NovelToon NovelToon
Aku Menyelamatkannya, Lalu Menjadi Tawanannya

Aku Menyelamatkannya, Lalu Menjadi Tawanannya

Status: sedang berlangsung
Genre:Dark Romance
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Dijual oleh keluarganya sendiri sejak kecil, Viona Lin tumbuh sebagai pembantu keluarga Jiang. Hidupnya berubah ketika ia dipaksa mendonorkan ginjalnya untuk menyelamatkan Dylan Jiang, pewaris keluarga yang berkuasa.

Mengetahui pengorbanan itu, Dylan membawa Viona pergi dari keluarga Jiang. Namun alih-alih mendapatkan kebebasan, Viona justru terjebak dalam perhatian dan obsesi Dylan yang semakin sulit ia hindari.

Ketika seorang pria bertekad menjadikan dirinya miliknya selamanya, masih bisakah Viona menemukan jalan untuk bebas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

“Dylan, jangan bercanda. Selama ini Viona tinggal di rumah kami. Itu saja sudah tidak bisa dinilai dengan uang. Makan, tempat tinggal, dan pakaian semuanya berasal dari keluarga Jiang,” kata Delvin.

“Benar,” sambung Moly. “Semua yang Viona miliki berasal dari kami. Kami memberinya tempat tinggal selama enam belas tahun. Coba bayangkan berapa banyak uang yang sudah kami keluarkan untuk membesarkannya. Mana mungkin itu bisa dihitung lagi?”

Dylan tersenyum tipis.

“Benarkah Viona seberuntung itu?”

Delvin mengangguk.

“Tentu saja.”

Dylan menoleh kepada Jay.

“Jay, tunjukkan hasil penyelidikanmu.”

“Baik, Tuan.”

Jay membuka beberapa foto dan dokumen di tabletnya.

“Berdasarkan penyelidikan kami, tempat tinggal Nona Viona bukanlah kamar pembantu, melainkan gudang penyimpanan yang sempit dan kotor.”

Jay memperlihatkan foto gudang tersebut.

“Tempat tidurnya hanya alas kardus dan selimut tipis. Tidak ada ranjang, lemari, maupun pendingin ruangan.”

“Untuk makanan, Nona Viona tidak pernah makan bersama keluarga Jiang. Ia hanya memakan sisa makanan yang tidak habis dari meja makan. Sedangkan pakaiannya sebagian besar merupakan pakaian bekas milik Nona Sanny.”

Jay menatap Delvin.

“Selain itu, Nona Viona mulai bekerja sejak masih kecil. Ia membersihkan mansion, memasak, mencuci pakaian, mencuci mobil, menyiram taman, dan melayani seluruh anggota keluarga Jiang.”

“Selama enam belas tahun, tidak ada catatan bahwa keluarga Jiang pernah membayar gajinya.”

Dylan menatap Delvin tanpa berkedip.

“Jadi, yang kalian sebut membesarkannya adalah menyuruh seorang anak tinggal di gudang, memakan makanan sisa, memakai pakaian bekas, lalu bekerja tanpa upah selama enam belas tahun?”

Delvin mengerutkan kening.

“Dia memang pembantu keluarga Jiang.”

“Pembantu?” Dylan mencibir. “Kalau dia pembantu, mana gajinya?”

Delvin langsung terdiam.

Dylan kembali berkata, “Jay, hitung semuanya.”

“Baik, Tuan.” Jay kembali melihat tabletnya. “Jika dihitung berdasarkan standar upah pembantu rumah tangga di Kota, termasuk pekerjaan yang dilakukan setiap hari tanpa hari libur, uang lembur, serta hak-hak yang tidak pernah diterimanya selama enam belas tahun bekerja, keluarga Jiang seharusnya membayar Nona Viona sedikitnya delapan juta yuan.”

Dylan tersenyum dingin.

“Jadi bukan Viona yang berutang kepada keluarga Jiang. Melainkan keluarga Jiang yang berutang kepadanya.”

Tatapan Delvin berubah semakin gelap, sementara Moly tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun.

