pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempurna
episode 20
.
.
hari menjelang sore, Nada mulai akan berkemas untuk meninggalkan rumah sakit, perawat mulai melepas selang infus ditangan Nada.
Revandra duduk disofa sambil memandang Nada, senyum tipis mengembang dibibirnya.
" sudah ya mbk, saya permisi." kata perawat itu.
" iya sus, trima kasih." Nada berucap lembut.
Revandra berdiri lalu menghampiri Nada,
" ayo.. " ajak Revandra.
Nada mengangguk sambil turun dari ranjang, Revandra membantu memegang tangan nada, hal itu membuat Nada kaget, ia memandang Revandra, jarak mereka dekat sekali, jantung Nadapun berdetak kencang tak karuan. sesaat mereka saling pandang.
cekleek..
pintu terbuka membuat dua manusia yang kaku itu langsung gelagapan.
Yohan masuk tanpa rasa berdosa, sambil tersenyum ia puas.
" tuan, mobil sudah siap ." ucap yohan santai
" kau !! kenapa tidak mengetuk pintu !!??" Revandra berkata sedikit meninggikan suaranya sambil memapah Nada.
" maaf tuan, kebablasan tadi .. he..he..he.." Yohan cengengesan. hal itu membuat Nada tersenyum.
"ayo, ..??" Revandra
" tuan saya bisa jalan sendiri, tidak perlu seperti ini..?" ucap Nada pelan.
" diamlah !! kalau kau bicara lagi ku gendong kau !!" jawab Revandra datar.
Yohan tersenyum, " sudahlah Nada, turuti saja. atau kau mau q yang memapahmu ??"
" apa maksudmu !!! kau pikir q tidak bisa memapahnya hah !!?" teriak Revandra.
" maaf tuan, siapa tau Nada canggung bersama anda, makanya saya menawarkan diri."
" sudah, tuan, yohan. ayo kita keluar, saya bisa kok jalan sendiri." Nada menyela perdebatan antara bos dan asistennya itu.
Revandra memandang yohan dengan tatapan membunuhnya, hingga yohan menundukkan kepala. mereka keluar bersama.
.
.
.
dikampus..
Nurra hendak masuk kedalam mobil nya, namun ia terhenti ketika ada yang memanggilnya.
seketika ia menoleh, senyum mengembang dibibir Nurra. ya, Nurra diam-diam mulai menyukai mahasiswa baru itu dia adalah Darren.
Darren berjalan menghampiri Nurra. " pulang bareng q aja yuk ?? q mau mengajakmu makan dulu ??"
" maaf Darren, q harus kerumah sakit menjemput Nada, " ucap Nurra.
" apa salahnya, kita jemput bersama bagaimana ??"
" kau tidak keberatan ??"
" tentu saja tidak, q ingin punya banyak teman,"
" hmmm.. baiklah, ayo ??"
Darren tersenyum puas, kini Nurra dan Darren masuk kedalam mobil Darren.
ponsel Nurra tiba- tiba berbunyi, " hallo Nad."
" hallo Nurra, q udah dijalan mau pulang, sebaiknya kau tidak perlu menjemputku, q diantar tuan Revandra." Nada berkata disebrang.
" oh, ini q baru mau kerumah sakit.ya udah kalau gitu. hati-hati ya, kalau ada apa-apa kabari q !!?"
" iya, q tutup ya ??"
"hmmm.." Nurra mematikan panggilannya.
" ada apa ??" tanya darren lembut.
"Nada sudah diantar kakakku, kita ngk jadi kerumah sakit." jawab Nurra dengan senyum manisnya.
" oh.. berarti kita langsung makan saja ya ??"
" baiklah."
Darren tersenyum.memandang Nurra yang menunduk malu, lalu melajuka mobilnya menuju tempat tujuan mereka.
.
.
.
.
didalam.mobil Revandra..
" Nada, alamatmu dimana ?? " tanya Yohan
" oh itu di..."
" kerumahku saja yohan." Revandra menyela ucapan Nada. Nada memandang Revandra terkejut, begitupun dengan Yohan.
" rumah yang mana tuan ?? rumah tuan besar atau ..??" Yohan hendak meneruskan kata-katanya namun sudah dipotong Revandra.
" rumahku sendiri, "
Nada terus memandang Revandra lalu bertanya. " tuan, anda tidak salah ?? "
" tidak, kau pikir q menolongmu gratis, tentu saja harus kau bayar, makanya kau tinggal dirumahku saja, kau bisa membersihkan rumahku, lagian kau kan tidak boleh mengendarai motor dulu, jadi anggap saja kau bekerja denganku." terang Revandra.
"oh.. begitu. trima kasih banyak tuan. anda memang orang baik. saya tidak menyangka anda benar-benar menepati kata-kata anda tadi." Nada berkata lembut sambil tersenyum menundukkan kepalanya.
" hmmm.. q bukan seorang yang pelupa..!!"
Revandra membuang pandangannya keluar jendela mobil.
yohan yang mendengarnya pun masih terkejut.
" mansion tuan sudah ada 10 pembantu dan juga 5 penjaga, lalu Nada mengerjakan apa disana ?? ya Ampun, jangan - jangan apa yang dikatakan Romi benar adanya ." ucap yohan dalam hati.
.
.
.
.
.
.
.
maaf temen-temen, hari ini sedikit ngk enak badan jadi upnya ngk tentu..
mksih..
salam.sayanng dariku..
😘😘😘
.
.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.