NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Adit memilih untuk pulang kerumah orangtuanya malam ini, Adit masih terbayang raut wajah bagaimana Raisa diatas pelaminan.

Adit sendiri tak berani untuk memberikan salam, ia lebih memilih untuk berdiam sambil menatap Raisa.

" Adit, ngapain kamu malam malam kesini ? " tanya sang Ayah yang tengah duduk diteras

" Ga apa apa, Adit lagi mau kesini aja "

" Darimana kamu ? tumben rapih ? Istri kamu mana ? "

" Nikahan Raisa, Sherly dirumah"

" Raisa sudah menikah dengan dokter Rangga ? Baguslah kalau begitu, memang dokter Rangga itu cocok dengan Raisa "

Sang Ibu keluar dari dalam rumah, ia menghampiri Rangga dan juga suaminya.

" Adit "

" Mah.. "

" Darimana kamu Dit ? "

" Nikahan Raisa Mah "

" Hah ? Raisa sudah nikah ? Sama dokter Rangga ? "

" Iyah Mah "

" Yaampun ko mau ya, padahal kan Raisa ga bisa kasih anak. Apa coba kata pasiennya, masa dokter kandungan tapi istrinya ga bisa kasih anak "

Sang Ayah berdiri dengan wajah penuh amarah.

" Dokter Rangga itu tulus sayang sama Raisa, bukan seperti kamu yang hanya mengincar harta. Lagipula kamu bangga memiliki cucu diluar pernikahan ? "

" Apalagi perempuan itu juga bukan perempuan baik-baik "

" Ingat ya, karma itu ada. Jadi jangan pernah kamu sombong"

Adit hanya diam melihat kedua orangtuanya bertengkar, ia sendiri tau jika dirinya memang salah.

...

Raisa dan Rangga tengah menikmati malam pertama mereka, bahkan Raisa benar benar menikmati permainan ranjang Rangga.

" Ahh lebih cepat Mas ahh " desah Raisa sambil mencengkram punggung Rangga

Keringat membasahi kedua tubuh mereka, dinginnya AC sudah tak bisa mereka rasakan saat ini.

" Mas ahh aku mau keluar lagi Mas "

" Ya sayang ahh "

Stamina Rangga benar-benar tak ada habisnya, bahkan Raisa sendiri sudah dua kali mencapai puncaknya.

Rangga semakin mempercepat tempo gerakannya, hingga akhirnya Raisa merasa sebuah caira milik Rangga membahasi miliknya.

Rangga pun akhirnya terkulai lemas, ia menindih tubuh Raisa sambil tersenyum.

" Kamu puas sayang ? " tanya Ranggaa sambil mengusap pipi Raisa

" Puas banget Mas Rangga "

Rangga mencium bibir Raisa singkat dan lembut.

Rangga membopong Raisa kedalam kamar mandi, sambil tertawa keduanya pun membersihkan tubuh mereka berdua.

....

Pagi hari Adit pulang untuk menemui Sherly sang istri, begitu masuk kedalam Adit pun langsung disambut wajah Sherly yang penuh dengan amarah.

" Darimana kamu baru pulang Mas ? "

" Nginep dirumah Mamah "

" Kamu itu lupa ya Mas kalau aku lagi hamil ? Masa kamu ninggalin aku sendiri sih "

" Aku ga mau berantem sekarang ya, aku mau siap siap buat kerja "

" Mas Adit, ihh "

Sherly benar-benar merasa kesal dengan Adit, semakin hari sikap Adit pun semakin berubah ceuk kepada dirinya.

..

Pagi ini Raisa pun terbangun karena suara alarm dari ponselnya, saat ia membuka mata ia melihat Rangga yang masih tertidur sambil memeluk dirinya.

Raisa mengusap pelan wajah Rangga, rasanya Raisa tak percaya jika ia kini dan Rangga sudah menikah.

Perlahan-lahan Raisa mengangkat tangan Rangga, namun Rangga justru mempererat pelukannya m

" Mau kemana sih sayang " ucap Rangga sambil mata terpejam

" Mau mandi Mas "

Rangga pun membuka matanya, kemudian ia memberikan kecupan di pipi Raisa.

" Yuk bareng "

" Mas mau mandi bareng ? "

" Iyah, ayo "

" Iyah Mas "

Dengan raut wajah bahagia Rangga pun langsung mengajak Raisa kedalam kamar mandi.

..

Setelah berpenampilan rapih, Rangga mengajak Raisa untuk mencari sarapan bersama.

