NovelToon NovelToon
SECRETS

SECRETS

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rawai

Mutiara, gadis yang menjadi korban keegoisan kedua orang tua berjuang untuk terus melanjutkan hidup dengan baik dengan bantuan sang eyang.

Namun saat orang terakhir yang menjadi alasan untuk hidup telah pergi untuk selamanya membuat Mutiara semakin terpuruk.

Namun hidup tidak lah seburuk itu.
Karena takdir memberikannya seseorang yang akan kembali menjadi alasan dirinya bisa kembali tersenyum pada kehidupan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rawai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

"Gaun pengantin itu untuk Nona Mutiara? Kapan dia akan menikah" Jihan sangat terkejut akan berita itu karena baru tadi Qiara bilang ingin mengenalkan Putranya dengan Mutiara.

"Entahlah, sepertinya tidak lama lagi" Silva tersenyum saat membayangkan gosip yang dia lihat di status clientnya disalah satu media sosial. "Jujur saja aku membuat gaun itu aku buat berdasarkan karakter Mutiara, sederhana tapi elegan"

"Apa Anda mengagumi Nona Mutiara?"

"Tidak banyak orang yang bisa berteman denganku karena kata mereka aku orangnya rumit dan susah diprediksi. Tapi berbeda dengannya, dia seperti sangat mengenaliku."

"Hey minta izinlah sana! Kalau dia mengizinkannya maka kamu bisa menggunakanya" celetuk Silva memberunggut karena Jihan terlalu banyak bertanya.

Mendengar beberapa kali namanya disebut, Mutiara mendekati Jihan dan Silva disertai Qiara

"Ada apa?"

"Nona Muti, Aku minta izin untuk menggunakan sketsa ini untuk gaun pernikahanku nanti"

"Itu bukan milikku" Mutiara melirik Silva dengan intens yang hanya dihadiahi cengiran khasnya "lagi pula Aku tidak pernah merasa meminta Silva membuatkan baju pengantin"

"Tapi katanya sketsa ini untuk Anda" Jihan menatap bingung Mutiara dan Silva bergantian.

Mutiara menatap ke arah Silva yang tersenyum sembari membuka salah satu aplikasi di ponselnya lalu memperlihatkan foto kedekatan Mutiara dan Rayden.

"Gosipmu dengan Tuan Muda Moviek sudah tersebar sayang dan aku yakin tidak lama lagi dia akan datang melamarmu"

Qiara yang melihat foto di ponsel Silva membelalakkan matanya terkejut."Maksudnya Rayden Moviek?"

Qiara sedikit kecewa melihat foto itu, keinginannya untuk memperkenalkan putranya pada Mutiara harus pupus begitu saja.

Silva hanya tersenyum menganggukan kepalanya. Dia sangat senang dan lega. Bertahun-tahun menjalin hubungan pertemanan dengan Mutiara membuatnya tahu jika gadis itu membangun dinding jika ada seorang pria datang mendekatinya.

"Mereka salah paham" ucap Mutiara lirih.

Mutiara hanya bisa memberi umpatan pada Rayden dalam hati karena tidak berusaha meredam gosip yang beredar. "Apa dia sengaja melakukan ini?" gumam Mutiara dalam hati.

"Kamu memang bisa bilang seperti itu tapi pandangan si ganteng padamu takkan bisa menipu"

Mutiara menghela napasnya berusaha tenang. Percuma saja jika terus berkelit di depan Silva karena dia pasti memiliki seribu kata untuk mematahkan apa yang diucapkannya.

Mutiara hanya perlu berpikir membahas hal lain agar Silva tidak terus merongrongnya tentang hubungannya dengan Rayden.

"Baiklah kalau Nona Jihan suka, aku mengizinkannya." Mutiara tersenyum pada Jihan kemudian melirik ke arah Silva. "Tapi dia akan menggunakannya kurang dari 2 bulan lagi"

Awalnya Silva tersenyum mengejek karena sadar Mutiara berusaha mengalihkan pembicaraan namun dia benar-benar terkejut mendengar waktu yang harus dia gunakan untuk merubah sketsa itu menjadi gaun hingga bisa digunakan.

"Oh my good, nggak bisa secepat itu. Apa kamu pikir aku ini robot?" Silva terlihat mencibir dengan lirikannya.

