NovelToon NovelToon
Jangan Pergi Dariku

Jangan Pergi Dariku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / CEO
Popularitas:167
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Sebuah kisah menarik....☺☺👍👍

Rajab Ambarawa tidak bisa melupakan masa lalu yang ia cintai yaitu Sofia yang sudah tiada meninggalkan nya. dua tahun berlalu kehidupan Rajab harus berjalan lanjut yaitu menikah dengan Luna seorang model terkenal di kotanya. Keinginan Oma yang harus Rajab turuti.
Kemudian sang adik Sofia kembali ke keluarga nya dimana dirinya akan membalas kan dendam kematian kakaknya yang sudah tiada. tindakan Vendra mendekati Luna Calon istri Rajab untuk mencari tahu kebenaran yang ada untuk minta keadilan.
Pertemuan mereka akan memulai hal menarik saling selisih antara saudara dan pertemanan saling salah paham terutama pada Vendra, Elisa dan Kasih tiga wanita memiliki sifat Antagonis merebutkan keinginan dari Rajab dan Luna...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20 CLUB

"Lalu kamu? ". Tanya Luna pada Kasih yang hanya terdiam melihat dirinya.

" Ingin bertemu dengan mu". Jawab Kasih.

"ada apa? tidak biasanya".

" tidak enaklah... kalau ada dia". Jawab Kasih sambil tunjuk pada Vendra

"kenapa berantem tadi? ". Tanya Luna

" Tadi kami bertubrukan dan jatuh... terus dia nyindir tampilan ku, aku kesel". Jawab Vendra

"Hei.. kau juga nyindir aku! apa bedanya. aku juga marah. aku tersinggung. gitu saja tersindir". Ucap Kasih yang tidak bisa di Terima

" Loh... bukannya minta maaf malah balik membalikkan fakta ". Jawab Vendra kesel

" apa! hah! ".

"aaappaa!! ".

   Tampaknya Luna cukup lelah menghadapi mereka berdua ia menghela nafas panjang berat dan berkata_____

" SUDAH CUKUP!! Dengar! aku capek, lelah seharian aku kerja. Di tambah menghadapi kalian berdua seperti ini. nambah capek". Ujar Luna melangkah pergi meninggalkan mereka berdua.

   Mereka hanya duduk terdiam memperhatikan Luna yang pergi. Mereka lama terdiam. Kasih putar tutup botol lalu ia minum tinggal setengah air di botol kembali tutup botol.

   Vendra yang dari tadi hanya menyenderkan kepala di tempok sambil memperhatikan Kasih.

"ngomong-ngomong kamu siapanya Luna? ". Tanya Vendra penasaran..

" Dia calon kakak ipar ku! sebentar lagi akan pertunangan". Jawabnya

"hah! ". Vendra kaget melihat wajah Kasih di samping nya dengan tatapan serius. " tunangan sama siapa? ". Tanya Vendra

" sama kakak ku lah. Kak Rajab Ambarawa ". Jawabnya sambil mendekat ke wajah Vendra dengan ekpresi wajah sindir sembari tersenyum ledek

    Seketika ekpresi Vendra berubah bingung ia melirik ke arah samping sembari memikirkan sesuatu yang rasanya aneh menurut dirinya.

   Kasih yang melihat wajah Vendra pun bingung entah apa di pikiran dia.

"aaah!! sudah lah.. aku mau balik. terimakasih dengan rambut ku acak-acakkan oleh dirimu. lain kali besok-besok adu jos". Minta Kasih basa-basi terhadap Vendra.

" Bukan dirimu tapi aku juga... tak lihat rambut ku juga acak-acakkan kusut? ".Jawab Vendra

" hm.! ". Balas Kasih sembari bibir nya turun kesel. ia pun melangkah jalan meninggalkan Vendra.

(suara hati) " tunggu!! kenapa Rajab mau?? ". Vendra berfikir bingung kenapa Rajab memutuskan pertunangan dengan Luna. kemudian Vendra bangkit berdiri melangkah jalan.

   Vendra melangkah di lorong parkir motor.

TIIIDDDD...

   VENDRA terkejut mendengar kelak sok mobil yang di tekan oleh Kasih saat dirinya berjalan lorong parkir.

"ciuus... ". Ekpresi Vendra menahan amarah untuk tidak kepancing emosi. Mobil yang di tumpangi oleh Kasih langsung jalan pergi melewati dirinya..

    Malamnya...

    Luna melangkah jalan memasuki sebuah gedung Club (BR) malam sendirian, ia ada janjian sama seseorang. Di dalam Club terlihat orang-orang begitu asik sembari mendengar musik yang keras menikmati suasana menyenangkan. Luna melangkah masuk di lingkungan mereka kerumunan orang-orang bernari asik. dengan lampu-lampu berkelip-kelip.