Karena pertempuran semalam membuat tenaga mereka habis, pagi ini mereka memilih untuk sarapan bubur yang tak jauh dari tempat tinggal mereka.

" Bang 2 ya, yang satu kayak biasa. Satu lagi jangan pakai daun bawang " ucap Rangga kepada penjual bubur langganannya

" Siap pak dokter, ini pacar Pak dokter? "

" Istri saya bang, kemarin baru aja nikah "

" Waduh selamat ya Pak, hari ini saya kasih gratis deh anggap aja hadiah "

" Makasih loh bang, yaudah saya tunggu ya "

" Siaapp "

Raisa hanya tersenyum mendengar keduanya berbicara.

" Kamu sering makan disini ya ? "

" Iyah sayang "

" Hmm "

Begitu bubur datang, Rangga puh langsung mengambil sendok dan mengelapnya dengan tisue labih dulu.

" Silahkan makan sayang " ucap Rangga

" Makasih ya Mas Rangga "

Sikap manis Rangga tak pernah berubah sejak dulu, bahkan Raisa sangat bahagia bisa kembali merasakan sikap manis itu.

" Kamu mau ke supermarket buat belanja? " tanya Rangga disela sela makan mereka

" Boleh Mas, Mas mau dimasakin apa ? "

" Apapun yang kamu masak, Mas akan makan sayang "

" Oke Mas Rangga "

Hal seperti ini tak pernah Raisa rasakan saat dulu bersama dengan Adit, bahkan rasanya Rangga jauh lebih baik dibandingkan Adit.

...

Sudah belakangan ini kinerja Adit mulai menurun, atasannya pun berkali-kali memperingati Adit mengenai pekerjaannya.

Joni rekan kerja Adit pun menghampiri Adit, ia melihat Adit yang nampak kusut hari ini.

" Gue kan udah bilang bro, beda istri beda rezeki. Mungkin apa yang lo rasain sekarang ini ya itu "

" Gue nyesel banget Jon "

" Telat buat lo nyesel, gue kan udah ingetin lo Dit. "

" Gue mau resign aja deh, gue mau pindah kerja "

" Atur aja, yang penting lo harus inget lo masih punya istri dan calon anak yang perlu lo nafkahin "

" Iyah Jon "

Sebelumnya Joni sudah mengingatkan masalah ini, namun Adit yang sudah tutup mata pun tak pernah mendengar nasehat dari Joni.

...

Rangga dan Raisa berkeliling supermarket untuk membeli apa yang mereka butuhkan, keduanya melewati lorong-lorong untuk mencari barang yang mereka butuhkan.

" Apalagi yang kamu butuh ? Ambil aja sayang " ucap Rangga

" Kayaknya sih udah Mas, cemilan juga udah tuh "

" Yaudah kita bayar sekarang ya ? "

" Iyah Mas "

Setelah membayar belanjaan mereka, Rangga mengajak Raisa untuk membeli kopi.

" Kamu mau sayang ? " tanya Rangga

" Boleh Mas "

" Kopi susu dua ya " ucap Rangga kepada penjual

Sambil menunggu Raisa pun memainkan ponselnya, ia melihat sosial media miliknya yang dipenuhi oleh ucapan selamat dari teman-temannya.

" Ayo sayang, sudah selesai " ucap Rangga dan Raisa mengangguk

" Sini aku bantu Mas "

" Engga usah sayang, biar Mas aja "

" Ish Mas Rangga, aku kan juga mau digandeng sama Mas Rangga. Jadi sini kopinya aku yang bawa ya "

" Yaudah, makasih ya sayang "

Sikap manja Raisa seperti ini membuat Rangga semakin gemas, ia sangat senang dengan sikap dan sifat Raisa yang seperti ini.

Didalam mobil sebelum Rangga menjalankan mobilnya, ia pun mengambil kesempatan mencium bibir Raisa.

" Mas nanti ada yang liat "

" Mas terlalu gemas sama kamu sayang "

" Yaudah ayo pulang "

" Iyah sayang "

Segera Rangga mulai mengemudikan mobilnya, ia pun segera pulang untuk beristirahat.

....

Di apartemennya Sherly tengah ber mesraan dengan seorang pria, tanpa Adit ketahui Sherly selama ini menjalin hubungan dengan pria lain dibelakangnya.

" Pokoknya kamu harus kuras habis uang Adit sayang "

" Iyah sayangkuh kamu tenang aja ya "

" Lalu anak ini gimana ? Kamu kasih saja nanti ke dia "

" Iya dong, buat apa aku ngurusin anak ini. "

Sherly dan kekasihnya itu pun kembali permainan ranjang mereka

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!