NovelToon NovelToon
Mengubah Takdir Cintaku

Mengubah Takdir Cintaku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:101.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rheaaa

Velia diperlakukan dingin oleh suaminya, Kael setelah menikah. Belum sempat mendapatkan jawaban dari semua pertanyaan dirinya malah mendapati Kael mengkhianati dirinya.

Dalam semalam, Kael menunjukkan sifat aslinya membuat Velia tak tahan dan mengakhiri hidupnya. Namun, Velia justru terbangun di masa lalu dimana dirinya belum mengenal Kael sama sekali. Pada kehidupan yang sekarang, wanita itu bertekad untuk menjauhi segala hal yang berhubungan debgan Kael. Apakah gadis itu berhasil mengubah takdir? atau justru menempuh jalan yang sama?

cr cover: https://pin.it/5RJgxu4Ex :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rheaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MTC 20

Sementara itu di kantor, pandangan Velia terpaku pada seorang wanita yang duduk di cafetaria. Tiba-tiba terbesit sebuah ide dalam benaknya.

"Hhh ... konten apa yang harus kubuat? Kurasa orang-orang sudah tidak tertarik dengan konten seperti ini," gerutu Liana sembari menopang dagu dengan tangannya.

"Selamat pagi. Boleh aku duduk di sini?" sapa Velia, Liana terperanjat seketika. Wanita itu membalasnya dengan anggukan kepala.

"Aku Velia, kita adalah rekan tim pada proses peluncuran produk baru," ucap Velia seraya menurunkan tubuhnya.

"Tadi aku tak sengaja mendengarmu mengeluh soal konten sosial media."

Wajah Liana sedikit memerah, "Benarkah?"

Velia tertawa kecil, "Bagaimana dengan konten sehari-hari seperti ini?" ujarnya lalu menyodorkan ponselnya ke hadapan Liana.

Liana menatapnya dengan tatapan penuh binar, seolah kagum dengan ide yang diberikan Velia. "Akan kucoba!" ucapnya dengan penuh semangat seakan mendapatkan ide baru.

"Ya ampun sudah jam segini. Mau ke ruang rapat bersama-sama?" ucap Liana lalu bangkit dari kursinya.

"Aku akan menyusul setelah kopiku habis," jawab Velia.

Liana beranjak dari kafetaria secepat mungkin. "Tunggu ... bagaimana mungkin dia tahu kalau aku satu tim dengannya? Bukannya rapat pertama baru akan di mulai hari ini?" batin Liana sambil terus berjalan.

...****************...

"Akhirnya hari ini tiba. Hari dimana proyek yang ditunggu-tunggu Nara dijalankan," batin Velia. Wanita itu berjalan, menyusuri koridor. Hentakan sepatunya menggema, memenuhi setiap sudut ruangan.

Wanita itu meraih ponselnya, "Proyek ini juga yang menjadi alasan bagi Nara meninggalkan perusahaan," batinnya lagi sambil menatap kalender di telepon genggamnya. Velia menarik napas panjang kemudian mendorong pintu ruang rapat dan memasukinya.

Hari pertama proses peluncuran RE:BOOST

Matanya tertuju pada Nara yang duduk di dekat jendela. Nara melambaikan tangan dengan senyuman yang selalu ceria, memberi isyarat pada Velia untuk duduk di sebelahnya. "Kau hampir terlambat," ucap Nara pada Velia yang menghampirinya.

"Maaf, aku baru membuka undangan rapatnya tadi pagi," ujar Velia seraya menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi.

"Dasar!" balas Nara kemudian meninju lengan wanita di sampingnya.

Tak lama kemudian, dua orang pria memasuki ruangan. Daniel dengan wajah tegas dan setelan jas biru tua, di belakangnya Kael dengan tatapan tajam yang menyoroti peserta rapat satu persatu.

"Selamat pagi, saya kurang menyukai pengantar yang panjang. Jadi kita akan langsung ke intinya, hari ini kita akan melakukan proyek peluncuran produk RE:BOOST. Dan kalian orang saya pilih ke dalam tim dan kalian juga yang akan menentukan proyek ini sukses atau gagal," ucap Daniel dengan ekspresi serius.

Sebuah logo muncul di layar dengan tiga warna, tiga varian, dan tiga kata bertuliskan Calm, Glow, and Focus.

"Minuman herbal modern yang menargetkan anak muda dan pekerja urban, campaign utama Boost Your Mood dengan deadline tiga puluh lima hari atau kurang lebih satu bulan," jelas Daniel kemudian melempar pandangan pada seluruh peserta rapat.

"Satu bulan?! Wah ...," gumam Liana dengan ekspresi antara kaget dan ingin tertawa.

