Tak punya pilihan lain, selain mengikuti apa yang sahabatnya Fani minta. yaitu menikah dengan Fauzan yang notabennya adalah suami Fani.
Fauzan adalah masa lalunya dan Kemala bersama Fauzan memiliki memori yang bisa di katakan tidak baik-baik saja. tetapi Kemala menerimanya dan dia rela menjadi istri kedua supaya sahabatnya itu bersemangat kembali dan mau menjalani perawatan atas penyakitnya, yaitu kanker payudara.
pernikahan yang cukup pelik dan Kemala kira kalau dirinya dan Fauzan tidak akan sejauh itu. mereka hanya menikah demi permintaan Fani saja, akan tetapi tidak untuk Fauzan dan Fauzan menuntut supaya Kemala mau melakukan tugasnya sebagai istri betulan, termasuk melayaninya di atas ranjang.
cekidokttt mohon dukungannya untuk karya saya yang kesekian, terimakasih😊🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Kemala sampai rumah dan dia segera merebahkan tubuhnya di atas ranjang, mengambil selimut dan menyelimuti tubuhnya sampai sebatas dada. Kemala sudah kenyang dengan ramen yang di pesannya serta roti yang di belinya, Kemala juga sudah kenyang dengan rasa kecewa dan sakit secara bersamaan__Fani dan Fauzan, mereka berdua nampak baik-baik saja, harmonis dan saling menyayangi seperti biasa.
Ok, ini lebay. Tapi anggap saja karena hormon kehamilannya, ok? Kemala tidak mau mengakui dirinya cemburu, walau mungkin bisa saja begitu, mengingat sudah cukup lamanya dirinya memilih sendiri dan belum bisa mendapatkan pengganti Fauzan atau mungkin Kemala terlalu takut kalau ia akan berakhir sakit.
Sialan, entah apa yang di lakukan pria itu. Tapi sampai detik ini pun dia masih ada di dalam hatinya, padahal dia sudah sebegitunya menyakiti Kemala__ok, anggap ini karma atas perbuatannya di masa lalu, tapi ini begitu berlebihan sekali.
Bahkan sama sekali tidak ada tuh pria berkirim pesan padanya untuk sekedar bertanya soal calon anak mereka, ah ralat lebih tepatnya calon anak Fauzan dan Fani, sebab wanita yang menjadi sahabatnya sudah mengatakan demikian__demi apapun, rasanya Kemala tak rela sekali, tetapi ia tak punya pilihan lain, bagaimana pun dirinya dan Fauzan menikah karena Fani. Meski tanpa Fani pun sebetulnya Kemala dan Fauzan nyaris menjalin kisah.
Semua memang salah Kemala. Ya, Kemala yang seakan menyodorkan dirinya sendiri lalu pergi dan mencampakan begitu saja, Kemala juga yang menyetujui rencana Fani yang gila ini.
“Sa..kitt.“Desis Kemala yang tiba-tiba merasakan perutnya sakit, tangannya mencoba mengelusnha beberapa kali. Namun rasa sakit itu tak kunjung juga pergi, hanya terbersit satu nama yang saat ini Kemala bisa hubungi, Fauzan. Pria yang menjadi suaminya sekaligus calon ayah dari anaknya, pria itu.
Dengan sekuat tenaga Kemala mencoba menggapi ponsel yang ada di atas nakas, ketika sudah di dapat, Kemala buru-burh mencari kontak Fauzan dan menghubunginya lalu menyuruh pria itu untuk segera datang ke rumahnya.
*****
“Untunglah masih belum terlambat, kandungan istri anda masih bisa di selamatkan pa. Istri anda stres berat, saya sarankan, untuk selalu support dan ada di samping istri anda.“Begitulah kira-kira pesan yang terlontar dari dokter Farah yang katanya menangani kandungan snag istri alias Kemala. Entah perasaan Fauzan atau memang beneran seperti itu, tapi dokter bicara dengan aksen dan tatapan yang agak sinis, padahal Fauzan dan dokter Farah baru saja bertemu lho.
Tapi ya sudahlah, lagi pula Fauzan merasa tidak melakukan apapun.
Setelah dokter Farah pergi, barulah Fauzan menghampiri Kemala yang masih tertidur lelap di atas ranjang, tubuh wanita itu cukup kurus, padahal baru beberapa hari di tinggal dan yang hampir membuat jantungan, ketika Kemala menelponnya dan dengan lirih memintanya untuk datang ke rumahnya.
“Ada apa, Mala?.“Tanya Fauzan yang saat itu masihlah berada di kantor dan akan meeting, tentu saja Fauzan langsung meminta izin sebentar untuk mengangkat trlepon dari istri keduanya itu.
“M..as to..long ke.. ru..mah aku.“Ujar Kemala terputus dengan desah nafas yang terasa berat di sertai dengan desahan kesakitan yang membuat satu alis Fauzan terangkat naik.
“Mala, kamu kenapa?.“
“MASSSS TOLONGGGG!!!!.“Jerita Kemala dan ketika Fauzan bertanya lebih jauh, wanita itu tak menjawabnya. Maka Fauzan pun segera pulang dengan tergesa dan mewakilkan meeting itu pada sekertarisnya.
