NovelToon NovelToon
Suami Bayaran Renatta

Suami Bayaran Renatta

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Mafia / Nikahkontrak / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:930.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: HelmaliaPutri18

Renatta harus mengalami dua hal pahit sekaligus dalam hidupnya setelah ditinggal sang kekasih yang sudah dipacarinya selama 3 tahun dan ditinggal pergi oleh ayahnya untuk selamanya dalam sebuah insiden.

Kemalangan yang dialami Renatta tidak sampai disitu saja adik dari ayahnya berusaha merebut harta yang dimiliki Renatta hingga dia dipertemukan oleh sosok laki laki bernama Devan yang saat itu sedang membutuhkan biaya untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit keras.

Renatta menawarkan pernikahan kepada Devan dengan perjanjiaan bahwa Renatta akan menanggung semua pengobatan ibu Devan tanpa tahu siapa Devan yang sebenarnya.

Devandra Narendra Abimana sosok pria misterius dengan segala rahasia yang disembunyikannya.

Renatta Desinta Maharani sosok wanita penuh dengan kerumitan di kisah hidupnya.

“Kamu akan menyesalinya karena sudah menawarkan sebuah pernikahan kepadaku”. Ujar Devan dengan nada lirihnya yang tidak bisa didengar Renatta

Bagaimana kelanjutan kisah kehidupan Renatta dan Devan?

Dan apakah Devan bisa membantu Renatta keluar dari segala kepedihan dan masalahnya atau Devan hanya akan menambah kesedihan di kehidupan Renatta?

Cinta Dendam dan Obsesi

Happy Reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HelmaliaPutri18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjanjian Kontrak

Di sepanjang lorong rumah sakit Renatta terus tersenyum, sejenak dia melupakan beberapa masalah yang saat ini dihadapinya “Ah aku benar benar sudah gila bagaimana bisa aku menawarkan sebuah pernikahan ke seseorang yang tidak sama sekali aku kenal”

Renatta terus berjalan sampai dia berhenti di depan kamar rawat papahnya, sebelum dia masuk tiba tiba pintu ruangan terbuka “Non Renatta dari mana saja dari tadi Tuan Brata menanyakan keberadaan anda”

Renatta tidak menjawab pertanyaan dari Regan

“Apa papah sudah siuman om?”

“Papah anda sudah siuman dari sekitar 15 menitan yang lalu”

“Apa om Regan besok ada waktu, ada hal penting yang ingin saya bicarakan kepada anda”

“Tentu saja, besok nona bisa menemui saya di kantor atau saya akan datang lagi ke rumah sakit”

“Besok saya akan datang ke kantor saja, kalau begitu sampai berjumpa besok dan saya permisi untuk masuk menemui ayah” Ucap Renatta sebelum masuk ke ruang rawat inap ayahnya.

Renatta tersenyum melihat papahnya yang menatap ke arahnya “papah sudah siuman, ada yang ingin Renatta bicarakan ke papah”.

Tuan Brata meraih tangan Renatta dan digenggamnya penuh kasih sayang “Apa yang ingin kamu katakan, katakanlah”

Sedikit gugup Renatta mengatakan bahwa dia telah menemukan calon suami yang akan membantunya dari rencana Tante Inggit.

“ Apa kamu yakin kalau dia benar benar laki laki yang baik dan bisa dipegang kepercayaannya, papah hanya tidak ingin kamu salah pilih walaupun itu hanya pernikahan kontrak”

“Papah tidak usah khawatir Renatta yakin kalau dia pria baik yang bisa dipercaya” Ucap Renatta meyakinkan ayahnya.

“Kamu tahu kan keadaan Papah semakin memburuk sebelum terjadi hal buruk terjadi pada ayah, Papah hanya berharap kamu segera menikah dengan pria itu jika kamu memang benar benar yakin”

“Papah akan sehat dan pulih kembali, jangan membuat Renatta takut pah” Renatta semakin mengeratkan genggaman tangan papahnya, dan papahnya hanya menanggapi dengan senyuman.

.

.

.

Keesokan harinya Renatta terbangun dengan bunyi ponselnya yang cukup nyaring, dia bergegas segera mengangkat telfonnya karena takut mengganggu tidur papahnya.

“Hallo”

“aku sudah menyetujui dan menyepakati pernikahan kontrak kita, bisakah kita segera bertemu dan membicarakan surat perjanjiannya” Ucap pria diseberang telfon yang tak lain adalah Devan.

“Ah baiklah, nanti kita akan membicarakannya secara langsung, kita akan bertemu di café sekitar sini, aku akan mengirimkan lokasinya”

“Ya” Jawab Devan singkat kemudian menutup sambungan telfonnya.

