NovelToon NovelToon
Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Abram adalah pemuda yang baik hati dan suka membantu, tapi sejak ia mengalami penyakit kulit, semua masyarakat menjauh. Hingga akhirnya ia di usir dari tempat tersebut dan pingsan di pinggir jalan setelah kesandung sebuah batu krikil aneh.

Tapi hari itu, ada seseorang menemukannya dan ia di bawa ke rumah sakit, sayangnya nyawanya tak tergolong lagi.

Tapi batu kerikil itu terkena darah Abram dan menjadikan Abra sehat kembali dan menjadi dia tabib dewa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Tapi keluarga Sinta tidak tahu tentang itu. Mereka melihat seorang pemuda yang tampan, matanya tajam, dan tangannya kuat, seseorang yang layak untuk menjadi menantu bagi mereka.

"Kami tidak meminta jawaban sekarang," lanjut ibu Maya "Sinta juga butuh waktu untuk pulih, dan begitu juga Anda. Kami hanya ingin kamu tahu bahwa pintu rumah kami selalu terbuka untukmu,"

"Eh, iya Bu." angguk Abram gugup.

"Baiklah, kalau begitu kami siap-siap untuk pulang, karena kami akan membuat acara penyambutan pulang Sinta ke rumah, dan Kau harus datang ya," kata Ibu Maya.

"Iya Buk, jika saya lagi senggang," kata Abram mengangguk.

Ibu Maya dan keluarga besarnya pergi dari ruangan Abram, untuk ber siap-siap pulang. Abram menatap punggung mereka yang telah menjauh.

Abram merasa terbebani. Uang yang dia terima sudah cukup untuk membayar rumah baru, membeli makanan, dan kebutuhan pokok.

Tapi pertanyaan ibu Maya tentang pernikahan membuatnya tidak tenang. Dia tidak punya keluarga, hanya ada kakek Zeno yang ada di bantu ajaib.

Ketika ia keluar dari ruang gawat darurat, Abram melihat Sinta sedang duduk di kursi roda, dibantu oleh perawat.

Wajahnya pucat, tapi matanya bersinar saat melihat Abram. "Tuan Abram!" panggil Sinta. "Terima kasih sudah menyelamatkan saya. Saya tidak akan pernah melupakannya."

Abram mendekat dan tersenyum. "Iya, Nona Sinta. Semoga cepat sembuh."

"Akankah kamu datang lagi mengunjungi saya?" tanya Sinta dengan suara lembut.

Abram ragu. Dia tidak punya alasan untuk pergi ke rumah sakit lagi, kecuali ada kasus darurat. "Kalau ada waktu luang, ya," jawabnya sambil menggenggam amplop itu.

Setelah keluarga Sinta pergi, Dokter Rahmat mendekat. "Abram, kamu tahu apa yang baru saja kamu lakukan? Mereka adalah keluarga yang sangat terhormat di kota ini. Memberikanmu uang dan tanah adalah sesuatu yang luar biasa."

Abram hanya bisa mengangguk. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Uang itu sangat dibutuhkannya, tapi dia merasa tidak berhak menerima lebih dari yang seharusnya.

Ingatannya kembali pada pesan kakek Zeno: "Jangan pernah mengambil lebih dari yang kamu butuhkan. Orang yang membantu adalah orang yang mulia, tapi orang yang tahu kapan harus berhenti adalah orang yang bijak."

Setelah keluarga Sinta pergi, Abram melihat ke arah Dokter Rahmat. "Dokter, bisakah beri aku satu ruangan untuk istirahat, aku akan membayar sewanya," kata Abram.

"Baiklah, tapi kamu tidak perlu menyewanya, kamu tingal saja sementara di sini jika kamu tidak punya tempat pulang," kata Dokter Rahmat.

"Baik Dokter, Terima kasih banyak." kata Abram dengan senyum tulus.

Dokter Abram membawa Abram ke ruangan kosong, di sana ada brankar.

"Di sini ruangan kamu, saya keluar dulu ya, ada pasien yang ingin saya cek," kata Dokter Rahmat.

"Baik Dokter, terima kasih banyak," kata Abram.

Abram ditinggalkan sendirian di ruangan. Dia duduk di ranjang, memegang amplop itu di tangan. Pikiran tentang pertanyaan ibu Maya tentang pernikahan terus menghantunya.

