NovelToon NovelToon
Seseorang Yang Datang Saat Aku Rapuh

Seseorang Yang Datang Saat Aku Rapuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Cintamanis / Office Romance / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:30.4k
Nilai: 5
Nama Author: LyaAnila

"Tidak ada pengajaran yang bisa didapatkan dari ceritamu ini, Selena. Perbaiki semua atau akhiri kontrak kerjamu dengan perusahaan ku."

Kalimat tersebut membuat Selena merasa tidak berguna menjadi manusia. Semua jerih payahnya terasa sia-sia dan membuatnya hampir menyerah.

Di tengah rasa hampir menyerahnya itu, Selena bertemu dengan Bhima. Seorang trader muda yang sedang rugi karena pasar saham mendadak anjlok.

Apakah yang akan terjadi di dengan mereka? Bibit cinta mulai tumbuh atau justru kebencian yang semakin menjalar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LyaAnila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 20: Perlahan Mulai Terungkap

Setelah kurang lebih tiga jam terpengaruh alkohol, Bhima kali ini sudah berhasil mengumpulkan nyawanya yang terbang kemana-mana tadi. Namun, kepalanya masih berat karena efek minuman ber botol-botol itu nampaknya, akan tetapi pikirannya perlahan mulai berjalan kembali.

"Eungh.... Dimana gue sekarang. Di neraka kah?" gumam nya.

"Neraka-neraka pala lu peang. Lu di apartemen. Bangun lu, jangan mabuk terus. Lu tu mau bantuin Selena buat keluar dari lingkaran iblis ini nggak sih?" Kata Dion tegas pada Bhima yang masih linglung.

Bagas sadar dengan kebingungan Bhima dan akhirnya memberikan data-data penting mengenai kasusnya dengan kasus Selena. Melihat data-data tersebut, Bhima geleng-geleng kepala. Kok bisa sejahat itulah sama dia dan Selena. Selena, tidak salah apa-apa seolah dikambinghitamkan oleh orang yang tak bertanggungjawab.

Tanpa sadar, Bhima meremas kertas yang berada di genggamannya. Untung saja Bagas memiliki salinan nya. Kalau tidak, entahlah dia mau nolongin Bhima kek gimana. Orang bukti validnya udah dihancurkan dia secara tidak langsung.

"Jangan ganggu dia, brengsek. Urusan lu sama gue, jangan sangkut-pautkan orang lain buat hancurkan reputasinya," batinnya. Ingin rasanya Bhima langsung menemui orang yang membuat kekacauan ini. Tapi Dion dan Bagas mencegahnya.

Bagas masuk kembali ke ruang kerja Bhima, mengambil laptop Bhima dan keluar menenteng laptop yang sudah nyala. Ketika laptop itu sudah berada di depan mereka, terpampang jelas data, waktu posting dan gaya narasinya sangat bagus.

"Ya, orang yang dulu lu bantu sampai dia mujur terus sahamnya, malah sekarang dia yang mau jatuhin karier lu sendiri," ujar Dion.

"Kalau misalkan soal reputasi doang, pasti nggak sampai sejahat ini. Gue yakin, dia punya niat terselubung," tambah Dion.

"Nggak lah. Kalau menurut gue dia itu digerakkan oleh seseorang. Seseorang yang sama kuatnya sama Bhima."

Mendengar pendapat dari kedua sahabatnya, Bhima berpikir keras. Siapa orang yang sedang bermasalah dengannya akhir-akhir ini. Setelah berpikir cukup lama, akhirnya satu nama keluar.

"Ah ya, gue tau tersangka nya siapa. Dia adalah Gatra Daraksha Maheswara. Akhir-akhir ini gue sama dia emang lagi nggak baik-baik aja karena atasan lagi nilai kita buat jadi direktur."

Keduanya terperangah dengan respon Bhima. Dia mau dipromosikan sedangkan kedua sahabatnya nggak tau. The real diam-diam menghanyutkan. Setelah terperangah dan memperhatikan data yang diberikan oleh Bagas, mereka pun kembali melanjutkan diskusi.

******

"Eh, Bhima. Lu inget nggak kejadian yang di PawPaw Cafe? Yang setelah itu muka lu jadi kek zombie?" Tanya Dion setengah meledek. Karena kalau nggak diselingi guyonan nanti malam makin nggak bisa mikir.

"Ya, kenapa?"

"Sebelum Selena keluar dan lu juga keluar, gue emang lihat ada laki-laki berpakaian serba hitam yang keluar dari cafe itu. Dan setelah dia keluar, lu sama Selena ribut." Tambah Dion.

"Oke. Jadi apa rencana yang harus gue lakukan ini?"

