NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Nisa

Kisah Cinta Nisa

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Contest / Badboy / Tamat
Popularitas:598k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Kurniasih

Tinggal di kota besar yang padat penduduk, membuat kelima orang anak manusia ini menjalin persahabatan sejak kecil, walau keadaan status sosial dan suku berbeda, tapi mereka tetap bersama.

Kelucuan, kepolosan, dan kebahagiaan persahabatan mereka mulai memudar seiring usia yang beranjak remaja. Benih benih cinta muncul di antara persahabatn mereka.

Perbedaan di mulai, ketika mereka duduk di bangku SMA.

Bagaimana akhir persahabatan kelima anak manusia ini? Bagaimana kisah cinta mereka? akankah cita-cita kecil mereka menjadi kenyataan?

baca sampai end ya guys
Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

terhanyut

Beberapa bulan berlalu, Nisa selalu menghindar jika Angga datang kerumahnya.

“Nis, ada Angga tuh di ruang tamu.” Ucap Dhira saat memasuki kamar.

Nisa masih berbaring tengkurap di atas tempat tidur, sambil mendengarkan lagu di radio kamarnya.

“Bilang aja, Nisa lagi tidur siang. Kak.”

“Kasian, Nis. Dia tuh udah bolak balik ke sini dari kemarin.”

Nisa mengerdikkan bahunya. “Biarin aja.”

“Kalau ada masalah selesaiin. Kaalu menghindar ngga akan pernah selesai. Ya, walau pun gue belum pernah pacaran.” Ucap Dhira.

“Males, Kak. Udah bilang aja Nisa lagi tidur siang.” Ucap Nisa yang sudah pulang sebelum Zuhur, karena hari ini adalah hari terakhir Ujian Nasional.

Sedangkan Dhira pun sama, ia pulang lebih awal karena ada dua mata kuliah kosong karena dosennya sedang sakit.

“Kasian anak orang, ngga tega gue.” Kata Dhira, keluar dari kamarnya menuju ruang tamu.

Dhira menemui Angga di sana.

“Ga, Nisa nya tidur. di banguninnya susah banget.’ Ujar Dhira bohong.

“Oh gitu ya, Kak.” Jawab Angga lesu.

“Kalian berantem?” Tanya Dhira.

Angga langsung menggeleng. “Ngga sih, kak. Kami memang udah dua bulan lebih ngga ketemu, karena Angga ga mau ganggu Nisa yang mau ujian.”

“Uuuu.. So sweet.” Dhira tersenyum.

“Ya udah, nanti gue bilangin ke Nisa.”

“Ya udah, makasih, kak.” Ucap Angga, lalu pergi.

Nisa masih sulit di temui, bahkan di telepon pun Nisa tak mau menerima. Ketika telepon berdering, Nisa selalu meminta Ummi atau Dhira yang menganggkatnya, karena ia takut telepon itu dari Angga.

****

Hari ini Nisa sudah libur total. Ia tak lagi ke sekolah karena sudah tidak ada urusan lagi di sana. Pengumuman kelulusan sudah, ujian sekolah sudah, hanya tinggal menunggu ijazah keluar.

Nisa hanya mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah pada sore hari untuk memepersiapkan mengikuti tes perguruan tinggi negeri.

“Nis, boleh bantu ummi?” Tanya ibu Nisa.

“Bantu apa, Mi?”

“Tolong antarkan kue ini ke rumah Angga. Kemarin Mamanya Angga pesen kue bolu buatan bunda dua loyang, sama karamel satu loyang. Tolong antar ya!”

“Yah, Ummi. Minta tolong Kak Dhira aja deh.” Ucap Nisa yang malas ke rumah Angga. Walau siang ini kemungkinan Angga tidak ada di rumah karena sedang kuliah.

“Kan Dhira belum pulang kuliah. Lagian kalau kamu ke rumah Angga sekarang belum tentu Angganya ada di rumah.” Kata Ummi.

“Ayo antarkan kuenya, mumpung baru matang dan masih panas.” Kata ummi lagi.

“Emang Mama Angga ngga kerja, Mi?” Tanya Nisa, menerima tiga loyang kue yang sudah di bungkus kardus kotak.

“Cuti kali, karena sore nanti ada arisan RT.”

“Oh.” Jawab Nisa, membulatkan bibirnya.

Nisa berjalan menuju rumah Angga. Sesampainya di sana, ia membuka pintu gerbang rumah Angga yang besar dan cukup berat.

Tok.. Tok.. Tok..

“Assalamualaikum..” Ucap Nisa yang sepertinya tak ada orang menjawab.

“Tante Marisa, Assalamualaikum.” Ucap Nisa lagi.

Nisa mengintip dari jendela, tak terlihat orang di sana.

Lalu, kemudian terdengar pintu terbuka.

Ceklek

Pintu itu terbuka dan menampilkan sosok pria yang tak ingin Nisa temui.

“Nisa.” Mata Angga berbinar, pasalnya ia sangat merindukan gadis yang berdiri di hadapannya ini.

“Aku Cuma mau kasih ini, pesanan mama kamu.”

“Bawa masuk aja langsung ke dalam.” Angga melebarkan pintu rumahnya.

“Ngga usah, aku mau langsung pulang.”

“Tanganku kotor.” Kata Angga dengan menunjukkan tangannya yang tengah belepotan saus, karena saat ini ia sedang memakan ayam krispi.

Nisa memutar bola mata dan menghela nafasnya kasar.

