NovelToon NovelToon
Sistem Kenaikan Surgawi; Jalan Kultivasi Melintasi Multiverse

Sistem Kenaikan Surgawi; Jalan Kultivasi Melintasi Multiverse

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Timur / Kultivasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nameless Monarch

ig: @namemonarch

Di sebuah multiverse di mana para penguasa mengandalkan insting dan amarah, Ye Chen mendominasi dengan kalkulasi dingin. Ia adalah sosok yang memanipulasi keadaan dari balik layar, memandang konflik dunia layaknya bidak catur di papan raksasa.

​"Kultivasi hanyalah proses penyempurnaan sirkulasi energi. Dan takdir? Itu hanyalah sekumpulan data yang belum dikendalikan oleh tangan yang tepat."

​Inilah awal dari perjalanan lintas jagat raya. Sebuah jalan di mana hukum langit akan tunduk di bawah kendali seorang analis sistem yang memulai langkahnya dari titik terendah untuk mencapai puncak tertinggi multiverse.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nameless Monarch, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19 — Rahasia Jenderal Tanpa Nama

Kesunyian di dalam perpustakaan kuno lantai kedua ini terasa begitu berat dan menekan, seolah-olah waktu sendiri telah berhenti mengalir di antara rak-rak buku yang menjulang tinggi. Hanya suara gemericik halus yang memecah keheningan, berasal dari pendaran cahaya biru tipis milik Sistem yang sedang memindai barisan demi barisan tulisan di atas ribuan gulungan kulit yang tersusun rapi. Ye Chen berdiri diam di tengah ruangan, matanya tertutup rapat, namun di dalam kesadarannya, ia sedang menyaksikan aliran informasi yang luar biasa besar tersalin ke dalam gudang ingatannya.

Bagi Ye Chen, perpustakaan ini bukan sekadar tumpukan kertas lapuk yang hampir hancur dimakan usia, melainkan tambang emas informasi yang akan menentukan langkah strategisnya di Kekaisaran Yan Hitam. Melalui bantuan Sistem, ia tidak perlu lagi membaca satu per satu gulungan tersebut secara manual; ia hanya perlu berada di ruangan ini untuk menyerap seluruh pengetahuan tersebut, membiarkan mesin di kepalanya melakukan penyaringan terhadap sejarah, teknik, dan rahasia kuno yang telah terkubur selama lima ratus tahun.

Ahli Alkimia Su masih bersimpuh di lantai batu yang dingin, napasnya memburu dengan mata yang membelalak tidak percaya menatap punggung Ye Chen.

"Bagaimana mungkin seorang pemuda sepertimu..." bisiknya dengan suara parau yang bergetar hebat, "Kau menghancurkan Penjaga Tekad itu seolah-olah dia hanya tumpukan jerami yang rapuh. Bahkan seorang jenius dari sekte besar pun akan membutuhkan keteguhan hati yang luar biasa dan waktu berjam-jam untuk tidak terjebak dalam ilusi masa lalu yang menyakitkan."

Ye Chen tidak menoleh sedikit pun ke arah sang alkemis. Ia sedang tenggelam dalam ringkasan informasi yang disajikan oleh Sistem di dalam batinnya. "Ilusi hanyalah gangguan pada fokus, Tuan Su. Jika kau tahu cara menyaring apa yang nyata dan apa yang hanya pantulan emosi, penjaga tadi tidak lebih dari sekadar hembusan angin lalu," jawab Ye Chen datar. "Sekarang, berhentilah mengagumi hal yang tidak kau pahami. Katakan padaku, apa yang tertulis di catatan rahasiamu mengenai akses menuju lantai ketiga?"

Ahli Alkimia Su menelan ludah dengan susah payah. Ia menyadari sepenuhnya bahwa rahasia yang ia pegang kini tidak lagi memiliki nilai tawar yang kuat di hadapan pemuda di depannya. "Lantai ketiga... adalah tempat peristirahatan terakhir sang Jenderal Tanpa Nama.

Namun, ada legenda yang mengatakan bahwa dia tidak benar-benar mati karena usia. Dia mengurung dirinya sendiri untuk menjaga sebuah benda yang sangat terlarang, sesuatu yang disebut sebagai 'Jantung Formasi'."

Ye Chen mengernyitkan dahi, sebuah anomali informasi menarik perhatiannya. "Jantung Formasi? Jelaskan lebih detail mengenai benda itu."

"Kekaisaran Yan Hitam tidak dibangun hanya dengan pedang dan pertumpahan darah, Tuan Muda Ye," Su mulai bercerita dengan suara yang gemetar, seolah-olah menceritakan kutukan kuno.

