Alethea adalah seorang kurator museum yang bekerja di museum national gallery art di Washington. Dia sudah dua tahun ditingga! suaminya yang meninggal akibat kecelakaan ski. Suatu hari, dia mendapatkan kiriman lukisan wajahnya. Pengirimnya tertanda dari kota kecil di Irlandia. Alethea diutus oleh bossnya untuk mencari pelukisnya. Tidak mudah untuk mencari hingga dia tiba di desa kecil bernama Cedliff. Di sebuah hotel desa dia bertemu dengan Satoru Shinoda yang terkejut melihatnya. Tanpa Alethea tahu, Satoru adalah pelukisnya. Satu pertanyaan. Mereka belum pernah bertemu sebelumnya tapi bagaimana Satoru bisa melukis wajah Alethea?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tiba-tiba Jadi Dekat
"Jadi Allegra mengalami tuna rungu karena faktor genetik?" tanya Alethea sambil menggerakkan tangannya
"Iya Kak. Kata Mommy, ada keluarga Daddy yang tuna rungu. Jadi ya mau gimana lagi. Kan aku tidak bisa minta ganti gen," senyum Allegra.
"Pantas Satoru bilang kalau bisa bahasa isyarat karena saudaranya ada yang tuna rungu," ucap Alethea sambil menatap pria itu.
Note
Kelainan genetik nonsindromik: Gen tertentu yang diwariskan dari orang tua menyebabkan gangguan pendengaran tanpa disertai kelainan pada bagian tubuh lain.
Sumber Google
"Keluarga kami beberapa ada yang fasih American Sign Language maupun British Sign Language. Hanya saja, aku lebih fasih yang ASL," senyum Satoru.
"Allegra kuliah di Gallaudet?" tanya Alethea.
Allegra mengangguk. "Betul sekali. Aku ambil jurusan biologi. Sebenarnya sih aku ingin ambil agronomi tapi ternyata tidak ada jadi ambil biologi."
"Maafkan aku ya tadi. Sungguh aku tidak tahu kalau kamu adiknya Satoru." Alethea sedikit membungkuk sopan.
"Daijoubu. Kan Mas Toru juga baru ini kenalin keluarganya bukan? Kak Thea sudah bertemu Oom Akito dan Tante Alaska?" tanya Allegra sambil tersenyum.
"Eh? Allegra bisa bahasa Jepang?" Alethea menatap bergantian antara Satoru dan Allegra.
"Kami memang bisa bahasa Jepang. Bukan hal yang aneh," jawab Satoru.
Alethea mengangguk. "Tentu saja. Karena kalian suka traveling bukan?"
"Benar. Karena kami suka jalan-jalan, mau tidak mau harus bisa bahasa negara itu dan Jepang adalah negara favorit selain Indonesia dan Dubai. Eh tapi kita tidak bisa bahasa Arab kan?" kerling Satoru ke Allegra.
"Aku cuma bisa baca Al Qur'an," kekeh Allegra.
"Eh? Kamu muslim?" Alethea menatap Allegra bingung.
Gadis cantik itu mengangguk. "Kami itu mini PBB."
"Senangnya kalau kalian sebagai saudara selalu akur ya?" senyum Alethea.
"Nggak juga. Kalau gegeran yaaaa rusuh," ucap Satoru sementara Allegra cekikikan.
"Eh?"
"Kakak lelakiku yang banyak itu paling hobi ke kuburan," celetuk Allegra.
"Ngapain?" Alethea menatap tidak percaya. Bagaimana bisa ada orang kurang kerjaan pergi ke kuburan. Memangnya mau jadi ala film dokumenter The Blair Witch Project?
"Uji nyali!" jawab Satoru dan Allegra bersamaan.
"EEEHHH?" Alethea menatap tidak percaya ke dua kakak beradik itu.