“Aku taruh di mana?” Tanya Nisa pada Angga yang berada di ruang televisi untuk membereskan makanannya yang berserakan di meja.

“Taruh di dapur aja.” Jawab Angga.

Kemudian Nisa melangkahkan kakinya ke dapur. Angga pun melangkah menuju dapur, setelah membuang bekas makanannya tadi, lalu mencuci tangannya. ia berdiri persis di samping Nisa.

“Aku taruh di sini?” tanya Nisa lagi.

“Hmm..”Jawab Angga yang kemudian mendekati Nisa setelah ia membersihkan tangannya di wastafel itu.

“Kamu menghindariku? Kenapa?” Tanya Angga yang tiba-tiba melingkarkan lengannya pada pinggang Nisa.

Nisa berusaha melepaskan tangan Angga dari pinggangnya.

“Jangan seperti ini! nanti ketahuan mama kamu.”

“Mama lagi pergi, mungkin lama.”

Lalu, Nisa hendak pergi meningglkan Angga yang masih berdiri. Namun, Angga dengan cepat mencekal tangan Nisa.

“Kenapa kamu marah? Apa salah aku?” Tanya Angga lirih.

“Kita bukannya sudah tidak lagi pacaran? Kamu sudah punya pacar lagi di kampus kan?” Nisa balik bertanya.

“Siapa yang bilang?” Angga pun kembali bertanya dengan kesal dan terkejut.

“Aku melihatnya langsung.” Nisa berusaha melepas cekalan tangan Angga.

“Di mana? Kapan?”

“Di kantin kampus kamu. Kaget?” Ucap Nisa menantang.

“Ngga, kenapa kaget. Aku ngga merasa punya hubungan dengan wanita manapun selain kamu. Aku ngga pernah cinta wanita manapun selain kamu.”

“Gombal.” Jawab Nisa ketus.

“Terserah kamu percaya atau tidak. Tapi memang faktanya aku tidak punya pacar di belakangmu, kalau pun kamu lihat ada wanita yang mendekatiku, itu memang dia yang suka padaku tapi aku tidak.”

“Bohong.”

Lalu, Angga mendekatkan dirinya pada Nisa.

“Lihat mataku, apa aku terlihat berbohong?” Tanya Angga menunjuk kedua bola matanya.

Kemudian ia meraih wajah Nisa untuk melihat wajahnya dengan lebih dekat.

“Lihat mataku, Nis. Apa aku bohong?”

Nisa menatap kedua bola mata Angga, lalu menunduk.

Cup

Angga mencium bibir Nisa. Ia menggigit bibir Nisa untuk terbuka. Ini adalah ciuman pertama bagi Nisa, ia tak mengerti cara berciuman, karena sebelumnya Angga hanya menempelkan bibir saja tidak dengan lum*t*n seperti ini. Angga menggigit kecil bibirnya membuat bibir Nisa terbuka. Kemudian, Angga berhasil mengeksplor bibir Nisa dan semua yang berada di dalam rongga mulutnya. Baru kali ini Nisa merasakan lidahnya beradu dan menari-nari di sana.

Angga menggendong Nisa seperti koala, membawa Nisa hingga masuk ke dalam kamarnya. Nisa yang sedang terhanyut dalam pangutan itu pun tak menyadari bahwa dirinya saat ini sudah berada di atas tempat tidur.

Angga membaringkan tubuh Nisa di sana.

“Aku rindu kamu, sangat rindu.” Ucap Angga dengan nafas memburu dan suara yang berat.

“Aku juga rindu.” Jawab Nisa dengan nafas yang naik turun.

Lalu, Angga membuka kaos Nisa dari bawah, sambil menyesap leher jenjang Nisa. Perlahan tangannya masuk ke dalam kaos itu dan membuka bra yang Nisa kenakan.

Nisa benar-benar terbuai oleh sentuhan Angga. Ia tak melawan dan membiarkan Angga melakukan apa yang dia mau. Lalu, Angga meremas dua gunung kembar Nisa, hingga keluar desahan dari bibirnya. Angga semakin terbawa suasana, ia pun menelusuri tubuh Nisa lebih jauh, ia mulai menyesap dua gunung kembar milik Nisa yang tidak besar dan tidak kecil.

Mereka hanyut dalam nafsu yang bergejolak, hingga lupa akan dampak buruk yang terjadi jika kegiatan ini di teruskan semakin jauh.

1
Ulum
baru baca,tapi andingnya bikin taku
Ulum
kangeeeeen
Azalea New
cerita baguss, apalagi pas angga meninggal. sama kokom bikin sedih.. /Sob/
Indah Martin
Luar biasa
Lela
ceritanka elis udah aku baca semuahbdan terahir kisah cinta nisa,,,,rada nyesek sih karna nisa ga ternyata ga berjodoh sama angga
Ami
bagus ceritanya sangt mendidik
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
memang kisahnya pendek. tapi dampaknya ke jiwa bener2 dah.. bagus ini kisahnya
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
Terima kasih kak Elis
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
jadi kepikiran anak kokom sama siapa ya? suaminya jahat
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
bisa ketemu lagi gak ya?
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
nyesek banget.
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
ujian hidup harus dihadapi angga. jangan lari
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
kasihan mama angga
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
kalau jodoh pasti bersama
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
nisa memang cantik, rangga
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
angga cukup dewasa dengan merahasiakan pernikahan kedua ayahnya
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
maniiis.... 🙈🙈🙈🤩🤩🤩🤩😘😘😘😘😘
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
masa depannya adalah nisa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!