"Aku akan membayar 2 kali lipat" terlihat Silva berpikir tentang ucapan Jihan. Jujur saja dia tergiur akan penawaran itu.

"Aku akan setuju kalau Mutiara membantuku"

"Aku punya banyak kerjaan" Mutiara langsung menolak.

"Kalau begitu dengan segala penyesalan aku menolak Nona Jihan, itu sangat berat kalau aku harus mengerjakannya sendiri"

"Jangan lebay, kau punya team" ucap Mutiara mengejek. Apa bedanya dia dengan team yang selama ini membantunya.

"Itu berbeda" ujar Silva ringan membuat Mutiara tak percaya mendengarnya dan Silva masih terus membujuk Mutiara untuk membantunya.

Setelah melakukan negosiasi, Mutiara akhirnya bersedia membantu Silva namun hanya dalam hal penting saja.

.

"Mutiara"

Langkah kaki Mutiara berhenti diujung tangga saat mendengar suara Eyang Murti yang berasal dari arah dapur.

"Eyang"

Wanita itu berjalan menuju ruang keluarga di ikuti oleh Mutiara.

"Kemarilah Nak" Mutiara mengikuti arahan Eyang murti, duduk disampingnya dengan tenang. Eyang Murti menelisik wajah cucu nya. Banyak pertanyaan berkecamuk dalam pikirannya.

"Apa benar kamu menjalin hubungan dengan Rayden"

Mutiara menghela napas pelan lalu menggeleng. Dia tidak terkejut jika pertanyaan itu berasal dari orang lain tapi hal itu telah sampai pada eyangnya dalam waktu kurang dari beberapa jam. Dari mana Eyang Murti mendapatkan foto-foto itu. Apa memang sebegitu kuatnya gosip itu hingga eyang yang tidak memiliki media sosial sampaib tahu berita tentang dia dan Rayden.

"Mereka salah paham Eyang" ucap Mutiara pelan.

"Tapi foto-foto itu?" Eyang merasa ragu dengan penolakan yang di gunakan Mutiara.

"Eyang, Aku dan Kak Ray kebetulan bertemu saat makan siang" Mutiara berusaha memberi penjelasan apa adanya.

Eyang Murti terdiam menatap Mutiara dengan pandangan tak terbaca.

"Bagaimana menurutmu Rayden Nak"

"Eyang, Aku dan Rayden tak punya hubungan apapun selain hubungan keluarga?" Bukannya menjawab pertanyaan Murti. Mutiara malah meluruskan isi dalam pikiran Eyangnya. Ia memang belum berani memberitahu Eyang Murti jika Rayden menaruh perasaan lebih padanya.

"Eyang hanya ingin tahu saja bagaimana tanggapanmu tentang Rayden dan masalah hubungan keluarga, hubungan kalian sudah agak jauh jadi tidak masalah jika kalian menjalin hubungan yang lebih"

"Eyang?"

"Jawab saja Ara" Bukan bermaksud menekan Mutiara namun ia hanya ingin agar gadis itu berani mengungkapkan perasaannya.

"Apa yang harus Ara jawab?"

Mendengar berbagai bantahan yang dikeluarkan Mutiara, Eyang Murti terdiam sejenak dan menghela nafasnya pelan.

"Baiklah Eyang jujur saja sama kamu, Tadi Oma Monica menghubungi Eyang menanyakan hubungan kalian karna melihat foto-foto itu dan Oma Monica juga yang mengirimkannya pada Eyang"

"Eyang tidak bisa menjawab apapun. Eyang bilang akan bertanya padamu dulu, karena jujur saja Eyang terkejut melihatnya. Eyang berpikir kalian sudah saling menganggap saudara satu sama lain meski kalian jarang bertemu setelah dewasa. Tapi melihat posisi kalian makan, cara Rayden melihat dan menggenggam tanganmu. Semua orang akan berpendapat sama."

Murti mengerutkan keningnya, ada terlintas sebuah pemikiran yang tidak dia inginkan hal itu terjadi.

"Apa hanya Rayden yang memiliki perasaan itu?"

Mutiara hanya bisa diam menunduk, meremas kedua tangannya. Ada kebingungan dalam dirinya jika pertanyaan itu di tujukan padanya.