Dia tidak punya keluarga, hanya ingatan tentang kakek Zeno yang selalu berkata: "Uang adalah alat, bukan tujuan. Gunakanlah untuk membantu orang, bukan untuk keserakahan."

Beberapa menit kemudian, pintu terbuka lagi. Ini kali adalah Dokter Rahmat. "Abram, ada sesuatu yang ingin saya tunjukkan," katanya sambil membawa sebuah folder berwarna biru.

Dokter itu membuka folder dan menunjukkan beberapa hasil tes. "Sinta menderita penyakit langka yang disebut 'long QT syndrome type 2', gangguan irama jantung yang disebabkan oleh mutasi gen KCNH2. Serangan jantungnya kemungkinan besar disebabkan oleh stres emosional saat dia melihat mobil temannya terjun ke sungai. Semua dokter sudah menyerah, tapi kamu, kamu adalah satu-satunya yang bisa menyelamatkannya dengan memberikan defibrillasi secara tepat waktu."

Abram mendengarkan dengan penuh perhatian. Dia tidak tahu bahwa tindakannya menyelamatkan nyawa seseorang dari kematian yang pasti. Tindakan yang hampir membuatnya kehabisan napas.

"Keluarga Sinta sangat berterima kasih," lanjut dokter. "Mereka adalah orang baik. Ibu Maya menanyakan tentang pernikahanmu karena dia melihat potensi antara kamu dan Sinta. Mereka ingin kamu menjadi bagian dari keluarga mereka, karena mereka tahu kamu akan merawat Sinta dengan baik."

Abram terdiam. Dia tidak pernah membayangkan bahwa tindakan sederhana yang dia lakukan bisa berarti begitu banyak. Dia mengingat pesan kakek Zeno lagi: "Orang yang membantu adalah orang yang mulia, tapi orang yang tahu kapan harus berhenti adalah orang yang bijak."

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
arsil
klw d lht dr krktr ny..kyk ny ga da hrpn bwt bls dndam ni..mc ny kyk ny ada tnda 2 naif
Dewiendahsetiowati
dasar orang sombong sudah salah gak mau akui kesalahan,mati ajalah kamu Adi bikin rusuh
less22: siksa dulu🤣🤣
total 1 replies
Orimura Ichika
bagus Thor 👍
di tunggu kelanjutannya
less22: wahhhh Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
Bu Ida kok tidak kena wabah penyakit Thor katanya menular.apa cuma yang tidak suka sama Abram aja yang kena kutukan
less22: yap betul, yang membajar rumah Abram aja yang kena
total 1 replies
Yuliana Tunru
pak aris sembuh pasti orang2 zolim.itu marah krn abram tak mau ngobati mrk ..
less22: hehehhe tau aja mama🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat semangat
less22: Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz pooolll Abram lanjut terus
Aman Wijaya
termasuk penyakit kutukan ya Thor
less22: iya, 🤣🤣 biar nggi jahat lagi
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
untung Aris masih sadar dan minta maaf mau mengakui kesalahannya dan kayak Adi durhakim
less22: ya betul tuh, mereka pingsan🤣
total 3 replies
Yuliana Tunru
sdh sakit tak tau diri pula fitnah2 abram lupa kebaikan dan gmn mrk ngusir serta bakar rmh abram ..biarin z jgn dibantu biar nyesal dulu😡
Dewiendahsetiowati
bagus Abram jangan bantu orang gak tahu diri
Blue Izoel
bagus thor, jangan di sembuhin thor biar tau rasa👍
FLuhukay
lanjut thor....2 bab langsung.🤭
less22: hahah nanti lagi
total 1 replies
Blue Izoel
jangan di sembuhkan thor
less22: oke siap
total 1 replies
Aman Wijaya
tambah lagi updatenya Thor 💪💪💪 terus
less22: haha iya🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Andira Rahmawati
lanjutt
Aman Wijaya
tambah semangat lagi Abram dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh kakek Seno pergunakan untuk menolong orang-orang yang membutuhkan
less22: asiappp bossss
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz jooooz jooooz kotos kotos pooolll Thor lanjut terus
Yuliana Tunru
ttp fokus dokter ,abram cm mau bantu agar ttg kuat dan biar joko jg semangat agar perjuabgan kalian tak sia2 💪💪
less22: siappp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!