NovelToon NovelToon
Sistem Sang Pengubah Takdir

Sistem Sang Pengubah Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / TimeTravel
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mae Linge

Seorang wanita malang yang terusir dari rumahnya sendiri tiba-tiba saja terikat dengan sistem sang pengubah takdir setelah ditabrak mobil oleh saudari tirinya sendiri.
Mendapati dirinya tak mati dan malah terhubung dengan sistem sang pengubah takdir, akhirnya dia pun memilih untuk membuat kesepakatan dengan sistem tersebut. "Jika kau tak setuju dengan syaratku maka pergilah aku juga sudah tidak ingin hidup lagi" mendengar itu sistem yang baru pertama kali aktif pun langsung menyetujui semua syaratnya karena dia tak mau lenyap sebelum sempat menyelesaikan tugas apapun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae Linge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jamuan Istana

"Host ayo bangun, host bukankah kau katakan jika mulai hari ini kau akan membantuku menyelesaikan misiku" ucap Coco sembari menepuk-nepuk pelan wajah hostnya dengan menggunakan kaki kucingnya yang lembut "Host ayo bangun jangan tidur lagi, kebetulan hari ini istana akan mengadakan jamuan yang dapat dihadiri oleh semua orang yang tinggal di kekaisaran ini, kebetulan sekali host salah satu misiku itu berkaitan dengan seseorang yang berasal dari keluarga kaisar dan semua masalah yang akan terjadi kedepannya berawal dari jamuan hari ini host" jelas Coco sembari mengingat kembali alur ceritanya, mendengar itu Elisa Su pun langsung membuka matanya lebar-lebar "Tapi kan tidak sepagi ini juga Coco, kau tau tidak jika dihitung-hitung ini masih jam setengah empat pagi" ucap Elisa Su dengan wajah kesalnya mendengar itu Coco pun merasa bersalah setelah mengetahui kebenarannya "Maaf host aku lupa jika ini masih pagi buta, tadi aku hanya terlalu bersemangat karen baru saja teringat jika akan ada kejadian penting yang berhubungan dengan misiku hari ini, kalau begitu silahkan host tidur kembali, karena acaranya baru diadakan siang hari nanti" ucap Coco yang kemudian ikut merebahkan dirinya di samping hostnya itu, mendengar itu Elisa Su pun kembali menutup matanya dan tertidur lelap kembali.

Berbeda dengan keduanya, empat orang yang mendengar percakapan keduanya pun sangat terkejut "Baru saja tadi malam aku meyakinkan diri sendiri jika tidak akan ada misi yang berhubungan dengan kekaisarannya, siapa sangka pagi ini aku harus menerima pukulan seberat ini, kalau begitu ini benar-benar gawat aku harus segera kembali dan mempersiapkan semuanya" ucap kaisar tersebut setelah mendengar percakapan keduanya dia pun segera memerintahkan bawahannya agar segera bersiap untuk kembali keistana, melihat raut wajah ayahandanya yang mulai gelisah pangeran mahkota pun mencoba meringankan sedikit kekhawatiran ayahandanya itu "Ayahanda tenanglah, jangan terlalu khawatir meski akan ada hal yang terjadi nantinya pada saat perjamuan istana sedang berlangsung kita juga akan dapat mengatasinya selama ada nona muta itu" ucap putra mahkota sembari menatap ayahandanya, mendengar itu kaisar pun kembali merasa sedikit tenang "Benar apa yang kau ucapkan, kalau begitu aku akan kembali lebih dulu, sedangkan kau usahakan untuk tetap selalu berada disekitar nona muda itu" ucap kaisar setelah melihat kasim kepercayaannya datang setelah menyelesaikan perintahnya tadi, lalu kaisar dan rombongan pun segera pergi dari kediaman pangeran mahkota itu dan segera menuju ke istana, sepanjang perjalanan kaisar pun memerintahkan kasimnya untuk mengatur semuanya sesuai dengan apa yang telah dipikirkannya.

"Houmm, nyenyak juga tidurku, kalau begitu saatnya aku bersiap-siap" ucap Elisa Su yang langsung bangun dari atas tempat tidurnya dan masuk ke dalam ruang ajaibnya untuk membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya "Apakah host tidak menggunakan cadar hari ini" ucap Coco setelah melihat hostnya tidak menggunakan cadar seperti sebelum-sebelumnya "Sudah tidak perlu lagi, aku baru sadar di ibukota ini tidak ada satu orang pun yang pernah melihat wajah asliku bahkan kalau pun sekarang aku berjalan dihadapan mantan ibu tiri dan adik tiri itu aku juga sangat yakin jika mereka tak akan dapat mengenali ku juga, selain itu kau juga sendiri tau bagaimana mereka dan para pelayan itu menyiksaku, sehingga hampir diseluruh tubuhku pun penuh dengan bekas luka baik itu baru maupun yang lama, bahkan wajahku pun tak luput dari bekas luka hingga terlihat sangat mengerikan, untung saja aku punya kemampuan regenerasi sehingga tubuhku pun dapat kembali pulih dan semua luka-luka itu pun dapat hilang sepenuhnya" ucap Elisa Su sembari mengingat penampilannya dulu dan merasa jika selama ini sebenarnya dia tak perlu repot-repot menutupi wajahnya sendiri.