"Kalian berkata telah membesarkan Viona. Tapi satu ginjal yang ia berikan kepadaku saja telah menghemat biaya transplantasi ratusan ribu yuan. Nilainya bahkan jauh melebihi biaya hidupnya selama di keluarga Jiang."

Jay kembali melihat tabletnya.

“Tuan, berdasarkan perhitungan kami, jika dihitung dari biaya makan sederhana, pakaian bekas, serta tempat tinggal yang hanya berupa gudang sempit, seluruh pengeluaran keluarga Jiang untuk Nona Viona selama enam belas tahun tidak mencapai satu juta yuan.”

“Apa kalian masih ingin mengungkit bahwa kalian yang membesarkannya?” tanya Dylan dengan tatapan dingin. “Selain menjadikannya pembantu, apa lagi yang kalian berikan? Kalian tidak pernah menyekolahkannya, tidak pernah memberinya kamar yang layak, bahkan memaksanya bekerja sejak masih kecil. Banyak keluarga yang mengadopsi anak akan memberi pendidikan, kasih sayang, dan tempat tinggal yang layak. Sedangkan Viona tidak pernah mendapatkan semua itu.”

Dylan berhenti sejenak sebelum melanjutkan.

“Jadi berhentilah mengaku sebagai penyelamatnya. Sekarang, bayar utang kalian kepada Viona atau aku akan melayangkan gugatan ke pengadilan.”

“Pengadilan?” Delvin langsung berdiri. “Dylan, kau sedang menantang keluargamu sendiri?”

Dylan mencibir.

“Keluarga? Sejak kau mengirimku ke luar negeri demi selingkuhanmu, hubungan keluarga ini telah putus di hari itu juga."

Tatapannya semakin tajam.

“Sekarang pilih. Bayar seluruh hak Viona... atau tunggu surat panggilan dari pengadilan.”

Jay maju selangkah.

“Tuan, tim pengacara sudah saya hubungi. Jika Tuan Delvin dan Nyonya Moly menolak menyelesaikan masalah ini, mereka akan segera mengajukan gugatan atas dugaan eksploitasi tenaga kerja, penyiksaan terhadap anak di bawah umur, serta pemaksaan donor organ terhadap Nona Viona.”

Wajah Moly langsung memucat.

Dylan kembali membuka suara.

“Menurut kalian, berapa lama hukuman yang akan dijatuhkan kepada sepasang suami istri yang mengeksploitasi seorang anak selama enam belas tahun, memaksanya bekerja tanpa upah, tidak memberinya pendidikan, lalu memaksanya mendonorkan organ tubuhnya?”

“Tuan, jika kasus ini terbukti di pengadilan, mereka bisa menghadapi hukuman penjara beberapa tahun karena perlakuan terhadap anak di bawah umur, eksploitasi, dan pelanggaran hak korban," jelas Jay.

“Selain itu, keluarga Jiang juga dapat diwajibkan membayar ganti rugi kepada Nona Viona. Jumlahnya bisa mencapai puluhan juta yuan jika dihitung dengan kerugian selama enam belas tahun, upah yang tidak dibayarkan, serta dampak fisik dan psikologis yang dialaminya.”

Jay menatap Delvin dan Moly.

“Semua tergantung keputusan pengadilan dan bukti yang diajukan.”

“Dylan, bagaimanapun juga aku adalah ayahmu!” bentak Delvin dengan wajah penuh amarah.

Dylan menatapnya dingin tanpa sedikit pun rasa takut. “Sejak awal kau sudah bukan ayahku lagi. Sejak kematian ibuku dan saat kau mengirimku ke negara lain demi wanita lain, hubungan kita sudah berakhir. Saat itu juga aku bukan anakmu lagi.”

Delvin terdiam mendengar ucapan itu.

Dylan mengepalkan tangannya. “Seorang ayah tidak akan membuang anaknya sendiri dan memilih orang lain. Jadi jangan gunakan hubungan darah untuk menghentikanku membela Viona. Kau tidak layak sama sekali!"

