NovelToon NovelToon
Diceraikan Suami Dicintai Kekasih Misterius

Diceraikan Suami Dicintai Kekasih Misterius

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Romansa / Konglomerat berpura-pura miskin / Menyembunyikan Identitas / Kekasih misterius
Popularitas:18.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Suaminya berkhianat dan selalu mengabaikan nya, Calista malah tak sengaja bermalam dengan seorang Office Boy hotel tempat dia dijebak.

"Kamu masih perjaka?" tanya Calista pada lelaki tampan yang tidur dengan nya.

"Ya, Nona."

"Baiklah, aku akan bertanggung jawab! Kita akan jadi kekasih!" tutur Calista dengan serius, dia adalah orang yang selalu bertanggung jawab pada hal yang telah ia lakukan.

"Tapi saya hanya seorang Office Boy miskin."

"Aku nggak perduli latar belakang mu, aku hanya harus bertanggung jawab telah mengambil keperjakaan mu! Aku orang yang berpikiran sangat kuno, dimana keperawanaan atau keperjakaan sangat penting!"

Siapa sangka, ternyata lelaki itu bukan lah seorang OB biasa... akan tetapi seorang Bos besar misterius yang menyembunyikan identitas aslinya dari Calista dan pria itu mencintai Calista dengan ugal-ugalan!

Bagaimana rasanya dikhianati dan diabaikan suami lalu diceraikan, namun malah dicintai secara ugal-ugalan oleh kekasih misterius?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter - 20.

Di kamar hotelnya, Calista terkejut dengan kedatangan Bram. Wanita itu masih bersikap waspada saat Bram mengatakan dia diutus oleh Ravindra untuk bertemu dengan nya.

"Ini adalah urusan pekerjaan, Nona Calista. Tuan Ravindra ingin bertemu secara pribadi, untuk membicarakannya. Mari ikut saya pergi ke perusahaan!" Bram berkata dengan begitu sopan.

"Saya harus menghubungi manajer saya dulu."

"Manajer Anda sudah dijemput oleh pihak kami, kalian akan bertemu di perusahaan."

"Tapi..."

"Ini kartu nama Tuan Ravindra, Anda tidak akan tertipu." Bram menyerahkan satu kartu nama mewah berbingkai emas di pinggiran nya.

"Baiklah."

Calista pun pergi dengan Bram menuju perusahaan, sementara di perusahaan sana Ravindra sedang merasa gugup.

Mata Calista membulat saat melihat gedung Grup Pratama yang menjulang tinggi dan besar seperti raksasa, bahkan tengkuk Calista terasa pegal menatap ujung teratas gedung itu.

"Nona, ikut saya."

Saat Calista memasuki gedung, para pegawai berhenti sejenak dengan pekerjaan mereka.

"Bukankah itu Calista, artis baru yang sedang naik daun? Kabarnya, Tuan Ravindra mengucurkan dana ratusan miliar hanya untuk mendukung nya dalam dunia hiburan! Apa mereka mempunyai hubungan pribadi?"

"Maksud mu, dia calon Nyonya Ravindra?"

"Wajar sih Bos kita mempunyai hubungan sama dia, lihatlah... bahkan kecantikan nya sangat alami. Hanya memakai dress sederhana, tapi terlihat anggun seperti seorang putri."

Bisik-bisik terdengar, namun Calista menanggapinya dengan acuh karena merasa dia dan Bos para pegawai itu tidak mempunyai hubungan.

Ting!

Setelah menaiki lift khusus para petinggi perusahaan, pintu lift terbuka di lantai ruangan Ravindra. Calista terus mengikuti Bram dengan pikiran yang bertanya-tanya.

"Silahkan masuk, Tuan Ravindra sudah menunggu di dalam."

Calista menginjakkan kakinya ke dalam ruangan, pandangan nya langsung tertuju pada Ravindra yang duduk di kursi dengan menghadap jendela kaca besar membelakangi Calista.

"Halo, Tuan Ravindra. Saya Calista..."

Tak ada jawaban bahkan orang yang duduk di kursi tak bergerak sedikitpun, setelah beberapa saat baru lah kursi berputar ke arah Calista. Nafas Calista tercekat, tubuhnya refleks mundur melihat wajah pria di depannya.

Ravindra bangun dari duduknya, tampilan mewah nya sangat mencolok begitu sangat berbeda dengan tampilan Indra yang sederhana. Yang lebih menonjol, adalah topeng Venesia berwarna perak menutupi separuh wajahnya yang sebelah kanan.

"Halo, Calista. Silahkan duduk, kita akan membicarakan beberapa hal." Suara Ravindra dibuat rendah dan berat, berbeda saat ia bicara sebagai Indra yang terkesan ceria dan nyaring.

