NovelToon NovelToon
Cintaku Bukan Kamu

Cintaku Bukan Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Lari Saat Hamil
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Arij Irma

Aira harus menelan pil pahit, ketika Andra kekasih yang selama ini dicintai dengan tulus memilih untuk mengakhiri hubungan mereka, karena terhalang restu oleh orang tua karena perbedaan keyakinan.
padahal Aira sedang mengandung anak dari kekasihnya.
apakah Aira akan mampu bertahan dengan segala ujian yang dihadapinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arij Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20

Hari ini Aira sangat bahagia sekali, menjadi ibu muda, rutinitas baru yang akan menjadi pengalaman terindah sepanjang masa baginya.

"Sayang, Anak mamah, terimakasih sayang sudah hadir dalam hidup mamah, maaf kalau dulu mamah sempat ingin menghilangkan mu," ucap Aira dengan terus memandangi bayinya.

"mamah berjanji sayang, akan memberikan seluruh hidup mamah untukmu, sehat terus sayang mamah," lanjutnya.

Saat sedang memandang anaknya, Aira tiba-tiba melihat bayangan Andra pada bayinya.

"kasih tau gak ya? " Aira terus berfikir berperang dalam pikirannya apakah dia harus memberitahu Andra atau tidak.

"ah masa bodoh lah mau dia balas atau tidak yang penting aku sudah kasih tau," ucapnya sendiri.

Tanpa pikir lama lagi, Aira langsung mengirim pesan kepada Andra.

"kirim gak ya?" Aira kembali menimbang-nimbang pesan yang sudah dia tulis, dia masih ragu untuk menekan tombol sent pada ponselnya.

"oke, aku kirim ajalah," ucap Aira sambil menekan tombol yang ada di ponselnya.

" hallo mas, aku hanya ingin memberi tahu, kalau buah hati kita sudah lahir kemarin." Aira mengirim pesan untuk Andra dan tidak lupa memberikan gambar foto anaknya tapi ditutup dibagian mukanya, agar dia penasaran bagaimana rupa anaknya.

Aira tidak peduli Andra mau membalas atau tidak, yang penting dia sudah memberi tahu kalau anak nya sudah lahir.

...****************...

Sedangkan dikota Andra.

Dia yang saat ini sedang istirahat dikamar. Kaget mendengar ponselnya berbunyi, karena dia mengatur nada khusus untuk Aira.

Dia bergegas meraih ponsel di mejanya. Sia senang sekali akhirnya sekian lama Aira mau membalas pesan pesan darinya.

Ting...

Andra terbengong ketika membaca pesan tersebut, degup jantungnya menjadi lebih cepat , " hallo mas, aku hanya ingin memberi tahu, kalau buah hati kita sudah lahir kemarin."

Ting...

Gambar foto yang kemudian menyusul.

"An-nakku..." dia menangis sambil melihat foto anaknya, buah hatinya yang dulu ingin dia lenyapkan.

"anakku... anak ayah... Maafin ayah tidak berada di dekatmu... Maafin ayah nak... " Andra berucap lirih sambil menangis, dia menciumi ponselnya tanpa henti.

Dia menyesal sekali, tidak bisa menemani Aira saat sedang bertaruh nyawa untuk melahirkan anaknya ke dunia.

Andra tiba-tiba berhenti menangis, dengan penuh semangat dia berucap, "Aku harus kembali memperjuangkan mereka, harus!"

"tapi mulai darimana?"ucapnya dengan lesu.

"apa yang harus aku lakukan terlebih dahulu?" dia mulai kebingungan dengan ucapannya sendiri.

karena tidak tau harus bagaimana, akhirnya Andra membalas pesan Aira terlebih dahulu.

Dengan penuh semangat dia mengetik pesan di ponselnya.

"Terimakasih sayang, telah berjuang untuk melahirkan anak kita, maafin aku kalau tidak bisa bersamamu disaat kamu berjuang sendiri."

"tunggu aku sayang, aku akan kembali berjuang untuk kalian."

"jaga dan rawat baik-baik anak kita, sebelum aku datang kembali."

"I love you."

"Sayang Aira dan baby banyak-banyak emuach."

Dia jadi senyum-senyum sendiri saat membaca dan mengirimkan pesan tersebut.

...****************...

Ting... Bunyi ponsel Aira, Aira mengambil, belum sempat dibuka, kembali terdengar bunyi pesan masuk.

Ting... Ting... Ting... Ting... Ting...

"Terimakasih sayang, telah berjuang untuk melahirkan anak kita, maafin aku kalau tidak bisa bersamamu disaat kamu berjuang sendiri."

"maaf, maaf, hanya kata maaf yang bisa kamu ucapkan," Aira ngedumel setelah membaca pesannya.

"Tunggu aku sayang, aku akan kembali berjuang untuk kalian."

"tunggu, tunggu! sudah telat kali," Aira ngedumel kembali dengan kesal.

"jaga dan rawat baik-baik anak kita, sebelum aku datang kembali."

"tanpa kamu suruh juga aku akan rawat dan menjaga anakku dengan baik," makin kesel lah Aira

"I love you."

"cih... Basi!" Aira mengumpat.

"Sayang Aira dan baby banyak-banyak emuach...."

"apaan sih dia itu! gak jelas banget!" kesal Aira.

Aira kesal dengan balasan yang diterimanya itu. Dia melempar ponselnya setelah mengeluarkan unek-unek dalam hatinya.

tidak ingin kembali kesal, akhirnya Aira memfokuskan kembali pada buah hatinya.

.

.

.

Bersambung.....

1
Chipmunks
Bikin nangis dan senyum sekaligus.
Gaara
Seru banget, gak bisa berhenti baca😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!