Sebelah tangan Fauzan terulur dan menyentuh wajah cantik Kemala. Padahal beberapa tahun sudah berlalu dan sudah cukup banyak episode kehidupan yang di lalui Fauzan tanpa keberadaan Kemala, tapi anehnya hati pria itu masih terselip nama Kemala diam-diam, wanita yang dulu sempat selalu ia sebut ketika hendak tidur dan menjadi orang pertama yang ia ingat setelah bangun tidur__namun rasa yang harusnya berkembang dan mendorongnya untuk punya komitmen harus runtuh tatkala tanpa tendeng alih-alih wanita itu begitu saja mencapakannya bahkan dengan gamblang meminta supaya kedekatan mereka tak di teruskan. Padahal yang duluan hadir di hidup Fauzan adalah Kemala sendiri, tapi justru wanita itu yang duluan lari setelah berhasil mencuri hati Fauzan.
Maka karena kesal, marah dan benci membuat Fauzan pindah dari satu wanita ke wanita lain dan malah kembali bersama Fani, sahabat Kemala sendiri dan sosok wanita di masa lalu yang pernah menolaknya. Kenapa Fauzan nekat menikahi Fani? Tentu alasannya karena Fauzan ingin melihat Kemala menderita dan kesakitan. Sebab Fauzan tahu kalau Kemala pun sebetulnya masih menyimpan rasa suka padanya, bukan Fauzan kegeeran, tetapi terbukti dengan sampai detik ini pun, belum ada pria yang dekat dengan Kemala lagi dan dari mana Fauzan tahu? Tentu Fauzan hampir selalu tahu tentang wanita itu.
Dan takdir pun berkata lain, ada plot twist di kehidupannya yang mulai berjalan cukup lancar dengan Fani menjadi istrinya. Istrinya itu menderita kanker dan ternyata meminta Kemala menjadi istri keduanya. What?? Tentu saja saat itu Fauzan pun bingung dan lebih tak percaya tatkala Kemala mau-maunya menerima permintaan tak masuk akal dari Fani__ya, begitulah sampai Fauzan yang sudah tidak bisa menahan hasratnya pun melampiaskannya pada istri keduanya.
Jangan tanya kenapa Fauzan bisa menikah dengan Fani dan bisa melakukan hb dengan istri pertamanya walau hatinya tidak sepenuhnya milil Fani__sisi gelap pria, tidak semua memang, tetapi kebanyakan. Dia bisa melakukan hb dengan wanita yang tidak di cintainya.
Dan mengenai kabar Kemala yang hampir keguguran pun tentu saja membuat Fauzan kaget, tetapi Fauzan sangat lega dan bersyukur sebab calon anaknya yang ada di dalam perut Kemala pun masihlah bertahan.
“Eungh..“Kemala melenguh dan perlahan-lahan kedua matanya terbuka, lalu wanita itu terlihat begitu kaget sekali tatkala menemukan Fauzan yang saat ini tengah menatapnya dalam dan satu tangannya tengah berada di pipinya.
“Haus?.“Tanyanya terdengar perhatian, Kemala mengangguk lalu wanita itu perlahan di bantu untuk duduk dan di sandarkan di sandaran ranjang, tak lama Fauzan menyodorkan segelas air putih ke arahnya dan langsung di minum Kemala hingga habis, ada sisa air di sudut bibir yang lantas di usal menggunakan ibu jari Fauzan dan tentu saja membuat Kemala begitu terkejut karena aksi tiba-tiba itu.
“Mau makan?.“Lagi pria itu menawarinya dan kali ini Kemala menggelengkan kepalanya, Fauzan menghela nafasnya panjang untuk meredam emosi dan kekesalan yang bercampur menjadi satu.
Fauzan mengingatkan supaya dirinya bisa meredam semua itu dan ingat tentang kondisi sang istri siri yang sedang mengandung calon anaknya, trimester pertama dan katanya rawan sekali terjadi keguguran di usia ini, apalagi kondisi kandungan sang istri bisa di katakan cukup lemah.
“Kalau buah?.“
“Enggak mau.“Sahut Kemala cepat dan lagi membuat Fauzan harus meredam kekesalannya dengan menarik nafasnya panjang.
“Kalau mau pulang, pulang aja. Aku udah baikan kok.“Ujar wanita itu seraya tersenyum getir ke arah Fauzan, sedang pria bernama Fauzam itu tak bergeming dan kini menatap tajam pada sang istri. Bukannya berterimakasih, eh sekarang malah mengusirnya, ckck!
“Di sini banyak__.“
GREPPPP
Kemala tak bisa melanjutkan ucapannya karena Fauzan begitu saja tiba-tiba duduk di sebelahnya lalu menarik tubuhnya dan memeluknya erat. Bau tubuh ini dan rasa hangat serta nyaman yang tercipta, sungguh sangat di rindukan Kemala. Sialan, lagi.. Kemala menjelma menjadi wanita tolol yang harus kalah dengan perasaan yang di rasakannya, padahal harusnya Kemala setidaknya mendorong tubuh itu atau pun melayangkan setidaknya satu tamparan. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Kamala terisak di sana dan semakin mengeratkan pelukan mereka berdua.
lanjut Thor 👍👍
lanjut Thor 👍👍👍
lanjut Thor 👍👍👍
good job thor 👍👍👍♥️♥️♥️
lanjut 👍👍👍