NovelToon NovelToon
Dunia Akan Hancur Lagi Dan Aku Sudah Pernah Mati

Dunia Akan Hancur Lagi Dan Aku Sudah Pernah Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Hari Kiamat / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Ruang Ajaib
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rizqi Handayani Mu'arifah

Aku sudah mati sekali di hari kiamat.

Sekarang aku kembali—3 hari sebelum semuanya dimulai.

Aku tahu siapa yang akan mati.
Aku tahu monster apa yang akan muncul.
Aku tahu dunia ini tidak bisa diselamatkan.

Jadi kali ini…
aku akan mengubah semuanya.

Atau menghancurkannya dengan caraku sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizqi Handayani Mu'arifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20 Monster pemakan daging dari neraka

Beberapa hari telah berlalu, reina dan yang lainnya telah melakukan perjalanan untuk membantu desa yang hancur karena beberapa monster.

"monster bunga matahari ini ternyata sangat lemah." ucap prisma mengangkat palunya dan menyerapnya kembali.

"bukan monster ini yang lemah, tapi kekuatan kita telah berkembang pesat. Ditambah senjata kita telah memiliki wujud fisik." ucap dandi yang juga menyerap tombaknya.

Tiba-tiba salah satu ponsel mereka berdering, "halo.." sapa Andri.

"andri, kami butuh bantuan kalian." ucap jenderal dengan suara cemas.

Mereka saling melirik. "ada apa jenderal?."

"ketua dan anggota barak selatan telah hilang kontak. Sebelumnya mereka sedang menjalankan misi didesa bunga. Sepertinya disana telah terjadi sesuatu."

"baiklah kami akan segera kesana. Jenderal jangan khawatir, kami akan menyelamatkan mereka." Andri menutup telponnya.

Prisma maju mendekati andri, "ada apa?…"

"ketua Kael dan anggotanya hilang kontak saat menjalankan misi." ucap Andri.

"cepat, kita harus segera menyelamatkan mereka." ucap reina panik kemudian segera masuk kedalam mobil.

Andri memegang setir, "teman-teman sepertinya saya akan mencoba ilmu baruku, supaya kita lebih cepat untuk sampai disana." katanya sambil tersenyum penuh arti.

Tanpa menunggu jawaban dari mereka, Andri langsung tancap gas membuat para penumpang berteriak.

Whuuusshhhh...

Anginnya sangat cepat, mobil itu melaju seperti kilat.

Kanan,

Kiri,

Mobilnya bergoyang menghindari kendaraan lain, membuat mereka semua terhenti karena terkejut.

"heii.. Hati-hati." teriak seseorang.

"si*lan! Apakah kamu menembak untuk mememiliki sim?" geram seseorang.

Mobil jeep yang dikendarainya melaju sangat cepat, hanya membutuhkan waktu dua jam untuk sampai ketujuan yang seharusnya bisa memakan waktu satu hari.

Kepala mereka semua berputar karena pusing, bahkan andri pun merasakan mual.

Mereka turun dari mobil dengan tubuh yang goyang seperti sedang mabuk, memang benar mereka sedang mabuk kendaraan.

Setelah mereka lebih baik, andri bergegas menganalisa apa yang telah terjadi didesa bunga.

"sepertinya ada reruntuhan kuno yang menumbuhkan pohon kematian, saya melihat banyak daging manusia yang digantung."

Andri terkejut melihat seseorang yang masih bernafas, "kael! Cepat kael masih hidup jangan sampai terlambat." teriak andri langsung berlari.

Reina, santo, dandi dan prisma berlari dibelakangnya. Sesampainya disana mereka sangat terkejut bahkan tubuhnya bergetar, takut?.

Didepan mereka berdiri pohon yang sangat besar tinggi menjulang, batangnya bukan kayu melainkan daging hidup yang sedang berdenyut.

Kulitnya seperti kulit manusia, akar-akar menjalar seperti urat nadi raksasa yang bergerak dibawah tanah.