Dengan sedikit rasa takut, karena ternyata sosok Ravindra tak seperti yang ia bayangkan Calista duduk sedikit menjauh dari Ravindra yang duduk di sofa single.

"Saya dengar rumah kamu dirampok?"

"Darimana Anda tahu, Tuan." Calista merasa masalah penyerangan di apartemen belum tersebar.

"Sebagai seorang publik figur, kamu harusnya lebih berhati-hati lagi. Berita sedikit pun tentang kamu akan mudah tersebar, saya hanya tidak ingin Investasi saya tidak kembali dan tidak mendapatkan keuntungan. Harap jaga diri baik-baik dan jangan membuat skandal dengan menempel pada pria manapun!"

Calista tercengang, Ravindra begitu tegas padanya. "Saya mengerti, Tuan."

"Tanda tangani surat perjanjian ini, jika kamu mau menunggu manajer mu juga tak masalah." Ravindra mengetuk-ngetuk sebuah dokumen di atas meja.

"Boleh saya lihat lebih dulu, Tuan."

"Silahkan."

Astaga! Zaman sekarang masih ada yang pake topeng-topengan buat nutupin wajah. Kalau wajahnya rusak, kenapa nggak operasi aja sih kan dia orang kaya?! ucap Calista dalam hatinya.

Wanita itu membuka halaman dokumen perjanjian, beberapa poin di dalam sana ternyata menyatakan jika Calista harus menjadi brand ambassador perusahan Grup Pratama dalam mempromosikan produk-produk yang diluncurkan oleh seluruh anak perusahaan Grup Pratama.

Dalam dokumen juga disebutkan fasilitas dan keuntungan yang akan didapat Calista jika menjadi ambassador perusahan nya. Seperti mendapatkan fasilitas rumah dan mobil serta hal istimewa lainnya, seperti Calista bisa mendapatkan diskon jika ingin berbelanja produk-produk Grup Pratama. Intinya, pihak Ravindra memberikan pelayanan terbaik.

"Apa ini nyata?" tanya Calista tak percaya, kenapa dia seberuntung itu?

Ravindra tersenyum lembut, tiba-tiba saja dia memajukan tubuhnya. "Aku harap kamu bersedia hidup di negeri dongeng yang aku buat."

Jantung Calista berdegup kencang, suara itu sangat mirip dengan Indra saat lelaki itu membisikkan kata cinta di telinganya begitu sangat penuh kelembutan.

Astaga! Sadar Calista! Jangan mengkhianati Indra! Selama ini dia sangat baik padamu dan sangat mencintaimu...! Sial! Aku seperti wanita yang serakah akan harta! Lagian... kenapa aku tiba-tiba merasa sangat tertarik pada Tuan Ravindra! Calista menggerutu sendiri dalam hati.

"Apa saya memenuhi syarat sebagai ambasador perusahaan Anda, Tuan."

Ravindra memundurkan kembali tubuhnya, lalu menyilangkan kedua kaki. "Menjadi seorang Brand Ambassador harus memiliki pengetahuan marketing, memiliki kemampuan komunikasi dan memiliki kemampuan berbahasa asing. Kamu juga harus memiliki audience atau followers yang banyak, memiliki image baik sehingga dapat relevan dengan brand yang diwakili."

Calista memang sudah mempunyai akun di beberapa jejaring sosial dan followers nya semakin naik setelah pihak tim produksi mempromosikan sinetron. Sementara untuk bahasa, dia mempunyai kemampuan tiga bahasa. Hanya tentang image yang harus dia jaga, sepertinya dia harus berhati-hati menjaga hubungan nya dengan Indra mulai saat ini.

Aku harus mengambil kesempatan ini!

"Saya akan berusaha, mohon bantuan nya Tuan Ravindra."

"Jadi, kamu setuju menjadi ambasador produk kami?"

"Ya, Tuan." Calista tersenyum.

"Saat saya ada acara, kamu harus menemani saya mulai sekarang. Kamu akan mewakili perusahaan dalam acara-acara penting, bagaimana?"

"Tidak masalah, Tuan. Jika itu tentang pekerjaan, saya akan bersiap profesional."

Senyum Ravindra merekah, dia selangkah lebih dekat dengan Calista. Berada di bawah naungan Grup Pratama, jika ada seseorang yang berani menyentuh Calista maka Ravindra bisa menolong Calista dengan identitas nya sebagai pemilik perusahaan.

"Bram! Masuk!"

Bram membuka pintu, sejak tadi dia berada diluar. Pandangan seorang sekretaris yang duduk di meja terlihat tajam saat melihat Calista ketika pintu terbuka. Sekertaris itu langsung mengetik sesuatu untuk disampaikan pada Julio. Sekretaris itu lah yang menjadi mata-mata di dekat Ravindra, dia juga yang kemarin menguping dan merekam pembicaraan Ravindra dengan Tuan Rahardian untuk di dengar Julio.

