NovelToon NovelToon
DISINI ADA SETAN

DISINI ADA SETAN

Status: tamat
Genre:Teen / Petualangan / Misteri / Horor / Cintamanis / Eksplorasi-misteri dan gaib / Tamat
Popularitas:216.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: poppy susan

Ayumi Arabella, seorang remaja cantik yang baru saja memasuki jenjang SMA harus dihadapi dengan berbagai penampakan yang ada disekitarnya.

Ayumi yang memang merupakan seorang anak Indigo dan bisa melihat berbagai macam arwah gentayangan justru membuatnya menjadi penolong para arwah gentayangan itu.

Akankah Ayumi kuat menghadapi berbagai macam arwah gentayangan yang meminta bantuan terhadap dirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemping Part II

💀

💀

💀

💀

💀

Ayumi kembali ke tenda...

"Darimana lo?" tanya Yuda.

"Habis nyari kayu bakar," sahut Ayumi.

"Kenapa ga ajak-ajak gue sih? bahaya tahu tempat ini sepertinya banyak jin jahatnya."

Ayumi hanya tersenyum...

"Ay, ini aku buatkan mie buat kamu," seru Farrel yang tiba-tiba datang dengan membawa satu cup mie buat Ayumi.

"Ya ampun, Kakak ga usah repot-repot kali Kak."

"Mulai caper," sinis Yuda.

"Apaan sih lo kalau mau, ikutin gaya gue jangan banyak ngedumel kaya emak-emak habis gas aja banyak ngedumel," sahut Farrel.

Ayumi pun duduk di tanah bersama teman-temannya.

"Cieee...mau dong jadi Ayumi, diperhatikan sama Kak Farrel," goda Olive.

"Lo mau mie juga?" tanya Dillan.

"Maulah, Kakak mau buatin buat gue?" seru Olive.

"Enggak, buat aja sendiri."

"Ishh..ishh..ishh..kirain mau buatin Mie kaya Ayumi. Sa, kita buat mie juga yuk!" ajak Olive.

"Ayo."

"Gue ikut," seru Denis.

"Mata empat, buatin gue sekalian," seru Yuda.

"Gue juga," sambung Dillan.

Denis hanya bisa menganggukan kepalanya dengan raut wajah yang cemberut. Sementara itu, Ayumi dan Farrel makan mie dengan tenangnya tanpa menghiraukan Yuda dan Dillan yang melihat mereka.

"Ay, sepertinya disini banyak penunggunya ya soalnya dari tadi aku merasa merinding terus," seru Farrel.

"Iya Kak, jadi kalian harus berhati-hati jangan ngelakuin hal yang aneh-aneh dan pastikan selalu berdo'a dan jangan banyak melamun," sahut Ayumi.

"Iya, dan buat lo Kak jangan ngomong sompral soalnya lo kalau ngomong suka asal mangap aja," seru Yuda kepada Dillan.

"Heleh, kok jadi gue."

Waktu pun berjalan dengan cepat, saat ini sudah hampir menjelang maghrib. Ayumi dan yang lainnya menuju sungai untuk mengambil air wudhu karena air sungainya sangat jernih.

"Cepat, ambil wudhunya jangan lama-lama," seru Yuda.

Yuda berdiri di belakang mereka menjaga mereka semua karena waktu sudah menjelang maghrib dan biasanya para setan ataupun jin itu akan muncul pada waktu menjelang maghrib.

Yuda memperhatikan sekeliling sungai itu, aura disana sangat kuat.

"Gue harus benar-benar menjaga anak-anak, sepertinya nanti malam gue harus pasang pagar gaib disekeliling tenda," batin Yuda.

Waktu magrib pun tiba, semuanya pun melaksanakan shalat maghrib berjama'ah dan Yuda yang menjadi imamnya. Hanya Bella yang tidak ikut shalat karena dia sedang halangan.

Bella bangkit dari duduknya dan mulai celingukan kesana kemari, hingga akhirnya Bella melihat seseorang melambaikan tangannya kepada Bella. Tiba-tiba pandangan Bella menjadi kosong, Bella perlahan berjalan menghampiri seseorang itu.