Gumaman Liana rupanya tertangkap oleh telinga Daniel, "Kenapa? Terlalu panjang?" tanya Daniel dengan alis yang naik.

Liana tersentak pelan, "Tidak pak, saya hanya sedikit tertantang," jawab Liana seraya menggeleng pelan.

"Tolong doakan aku agar tidak burn out," bisik Liana pada Velia di sampingnya sambil menautkan jari-jarinya di bawah meja.

Velia tertawa kecil melihat tingkah laku rekan kerjanya itu. "Strategi konten digital akan dipegang oleh Liana, desain visual Ishac, copywriting Ray, dan riset produk Hana," jelas Daniel.

Ray menghela napas, "Copywriting? Tolong jangan berikan saya brief seperti iklan sabun lagi," sindir Ray dengan tangan yan terlipat di dada.

Dahi daniel seketika berkerut, "Kalau kamu tidak bisa membuat tagline yang bagus untuk produk ini, akan kita ganti dengan yang bisa,"

Seisi ruangan terdiam seketika, suasana semakin canggung. "Velia, kamu bagian creative support," ucap Daniel, matanya melirik ke arah Velia.

Velia mendongak, "Baik," jawabnya singkat.

Ishac mengangkat tangannya, "Apa saya boleh mengajukan permintaan?" tanya pria itu.

Daniel mengangguk pelan, "Kalau bisa jangan warna hijau daun lagi, semua brand herbal sudah seperti salad," keluh Ishac, seisi ruangan dibuat menahan tawa kecuali Daniel. Wajahnya masih serius, menjaga wibawanya sebagai seorang manager.

Daniel menghela napas, "Satu hal lagi, tiga hari dari sekarang saya ingin melihat draft konsep awal. Terserah jenisnya seperti apa selagi masih bisa dijual,"

"Kalau tidak bisa dijual?" celetuk Ishac.

"Kalian yang akan kujual ke tim HR," jawab Daniel dengan menyunggingkan senyum yang mengejek.

Tawa yang tertahan sejak tadi akhirnya pecah juga, mengisi ketegangan di ruang rapat. Rapat pertama akhirnya berakhir. Satu persatu peserta rapat meninggalkan ruangan, Velia dan Nara menjadi yang terakhir.

"Akhirnya idemu disetujui, Nara," ucap Velia menoleh ke arah wanita di sampingnya.

"Kan??? Semua orang harus tahu kenikmatan minuman herbal!" jawab Nara dengan sorot mata yang berapi-api.

Setelah menyelesaikan rapat hari itu, Velia kembali ke meja dan fokus pada komputernya. Saat sedang larut dalam lamunannya tiba-tiba memori tentang cerita ayahnya tempo hari menerobos masuk ke dalam kepalanya.

Ting!

Notifikasi di sudut komputer mencuri perhatiannya.

Daniel: Kau ada rencana akhir pekan? Mau pergi ke taman ria yang baru saja buka?

Velia: Maaf, aku ada kegiatan hari itu.

"*A*da satu hal yang harus kupastikan akhir pekan ini," batin Velia, menyentuh dadanya. Dadanya terasa sesak seolah sedang di remas dari dalam ketika membayangkan hal yang ditakutinya ternyata benar.

"Setelah tujuanku terpenuhi, tolong biarkan aku tetap tinggal di sini. Di dunia ini," batin Velia sambil menatap langit biru melalui jendela.

Wanita itu mengusap wajahnya, "Bukan waktunya untuk bersedih," pikirnya seraya menepuk pipinya.

Hari ini Velia pulang sedikit lambat, wanita itu berusaha menyelesaikan semua pekerjaannya hari itu juga. "Huh ... bagaimana ini? Aku tidak mengerti dengan bagian ini," keluh Velia, matanya fokus pada layar komputer.

Kael tiba-tiba muncul di belakangnya, membuatnya terkejut. "Kau masih di sini rupanya," sahut Kael dengan segelas kopi di tangannya.

Velia menoleh, "Sial! dia lagi," umpatnya dalam hati. Ia mencoba terlihat biasa saja dan fokus pada pekerjaannya.

"Ah rupanya bapak. Sedikit lagi saya selesai," Ucap Velia berusaha terlihat ramah.

"Yang mana?" tanya Kael dengan sengaja menunduk hingga kepalanya sejajar dengan Velia.

Rasa tak nyaman mulai menjalari hatinya. Ia berusaha untuk menjaga jarak dari Kael. Tangan Velia mencengkram erat sandaran tangan kursi kerjanya.