Dari ranting-ranting pohon, banyak manusia yang tergantung.

Reina dan yang lainnya mengeluarkan senjata mereka dan bersiap. Tatapan mereka penuh dengan amarah.

Terdengar suara detak jantung dari bawah tanah. Langit di atas berubah tidak lagi biru.

Merah gelap.

Seperti luka yang tidak pernah sembuh.

Tanah bergetar pelan… lalu berdenyut.

Dum… dum… dum…

Reina berhenti melangkah. Kedua pedangnya bergetar halus di tangannya, seolah menolak sesuatu yang akan datang.

“Ini bukan monster biasa…” bisiknya.

Di belakangnya, Andri mengangkat pistol yang telah bermutasi seperti pistol yang telah dimodifikasi, mata tajam mengamati retakan tanah.

“Bukan. Ini… seperti hidup.” sambil menatap tanah yang seperti sedang berdetak. Tanpa sadar kakinya melangkah kebelakang

Tiba-tiba

CRAAAACK!

Tanah terbelah.

Dari dalamnya, sesuatu tumbuh dengan paksa. bukan muncul, tapi memaksa dunia untuk memberinya tempat.

Sebuah batang raksasa, terbuat dari daging pucat yang berdenyut, menjulang ke langit.

Akar-akar seperti urat menyembul keluar, merobek tanah, merayap cepat ke segala arah.

Dan terdengar suara seperti...

Jeritan.!

Pelan, tapi banyak.

“FORMASI!” teriak Andri.

Belum sempat mereka bergerak

SHRRRRAAK!!

Akar menghantam tanah tepat di depan Prisma.

Prisma mengangkat palunya, energi di punggung tangannya meledak keluar menjadi paku cahaya.

BOOOM!!

Benturan keras. Tanah retak, tapi akar itu…

"apa?!" mereka semua terkejut.

Tidak hancur, tidak terluka sedikitpun.

“KUAT BANGET!!” Prisma menggeram, terdorong mundur.

Dandi langsung maju, perisainya menghantam akar lain yang mencoba menyelinap dari samping.

“Jangan biarkan mereka menyebar!” kata dandi.

Tiba-tiba, "kalian masuk kewilayahku mencari mati." teriak monster itu.

"saya adalah pohon daging neraka, ABYSSAL FLESH TREE" lanjutnya.

Kemudian kabut mulai turun.

Tipis… merah… dingin.

Reina mengernyit.

Ada sesuatu yang salah.

"apa ini?" gumamnya.

Langkah Dandi, terdengar seperti musuh.

Napas Prisma terdengar seperti geraman monster. “Reina.!”

"Suara ini!" Dia menoleh dengan cepat.

Santo berdiri di sana. Tapi, tatapan matanya kosong.

“Kenapa kamu meninggalkan kami…?” suaranya berat, penuh kebencian.

"meninggalkan? Apa maksudmu?" tanya reina kebingungan.

Mata Reina membesar. Pedang bayangan di tangannya terangkat mengarah ke Reina.

“Itu bukan nyata!” teriak Andri dari kejauhan.

Tapi suara itu terasa jauh. Terlambat.

Santo atau sesuatu yang menyerupainya melompat menyerang.

CLANG!!

Reina menahan dengan kedua pedangnya, napasnya memburu.

“Bangun… Santo!!” teriak reina mencoba menyadarkannya.

Di sisi lain, Prisma tiba-tiba berbalik.

“Dandi, belakangmu!!” teriak Andri.

Tanpa ragu, dia menghantamkan palunya kearah dandi.

DUUARR!!

Dandi terpental, perisainya retak.

“Prisma…?” suara Dandi parau.

Kabut itu telah masuk ke dalam kepala mereka.

"ini serangan ilusi, mereka tidak nyata." teriak Andri menjelaskan situasi.

Di tengah kekacauan itu, bayangan bergerak.