"Hei!! ". sapa Luna pada kedua temannya yaitu Jihan dan teman Perempuannya.

" Hei". seruan mereka berdua menyapa ramah pada Luna

   Terlihat kedua teman Luna begitu sexy dengan mengenakkan pakai gaun sexy. Tidak lama kemudian mereka berjoget ringan menikmati dengan suasana menyenangkan sambil pegang satu gelas alkohol di tangan mereka.

   Luna minum alkohol begitu banyak jihan mencoba untuk menghentikan Luna agar tidak terlalu banyak minum.

   Di Tempat lain. Tampaknya Rajab berdiri terdiam memandangi kaca jendela memperhatikan di luar halaman rumah nya. Ia berfikir melamun memikirkan berkata an adik perempuan nya yaitu Kasih.

TING...

   Seketika Rajab tersadar ada sebuah pesan muncul di ponsel nya dari nomor tidak di kenal. Ia pun melihat pesan lalu ketuk dan membaca ternyata ada sebuah foto Luna yang lagi ada si sebuah club. terlihat asik bersama teman tiga perempuan nya.

   Rajab bergegas menyusul pergi ke club itu.

Tak

   satu gelas di habis kan oleh Luna. kini ia keadaan mabuk berat dengan duduk depan meja terlihat lemas terletak di atas meja.

"Luna!! pulang yuk!... ". Ajak Jihan mengangkat tubuh Luna yang berat di bantu satu teman nya.

   Mereka berjalan sempoyongan lalu masuk kan tubuh Luna kedalam mobil nya.

" kamu bisa sendiri? ". tanya Jihan dengan meta melek

" hmm! ". jawabnya yang masih menutup mata.

   kedua teman Luna pergi meninggalkan nya.

   tidak lama sebuah mobil hitam mewah datang memikirkan mobilnya dengan aman. kemudian Rajab keluar dari dalam mobil tidak lupa menutup pintu. ia melihat sekeliling parkir mobil mencari keberadaan mobil Luna. Rajab melihat mobil Luna. ia melangkah menghampiri mobil Luna terparkir di sana.

"Luna!! ". Panggil Rajab

" hemmm! ". Luna pun membuka pintu mobil dengan keadaan samar-samar yang masih pusing.

   Rajab pegang pintu mobil sembari melihat keadaan Luna yang mabuk berat. Rajab membungkuk pegang wajah Luna sedikit menyadarkan Luna dengan lembut

" Hei! Luna! sadar! ". Rajab berusaha membangun kan Luna yang masih lemas tak berdaya. Rajab bangkit bergegas menghubungi seseorang.

"hallo! ini saya! tolong bawa mobil saya di Club sekarang!! saya pulang membawa mobil Luna". Minta Rajab pada seseorang langsung mematikan ponsel nya lalu menutup pintu mobil. melangkah jalan di sisi kanan pintu mobil menyetir kan mobil Luna. untuk di bawa pulang.

   Sebuah Hotel, tampaknya Rajab memutuskan membawa Luna ke hotel. bukan untuk melakukan sesuatu tapi membawa kerumah Luna akan membuat ayah dia kaget kalau tahu anak nya keadaan mabuk berat. kalau pun di bawa kerumah dirinya tidak akan benar yang ada akan heboh seisi rumah.

  Rajab membaringkan tubuh Luna di atas ranjang kasur.

"hemmm! panas! ". Luna menggeliat gelisah tubuh terus bergerak engga karuan. terasa panas tak menentu. Rajab yang melihat keadaan Luna pun bingung harus bagaimana. Ia bergegas pergi mencari sesuatu. Tidak lama Rajab datang membawa konpers untuk Luna yang badannya kepanasan efek dari minuman alkohol.

    Rajab duduk di atas ranjang kasur merawat Luna dengan perhatian. ia memoles ke tubuh Luna dengan konpers yang sudah di basahi oleh air dingin. ia memoles berlahan dari tangan kanan lalu kiri. setelah itu lanjut memoles di bawah kaki kiri dan kanan juga. kemudian kembali membasahi handuk konpers lalu di peras kuat. Ia memoles ke wajah Luna dengan lembut dan perhatian.

    Sebenarnya Rajab ada sisi baiknya walaupun hati nya masih ada masalalu nya tapi sebagai pria masih ada kepedulian dan perhatian terhadap seseorang. seperti saat ini yang ia lakukan terhadap Luna.

  Setelah selesai memoles ke wajah nya kini Rajab membasuh dada Luna di bawah leher dengan lembut. tampaknya Luna tertidur lelap, senyum tipis di bibir Rajab merasa lebih tenang. ia tarik selimut untuk menutupi tubuh Luna, kemudian merapikan yang kusut ia bangkit melangkah pergi sambil membawa konpers. Lalu tutup pintu kamar membiarkan Luna tertidur lelap sendiri di sana.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!