NovelToon NovelToon
Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

azalea menangis di sisi tubuh naima yang terbujur, kematian kakaknya menyisakan duka yang teramat dalam. matanya menatap nanar bayi merah di pangkuan kiano abang iparnya yang juga menangis tanpa suara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua puluh

Ingin rasanya Azalea menepuki mulutnya yang asal, jelas reaksi kiano tadi tidak seperti yang ia harapkan. Pria itu terkejut, Kiano menatapnya nanar tadi.

"Kamu gila Za"

Ucap pria itu tadi, Kiano pergi begitu saja meninggalkan Azalea yang termangu.

Kini Azalea kebingungan, tanpa sadar ia mengungkapkan perasaannya tadi. Sekarang Azalea harus bagaimana coba, berpura-pura biasa saja juga aneh kelihatannya.

'Apa sih yang membuat mas Kian tiba-tiba seperti tadi?'

Azalea menghembuskan nafasnya sedikit keras, menatap pantulan bayangannya dari cermin meja riasnya.

Sekarang Azalea bingung, pasti mereka akan canggung.

"Hhhhhh, Aza. Bingungkan kamu, makanya bibir tuh dijaga"

Azalea menatap dirinya dari cermin, hembusan nafasnya kembali terdengar berat. Sementara ia harus tetap keluar, sudah waktunya Azalea masak untuk makan malam.

Azalea melangkah perlahan menuju dapur, terdengar kesibukan di sana. Azalea mengernyitkan keningnya, apakah Kiano di dapur, sedang apa pria itu.

Azalea berdiri termangu, Kiano sedang sibuk masak. Sebegitu enggannya ternyata Kiano mendengar pengakuan Azalea tadi, sampai pria itu ingin menyiapkan makan malamnya sendiri.

Azalea menarik nafasnya dalam-dalam, sebenarnya ia sudah bisa menduga reaksi Kiano akan seperti ini, tapi tetap saja hatinya sakit.

"Mas Kian masak apa?"

Kiano tersentak menoleh, tersenyum dengan raut sungkannya.

Azalea kembali merasakan rasa itu, rasa sakit bercampur rendah diri. Senyum pria itu terlihat sangat sungkan dan tak enak hati, menghasilkan rasa perih dalam dadanya.

"Aku buat nasi goreng, Za.."

"Kenapa nggak minta aku masak?" tanya Azalea dengan raut wajah sendu, "Mas Kian menghindari aku yah?"

"Bukan, Za" geleng Kiano cepat, "kamu salah paham"

"Mas.." panggil Azalea lirih, bersandar di meja makan. Matanya menatap Kiano nanar.

"Jangan perlakukan aku seperti ini, aku tahu mas Kian nggak mungkin bisa mencintai aku, jangan jaga jarak dariku mas"

"Zaa" Kiano mematikan kompornya, pria itu menghadapkan seluruh tubuhnya ke arah Azalea. Sorot matanya terlihat membujuk dan menenangkan.

"Kamu tahu kita tidak akan bisa lebih dari ini.."

Azalea mengangguk, wajahnya mulai memerah jengah, namun belum sempat menjawab, Kiano kembali berbicara.

"Aku tidak pernah bisa menganggapmu sebagai wanita, Za. Kuharap kamu jangan pernah ngomong seperti tadi"

"Mas Ki—"

"Aku mendukung hubunganmu dengan Yohan, Za, dia pria baik" sambar Kiano cepat sebelum Azalea sempat menjawab.

"Jadi, mulai malam ini, aku akan membiasakan Rara sesekali tidur denganku, agar saat tiba waktunya kita bercerai, Rara tidak terlalu kehilanganmu"

Azalea terdiam, hanya menatap Kiano lekat dengan tatapan sendu. Bingung, tidak tahu jawaban apa yang bisa ia berikan untuk Kiano, Azalea hanya bisa menghela nafasnya yang terasa semakin menyesakkan dada.

"Makan Za!" ujar Kiano mengulurkan sepiring nasi goreng ke atas meja tepat di hadapan Azalea.

"Aku juga akan membiasakan masak sesekali, jadi saat kamu pergi nanti, aku bisa sedikit terbiasa" terdengar suara tawa dari bibir Kiano, walau tawa itu terdengar dipaksakan.

"Apakah mas Kian akan menikahi Sarah, setelah menceraikan aku?" tanya Azalea, ia mulai menyuap nasi goreng itu ke mulutnya tanpa semangat.

"Tidak" geleng Kiano cepat, terlihat raut wajah pria itu terkejut.