"Ya, Tuan." Bram berdiri di samping Ravindra.

"Berikan kunci mobil dan rumah pada Nona Calista, dia bersedia menandatangani perjanjian menjadi brand ambassador perusahaan kita."

"Baik."

Bram mengambil kotak di atas meja kerja Ravindra, dia lalu menaruh kotak di atas meja di depan Calista.

"Ini adalah kunci mobil Mercedes-Benz S-Class, Nona Calista. Mobil ini simbol kemewahan dan teknologi otomotif terkini. Dengan desain interior yang stylish dan sporty, Anda pasti akan sangat menyukainya."

Bram menerangkan agar Calista terkesan dan menyanjung Ravindra. Namun Calista malah sedikit mengerenyit, dia merasa mobil itu terlalu bagus untuknya.

"Bukankah harganya sangat mahal?" tanya Calista seperti keberatan.

"Tidak mahal untukku, hanya 4 miliar." Ravindra mengangkat bahu.

Empat miliar! Gila...!!!

"Ini juga kunci untuk sebuah rumah modern bergaya klasik 2 lantai di pertengahan kota, tak jauh dari keramaian dan terjaga 24 jam. Tuan Ravindra sangat mencemaskan keamanan Anda setelah mendengar apartemen Anda dirampok, jadi akan ada bodyguard yang akan selalu berjaga di sekitar rumah dan juga beberapa dari mereka akan menemani Anda kemana pun."

What!!??

Calista benar-benar merasa akan hidup di negeri dongeng buatan Ravindra, sesuai perkataan pria itu tadi.

"Jika Anda penasaran dengan harga rumahnya, saya akan memberi tahu Anda. Rumah itu seharga 50 miliar dan mobil serta rumah ini akan sepenuhnya menjadi milik Anda."

Setelah Bram menjelaskan, pandangan Calista tiba-tiba mengabur. Sepertinya dia akan pingsan saat itu juga, mendengar harga fantastis dari rumah yang diberikan padanya.

___

Woi, Othor nya iri sama cinta Ravindra. Plisss, di dunia nyata... ada yang kayak Ravindra nggak sih? 🤤😍

1
Lukman Lukman
sip mantap adem bacanya
Tiara Bella
Calista memang the best artis multitalenta....gosip apapun nntinya gk bakalan ngaruh bt dia
Desyi Alawiyah
Waduh...Rqvindra kan lagi otw kesitu yah? Pasti salah paham ngga sih Ravindra nya

Ah, paparazzi emang menyebalkan 🤔😅
yumna
wah bkal da gempa nih...ravindra bkal ngamuk
yumna
owh so swet
Lukman Lukman
dunia artis emng g tuch nya apa d bikin berita huuuu
Tiara Bella
wah fans panatiknya mw ngapain lg...mudah"an Ravindra cepet dtng ya
Zenun
Sssttt, Bara yang dibocorin
Desyi Alawiyah
Fans fanatik, kalo di Korea istilahnya Sasaeng 🤭🤭

Pasti dia pikir, Bara ada hubungan dengan Calista 😅
RE💜: kayaknya tuh fans fanatik bakal ngegali rahasia Calista 😌
Desyi Alawiyah: Tapi jangan sampe Calista kena bully, karna nanti yang ngebully Calista bisa langsung berhadapan dengan Ravindra...meskipun yang nge bully cewek sekalipun...😌😌😌
total 3 replies
Zeni Supriyadi
Heh fans fanatiknya Bara sebelum kamu menyentuh Calista kamu duluan yg bakal didepak sm bodyguardnya Ravindra😂
RE💜: belum tao dia siapa bekingan Calista 🤣🤣🤣
total 1 replies
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
yumna
seblm ngapa"in calista km dluan bkal mask dlam penjranya ravindra mau mang
yumna: janda paling hot nya ravindra🤭🤭🤭🫢🤭
RE💜: Siapa Calista? Istri bos 🤭
total 2 replies
Tiara Bella
yah uler Keket nya ada lg wkwkkwkw
Tiara Bella: hehehheher
RE💜: wkwkkwk ulet kejengkang itu mh/Facepalm/
total 2 replies
Desyi Alawiyah
Ravindra ngga marah kok Cal, dia hanya bimbang dengan pikiran dia sendiri...
RE💜: nah yups betul 😂
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Anak curut dong 🙈
Desyi Alawiyah
🤭🤭🤭🤭 sama bos besar loh itu
Zenun
Ravindra lagi galau
Zenun
Hayolooo ketauan
Narimah Ahmad
mimpi kali 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!