Tidak ada yang tahu Bella pergi karena semuanya sedang shalat. Bella terus berjalan menghampiri sungai itu, membuat seseorang yang tidak lain adalah nenek-nenek yang tadi siang juga ingin membawa Rosa.

Semua pun selesai shalat, Riska langsu g panik karena Bella tidak ada di tendanya.

"Rel, Bella ga ada di tenda padahal tadi dia menunggu di tenda," seru Riska panik.

"Tenang, jangan panik kita cari dulu di sekitaran sini," sahut Farrel.

Farrel dan yang lainnya pun mencari keberadaan Bella, hingga akhirnya Ayumi melihat Bella sudah hampir masuk ke dalam air sungai.

"Yuda, itu Kak Bella!" teriak Ayumi.

Yuda langsung berlari menuju sungai...

"Jangan ganggu teman saya!" teriak Yuda.

Nenek-nenek itu menoleh ke arah Yuda. "Jangan ikut campur dengan urusanku, anak ini akan ikut denganku," sahut nenek-nenek itu.

"Jangan sembarangan kalau ngomong, dia bukan milikmu dan kamu tidak berhak atas dirinya jadi lebih baik sekarang kembalikan dia atau aku akan buat kamu hancur sehancur-hancurnya!" tegas Yuda.

"Hihihihihi..."

Yuda kemudian duduk bersila dan mulai memejamkan matanya, Yuda membacakan do'a-do'a dan meminta perlindungan kepada Allah.

Beberapa saat kemudian Yuda membuka matanya dilemparnya tasbih yang dari tadi dipegangnya ke arah si Nenek-nenek itu.

"Aaaaaarrrrggghhh....kurang ajar kamu!" teriak si Nenek itu.

Wuuussss....

Nenek itu berubah menjadi kepulan asap putih dan menghilang di tiup angin. Bella langsung tak sadarkan diri, Farrel dan yang lainnya langsung membawa Bella ke tenda.

"Bagaimana ini, apa kempingnya mau dilanjutkan atau kita batalkan saja?" seru Pak Bambang.

"Iya Pak, takutnya akan terjadi hal-hal yang membahayakan lagi," sahut Bu Vera.

"Pak Bambang, Bu Vera, menurut saya kita lanjutkab saja lagipula kan hanya 3 hari saya berani jamin kalau besok tidak akan terjadi hal-hal yang seperti ini yang penting kita jangan lupa banyak-banyak berdo'a supaya tidak ada lagi hal-hal yang akan mengganggu kita," seru Yuda.

Setelah shalat isya, semuanya pun berkumpul seperti biasa kemping itu tidak seru kalau tidak membuat api unggun. Begitu pun dengan anak-anak CITA-CITA BANGSA, saat ini sedang berkumpul mengelilingi api unggun.

Di sebelah, anak-anak BAKTI SENTOSA pun sama-sama membuat api unggun. Kedua SMA itu membuat acara masing-masing dan terlihat seru.

Waktu sudah menunjukan pukul 22.00 malam, semua anak-anak sudah masuk ke dalam tenda untuk beristirahat. Yuda berdiri di tengah-tengah tenda, memusatkan pikiran Yuda membuat pagar gaib di sekeliling tenda baik tenda SMA CITA-CITA MANDIRI maupun SMA BAKTI SENTOSA.

Setelah selesai, Yuda pun masuk ke dalam tendanya dan beristirahat.

***

Keesokan harinya...

Pagi-pagi sekali Bu Verra dan Pak Bambang sudah membangunkan semua anak-anak menggunakan pengeras suara membuat semuanya terbangun dengan gerutuan dan wajah yang cemberut.

"Ayo anak-anak semuanya bangun, pagi ini kita olahraga bersama-sama dan kegiatan olahraga ini kita gabung dengan SMA BAKTI SENTOSA. Ayo semuanya bangun dan berkumpul!" teriak Bu Verra.

Dengan malasnya, semuanya bun berkumpul dan berolahraga bersama.