"Ayo kita berangkat Coco" ucap Elisa Su sembari keluar dari ruang ajaibnya, setelah itu dia pun segera berjalan ke arah kereta kuda yang telah disiapkan untuknya "Selamat datang nona" ucap salah satu pengawal bayang yang hari ini bertugas mengantarkannya dan orang tersebut adalah si tujuh belas, mendengar itu Elisa Su pun menganggukkan kepalanya dan segera naik ke dalam kereta kuda tersebut, setelah membantu nonanya masuk ke dalam kereta kuda, si tujuh belas pun segera menjadi kusir kereta kuda tersebut dan segera membawanya ke arah istana. Beberapa saat berlalu kini akhirnya Elisa Su dan pengawalnya pun telah tiba di aula perjamuan yang ada di dalam istana kekaisaran tersebut "Akhirnya sampai juga, Coco ayo segera kita membaur dengan yang lainnya agar dapat menyaksikan drama lama yang sebentar lagi akan terjadi" ucap Elisa Su di dalam hatinya, mendengar suara itu para pejabat istana pun terkejut sembari sibuk memperhatikan sekeliling mereka mencari sumber dari suara yang baru saja mereka dengar dan hal itu sempat diperhatikan oleh Elisa Su hingga dia pun menarik napasnya dalam "Ternyata banyak juga orangnya" ucap Elisa Su kembali di dalam hatinya sehingga membuat orang-orang yang baru pertama kali mendengar suara hati Elisa Su pun semakin terkejut karena ternyata mereka benar-benar mendengar suara seorang wanita bukan hanya khayalan semata, sedangkan yang sudah lebih dahulu tau dan memiliki kuasa yang lebih tinggi pun menatap mereka semua dengan tatapan tajam hingga membuat mereka semua pun paham dan segera menundukkan kepalanya "Hehehe, mau bagaimana lagi host ini semua terjadi karena kita juga" ucap Coco dengan canggung karena tak menyangka hostnya akan mengucapkan kata-kata seperti itu. Mendengar ada suara lain mereka pun kembali terkejut namun kali ini mereka lebih pintar sehingga tak menampakkannya langsung, melihat itu kaisar pun mengangguk puas dan memerintahkan mereka semua untuk berkumpul sebentar sebelum acara itu dimulai, mendengar itu mereka semua pun segera berjalan mengikuti kaisar itu, sesampainya di tempat, kaisar pun dengan segera menceritakan semuanya dan mengatakan akan mengeksekusi siapapun yang berani menyebarkan suara hati yang mereka dengar itu kepada keluarga mereka sendiri, jika itu sampai terjadi akan dicap sebagai pengkhianat, mendengar itu mereka semua pun segera mematuhi ucapan kaisar tersebut, setelah mencapai kesepakatan kaisar dan para pejabat itu pun segera kembali ke aula, karena kaisar akan segera membuka perjamuan tersebut.

"Semoga kalian semua menikmati jamuan hari ini" ucap kaisar tersebut sembari berdiri untuk membuka perjamuan hari itu, setelah kaisar selesai melakukannya kaisar pun kembali menduduki kursinya dan para tuan muda dan nona-nona muda itu pun maju bergantian untuk menampilkan bakat mereka masing-masing, jamuan yang sedang diadakan di kekaisaran ini adalah jamuan yang setiap tahun wajib diadakan sekali. Selain untuk melihat orang-orang yang berbakat perjamuan ini pun diadakan untuk memberikan kesempatan bagi para tuan muda dan nona-nona muda tersebut untuk saling mengenal satu sama lain lebih dulu dan jika cocok mereka pun dapat segera melangsungkan pernikahan.

"Wah wah Coco coba lihat, boleh juga nona muda itu, ck ck ck nona muda itu memang sangat pandai menyesuaikan pakaian dan tariannya sehingga ketika dia menari hampir seluruh anggota tubuhnya pun terlihat, selain itu Coco lihatlah para tuan muda itu bisa-bisanya mata mereka menatap tubuh seorang nona muda dengan lekat seperti itu, selain itu lihat juga tuan muda yang ada di kursi paling ujung yang ada dideretan keluarga kaisar yang memakai baju warna coklat itu, matanya dari tadi terlihat seperti ingin menerkam wanita itu saja" ucap Elisa Su di dalam hatinya sembari menatap ke arah seorang nona muda yang sedang menampilkan sebuah tarian yang begitu memikat bagi para tuan muda yang kini hampir semuanya menatap kearah nona muda tersebut tanpa berkedip bahkan ada juga seorang tuan muda lain yang dari tadi terus-menerus menatap penuh nafsu kearah nona muda tersebut hingga tanpa sadar Elisa Su pun melihat keduanya saling memberikan kode melihat itu Elisa Su pun tersenyum miring "Benar-benar jamuan yang sangat menarik aku jadi tak sabar menantikan pertunjukan bagusnya" ucap Elisa Su yang berhasil membuat orang-orang yang mendengar suara hatinya pun tertegun sejenak karena tak dapat menyangkal apa yang baru saja mereka dengarkan.

1
..
keren!
..
Hai kak, semangat, aku sidah bom like karya kamu. jangan lupa like balik karya aku juga yah!
..
Hai kak aku sudah bom like karya kamu dan jangan lupa like balik karya aku juga yah, mari saling follow dan dukung yah kak. semangat💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!