewat Calon istrinya yang saat ini mendapat julukan Bloody Queen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vionnaclareta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran

Saat sinar fajar pertama mewarnai langit dengan warna emas dan merah jambu, iring-iringan mobil mewah yang berkilauan muncul dari cakrawala, siluetnya sangat kontras dengan latar belakang warna pastel. Konvoi tersebut, yang merupakan bukti kemewahan dan keagungan, meliuk-liuk melewati jalan-jalan yang berkelok-kelok, kehadirannya menarik perhatian dan menarik perhatian.

Saat prosesi mendekati tujuannya, sebuah rumah megah muncul dari lanskap hijau, struktur megahnya mendominasi cakrawala. Rumah besar tersebut, yang merupakan simbol kekayaan dan kekuasaan, berdiri sebagai bukti kemakmuran penghuninya.

Konvoi itu dengan anggun berhenti di pintu masuk mansion yang megah, gerbang megahnya berayun terbuka seperti lengan penyambutan. Mobil-mobil itu, satu per satu, meluncur melalui gerbang yang melengkung, mesinnya mendengkur dalam dengungan yang tersinkronisasi.

Satu persatu penghuni mobil itu mulai keluar dari sarangnya begitu juga dengan penghuni mobil yang berhenti tepat di depan pintu masuk rumah. Seseorang berjas hitam rapi mulai membuka pintu mobil itu dan seorang pria tampan berpostur tinggi dengan memakai jas navy perpaduan hitam itu keluar dari dalam mobil yang ia tumpangi.

"Selamat datang di kediaman keluarga Wiliam,Tuan muda Alexander, Sekarang Tuan Bessr sudah menunggu kedatangan anda di dalam,mari saya antar. " Sambut salah satu pria dengan senyum ramahnya yang berjaga disana.

Mendengar hal itu,pria itu sama sekali tidak merespon nya,dan menatap BG itu dengan dinginnya, sedangkan BG itu langsung berjalan mengantarkan nya masuk kedalam rumah besar itu. Namun ketika mereka ingin masuk ke dalam rumah itu,kedua pintu rumah itu sudah terlebih dahulu terbuka, melihat hal itu mereka semua pun dengan seketika menghentikan langkah mereka dan seorang gadis cantik keluar dengan diikuti beberapa BG di belakangnya.

Melihat hal itu semua BG yang ada disana langsung membungkukkan badan memberikan hormat,sedangkan gadis itu tetap acuh tidak menghiraukan mereka dan berjalan meninggalkan rumah itu. Sedangkan pria muda tadi hanya melihat gadis itu berjalan melewatinya begitu saja tanpa melihat ataupun melirik ke arahnya.

" Siapa Dia ?" Tanyanya yang masih menatap punggungnya yang perhalan menghilang dari pandangannya.

" Dia Noona Yoona, dia putri tunggal di keluarga ini tuan." Jawab Luca yang merupakan asisten pribadinya.

"Yoona? (Smirik) astaga aku hampir tidak mengenalinya, ternyata dia lebih cantik dari pada yang ada di foto."

" Mari Tuan " Ajak BG itu yang kemudian mulai masih ke kediaman rumah itu Di bersama asisten pribadinya itu.

Dan beberapa menit kemudian mereka pun sampai di sebuah taman belakang rumah itu,disana mereka melihat banyak sekali tanaman hias dan pepohonan yang cocok digunakan untuk bersantai.

"Permisi tuan Wiliam,tuan muda Alexander sudah sampai." ucapnya yang membuat pria tua itu menoleh ke arah mereka.

Vigor menatap kearah pria muda disana dan kembali menatap asisten pribadinya "pergilah dan ingat apa yang ku katakan tadi." Ucapnya pada asistennya.

"Baik Tuan." Jawab asistennya itu sembari membungkukkan badannya dan pergi begitu juga dengan BG yang datang tadi.

" Astaga Leo putraku,,,,,akhirnya kau kemari juga mengunjungi pamanmu ini, aku sudah lama sekali tidak bertemu denganmu." Serunya sembari memeluk pria itu.

Leo hanya bisa tersenyum sembari membalas pelukannya "iya Paman." Jawabnya singkat dan membuat Vigor melepaskan pelukannya itu

"Lihatlah, kau sudah semakin besar sekarang, terakhir aku lihat kau dulu masih setinggi lutut paman bahkan kalah tinggi dengan Yoona, dan sekarang kau sudah sangat besar dan tampan." Ucapnya sembari melihat penampilan keseluruhan Leo saat ini.