Renatta menatap ponselnya dengan tidak percaya, bagaimana ada manusia sengirit bicara seperti Devan, baru kali ini Renatta bertemu dengan pria seperti Devan padahal biasanya semua pria akan bersikap ramah dan penuh basa basi jika berbicara dengannya, tidak mau terlalu memikirkan Devan, Renatta segera beranjak pulang dan menemui Om Regan di kantor, sebelum pulang dia sudah berpesan kepada salah satu suster yang menangani papahnya bahwa dia akan kembali ke rumah sakit nanti siang.

.

.

.

Renatta sudah siap untuk bertemu dengan Om Regan dan setelahnya dia akan menemui Devan Untuk membicarakan kelanjutan pernikahan mereka.

Renatta sudah sampai terlebih dahulu di depan kantor papahnya, Renatta masuk disambut dengan sapaan beberapa karyawan papahnya yang memang sudah mengenal Renatta sebagai anak semata wayang Tuan Brata, Renatta langsung masuk ke lift yang mengarahkannya ke lantai paling atas gedung kantornya.

“Selamat siang Nona Renatta, anda sudah ditunggu Tuan Regan diruangan direktur” Ucap sekretaris ayahnya kepada Renatta.

“Oh baiklah, saya masuk dulu” Renatta berjalan masuk keruangan direktur.

“Selamat siang nona”Ucap Om Regan dengan sedikit menundukkan kepalanya

Renatta membalas sapaan Om Regan dan langsung mendudukkan dirinya, sambil mengeluarkan beberapa lembar kertas yang berisi tulisan tangan Renatta.

Regan membaca setiap tulisan yang tertulis di kertas tersebut “Maksudnya apa ini nona?”

“Seperti yang kamu baca itu adalah surat perjanjian nikah yang akan saya lakukan, dan saya ingin kamu membuat surat kontrak resmi untuk saya”

“Apa anda yakin dengan keputusan anda, jika memang pernikahan ini anda lakukan untuk mencegah perbuatan Nyonya Inggit, kita bisa mencari solusi lain”

“saya sangat yakin, bukankah ini jalan terbaik untuk mencegah Tante Inggit dan menggagalkan rencana Tante Inggit untuk menguasai harta papah”

“Kalau memang anda yakin saya tidak bisa mencegahnya, tapi saya harap anda juga perlu berhati – hati dengan pria tersebut karena anda belum mengenal lebih jauh siapa pria itu sebenarnya”

“Om Regan tidak perlu khawatir saya yakin semuanya akan baik baik saja” Ucap Renatta dengan penuh keyakinan.

“Baik anda bisa menunggu sebentar saya akan segera membuatkan surat kontrak untuk anda” Regan beranjak dari duduknya dan segera membuat surat kontrak sesuai dengan permintaan Renatta

.

.

.

Sekarang Renatta sudah duduk berhadapan dengan Devan, Renatta langsung menyerahkan surat kontrak pernikahan yang akan mereka lakukan.

...Surat Kontrak Pernikahan...

Pasal 1

Pernikahan akan berlangsung selama 2 Tahun dimulai sejak hari pertama pernikahan.

Selama pernikahan kedua belah pihak harus berperan sebagai suami istri sesungguhnya di depan umum.

Kedua belah pihak tidak boleh ada yang melanggar ketentuan ketentuan pernikahan

Pasal 2

Suami tidak boleh ikut campur urusan istrinya begitupun istri tidak boleh ikut campur urusan suami.

Tidak boleh ada orang ke tiga baik itu dari pihak suami maupun istri.

Tidak boleh ada yang mengetahui pernikahan kontrak ini selain dari keluarga dekat.

Pasal 3

Pihak perempuan akan membayar uang 1 Miliyar kepada pihak laki - laki jika kontrak bisa selesei dengan baik sampai waktu 2 Tahun

Jika salah satu dari pihak ada yang melanggar kontrak maka pihak lainnya bisa menuntut pihak yang telah melanggar kontrak.

Kontrak bisa berakhir lebih cepat jika pihak perempuan segera hamil dan melahirkan maka kontrak bisa berakhir satu bulan setelah kelahiran.

Pihak perempuan akan tetap membiayai kesembuhan orang tua dari pihak laki – laki.

“Jika ada keberatan masalah isi kontrak kamu bisa menambahkan atau mencoret salah satu isi kontrak pernikahan itu” Ucap Renatta dengan memandang Devan yang hanya diam setelah membaca surat kontrak tersebut.

Tanpa menjawab perkataan Renatta, Devan segera menandatangani surat kontrak tersebut.

“Ya aku menyetujui surat kontrak itu, kamu bisa tentukan kapan pernikahan itu segera dilakukan”. Ucap Devan masih dengan nada dinginnya.

