NovelToon NovelToon
PECUNIA ABSOLUTE: The True Heiress Buys Her Destiny

PECUNIA ABSOLUTE: The True Heiress Buys Her Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:990
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Shakira

Di kehidupan pertamanya, Valerie Vespera mati sebagai pecundang. Sebagai putri kandung konglomerat Elrod yang tertukar sejak bayi, dia malah dibuang ke gudang pengap demi menjaga perasaan si anak angkat palsu yang manipulatif. Tiga tahun dia habiskan mengemis kasih sayang, hingga akhirnya mati dikhianati.
Kini, takdir memutar kembali jarum jam. Valerie terbangun di hari penjemputannya di usia 18 tahun. Namun, Valerie yang naif telah mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Shakira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19: MENJELANG PESTA KEMEGAHAN PALSU

Bab 19: Menjelang Pesta Kemegahan Palsu

H-1 sebelum pesta ulang tahun Alethea, kediaman keluarga Elrod di kawasan elit Menteng berubah menjadi sarang lebah yang sibuk. Suara deru truk pengangkut bunga mawar putih dari Belanda memecah kesunyian pagi. Staf katering dari hotel bintang lima hilir mudik membawa peralatan perak yang berkilauan, sementara tim dekorator kelas atas bekerja keras mengubah Grand Ballroom Hotel Mulia menjadi taman fantasi yang akan membuat iri siapa pun yang melihatnya. Di tengah keriuhan itu, Victoria Elrod berdiri tegak dengan segelas sampanye di tangannya, mengawasi setiap detail dengan tatapan penuh tuntutan dan aura kesombongan yang hampir menyentuh langit. Baginya, pesta ini bukan sekadar perayaan ulang tahun ke-20 putrinya; ini adalah pernyataan perang. Ini adalah pameran kekuasaan yang harus menegaskan posisi keluarga Elrod di puncak piramida sosial Jakarta, sekaligus menjadi momen pengumuman kontrak distribusi properti terbesar yang akan menimbun kekayaan mereka berkali-kali lipat.

Namun, di sudut lain yang tersembunyi jauh dari jangkauan pandangan mata manusia, di balik tumpukan kardus barang bekas dan lorong yang pengap, Valerie Vespera duduk sendirian di kamar gudang bawah tanahnya. Ruangan itu tidak memiliki ventilasi yang baik, hanya diterangi oleh cahaya remang dari lampu neon yang berkedip-kedip. Namun, di atas meja kayu tua yang sudah lapuk, terhampar empat layar monitor yang menyala terang dengan deretan kode-kode kompleks yang terus bergerak cepat. Ini adalah dunianya sekarang—sebuah dunia yang dibangun dari data, algoritma, dan dendam yang telah ia pupuk dengan sabar selama berbulan-bulan.

Valerie menatap layar-layar tersebut dengan tatapan yang sangat tajam. Ponselnya, yang layarnya sudah retak di beberapa sudut karena sering terjatuh dan terhimpit dalam kehidupannya yang keras, tiba-tiba bergetar di atas meja. Sebuah pesan singkat masuk dari Julian Prakasa, rekan sekaligus satu-satunya orang kepercayaan yang tahu siapa sebenarnya sosok di balik “V”, sang anonim misterius di bursa saham.

“Semua node sudah terhubung, Nona. Backdoor di server utama Elrod Corp sudah tertanam sempurna di dalam protokol keamanan mereka yang kuno. Mereka bahkan tidak sadar kalau pintu masuknya sudah kita ganti kuncinya. Apakah kita lanjut dengan skenario crash total di malam pesta besok?”

Valerie menarik napas dalam-dalam, merasakan sesak yang selalu muncul setiap kali ia menghirup udara gudang ini. Jemarinya yang pucat, yang selama ini seringkali gemetar saat dipaksa membersihkan lantai atau menyiapkan makanan sisa untuk keluarga Elrod, kini bergerak dengan presisi yang sangat tenang di atas papan ketik mekanik. Ia mengetik sebuah balasan singkat namun sarat akan kehancuran:

“Jangan ada keraguan sedikit pun, Julian. Ini adalah malam yang sudah mereka nantikan dengan penuh kesombongan, dan ini juga akan menjadi malam di mana mereka akan tersungkur ke titik terendah. Besok, saat musik dansa pertama dimulai dan perhatian semua tamu elit Jakarta tertuju pada panggung utama, luncurkan perintah jual massal di bursa internasional. Jangan biarkan ada celah sedikit pun bagi sistem pertahanan mereka untuk melakukan intervensi. Hancurkan likuiditas Elrod Corp sampai ke akar-akarnya. Biarkan harga saham itu terjun bebas hingga tidak tersisa nilai nominalnya.”