“Dylan, saat ini kami harus membayar biaya operasi Sanny. Mana mungkin kami memiliki uang sebanyak itu untuk membayar Viona?” ujar Moly dengan nada membela diri. “Lagi pula, kalau saat itu kami tidak menerimanya, mungkin dia tidak akan hidup sampai sekarang. Kalau ingin menyalahkan seseorang, seharusnya kau menyalahkan keluarga kandungnya.”

“Bagaimanapun juga, Sanny adalah adik kandungmu. Di tubuh kalian berdua mengalir darahku. Itu adalah kenyataan yang tidak bisa kau ubah,” tambah Delvin.

Dylan menatap keduanya dengan tatapan dingin, lalu berkata, “Bibi Ma, antar tamu keluar.”

“Baik, Tuan Muda,” jawab Bibi Ma.

Dylan kemudian menoleh kepada Jay. “Jay, pastikan pengacara segera mengirim surat tuntutan.”

“Baik, Tuan,” jawab Jay.

Delvin menatap putranya dengan tidak percaya. “Kau... sekarang sudah dewasa dan berani menantangku? Apa kau benar-benar ingin menghancurkan perusahaan keluarga kita?”

Dylan berdiri dengan tenang. “Aku memberimu waktu dua jam.”

“Jika dalam dua jam uang yang menjadi hak Viona belum masuk, maka tunggu panggilan dari pengadilan.”

Tatapan Dylan semakin dingin.

“Walau kau adalah ayah kandungku, aku tetap tidak akan ragu membuatmu menjadi gelandangan!"

1
erviana erastus
sujud syukur aku....selamat atas kehancuran kalian, 👏🏻👏🏻👏🏻
merry
kejam nuga dilan wkkkk adik se ayah pun gk peduli krn perbuatan orgtua yg jdi penghianat dan pelakor,, mntp dil
merry
bnr tu Jay 😆😆klo bls budi cukup ksh uang yg bnykk beres knn ksh saham juga bisa,,, in dr segala bju pun di atur in mah menlebhin seorg suami yg syg bgtt sm istrinya,, pdhl tau sndri bis mu dan vio bukn pasutri pcr juga buknn
erviana erastus
senangnya aku lihat 3 orang ini hancur lebur 🤭
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
sekali kali di buat tersadar krn selama ini g sadar sadar
erviana erastus
sujud syukur aku 🤭 hancur kalian bertiga manusia2 zholim dan serakah
merry
ngs bls perbuatan Bpk mu yg selingkuh buang kmu demi selingkuhn ya,,, blm lg viona dijadiin babu dan gaji
Henny Syafrida Rani
up terus Thor 😍 lagi seru banget ini
erviana erastus
habis kau delvin .... puas aku 🤭
erviana erastus
langsung eksekusi aza dylan terutama si moly ular
erviana erastus
cuma gtu doang mana ngepek buat dua orang ini 😏 lakukan tindakan tegas semisal blokir semua pendonor biar tau rasa tuh plakor....
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
alhamdulillah dylan masih ada di rumah
erviana erastus
asyik semoga mereka berdua di eksekusi dylan ya setidaknya jual ginjal sama hati mereka 🤣
erviana erastus
habis kau pak tua ... beruntung dokternya langsung tlp dylan
merry
penghianat mati matian berjuang demi ank perselingkuhan y sdgk ank kandung y di lwan,,, emng kamprett tu delvin blm tentu sani itu ank mu x bisa jdi dh hamil tu moly
Maria Mariati
delvin masuk jebakan Dylan😁😁😁
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
ooo jelas tidak bisa, dylan sudah mempersiapkan semuanya. viona g bakalan tersentuh lagi sama kalian
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
lapor ke dylan dokter Xu
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
yaAllah jajaran bgt jd orang, semoga dylan bisa mencegah kekejaman keluarga nya ibu tirinya
erviana erastus
kirain bunting ternyata lbh parah moga cepat kealam baka, kau sentuh viona pak tua siap2 umurmu bakalan pendek ayo dylan sikat habis 3 iblis ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!