Sebelum Devan beranjak dari duduknya Devan, Renatta segara menghentikan Devan “satu minggu dari sekarang, ya pernikahan kita akan diadakan satu minggu dari sekarang”

Sedikit menoleh Devan berucap “Ya”.

Renatta hampir saja mengumpati Devan, kalau bukan karena keadaan mana mau Renatta menikahi manusia kulkas seperti Devan walaupun memang Renatta akui bahwa Devan memang tampan tapi sayangnya tidak dengan sifatnya yang terlampau dingin.

.

.

.

TBC

1
abu😻acii
/Sob//Sob/
Mariyah
betul..
🌜💖Wanda💕🌛
Luar biasa
Yani Anwar11
👍👍👍
Lisa Icha
Aku baru mampir thor
Razka Ghony
waduh bikin pusing Dhe kalau nyidam begitu
Shifa Burhan
episode 89 aku begitu respect kepada renata yang menolak bicara berduaan dengan pria lain karena menjaga perasaan suaminya tapi tapi di episode ini langsung hilang respect aku renata sadar dan sengaja membuat cemburu (cemburu itu sakit hati, jadi revan sakit hati, artinya renata menyakiti hati suaminya) dan renata tidak peduli perasaan suaminya dan renata kayak lebih menjaga perasaan perasaan pria lain dari pada menjaga perasaan suaminya, dan yang jadi masalah ada renata sadar dia salah, dia mnyesal, dia minta maaf, jawabannya tidak yang artinya renata wanita egois yang hanya melihat kesalahan suami pada kesalahannya pun tidak kalah menjijikan
Shifa Burhan
aku suka dan salut wanita dan istri kayak gini dia memikirkan perasaan suami daripada rasa tidak enak pada pria lain, renata lembut dan tegas menolak berduaan dengan pria lain karena menjaga perasaan suaminya dan menjaga kehormatannya sendiri sebagai seorang istri,

dan aku suka reaksi renata pada saat suaminya cemburu renata langsung agresif menyerang suami, kalau sudah begini suami mana tidak langsung luluh hatinya
Shifa Burhan
ini lah nasib jadi wanita lain (pelakor) apapun yang dia lakukan tidak akan merubah pandangan reader tetap sja dia dipandang murahan dan tidak ada rasa iba sama sekali
tapi beda cerita kalau lelaki lain (pebinor) pasti reader langsung iba,
"kasian cinta tulus dia pantas bahagia"
"thor beri dia pasangan biar dia bahagia"
Agustin Agustin
sangat menarik
Emilda Nadia
Suami bayaran Renata
Emilda Nadia
ya sama sama
HENI Ariyanti
baguus
HENI Ariyanti
ngapain banyak drama amat ni suami istri..terlalu banyak kebohongan
chaaa
lah kan elu yg dlu nyuruh gugurin waktu dlu Renata nanya 'gmn kalau dia hamil'? kok skrg jadi elu yg marah? aneh..
chaaa
ini yg gw gak suka kata 'keegoisan org tua' padahal jelas2 disini Renata menderita krna si Devan. dijadikan objek bls dendam salah alamat, di abaikan, bertunangan dg perempuan lain entah itu serius ataupun hanya sandiwara, tp ttap itu udh berkhianat,diceraikan..dan parahnya disuruh gugurkan kandungan kalau lg hamil..hanya Renata yg tau sesakit apa rasanya..jadi gak usah sok blg keegoisan orgtua.satu2nya yg salah si Devan.masih untung Renata gak ceritain semua kejelekan si Devan k anak2nya. ini bisa2 nya blg Renata egois.enak bener jadi si Devan.
chaaa
blm apa2 anak2 nya udh sesayang itu sama bapaknya. eh anak2 asal kalian tau yaa..papa kalian tu dlu gak nerima kehadiran kalian krna dendam salah alamat nya yg membabi buta..malahan dlu pernah nyuruh emak utk melenyapkan kalian saat masih dlm kandungan. kasian emak mu nak 😂
chaaa
Halah lagak lu Dev. lu aja udh niat bgt ceraikan Renata..kalau aja kejahatan Agnes dan bapaknya gak kebongkar, lu tetap ceraikan Renata dan tunangan sama si Agnes kan? bahkan mungkin nikahin tu perempuan.. bulshit lu Dev 👎
chaaa
sejak awal baca udh ketebak kalau si cewek lemah hati dan si cewek yg akan jatuh cinta dluan..
💖💕 Hope Dien❣️💝
semua laki laki yg menyukai renatta ga ada yg baik dgn masa lalunya hampir semuanya buruk....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!