Mereka diam, suasana senyap sempat menguasai unit apartemen Bhima. Lalu, tak butuh waktu lama, Dion terpikirkan oleh sesuatu.

"Kita harus pura-pura nggak tau aja Bhim, Gas. Biarkan dia memainkan akal bulusnya terlebih dahulu. Nanti kalau dirasa sudah waktunya ni. Baru kita serang dia. Kalau gue kek gitu, gimana kalau dari kalian berdua?" Tanya Dion.

"Dan untuk saat ini, gue minta tolong lu jangan dekat-dekat dulu sama Selena. Selain biarkan dia tenangin pikirannya, kita juga harus ngubek-ngubek bukti kalau misalkan benar Gatra main sendiri atau dia juga minta tolong orang di kantor Selena. Karena Gatra nggak mungkin main sendiri, dia mungkin main sama orang di kantor Selena," tambah Bagas.

Bhima hanya mengangguk mengiyakan meskipun terasa sangat berat.

"Maaf Selena, gue bawa sial buat lu. Tapi gue janji, gue bakal selamatkan karier lu," batin Bhima.

*****

1
⋆. 𐙚 ˚hiatus💨ᴛ⑅⃝ˢ🐈ʚଓ𓂃ෆ˚
kk kmana kok ga kelihatan lagi?
ᴍɪss_dew
emang dia pelakunya 😭😭😭 aduuhh Selena polos bener ..🥺🥺
ᴍɪss_dew
huaaa cafe kucing.. di sini dlu ada.. tapi tutup.. 😭 padahal kucingnya lucuu
ᴍɪss_dew
kok bisa sih Selena di awasi sedetail itu..
masih bingung Gatra mengawasi secara bagaimana . kamera Tersembunyi atau ada mata²
Mentariz
Lah? Lu juga aneh wkwk cocok nih kalian berduaa 😁 jodoh nih pasti 🤣
Mentariz
Kok kabur sih bang? 🤣 kaget yak dibentak gitu wkwk
MULIANA💦
Semoga ini, awal yang baik untuk hubungan kalian berdua ya 🙏
MULIANA💦
Cari bhima selena. Cari lelaki itu, untuk bertanggung jawab
Three Flowers
Jangan putus asa, ingatlah habis gelap pasti akan terbit terang. Saat ini kamu mungkin belum beruntung, tapi esok bisa jadi kamu akan mendapatkan keberuntungan
Cahaya Tulip
di telpon rina akhirnya lupa telpon Lina adiknya🤭..
@dadan_kusuma89
Selena, tenanglah. Pasti nanti akan ada solusinya. Kau bisa sering bertukar pikiran dengan sahabatmu Rani yang selalu siap sedia membantumu.
@dadan_kusuma89
Selena, mungkin ada baiknya kamu cari tempat kost yang baru, sekira hanya orang-orang tertentu saja yang boleh tau. Di sini kelihatannya sudah tidak aman. Selain itu juga untuk mencari suasana baru yang lebih fresh.
雨点⃟ᦠLyra Veyᦠ⃟凊湜ˢ⍣⃟ₛ
ga kedengaran itu maaf nya di akhir bab, samperin dong ke rumahnya selena 🤭
Cimol krispy
Selina, nasib kita kok sama/Sob//Sob/
Cimol krispy
sakit banget pasti. aku juga sempat breakdown banget di kata²in editor
@Yayang Risa Couple Happy
Jangan jangan Lira yang fitnah Selena melakukan plagiarisme
MARDONI
Astaga… bab ini tuh rasanya tenang di luar tapi ribut di dalam 😭☕ Obrolan Selena dan Aksa keliatan biasa, tapi tiap kalimatnya kayak nyimpen makna tersembunyi. Dari email anonim yang keinget lagi, tatapan Aksa yang terlalu tenang, sampai senyum yang terasa dibuat-buat, aku bener-bener ngerasa Selena Aria Widyantara lagi melangkah ke wilayah berbahaya tanpa sadar. Bahkan momen manis sama Nindya si kucing pun malah jadi kontras yang bikin merinding. Dan pas Aksa menyebut Bhima Artha Pradana dalam hatinya… fix, ini bukan pertemuan kebetulan. Bab ini berasa seperti garis awal permainan psikologis yang pelan tapi mematikan 😭🖤
Miu.Nuha
gkpapa Sel, setidakny kamu harus tahu ini semua... setelah itu ayo bangkit. semoga Rani mau bantu, sehingga Selena enggak sendirian /Sob/
Teteh Lia
Nda ada yang nda mungkin. apalagi pembaca online merestui. 🤭
Teteh Lia
Berasa kejar-kejaran gitu ya. yang kesabaran na setipis tisu mah, udah kabor dari tadi ini tuh. 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!