"Aku tidak akan menikahi siapapun, cintaku pada Naima tak mengijinkanku menikahi siapapun"

Azalea menatap lekat mata pria itu, yang ternyata menatapnya juga. Sorot matanya menyiratkan keseriusan, Kiano benar-benar sangat mencintai Naima.

Beruntungnya Naima, dicintai seugal-ugalan itu oleh Kiano. Seandainya saja, sisa-sisa cinta pria itu dapat Azalea miliki, baginya sudah cukup.

Azalea juga tidak ingin Kiano melupakan Naima, walau dia sedih, walau hatinya sakit karena penolakan Kiano, namun sejujurnya Azalea juga bahagia, menyadari cinta pria itu begitu besar untuk kakak semata wayangnya itu.

Mereka makan malam dalam keheningan, tenggelam dalam pikiran masing-masing. Azalea masih mengunyah dengan tenang, sementara Kiano sepertinya sudah menyelesaikan makannya.

"Biar aku yang cuci piring mas" tahan Azalea, saat Kiano sibuk merapikan bekas makannya.

Pria itu menoleh sesaat, kemudian mengangguk tipis.

"Terima kasih Za" sahutnya.

**********

"Kenapa nggak ajak Rara sekalian?"

Yohan, pria itu mengerutkan alisnya heran. Sudah 2 kali Azalea keluar tanpa membawa bayi cantik itu.

Azalea menggeleng tipis, sembari menarik kursi di depan Yohan yang masih mengamatinya penuh tanya, Azalea menghela nafasnya sedikit kasar.

"Mas Yo, bisa nggak cariin aku kerjaan?"

"Pekerjaan?kenapa? Kamu mau bekerja?"

Azalea mengangguk, menyesap ice americano yang terletak di atas meja.

"Mas Kian sudah mencari pengasuh untuk Rara, mas. Aku gabut banget"

Yohan tidak menjawab, ia menatap Azalea yang gelisah. Gadis itu, entah mengapa di mata Yohan terlihat sedih, atau cuman perasaannya saja.

"Bisa nggak mas Yo?" tanya Azalea kembali.

Yohan menegakkan tubuhnya, meraih gelas capucino dan menyeruputnya nikmat.

"Jadi istriku aja, gimana Za. Mau?"

Azalea, seketika tergelak. Itulah yang membuat Azalea merasa nyaman dengan Yohan, walau jelas pria itu tidak berbohong, karena Azalea tahu Yohan serius akan ucapannya, namun sikap pria itu yang blak-blakan dan apa adanya sungguh menenangkan, sebenarnya mereka memiliki kesamaan, sama-sama tidak suka basa basi.

"Emangnya jadi istri mas Yo itu pekerjaan?"

Yohan mengangguk cepat, "Aku serius Za"

"Aku capek mas" sahut Azalea cepat, "Untuk saat ini tawaran pekerjaan berupa istri dan ibu rumah tangga, aku skip dulu deh"

Yohan hendak protes, namun Azalea menggelengkan kepalanya. "Mas Yo kan tahu, saat ini aku masih bekerja jadi istri mas Kian"

"Aku suka kamu Za, aku nggak serius ingin mempekerjakanmu jadi istri, tapi aku serius ingin menjadikan ratu di rumahku"

Azalea tersenyum, dia tahu kalau Yohan bercanda tadi, dan dia juga tahu kalau Yohan beneran menyukainya. Namun Azalea bisa apa, ia tidak memiliki perasaan apapun pada pria itu. Azalea tidak ingin memberi harapan palsu pada Yohan.

"Kamu tahu kan Za, kalau aku serius?"

Azalea tidak menjawab, jika bicara serius seperti ini, Yohan terlihat berbeda. Pria itu sangat tampan dan berwibawa, apalagi ditambah dengan suara baritonnya. Belum lagi mata birunya yang menatap lekat, seakan menanti jawaban cepat dari Azalea.

Siapapun akan setuju kalau Yohan sangat tampan, namun apa boleh buat, Azalea hanya mengagumi pria itu.

"Aku tahu mengapa kamu selalu diam dan tak pernah meresponku jika aku sudah membicarakan perasaanku..."

Azalea terkesiap, tiba-tiba Yohan menyambar jemari tangannya.

"Mas.." Azalea berusaha menarik jemari tangannya dari genggaman pria itu, namun Yohan menahannya.

"Kamu menyukai Kiano kan?"

Mata biru itu menatap lekat, menelisik begitu dalam, seakan menelanjangi hati Azalea yang terkesiap.

"Kamu menganggap Kiano lebih dari seorang kakak ipar kan, Za?"

"Mas Yo, aku.."

Yohan, pria tampan itu mengangguk-angguk yakin, sangat yakin akan apa yang ia pikirkan.