Tanpa memperdulikan ketidaknyamanan Velia, Kael justru menjatuhkan dirinya pada kursi di samping wanita itu. Pandangan keduanya saling bertaut selama beberapa detik, "Velia, mungkin ini terdengar aneh. Tapi sepertinya aku menyukaimu," akunya seraya meletakkan gelas kopinya di meja.

"Sayang, apa kau sudah selesai?" ucap seorang wanita yang tiba-tiba sudah ada di dalam ruangan.

1
Anna
Anna ... kenapa kamu jahat !
Anna: kenapeee ...?
total 2 replies
Anna
Nice ....
Lydia
Bagus
Rheanna✨: Terima kasih kakak/Scream//Scream//Applaud//Rose//Rose//Rose/
total 1 replies
Andriyati
nah dari sini tebakan aku si kael ini adalah anak wanita yg suami nya di rebut oleh mama velia,,, makanya dia membalas dendam nya ke velia
Murni Dewita
jodohkan saja beli sama daniel thor
Rheanna✨: Halo kakak! aku juga ship mereka berduaaa 😻✨ btw makasih udah bacaaa/Kiss//Kiss/
total 1 replies
Murni Dewita
lanjut
Murni Dewita
nyimak
Murni Dewita
👣
MamDeyh
Sampe dsini masih gk jelas apa alasan Kael dendam sm Velia.. Jalan di tempat kk author ceritamu menurut saya ya🙏
Rheanna✨: halo kak, sebelumnya terima kasih udah baca yaa💐. maaf kalau kesannya membingungkan, untuk alasan Kael dendam ke Velia udah aku sampaikan secara tersirat di bab 15, 19, dan 22 ya kak. tapi untuk lebih jelasnya ada di bagian akhir cerita pada saat puncak konflik. saya mohon maaf atas ketidaknyamanan saat kakak membaca karya saya ya😓🙏🏻
total 1 replies
Sulati Cus
cerita yg manis s
Rheanna✨: Halo kak, terima kasih udah baca dan beri penilaian/Scream//Kiss//Rose//Rose/
total 1 replies
gaby
Msh misteri, siapakah org yg memberi kehidupan kedua berkali2 kepada Velia??
Rheanna✨: ada ku spill di bab bab akhir kak/Chuckle//Applaud/ btw makasih udah bacaaa/Kiss//Rose/
total 1 replies
mimief
seenggaknya semua happy ending
kirain Nara juga dapet jodoh...

apa yg kau tabur itu yg kau tuai
itulah yg kau dapet dari bales dendam
tapi apa keil jahat,semua dr sudut pandang seseorang bukan?
kalau kita ngalamin seperti dia kira kira masih bisa waras ga?

semoga keil juga bisa berdamai dengan hidup nya ya thoor..
semua punya luka atau alesan untuk membenarkan segalanya bukan?
tapi sekali lagi,hidup ada sebuah pilihan
mau jadi baik atau tidak
mimief: setuju...kata Joker juga
kita orang baik yg selalu di jahatin
tapi..kan juga hidup itu sebuah pilihan
apapun itu melukai orang lain dengan alesan atas luka kita tidak dibenarkan,ya ga Thor?
nih tumben lagi lurus kita ngomong nya🤣🤣


sama sama KK author
terimakasih juga atas kisah indah nya
semoga jadi pelajaran hidup kita semua
total 2 replies
mimief
iya.....terulang lagi
mang laki laki jahaaat😭😭
mimief
apa yg kau harapkan dr laki laki yg mudahnya berselingkuh
risikonya jadi penggoda kan begini
jadi...pikir baik baik, sesuatu yg mudah berpaling akan mudah berpaling lagi untuk kesekian kalinya
Rheanna✨: setuju 10000000% kaaakk /Scream//Scream//Rose/
total 1 replies
tutiana
eh beneran udahan ini Thor ?
Rheanna✨: Bakal semangat kaak /Angry//Angry//Rose//Heart//Kiss/
total 3 replies
Rokhmi Nur Hidayati
la...la...segitunya balas dendam siapa ga' sakit sebagai cewek ...🙄🙄🙄
Grey Casanova
menye2 amat ya mc nya hdehhh w kira mah badas abis mati bangun lagi kg tau nya jdi pea/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
✎ᝰ.𝐓ιαchan☆⋆。𖦹°‧
Salad gak tuh/Facepalm//Facepalm/
Rheanna✨: doi udah muak banget sama ijo ijo kak/Sob/
total 1 replies
Intan Marliah
Luar biasa
Rheanna✨: halo kak, terimakasih penilaiannya/Scream//Applaud//Rose//Rose//Rose//Heart/
total 1 replies
Jade Meamoure
wah Kael rupanya saudara toro sama Velia
Rheanna✨: halo kak, makasih udah baca ya. hampiiiir, belum jadi tapi/Shy/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!