Santo muncul yang asli. Matanya gelap, tapi fokus. “Ini bukan pertarungan fisik.” gumamnya.

Kemudian dia menancapkan pedangnya ke tanah. Bayangan menyebar seperti tinta, melahap kabut di sekitarnya.

Untuk sesaat dunia menjadi sunyi. Kabut jadi terbelah. Dan di kejauhan mereka melihatnya.

"inti kehidupan pohon daging neraka." gumam Andri.

Di tengah batang pohon daging itu, Sebuah jantung raksasa berdetak.

DUM… DUM… DUM…

Setiap detaknya, akar bergerak lebih liar.

“ITU INTINYA!!” teriak Andri.

“Tapi kita gak punya waktu lama!” tambahnya.

Tanpa menunggu perintah Reina menarik napas dalam.

“Buka jalan.”

Prisma menyeringai, darah mengalir di dahinya. “Udah dari tadi nunggu itu.”

Dia menghantam tanah, kemudian

BOOOOM!!

Gelombang energi menghancurkan puluhan akar sekaligus.

Dandi berdiri kembali, meski terhuyung. “Aku tahan sisi kiri!” katanya.

Santo mengangkat pedangnya. “Aku jaga pikiran kalian, cepat.!”

Reina berlari. Akar-akar mengejarnya dari segala arah. Satu hampir menangkap kakinya, tapi...

DOR!

Tembakan Andri memotongnya.

“Jangan berhenti!” kata Andri.

Reina melompat…berputar di udara…

"itu dia." batin reina.

Dia melihatnya, Jantung itu.

Dekat.

Terlalu dekat.

Di bawah inti itu...

Mata reina membelalak terkejut.

"Seseorang tergantung." reina menggertakkan giginya.

Tubuh orang itu rusak tapi, matanya terbuka.

Menatap Reina. Bibirnya bergerak.

“…tolong…” rintihnya

"masih hidup…" Reina membeku Sepersekian detik.

Dan itu cukup membuatnya terkena serangan dari monster pohon daging neraka.

CRAAAK!!

Akarnya menembus bahu reina. Darah memercik.

“REINAAAA!!” teriak mereka.

Tanah kembali berdenyut lebih keras. Jantung itu berdetak lebih cepat.

Kabut kembali menebal, dan dari tubuh yang tergantung mulai jatuh makhluk-makhluk kecil yang hidup.

1
DRR_LOVE
Keren loh, wajib dibaca..
Ellasama
cari referensi Thor supaya tau dan bisa bikin novel yang bagus apalagi reader gak suka type karakter yang lemah apalagi untuk si fl
DRR_LOVE: tentu kak, terimakasih
total 1 replies
Ellasama
gak heran makin dikit yg kasih like
Ellasama
alah ternyata type fl menyek-menye please paling gak suka kalau karakter ny gitu, katanya terlahir kembali dan sudah pernah ngalamin gitu aja gak bisa ngatasin
DRR_LOVE: halo kak, maaf kalau tidak sesuai dengan pemikiran kakak ya.. karena murni hasil dari imajinasi 🙏🙏
total 1 replies
Ellasama
kukira ada zombie ny ternyata dewa-dewi alurnya,,,, agak aneh tp suka kalau ada space entah seterusnya kek mana/NosePick/
Ellasama
Dewi Sinta? film India kah,,,, ada ada aja ni author. pasti ni ada benang merahnya ni🤭
Anime aikō-kā
.
yang
semngat💪
DRR_LOVE: terimakasih suportnya kak😍💪🙏
total 1 replies
yang
hus sana pergi
yang
hmm
DRR_LOVE: halo kak, terimakasih sudah suport😍🙏
total 1 replies
Andira Rahmawati
lanjuttt trusss semangat💪💪💪
DRR_LOVE: terimakasih sudah support kak🙏😍
total 1 replies
Andira Rahmawati
hadir thorrr
DRR_LOVE: Terimakasih kak 😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!