NovelToon NovelToon
LUSIANA MENCARI CINTA

LUSIANA MENCARI CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Tamat
Popularitas:224.7k
Nilai: 5
Nama Author: Arby yingjun

Mengisahkan seorang gadis yang berjuang membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya

Di umurnya yang ke 25 tahun, dia harus rela menyandang status sebagai janda.

Bagaimana kisah selanjutnya Sob.

Tetep pantengin nih novel, karena author insya alloh akan rajin update.

Budayakan tinggalkan Like and comment, karena itu sangat berarti for Author.


By. YINGJUN

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arby yingjun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

FLASH BACK MJA

Setelah mendapat Izin dari sang Sultan, Jon mulai bercerita tentang kisah masa lalunya kepada Jumira dan Lusi .

Flash back on

Di pagi hari yang cerah Sujarwo sudah bangun dari tidurnya, dengan berbekal cangkul dan nasi yang di bungkus, dia pergi menuju kandang kerbau untuk membawa si samson.

Samson adalah julukan kerbau yang dia miliki, selain tenaganya yang kuat, samson adalah sahabat setia Sujarwo yang selalu setia menemaninya baik suka maupun duka.

"Ayo Son kita beraksi lagi"ajak Sujarwo pada kerbaunya.

Sesampai di ladang Sujarwo melepas samson agar dia bisa mengisi perutnya terlebih dahulu dengan rumput yang tumbuh di sekitaran ladang.

Samson adalah kerbau yang cerdas dan pintar, setelah satu jam mengisi perutnya, dia akan otomatis datang membantu Sujarwo menggarap ladangnya.

Sambil menggarap ladang, Sujarwo tak henti hentinya bernyanyi campur sarian untuk mengisi kesepiannya.

Tak terasa sang matahari pun telah sedikit mengubah senyum hangatnya menjadi terik yang terasa membakar kulit.

"Son liren sek dilut(Son istirahat dulu sebentar)"ucap Sujarwo sambil mengelus kepala kerbaunya.

Seorang gadis cantik berambut panjang terlihat membawa bakul yang berisi pisang dan mendoan datang menghampiri Sujarwo.

"Mas...mas Jarwo"panggil saminem pada Sujarwo.

"I yo nduk reneo(I ya dek sini) "jawab Sujarwo sambil melambaikan tanganya pada saminem.

"Piye mas udah beres? "tanya saminem yang baru mendudukan dirinya di sebelah Sujarwo.

"Belum dek, sebentar lagi mungkin kelar"jawab Sujarwo sambil melihat isi bakul yang di bawa saminem.

"Wah mantepp nduk"ucap Sujarwo sambil menggigit mendoan yang masih hangatnya itu.

"Mas piye yah,?"tanya Saminem yang tiba tiba mukanya terlihat murung.

"Opone sing piye toh nduk? (apanya yang gimana dek?"tanya Sujarwo yang belum mengerti akan hati dan perasaan saminem.

"Bapak nanyain cucu terus, inem jengkel, inem selalu di banding bandingkan dengan saudara inem yang lain yang sudah punya anak"ucap saminem sambil menyenderkan kepalanya di bahu Sujarwo.

"Yo sabar toh ndo(ya sabar dek) "jawab Sujarwo.

"Kita sebagai manusia hanya bisa berencana, tuhan juga yang menentukan"Jawabnya lagi jarwo sambil mengusap kepala saminem.

Mendengar itu saminem langsung mendongakan kepala dan menatap Sujarwo.

"Kamu itu kalau ngomong suka bener loh mas!! "ucap Saminem sambil menepuk punggung Jarwo hingga sang suami tersedak makanannya.

"Uhuk.. uhuk.. "Sujarwo tersedak.

"Ini mas"ucap Saminem sambil memberikan segelas air minum pada Jarwo.

"Akhirnya"ucap Sujarwo yang sudah merasa lega dan baikan.

"Makanya kalau makan itu pelan pelan toh mas!!"ucap Saminem sambil membereskan piring bekas sisa makananya..

"Uasemmm padahal aku tersedak gara gara kamu menepuk punggung ku terlalu kencang"batin Sujarwo.

Tak terasa waktu siang pun berganti sore hari dan pada akhirnya Jarwo dan minem memutuskan untuk segera pulang.

"Prikitiwwwww "Siulan Sujarwo kepada Samson tanda beraktifitas telah selesai.

Dengan cangkul di pundak Jarwo menelusuri jalan setapak menuju rumahnya bersama minem yang membawa bakul dalam gendonganya di ikuti samson yang setia mengintil majikanya dari belakang.

Sesampai di rumah kecilnya Sujarwo memutuskan untuk membersihkan diri karena sebentar lagi waktu akan gelap.

"Nduk aku arep adus sek(Dek saya mau mandi dulu)"ucap Jarwo sambil mengambil handuk yang ada di jemuran.

"Son koe ngandang saiki(Son kamu ngandang sekarang)"ucap jarwo sambil membuka pintu kandang kerbaunya.

Di kamar mandi yang berukuran kecil kurang lebih 4m persegi, Sujarwo masih memegangi gayungnya sambil termenung.

Terkadang rasa bersalah selalu menyelimuti dirinya, dia selalu beranggapan mungkin dirinya lah yang kurang subur hingga mengakibatkan istrinya belum di karuniai anak.

Gebrugghh… miaowww…

Seketika lamunan Sujarwo pecah ketika mendapati sebuah terjatuh kaget dari atap kamar mandinya.

Dengan cepat Jarwo menyelesaikan acara mandinya yang sempat tertunda.

1
Juragan Jengqol
maaf thor, apakah ada part yang terhapus? awalnya kok 'keesokan harinya...'?
Sheran Razhelly
hmm..👀
☘︎𝐏$¹
ehem,😂😂🤭🤭
☘︎𝐏$¹
visualnya bikin ku meleleh 😍😍🤣🤣
Uncle Erik PNL🌹
visualnya melebihin haluan ku..
GOOD😳❤
Uncle Erik PNL🌹
😑😑😑
Uncle Erik PNL🌹
agak narsis😳🙈🙊🙊
Uncle Erik PNL🌹
Komen↔️
Semangat!🙏🙏🙏❤❤
Betty Achen
cerita terlalu cepat,,mau kiss
Sri Widjiastuti
lhah syuep nya kemana?si john main saut aja niii
Nurul Agustine
flasbacknya kepanjangan harusnya langsung pertemuan jon aja ma pangeran kan intinya pertemuan mereka
Nurul Agustine
ihhh suka banget sama fang leng 😍😘
Bundanyasalwa
Lusiana safarah ,,itu kan penyanyi dangdut🤭🤭🤭🤭🤭
Keumala Dewi
semoga ini bukanlah ilusi
Dj Nana
hidip kdg gk bs dipaksa sesuai keingan kita. ingin py anak malah istri gk ada.
sm dgn kenyataan hidup.disaat keingnan tercapai disertai kehilangan yg lain
🌿felis😘💞
🙂
Mari Boru Hotang
ya Allah sedih istrinya pergi ank br lahir
Mari Boru Hotang
mau di cium ktnya blm muhrim, berzinah mau2 aj ampun bang jagoooook
Mari Boru Hotang
ibu mana yg tidak kecewa lihat ank tidak bisa jg kehormatan
Mari Boru Hotang
blm married udh hubungan suami istri rendah bngt y karakter wanita di cerita ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!