Setelah mengirim pesan tersebut, Valerie membuka laci kecil yang terkunci rapat di bawah meja belajarnya. Ia mengeluarkan sebuah folder hitam yang selama ini ia jaga seperti nyawanya sendiri. Di dalamnya, tidak ada perhiasan, tidak ada sertifikat tanah, melainkan bukti-bukti otentik yang akan membuat Gilbert Elrod mendekam di penjara seumur hidup: catatan penggelapan pajak yang masif, dokumen praktik pencucian uang yang melibatkan konsorsium luar negeri, serta bukti suap kepada pejabat daerah untuk mendapatkan izin proyek properti yang melanggar hukum lingkungan.

Ia menatap dokumen-dokumen itu sejenak. Ia teringat kembali hari saat dirinya dibuang ke kamar ini—hari di mana ia dipaksa meninggalkan satu-satunya tempat yang ia sebut rumah hanya dengan satu koper tua dan sweter rajut biru yang kini sudah kusam dan mulai berlubang di bagian lengan. Mereka mengira ia adalah debu yang bisa disapu bersih begitu saja dari lantai marmer rumah mereka. Mereka mengira bahwa seorang gadis kecil yang mereka pungut dari panti asuhan tidak akan pernah bisa bangkit dan melawan.

"Kalian membangun menara setinggi langit dengan uang yang bukan milik kalian, di atas penderitaan orang-orang yang kalian injak," bisik Valerie pada layar yang menampilkan grafik perusahaan Elrod yang masih terlihat stabil dan angkuh. "Besok, aku akan merobohkan menara itu hingga rata dengan tanah. Kalian ingin pesta yang mewah? Baiklah. Aku akan memberikan kalian pesta yang tidak akan pernah kalian lupakan seumur hidup. Aku akan memastikan kalian tidak memiliki apa pun untuk dipamerkan lagi, bahkan kehormatan kalian pun akan ludes bersama saham-saham itu."

Di lantai atas, suara tawa Alethea terdengar samar-samar. Ia sedang mencoba gaun pesta mahalnya yang didatangkan langsung dari Paris, ditemani oleh teman-teman sosialitanya yang terus memuji kecantikan dan kekayaannya. Mereka tertawa renyah, merencanakan bagaimana mereka akan mencemooh orang-orang yang "tidak level" di pesta nanti. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa di bawah kaki mereka, di dalam kegelapan gudang yang lembap dan berdebu, seorang gadis yang mereka anggap sebagai "sampah" baru saja menanam bom waktu yang akan meruntuhkan seluruh dunia mereka dalam waktu kurang dari 24 jam.

Valerie menutup laptopnya dengan suara klik yang halus, sebuah pertanda bahwa persiapan telah mencapai tahap akhir. Panggung sudah disiapkan. Jaring-jaring sudah terpasang rapi di setiap sudut sistem finansial mereka. Sekarang, ia hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk datang ke pesta itu—mengenakan sweter biru lamanya yang sederhana—dan menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana kehancuran itu terjadi secara live.

Malam itu, Valerie tidak tidur sedikit pun. Ia menghabiskan sisa waktunya dengan menatap langit-langit gudang yang retak, membayangkan ekspresi wajah Gilbert yang pucat pasi, Victoria yang histeris, dan Alethea yang kehilangan seluruh dunianya saat mahkota mereka berubah menjadi debu di depan para elit Jakarta. Bagi keluarga Elrod, besok adalah malam kemenangan besar. Namun bagi Valerie Vespera, besok adalah hari pertama dari sebuah keadilan yang selama ini ia tunggu dengan sabar dan penuh perhitungan. Ini bukan hanya soal balas dendam; ini adalah tentang mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya sejak lama—hak untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa harus menjadi budak di rumah yang membencinya.

Pesta akan segera dimulai, pikirnya, dan aku adalah satu-satunya tamu yang membawa akhir bagi kalian semua.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Moreno
draf dref draf dref 😑
Moreno
gimana caranya uang tunai tiba2 masuk menjadi saldo digital
masijacoke021205: Sudah diperbaiki ya, Kak! Terima kasih banyak bantuannya.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!