Kiri ke kanan : Satoru Shinoda, Allegra Andrews, Alethea Ashford
***
Usai makan, Satoru berjalan bersama dengan Alethea dengan menggandeng tangannya. Bersama dengan Allegra, mereka menuju market untuk berbelanja.
"Rumah Mommy jauh dari kampus, makanya aku memilih tinggal di apartemen dekat kampus." Allegra bercerita pada Alethea. "Makanya Mas Toru bisa tinggal di apartemen punya Mommy."
"Kamu tidak tinggal di asrama?" tanya Alethea.
"Tadinya. Sayangnya, teman sekamar aku suka party dan kalau pulang bau alkohol. Aku tidak tahan. Jadinya aku meminta tinggal di apartemen sendiri." Allegra tersenyum. "Hidungku sensitif. Tidak bisa mencium bau yang aneh-aneh."
"Aku bisa mengerti. Jadi kamu bisa bahasa isyarat dan membaca bahasa bibir?" tanya Alethea yang tidak bisa memakai bahasa isyarat karena tangannya digandeng Satoru.
"Yup! Aku belajar banyak. Daddy dan Mommy normal tapi tidak pernah membuat aku tidak percaya diri. Bahkan aku sama jagonya dengan Daddy dalam membuat roti," senyum Allegra.
"Ayahnya Mayor di kota kecil wisata, Crsytal Valley yang terletak di antara New York dan Philadelphia. Namanya Ben Andrews. Ibunya seorang penasehat keuangan independen, Joy O'Grady Andrews. Mereka punya toko roti makanya Allegra jago deh!" ucap Satoru.
Mayor di Amerika adalah walikota sebuah kota baik besar maupun kecil. Jangan dikira mereka seperti di Konoha. Sistem gaji mayor ( wali kota ) di kota kecil Amerika Serikat ditentukan oleh pemerintah lokal ( kota/kotamadya ) melalui keputusan dewan kota ( city council ) atau piagam kota (city charter), bukan ditetapkan oleh pemerintah pusat/federal.
Sistem kerjanya ada yang paruh waktu untuk kota dengan jumlah penduduk di bawah 10,000 jiwa. Atau full time yang menganut sistem pimpinan langsung.
Kota sangat kecil seperti Crystal Valley ( populasi < 5.000 ): Gaji berkisar antara $0 hingga $500 per bulan ( sekitar $1.000 – $6.000 per tahun ). Di banyak kasus, peran ini bersifat sukarela dan hanya mendapat uang kehormatan ( honorarium ) per kehadiran rapat. Mereka bekerja karena memang ingin mengabdi di masyarakat. ( beda lah sama Konoha ).
Sumber Google
"Tapi Daddy tidak digaji," gelak Allegra.
"Sudah dua kali kan Oom Ben jadi Mayor?" tanya Satoru.
"Iya. Warga suka sama kepemimpinan Daddy. Oh, jangan khawatir. Kami punya uang kok jadi kalau Daddy nggak digaji ... Santai saja," kekeh Allegra.
"Mayor Crystal Valley punya rumah sakit dan toko roti di sana jadi gitu deh," timpal Satoru.
Alethea manggut-manggut. "Yuk, kita belanja apa?"
Sore menjelang malam, ketiganya berbelanja banyak bahan makan untuk seminggu ke depan. Alethea ikut ke apartemen Satoru bersama Allegra. Gadis cantik itu meminta izin tidur di apartemen karena malas kembali ke kampus.
Satoru lalu menghubungi Joy dan Allegra diizinkan menginap bersama kakaknya. Setelahnya, Satoru mengantarkan Alethea pulang ke rumahnya dengan taksi.
Alethea sangat senang hari ini dan dia jadi ingin tahu bagaimana sepupu Satoru lainnya. Rasanya tidak sabar menunggu besok!
***
Yuhuuu up malam yaaaaaa gaeeesss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️
ayo kita ke pojokan Nin, kita ketawa bareng 🤣🤣🤣🤣
Duh moga kalian akan terus bersama hingga menua hingga ujung usia