"Astaga, gue masih ngantuk," seru Sasa.

"Sama mana tadi malam gue ga bisa tidur karena lo ngorok," seru Olive.

"Hah...ngorok? masa sih? perasaan gue kalau tidur sangat anggun dan cantik."

"Heleh."

"Sudah-sudah jangan bertengkar, ayo semangat biar badan sehat," seru Ayumi.

Setelah beberapa saat berolahraga ria, anak-anak perempuan memutuskan untuk berenang di sungai yang tidak jauh dari tenda itu. Mereka sudah melupakan kejadian tadi malam yang menimpa Bella.

"Ah, segarnya," seru Ayumi.

"Hooh, segar banget."

"Hai, boleh gabung?" seru Rossa.

"Boleh."

"Kenalkan nama gue Rossa."

"Ayumi."

"Olive."

"Sasa."

"Oh iya, terima kasih ya karena kemarin lo udah nyelamatin gue kalau lo ga datang mungkin setan itu sudah bawa gue ke alamnya," seru Rosa.

"Sama-sama, mangkanya dimana pun kita berada jangan lupa banyak-banyak berdo'a dan jangan melamun," sahut Ayumi.

Rosa pun menganggukan kepalanya, keempat gadis itu asyik berenang bersama sedangkan Disha terlihat duduk di atas batu besar memperhatikan semuanya.

Tiba-tiba dari kejauhan, Disha melihat ada yang aneh dan benar saja sebuah kepala dengan rambut panjang mengambang tapi Disha tidak melihat tubuhnya. Kepala tanpa tubuh itu mendekati Ayumi dan teman-temannya, wajahnya menyeringai saat mulai mendekati Rossa.

"Kak Ayumi awas itu ada sesuatu di belakang Kak Rosa!" teriak Disha.

Ayumi langsung menoleh ke arah Rossa, dan kepala tanpa tubuh itu pun langsung menghilang entah kemana.

"Guys, udahan yuk!" ajak Ayumi.

Ketiganya pun mengikuti ucapan Ayumi, karena Olive dan Sasa tahu kalau wajah Ayumi tegang seperti itu, itu tandanya Ayumi melihat sesuatu.

💀

💀

💀

💀

💀

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
Tukang Halu🤭
Luar biasa
Lina Suwanti
sedih harus kehilangan 4 orang sahabat karena tdk mau mendengarkan saran Ayumi n Yuda untuk pergi dr sana
Lina Suwanti
kak maaf,nama papanya Ruben atau Irawan.....di bab sebelumnya Ruben🙏🏻
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: typo kayanya, maaf🙏
total 1 replies
Ajeng Sripungga
Luar biasa
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
kirain Yuda bakalan musnahin para penunggu disana
ternyata end sampai disini
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
ini juga Masa Yuda dan ay ngerasa gak aneh sama sosok Riska sih?
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
dibilangin jangan naik sampan
ngeyel sih
akhirnya wafatkan jadi penunggu danau
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
wah eyangnya ay ternyata gurunya bang Yuda
pantes aja diawal pertemuan bang Yuda kayak always mau lindungin ay terus
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
ngerinding iiih abis uyul terus ganti wowo😱
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
diiih punya suami?
bisa bisa nya nyuruh ay ngaku kayak gitu bang🤣👻
makanya halalin kuy biar beneran tuh statusnya😻👻
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
wah pantes judulnya kesedihan Farrel
ternyata papa Venny adalah papa nya Farrel juga
diiih bener bener jodoh kalian kayaknya Ay Farrel
mana kisah kalian juga sama
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
iri bilang boss 👻
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
ternyata bener tebakanku
bang farel pemilik cafe viral itu🤭
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
farel kah?
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
kau bikes ven
nempel Mulu kayak benalu🙄😒
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
wah ternyata insting Bella gak diragukan lagi
bisa mendeteksi orang yang gak bener
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
pede kali kau😏
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
nah bener kan saudara tirinya ay
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
jangan bilang murid barunya saudara tiri nya ay?
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
ouuuh bapak kandung nya ay toh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!