" Ayo ayo duduklah,ceritakan bagaimana kabarmu di Canada hmm?" Tanyanya.

" kabarku sangat baik baik saja paman, bagaimana dengan paman." Jawabnya sembari duduk di depannya.

" Seperti yang kau lihat sekarang Leo, aku juga sangat baik baik saja, yahh meskipun umurku benar benar sudah tua " keluh pria yang berumur lebih dari setengah abad tapi tetap awet muda

" meskipun sudah tua paman sama sekali tidak berubah,paman masih tetap tampan dan awet muda seperti dulu." Pujinya sembari tersenyum pada pria yang duduk di depannya itu.

Vigor tertawa sekilas "kau ini ada ada saja,kau tahu perkataan mu itu bertolak belakang dengan putriku."

" putri paman? Sepertinya aku bertemu dengannya sekilas tadi di luar." Sahutnya ketika teringat akan sesuatu.

" benarkah?lalu bagaimana menurut mu dia cantik bukan?apa kau menyukainya?" tanyanya yang membuat Yoongi terdiam dan seketika tersenyum sembari menundukkan kepalanya, seakan akan dia tersipu malu ingin menjawabnya.

" Astaga,,,, sepertinya aku akan mendapatkan menantu sebentar lagi, aku dan Noah juga sempat berfikiran untuk menjodohkan kalian berdua, karena kalian sudah berteman dekat sejak kecil, dan aku cukup sedih karena Luna memindahkan sekolahmu di Canada.

Leo menatap Vigor dengan begitu lekat, " tapi sekarang aku sudah ada disini, dan kalau itu memang benar,aku dengan senang hati akan menyetujuinya paman,karena aku benar benar menyukai putri paman." Ucapnya dengan terus terang.

"benarkah?ahh baiklah aku akan bicarakan hal ini dengan putri ku,dan dan aku akan segera mengajarimu nanti." Jawabnya kegirangan.

Leo tersenyum sembari meminum secangkir teh yang di sajikan tadi, "aku tunggu kabarnya baiknya paman."

Mereka berdua kembali senyap dan menikmati minuman yang ada didepan mereka masing masing sembari menikmati ketenangan alam sekitar.

"Ahh iya,aku sudah membawakan barang yang paman inginkan." Lanjutnya sambil meletakkan cangkir nya.

Leo melirik sekilas pada pria yang sedari tadi berdiri di belakangnya "Luca bawa kemari."

Mendengar permintaan tuannya itu Luca pun langsung berjalan mendekati mereka sambil membawa sebuah tas di tangannya.

" ini tuan." Ucapnya sembari meletakkan tas itu di atas meja.

Leo membuka tas besar itu dan mengambil sebuah benda kecil yang sedari tadi ia simpan di sana. "ini barang yang paman inginkan."

"aku sudah membantu paman mengambil sampel iris tuan Bert, tapi aku masih penasaran kenapa paman sangat ingin sampel ini."

" Wahh Hebat,,,,bagaimana kau bisa mendapatkannya, padahal penjagaan Bert cukup ketat, aku saja hampir nyaris terbunuh olehnya." Ucapnya namun Leo hanya tersenyum mendengarnya.

'yah karena memang dari awal para penjaga tuan Bert adalah anak buahku.' Batin Leo sembari menatap pria tua yang sedang kegirangan itu.

" paman belum menjawab pertanyaan ku tadi,kenapa paman ingin sekali mendapatkannya, apa paman punya misi sehingga membutuhkan benda ini."

" Apa kau tahu tentang si topeng hitam?" Tanyanya

"Si topeng hitam?maksud paman mafia tanpa wajah yang sudah membantai keluarga Anthony dan merebut semua kekayaannya lima tahun yang lalu itu?"

"kau tahu tentang hal itu?"

"Tentu saja, di masa masa itu orang Canada banyak membicarakannya, karena banyak yang tahu kalau tuan Anthony menyimpan semua kekayaannya di suatu tempat di Italy." Jawabnya.

" itulah maksudku, kenapa aku menyuruhmu untuk mengambil sampel iris mata tuan Bert, karena banyak yang bilang kekayaan Anthony ada di ruangan bawah gunung italy, dan ruangan itu hanya bisa di buka oleh pemilik kekayaan itu sendiri dan para kerabatnya."

"Benarkah, tapi jika si topeng hitam itu sudah mengambil alih semuanya, kemungkinan ruang bawah tanah itu juga sudah menjadi miliknya paman."