"Kamu menyukainya, Za. Yah kamu menyukainya..., tapi aku tidak perduli" gelengnya cepat, mata biru itu terlihat penuh gelora dan semangat.

"Aku akan buat kamu jatuh cinta padaku, Za. Kamu tunggu saja"

Azalea terkesima, mendengar suara Yohan yang penuh keyakinan itu, mengingatkan akan hatinya sendiri yang malang, hatinya yang mencintai sendirian.

Azalea tak bergeming, jemarinya masih berada di dalam genggaman Yohan yang juga menatapnya tanpa kedipan.

"Azaa, Yohaan"

Keduanya tersentak sadar, bersamaan menoleh.

Kiano berdiri menatap ke arah mereka bergantian, dengan Sarah berdiri di sisinya, wanita itu menautkan tangannya di lengan Kiano yang masih melihat ke arah Azalea dan Yohan.

Tanpa sadar, reflek Azalea menarik jemarinya cepat, saat mata Kiano menatap ke arah tangannya.

Bersambung...

1
falea sezi
kata kata kian uda jatuh talak loh🤣
falea sezi
🤣🤣 bawel amat ini kakk ipar cerai aja pergi jauh gk tau trima kasih
sunaryati jarum
Kian sekarang kamu yang pusing sendiri kan setelah istrimu Aza di atas kertas menerima cinta Yohan atas permintaan kamu sendiri.Dan kamu baru merasa jika kamu jatuh cinta pada iparmu walau kamu menyangkalnya,rasa itu tidak bohong Kian
sunaryati jarum
Aduh siapa yang naruh bawang sebegitu banyak, nyesek emak dengan ketulusan pengorbanan Azalia,namun balasan yang diberikan Kiano hanya kesakitan.Jangan pengecut Kian jika cinta pada Aza utarakan dan pertahankan ,jika tidak lepaskan.Lebih dicintai daripada mencintai sendirian ,Aza!
ewie_srt(thealune): semangat mak 💪💪
total 1 replies
sunaryati jarum
Bisa jawab tidak ,kamu sudah membentengi dirimu sendiri jika tidak akan pernah mencintai wanita manapun termasuk Azalea,Kian
sunaryati jarum
Rasain dengan angkuhnya cintamu habis untuk Naima.Kesetiianmu oke,tapi ingat putrimu,apa kamu bisa mendampinginya sampai dewasa nanti,apa punya waktu mengawasinya.Setelah sudah tidak bisa merawat setiap saat, bagaimana perkembangannya?
sunaryati jarum
Dobel up Thoor. Ternyata kamu marah dan cemburu saat Aza ketemuan dengan Yohan.Istri katamu? Kapan kamu memperlakukan Azalea sebagai istrimu,selain jadi baby sister putrimu.Kau sudah mencintai Azalea tapi kamu menyangkalnya
ewie_srt(thealune): 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
araaself
lanjutttt🤗
sunaryati jarum
Emak berharap yang jatuh cinta duluan Kiano, malah kamu Azalea.Agar Kiano kena karma omongan sendiri ternyata kamu sudah suka sejak SMA
sunaryati jarum
Azalea cemburu
sunaryati jarum
Rania tahan dirimu
sunaryati jarum
Jangan sampai kau tersnyuh oleh Kian saat mabuk,menghindarlah Aza
sunaryati jarum
Tahu minuman beralkohol itu dilarang kok nekat, meminumnya,Mungkin sudah diberi obat perangsang oleh Sarah,karena dia menawari melakukan di apartemennya, berarti Sarah sudah terbiasa melakukannya, astaghfirullah.
sunaryati jarum
Nah harus tegas,Aza saja kamu tolak apalagi orang lain
sunaryati jarum
Azalea kelepasan ngomongnya.Jatuh cinta sendirian itu sakit,tapi kamu harus bisa nahan diri
.
sunaryati jarum
Azalea jangan berharap cinta dari Kiano, untuk saat ini.Biarkan ikuti kemauannya emak percaya cinta Kian akan datang karena ketulusan kamu
sunaryati jarum
Kamu yakin tidak akan jatuh cinta lagi dan tahan tidak menyentuh wanita,tapi sepertinya kamu yang akan cinta duluan ke Azalea,Kian
sunaryati jarum
Baru sehari Azalea sudah sebagai tempat bersandar.Sepertinya Sarah ada rasa sama Kian.Masa sekretaris manggil mas.
sunaryati jarum
Kamu bakalan bucin ,Kiano karena kebaikan dan ketulusan hati Azaela
sunaryati jarum
Baru mampir
ewie_srt(thealune): terima kasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!