"Kekaisaran ini berdiri di atas jaringan nadi spiritual yang sangat kompleks dan luas. Sang Jenderal adalah orang yang menemukan cara untuk menyadap energi langsung dari nadi bumi tersebut. Namun, pihak kekaisaran takut akan kekuatannya yang tak tertandingi dan akhirnya mengkhianatinya. Sebelum tewas, dia membawa kabur inti dari jaringan energi tersebut dan mengurungnya di lantai ketiga makam ini."

[Sistem: Proses penyalinan informasi selesai... 100% informasi tersimpan dalam memori permanen.]

[Analisis Awal: Ditemukan catatan mengenai Teknik Pernapasan Arus Bumi. Ini adalah teknik tingkat tinggi yang mampu menyelaraskan frekuensi Qi pengguna dengan energi alam sekitar. Catatan ini merupakan kunci utama untuk membuka mekanisme pengunci di lantai ketiga.]

Mata Ye Chen berkilat dingin. Jika informasi ini akurat, maka ia baru saja menemukan kunci untuk memiliki cadangan energi yang hampir tak terbatas di masa depan. Ia tidak perlu lagi bergantung sepenuhnya pada kepingan batu spiritual yang mahal dan langka.

Ia melangkah perlahan menuju rak buku kayu besi yang berada di bagian paling belakang ruangan. Melalui Pupil Penembus Ilusi, Ye Chen melihat aliran energi yang sangat halus membentuk pola geometris melingkar di tengah rak tersebut. Pola itu tidak diam; ia berdenyut dengan ritme yang dalam, seolah mengikuti detak jantung dari kedalaman bumi di bawah rawa ini.

"Sistem, simpulkan hasil pemindaian visual. Apakah ada teknik spesifik yang bisa digunakan untuk memanipulasi segel ini tanpa memicunya menjadi jebakan?" tanya Ye Chen di dalam batinnya.

[Analisis selesai: Mekanisme pembuka memerlukan sirkulasi energi yang selaras dengan Teknik Pernapasan Arus Bumi. Tubuh Tuan Rumah saat ini di Tahap Awal Kondensasi Qi memiliki risiko 85% untuk hancur akibat tekanan gravitasi di lorong tersebut jika tidak melakukan penyesuaian kekuatan fisik terlebih dahulu.]

Ye Chen menyentuh permukaan kayu yang dingin dan keras itu. Ia bisa merasakan tekanan gravitasi yang mulai meningkat di sekitar area tersebut, membuat berat tubuhnya seolah bertambah berkali-kali lipat. Ini adalah pertahanan fisik yang tidak bisa ditembus hanya dengan otot kasar. Ia butuh cara untuk berlatih teknik baru tersebut dengan aman sebelum benar-benar melangkah ke bawah.

"Sistem, aku memiliki cukup banyak Poin Kenaikan dari hasil konversi batu spiritual sebelumnya. Aktifkan Ruang Simulasi Mental. Aku akan masuk ke dalam mode latihan intensif sekarang juga," perintah Ye Chen tegas.

[Perintah diterima. Mengaktifkan Ruang Simulasi Mental. Biaya: 50 Poin per jam. Memulai sinkronisasi kesadaran...]

Seketika, pandangan visual Ye Chen terhadap perpustakaan kuno itu membeku dan memudar. Kesadarannya kini berada di sebuah ruang hampa berwarna putih yang sangat sunyi dan tanpa batas. Di sini, waktu berjalan dalam dimensi yang berbeda. Satu jam latihan di dalam ruang simulasi ini hanya menghasilkan satu menit berlalu di dunia nyata.

Ye Chen mulai mempraktikkan Teknik Pernapasan Arus Bumi. Pada simulasi pertama, ia mencoba menarik energi bumi terlalu cepat ke dalam tubuh virtualnya, yang mengakibatkan meridiannya meledak seketika karena kelebihan beban.

"Gagal. Terlalu agresif. Ulangi simulasi. Turunkan laju penyerapan sebesar lima belas persen dan fokuskan penguatan pada simpul meridian ketiga," gumam Ye Chen di dalam ruang hampa tersebut.

Simulasi kedua, ketiga, hingga keseratus terus dilakukan tanpa henti. Ye Chen tidak merasakan kelelahan fisik di ruang simulasi ini, namun mentalnya terus dipaksa bekerja keras untuk melakukan koreksi pada setiap kegagalan sirkulasi energi yang ia lakukan. Inilah fungsi sejati dari Sistem yang ia miliki: Membeli waktu latihan dan meminimalisir risiko kematian di dunia nyata.