"Apa yang kamu rasakan saat Rayden berada didekatmu?" Murti merasa cemas melihat Mutiara tetap diam dan menunduk. "Lihat eyang dan jawab pertanyaan itu!" Titahnya kemudian.

Murti hanya bisa menghela nafasnya. ia dapat melihat ada rasa takut di dalam sorot mata Mutiara saat ini.

Trauma Mutiara masih ada tak hilang sama sekali. Eyang Murti berharap Rayden tidak main-main dengan apa yang dia rasakan. Ia tahu jika Rayden tidak menginginkan gosip itu ada maka dia sangat mampu untuk menekannya hingga tidak sampai ada.

Faktanya gosip itu malah tersebar hingga ke telinga mereka. Jadi dia beranggapan jika Rayden tidak ingin menyembunyikan hubungan mereka. Semoga Rayden mampu membujuk Mutiara.

(Ω Д Ω)

1
.
belum selesai lagi
Rio: 😆😆😆😆..,.....
total 1 replies
🍾⃝ͩᴅᷞεͧᴅᷠεͣ ᴅrε
semoga sukses y /Rose/
Rawai hiatus ✅: Terimakasih kak sudah mampir
total 1 replies
🔵🌼⃝⭕Tunik
Hai Mutiara....Ara nya Ayahnya,Salam kenal ya💐🌼
Rawai hiatus ✅: Salam kenal kak tun
🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 1 replies
jemput aja yah
Rawai hiatus ✅: datang sendiri lah.. manja klo pake jemput2an/Facepalm/
total 1 replies
bunda y dh gada kah
Rawai hiatus ✅: nggak adaa... harusnya tadi aku bilang like saja ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
brrti Muti blm siap menika kmu
Rawai hiatus ✅: ?????? /Speechless//Speechless/
total 1 replies
Sila☺
,🤔🤔🤔🤔 dipantau
ahma
luar biasa
.
semangat
.
Belum selesai sudah di up
Rawai hiatus ✅: 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 2 replies
Kayla El_Fariza
penasaran bgt...apa ky yg di film Mangkujiwo ya
Rawai hiatus ✅: kak bisa bagi link? 🙏.. film mangkujiwo yg sy dpt jauh beda dgn ceritaku... ttg pengusaha batik yg kena santet.. trus film mngkujiwo lain yg judulnya makmum...
total 4 replies
Rose_Ni
bakal ada pelakor ini
Rawai hiatus ✅: 😅😅😅 semoga nggak ada lagi...

susah punya istri 2 harus kerja berat tiap hari... 🤣🤣🤣
total 1 replies
Rose_Ni
Semangat ! ! !
Rawai hiatus ✅: Semangatt kakkk. 🥺

masih harus harus banyak belajar
makasih kakk atas dukungannya.

kakak juga semangatt..
total 1 replies
Rose_Ni
maksudnya?
Rawai hiatus ✅: Semangaaaat.... Semangatt... semangaatt....
total 6 replies
Rose_Ni
aku pun bila diposisi Ara juga begitu,mungkin lebih parah
Rawai hiatus ✅: Okkeyy 🤗

sekali lagi makasih kak udah singgah di karyaku yg masih banyak kurang..

Selalu Sehat dan Semoga sukses disetiap usaha..
total 3 replies
Rawai Na
.....
Azkam
Untuk karya yang baru dibuat, sudah lumayan meski banyak kesalahan penulisan. semangat
𝕄𝕚𝕒📴
hadir, semangattt💪💪💪
𝕄𝕚𝕒📴: dih anak ini, goo semangat.b
total 2 replies
🍾⃝ʙͩaᷞiͧ ǫᷠiͣɴƓǫɪɴƓ 💞🇵🇸
aku like kamu like kita semua like...

babai hadir disini untuk memberi semangat kaka author yang kecteh.. /Determined//Determined//Determined//Determined//Determined/
Rawai hiatus ✅: Terimakasih kak 😂😂😂🤗
total 3 replies
❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
waduh ayah y Ara maksa banget, ada apa sebenarnya nih Ara suruh dtng kerumah ayah y🤔
Rawai hiatus ✅: nggak taw 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!