"Tidak Leo, kekayaan ruang bawah tanah itu murni milik keluarga besar Anthony, dan yang bisa membukanya hanyalah tuan Bert dan tuan Anthony, kalau tidak salah si topeng hitam itu belum bisa membuka ruangan itu sampai sekarang."

"Tapi pasti dia masih menjaga ruangan itu agar tidak ada siapapun yang bisa membukanya, sebelum ia mengetahui pemilik kuncinya."

"Itulah kenapa aku meminta bantuanmu Leo, kita harus bergerak lebih cepat darinya." Ucap tuan Vigor sembari memainkan benda kecil yang sedari tadi ia pegang.

" tapi bagaimana jika cara itu gagal? Paman tahu sendiri dia saja bisa menghabisi satu keluarga besar mafia tanpa bantuan siapapun, pasti bukan hal yang sulit untuknya menghalangi kita."

" Itulah kenapa aku ingin aku ingin minta bantuan darimu, aku ingin kau mencari tahu siapa si topeng hitam itu Leo, jika kita mengetahui kedok aslinya akan lebih mudah bagi kita untuk menghancurkannya." Ujarnya.

"Kau pandai dalam hal penyelidikan, apa lagi kau punya wilayah luas di luar sana lebih dari si topeng hitam itu."

" kau tenang saja jika kita berhasil,aku akan membagi separuh kekayaan nya denganmu." Lanjutnya dengan begitu meyakinkan.

" Tawaran yang cukup menarik," Leo mengangguk singkat sembari berpikir sejenak mengenai tawaran yang pamannya itu berikan "baiklah aku akan melakukan nya untukmu paman." Jawab nya.

" Serius?"

" tentu saja, tapi paman ada syaratnya, aku akan melakukan hal itu asal paman mau melakukan hal yang besar untukku " ucapnya yang seketika mengubah topik pembicaraanya itu.

" tentu saja,aku sudah menganggap mu sebagai putraku sendiri Leo, katakan apa yang kau mau hmm?" Tanyanya

" Tepati omongan paman tadi, jadikan aku menantu keluarga ini." Ucapnya dengan begitu meyakinkan sembari menatap tajam ke arah pria tua itu.

" kau menginginkan putriku? Pasti aku akan memberikannya padamu, bukankah sudah aku katakan tadi."

" akan aku pastikan pernikahan kalian akan diadakan Minggu ini, kau jangan khawatir, atau begini saja, ayo kita makan malam bersama, ajak Luna kemari, anggap saja ini perayaan kepulangan mu dan terima kasihku,sekalian membicarakan tentang pernikahan kalian." Ajaknya

" Tentu saja paman, kita akan datang nanti malam." Jawabnya sembari tersenyum menatap pria yang ada di depannya.

Mereka berdua pun mulai bersantai sambil meminum secangkir tehnya kembali yang telah di siapkan tadi.

Sementara Leo merasa puas sebab rencananya berjalan begitu lancar hari ini, seakan akan dia langsung mendapatkan lampu hijau kemenangannya.

Sedangkan di sisi lain, di tempat yang jauh, tapatnya di sekitar 3 meter dari tempat dua pria itu terdapat dua wanita yang sedari tadi memantau kedua pria itu dari kejauhan.

" Yoona, kau lihat pria muda itu?dia adalah targetmu selanjutnya."

" dia Leonard David Alexander, putra sulung dari keluarga Alexander, yang memiliki kekuasaan tertinggi setelah keluarga kita, jika kau mengingatnya dia adalah teman masa kecil mu dulu,tapi sekarang kau harus bisa mentargetkan nya sebagai mangsamu berikutnya."

"Leonard?" jawabmu datar tanpa menatap wanita yang sedari tadi mengoceh di sampingnyaitu.

" kudengar pria itu sangat jenius dan licik,buktinya dia bisa mendapatkan sampel iris tuan Bert dengan mudah"

" dan beberapa hari yang lalu, papamu membicarakan perjodohan yan ingin ia lakukan dengan keluarga Alexander, dia berencana menikahkan mu dengannya."

" menikah kan aku dengan nya?"

"Benar,,,,jika itu memang terjadi,terima saja tawarannya, melalui pernikahan itu kau bisa menaklukkan semua kekayaan keluarganya." Pinta nya sementara Yoona hanya diam sembari menatap dua pria yang sedari tadi.

1
kirom hasran
Seru banget!
Libny Aylin Rodríguez
Aku butuh lebih banyak kisah seru darimu, cepat update ya thor 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!