Setelah "berlatih" selama berjam-jam di dalam simulasi, Ye Chen akhirnya menemukan ritme pernapasan yang sempurna. Ia berhasil memadatkan energi di dalam tubuhnya dengan cara yang paling efisien, memanfaatkan pola Arus Bumi untuk memperkuat kepadatan tulang dan ototnya secara bertahap agar mampu menahan tekanan eksternal yang ekstrem.

Ketika Ye Chen akhirnya membuka mata kembali di dunia nyata, hanya sepuluh menit telah berlalu sejak ia menyentuh rak buku itu. Namun, di dalam batinnya, ia telah melakukan sirkulasi energi sebanyak lima ratus kali tanpa satu pun kesalahan kecil.

Meski secara formal ia masih berada di Alam Kondensasi Qi Tahap Awal, namun kepadatan energi dan pemahamannya tentang teknik pernapasan baru ini telah meningkat secara drastis. Stabilitas fondasi kekuatannya kini jauh melampaui kultivator mana pun di tingkat yang sama di seluruh Kekaisaran Yan Hitam.

"Tuan Su, berdiri dan segera menjauh dari radius lima meter," ucap Ye Chen dengan nada suara yang tenang namun penuh wibawa.

Ye Chen mulai bernapas dengan ritme yang sangat dalam dan lambat, menyelaraskan denyut jantungnya dengan getaran frekuensi yang muncul dari bawah lantai batu makam. Saat energi miliknya mengalir masuk ke dalam mekanisme rak buku, suara geraman batu yang berat dan memekakkan telinga terdengar. Rak kayu besi itu bergeser secara perlahan, mengungkapkan sebuah lorong menurun yang memancarkan cahaya keemasan yang sangat megah namun terasa sangat menindas jiwa.

"Cahaya itu..." Su terperangah hingga jatuh terduduk, wajahnya penuh dengan keringat dingin. "Itu adalah energi dari Jantung Formasi! Tapi tekanannya... aku bahkan tidak bisa berdiri tegak hanya dengan mencium auranya saja!"

Ye Chen menatap lorong dengan gravitasi tinggi tersebut tanpa rasa takut sedikit pun. Berkat latihan ribuan kali di Ruang Simulasi tadi, ia sudah tahu persis bagaimana cara mendistribusikan energi ke setiap serat otot di kakinya agar tidak hancur saat melangkah. Ia melangkah masuk ke dalam lorong keemasan itu dengan langkah yang mantap dan tegak, meninggalkan Ahli Alkimia Su yang hanya bisa menatap punggungnya dengan penuh ketakutan dan kekaguman.

Ye Chen tidak menaikkan tingkatannya secara instan melalui sistem; ia hanya mengoptimalkan setiap informasi dan waktu yang ia miliki menjadi kekuatan nyata melalui latihan simulasi. Di lantai ketiga, target utama dan rahasia terbesar kekaisaran sudah menanti untuk ia ambil.

1
Adrian Ahmad
monoton kurang menarik
ada usul tidak jelas
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss author
Naevys
Wow, penulisan, dan pemilihan kata kata nya...
Nameless Monarch: Masih pemula bang, sama sekali gak ada wow nya:)
total 1 replies
Manusia Ikan 🫪
punya penulisan yang bagus, dan cerita yang mudah di ikuti. enak untuk di baca /CoolGuy/
Manusia Ikan 🫪: 😋hump
total 2 replies
Manusia Ikan 🫪
hmmmm masih tidak terbiasa dengan fantasi timur😅
Manusia Ikan 🫪
bagus nih, ruang simulasi mental
Manusia Ikan 🫪
sebagai mahasiswa arsitektur, aku pengen punya skill yang berhubungan dengan membangun ini😹
Manusia Ikan 🫪
hemmmm
Manusia Ikan 🫪
wah jarang jarang tuh ada sistem toko
Manusia Ikan 🫪
kenapa cerita fantasi timur, sangat mudah untuk mendapatkan kekuatan😅
Manusia Ikan 🫪: kwkawkoa masuk akal😹
total 2 replies
Manusia Ikan 🫪
bukan bumi kan!
Manusia Ikan 🫪
apakah ini urutan kekuatannya?
Manusia Ikan 🫪
😅mmmmm bro langsung tahu cara makenya?
Manusia Ikan 🫪: wkaowkaokwoa tapi lebih bagus kayak gini, dari pada gk tahu apa apa😹
total 2 replies
Manusia Ikan 🫪
yeeeeeey aku yang like pertama😹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!